Anda di halaman 1dari 35

EJAKAN DALAM PERISTILAHAN

1. Ejaan Fonemik
Penulisan istilah umumnya ejaan fonemik; artinya, hanya tuan bunyi yang
berfungsi dalam bahasa Indonesia yang dilambangkan dengan huruf.
Misalnya:
Presiden bukan president
Standar bukan standart
Teks bukan text
2. Ejaan Etimologi
Untuk menegaskan makna yang berbeda, istilah yang homonim dengan kata
lain dapat ditulis dengan mempertimbangkan etimologinya, yakni sejarahnya,
sehingga bentuknya berlainan walaupun lafalnya mungkin sama.
Misalnya:
Bank dengan bang
Sanksi dengan sangsi
3. Transliterasi
Pengejaan istilah dapat juga dilakukan menurut aturan transliterasi, yakni
penggantian huruf demi huruf dari abjad yang satu ke abjad yang lain, lepas dari
bunyi lafal yang sebenarnya. Hal itu, misalnya, diterapkan menurut aturan
International Organization for Standardization (ISO) pada huruf Arab
rekomendasi ISO-R 233), Yunani (rekomendasi ISO-R 315), Kiril (Rusia)
rekomendasi ISO-R 9) yang dialihkan ke huruf Latin.
Misalnya:
Yaum ul-adha (hari kurban)
suksma (sukma)
psyche (jiwa, batin)
Moskva (Moskwa, Moskou)
6.4 Ejaan Nama Diri
Ejaan nama diri, termasuk merek dagang, yang di dalam bahasa aslinya
ditulis dengan huruf Latin tidak diubah.
Misalnya:
Baekelund Cannizaro
Aquadag Daeron
Nama diri yang bentuk aslinya ditulis dengan huruf lain dieja menurut
rekomendasi ISO, ejaan Inggris yang lazirn, atau ejaan Pinyin (Cina). Misalnya
Keops, Sokrates, Dmitri Ivanovic Mendeleev, Anton Cekhov, Mao Zedon: Beljing.
6.5 Penyesuaian Ejaan
Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia menyerap unsur pelbagai
bahasa lain, bailk dari bahasa daerah maupun bahasa asing, seperti Sanskerta
Arab, Portugis, Belanda, dan Inggris. Berdasarkan taraf integrasinya unsur
serapan dalam bahasa Indonesia dapat dibagi atas tiga golongan besar.
Pertama, unsur-unsur yang sudah lama terserap ke dalam bahasa Indonesia
yang tidak perlu lagi diubah ejaannya. Misalnya, sirsak, Wan, otonom dongkrak,
pikir, paham, aki.
Kedua, unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa
Indonesia, seperti shuttle cock, real estate. Unsur-unsur ini dipakai di dalam
konteks bahasa Indonesia, tetapi pengucapannya masih mengikuti cara asing.
Ketiga, unsur yang pengucapannya dan penulisannya disesuaikan dengan
kaidah bahasa Indonesia. Dalam hal ini diusahakan agar ejaan bahasa asing hanya
diubah seperlunya sehingga bentuk Indonesianya masih dapat dibandingkan
dengan bentuk-aslinya.
Kaidah penyesuaian ejaan bagi unsur serapan semacam itu adalah sebagai
berikut.
aa (Belanda) menjadi a
baal bal
octaaf oktaf
paal pal
ae jika tidak bervariasi dengan e, tetap ae
aerobe aerob
aerolit aerolit
aerosol aerosol
ae jika bervariasi dengan e menjadi e
anaemia, anemia anemia
haematite, hematite hematit
haemoglobin, hemoglobin hemoglobin
ai tetap ai
caisson kaison
trailer trailer
au tetap au
autotrophe autotrof
caustic kaustik
hydraulic fiidraulik
c di muka a, o; u, dan konsonan menjadi k
calomel kalomel
vocal vokal
construction konstruksi
cubic kubik
classification klasifikasi
c di muka e, i, oe, dan y menjadi s
central sentral
circulation sirkulasi
coelom selom
cylinder silinder
cc di muka o, u, dan konsonan menjadi k
accomodation akomodasi
acculturation akulturasi
acclimatization aklimatisasi
cc di rnuka e dan i menjadi ks
accent aksen
accessory aksesori
vaccine vaksin
ch dan cch di muka a, o, dan konsonan menjadi k
charisma karisma
cholera kolera
chromosome kromosom
technique teknik
saccharin sakarin
ch yang lafalnya c menjadi c
charter carter
chek cek
China Cina
ch yang lafalnya s atau sy menjadi s
echelon eselon
chiffon sifon
machine mesin
e tetap e
atmosphere atmosfer
system sistem
synthesis sintesis
e yang tidak diucapkan, ditanggalkan
phoneme fonern
sulphite Sulfit
zygote zigot
ea tetap ea
idealist idealis
oleander oleander
realist realis
ea jika lafalnya i, menjadi i
team tim
ei tetap ei
eicosane eikosan
eidetic eidetik
pleistocen pleistosen
eo tetap eo
geometry geometri
stereo stereo
zeolite zeolit
eu tetap eu
eugenol eugenol
euphony eufoni
neutron neutron
f tetap f
factor faktor
fossil fosil
infuse infus
g tetap g
energy energi
gene gen
geology geologi
gh menjadi g
sorghum sorgum
i pada awal suku kata di muka vokal tetap i
iambus iambus
ion ion,
iota iota
ie (Belanda) jika lafalnya i, menjadi i
politiek politik
riem rim
ie (Inggris) jika lafalnya bukan i, tetapi ie
hierarchy hierarki
patient pasien
variety varietas
iu tetap iu
calcium kalsium
premium premium
stadium stadium
ng tetap ng
congress kongres
contingent kontingen
linguistics linguistik
oe (oi Yunani) menjadi e
foetus fetus
oenology enologi
oestrogen estrogen
oi (Belanda, Inggris) tetap oi
exploitatie; exploitation eksploitasi
oo yang lafalnya u menjadi u
cartoon kartun
pool pul
Proof pruf
oo (vokal ganda) tetap oo
coordination koordinasi
oolite oolit
zoologi zoologi
ou jika lafalnya u, menjadi u
contour kontur
coupon kupon
group grup
route rute
ph menjadi f
phase fase
physiology fisiologi
spectograph spektograf
ps tetap ps
pseudo pseudo
psychiatry psikiatri
psycvsomatic psikosomatik
pt tetap pt
pteridology pteridologi
pterosour pterosur
ptyalin ptialin
q menjadi k
aquarium akuarium
frequency frekuensi
quantity kuantitas
rh menjadi r
rhapsody rapsodi
rhetoric retorik
rhombus rombus
sc di muka a, o, u, dan konsonan menjadi sk
scandium skandium
scotopia skotopia
sc di muka e, i, dan y menjadi s
scenography senografi
scintillation sintilasi
scyphistome sifistoma
sch di muka vokal menjadi sk
schema skema
schizophrenia skizofrenia
scholastic skolastik
t di muka i jika lafalnya s, menjadi s
action aksi
ratio rasio
th menjadi t
orthography ortografi
theocracy teokrasi
thiopental tiopental
u tetap u
institute institut
structure struktur
unit unit
ua tetap ua
adequate adekuat
aquarium akuarium
quantum kuantum
ue tetap ue
consequent konsekuen
duet duet
questionnaire kuesioner
ui tetap ui
conduite konduite
equinox ekuinoks
uo tetap uo
fluorescent fluoresen
quorum kuorum
quota kuota
uu menjadi u
continuum kontinum
prematuur prematur
vacuum vakum
v tetap v
television televisi
vitamin vitamin
vocal vokal
x pada awal kata tetap x
xanthate xantat
xenon xenon
xylophone xilofon
x pada posisi lain menjadi ks
executive eksekutif
latex lateks
taxi taksi
xc di muka e dan i menjadi ks
exception eksepsi
excision eksis
excitation eksitasi
xc di muka a, o,u, dan konsonan menjadi ksk
excavation ekskavasi
excommunication ekskomunikasi
excursive ekskursif
exclusive eksklusif
y jika lafalnya y tetap y
yangonin yangonin
yuccaganin yukaganin
y jika lafalnya i menjadi i
synonym sinonim
ecology ekologi
syllabus silabus
yttrium itrium
z tetap z
zenith zenit
zirconium zirkonium
zodiac zodiak
Konsonan kembar menjadi satu huruf konsonan kecuali jika terdapat 1
pasangan yang dapat menimbulkan kekeliruan makna.
accu aki
effect efek
commission komisi
solfeggio solfegio
Tetapi:
mass menjadi massa (lawan masa)
Catatan:
Sekalipun dalam ejaan ini huruf q dan x diterima sebagai bagian abjad bahasa
Indonesia, kata yang mengandung salah satu dari kedua huruf itu diindonesiakan
menurut pedoman di atas; kedua huruf itu dipertahankan dalam penggunaan
tertentu saja seperti dalam pembedaan dari istilah khusus
6.6 Penyesuaian Huruf Gugus Konsonan Asing
Huruf gugus konsonan pada istilah asing yang tidak diterjemahkan dan
diterima ke dalam bahasa Indonesia, sedapat-dapatnya dipertahankan bentuk
visualnya. Kaidah penyesuaian ejaan yang diuraikan pada Pasal 6.5 tetap berlaku
dalam pelambangan huruf gugus konsonan itu.
a.Huruf gugus konsonan di awal atau di tengah
bd- : bdellizun menjadi bd- : bdelium .
bl : blastula bl- : blastula
br- : bromide br- : brornida
cl- : clinic, nucleus kl- : klinik, nukleus
chl- : chlorophyll kl- : klorofil
cr- : cricket kr- : kriket
chr- : chromium, kr- : kromium;
rochromemerkurokrom
cz : czardas cz- : czardas
dr- : drama dr- : drama
fl- : flexible fl- : fleksibel
jr- : frequency, affricate fr- : frekuensi, afrikat
gh- : spaghetti g- : spageti
gl- : glottis, hieroglyph gl : glotis, hieroglif
gn- : gnomon gn- : gnomon
gr- : gradation gr- : gradasi
kl- : kleptomania kl- : kleptomania
kn- : knebelite kn- : knebelit
phl- : phlegmatic fl- : flegmatik
phr- : schizophrenia fr- : skizofrenia
phth- : phthalein ft- : ftalein
pl- : plastic, complex pl- : plastik, kompleks
pn- : pneumonia pn- : pneurnonia
pr- : prefix pr- : prefiks
ps- : psychologi ps- : psikologi
pt- : pteridology pt- : pteridologi
rh- : rheumatic r- : reurnatik
sc- : scabies sk- : skabies
sch- : schema sk- : skema
scl- : sclerosis skl- : sklerosis
scr- : scrotum, subscription skr- : skrotum, subskripsi
sk- : sketch sk- : sketsa
sl- : slidometer sl- : slidometer
sin- : sruaragdite sm- : smaragdit
sn- : snobism sn- : snobisme
sp- : spaghetti sp- : spageti
sph- : spherulite, atmosphere sf- : sferulit, atmosfer
spl- : splenectotny spl- : splenektomi
spr- : sprint sp- : sprin
sq- : squadron sk- : skuadron
st- : stable St- : stabil
sth- : sthenia St- : stenia
str- : strategy, astringent str- : strategi, astringen
sv- : svedberg sv- : svedberg
swa- : swastika sw- : swastika
th- : theology t- : teologi
tm- : tmesis tm- : tmesis
tr- : tragedy tr- : tragedi
b. Huruf gugus konsonan akhir
-ch : block menjadi -k : blok
-ct : contract -k : kontrak
-ft : life -ft : lift
-lc : talc -Ik : talk
-ld : kobold -Id : kobold
-If : golf. -1f : golf
-bn : film -lm : film
-ls : wals -is : wals
-It : basalt -1t : basalt
-mb : bomb -m : bom
-mph : lymph -mf : limfa
-nd : dividend -n : dividen
-nk : bank -nk : bank
-ns (-nce) : ons, ambulance -ns : ons, ambulans
-nt : gradient -n : gradien
-Ps : gips -ps : gips
-pt : concept -p : konsep
-rb : rhubarb -rb : rubarb
-rch : patriarch -rk : patriark
-rd : fyord -rd : fyord
-rg : erg -rg : erg
-rk : Mark -rk : Mark
-rm : isotherm -rm : isoterm
-rp : schizocarp -rp : skizokarp
-rph : morph -rf : morf
-rps : corps -rps : korps
-rs : mars -rs : Mars
-rt : introvert -rt : introvert
-rtz : hertz -rtz : hertz
-sk : obelisk -sk : obelisk
-St : contrast -S : kontras
-xt : context -ks : konteks
c. Huruf gugus konsonan akhir yang memperoleh a
-ct : fact -kta : fakta
-lp : pulp -Ipa : pulpa
-ns : lens -nsa : lensa
-rb : verb -rba : verba
-rm : norm -rma : norma
-rp : harp -rpa : harpa
-sm : plasm -sma : plasma
-sp : cusp -spa. : kuspa
6.7 Penyesuaian Imbuhan Asing
6.7.1 Penyesuaian akhiran
Di samping pegangan untuk penyesuaian huruf istilah asing tersebut di atas,
berikut ini didaftarkan juga akhiran-akhiran asing serta penyesuaiannya dalam
bahasa Indonesia. Akhiran itu diserap sebagai bagian kata yang utuh. Kata seperti
standardisasi, implementasi, dan objektif diserap secara utuh di samping kata
standar, implemen, dan objek.
-aat menjadi -at
advocaat advokat
pleat pelat
tractaat traktat
-able ; -ble menjadi -bel
variable variabel
flexible fleksibel
-ac menjadi -ak
demoniac demoniak
maniac maniak
cardiac kardiak
almanac , almanak
-acy, -cy menjadi -asi -si
accountancy akuntansi
celibacy selibasi
idiocy idiosi
-age menjadi -ase
etalage etalase
percentage persentase
-air, -ary menjadi -er
complementair, complementari komplementer mentary
primair primary primer
secundair secondary sekunder
-al menjadi -al
credintial kredensial
minimal minimal.
national nasional
vital vital
-ance, -ence yang tidak bervariasi dengan -ancy, -ency, menjadi -ans, -ens
ambulance ambulans
conductance konduktans
thermophosphorescence term ofosfore sens
thermoluminescence termoluminesens
-ance, -ence yang bervariasi dengan -ancy, -ency menjadi -ansi -ensi
efficiency efisiensi
frequency frekuensi
constancy konstansi
-anda, -end, -andum, -endum menjadi -anda, en, -andum, -endum
propaganda propaganda
devidend dividen
memorandum memorandum
referendum referendum
-ant menjadi -an
accountant akuntan
informant informan
dominant dominan
-ar menjadi -ar
polar polar
solar solar
-air menjadi -er
populair populer
-archie, -arcy menjadi -arki
anarchic, anarchy anarki
oligarchie, oligarchy oligarki
monarchie, monarchy monarki
-asm menjadi -asme
enthusiasm antusiasme
sarcasm sarkasme
pleonasm pleonasme
-use, -ose menjadi -ase, -osa
amylase amilase
lactase laktase
dextrose dektrosa
-ate menjadi -at
emirate emirat
protectorate protektorat
triumvirate triumvirat
advocate advokat
sulphate sulfat
nitrate n itrat
accurate akurat
private privat
-(a)tie, -(a)tion menjadi -(a)si
actie, action aksi
publicatie, publication publikasi
productie, production produksi
-eel (Belanda) yang tidak ada padanannya di bahasa Inggris menjadi -il
principieel prinsipiil
materieel materiil
moreel moril
-eel, (Bel) -aal, (Bel) -al menjadi -al
ideaal, ideal ideal
materiaal, material material
normaal, normal normal
formeel, formal formal
rationaal, rational rasional
structureel, structural struktural
-ein menjadi -ein
casein kasein
protein protein
-et, -ete, -ette menjadi -et
clarinet klarinet
complete korriplet
cigarette s igaret
-eur menjadi -ir, -ur
amateur amatir
formateur formatur
-cur, -or menjadi -ur
conducteur, conductor kondektur
directeur, director direktur
inspectettr, inspector inspektur
-eus (Belanda) menjadi -us
misterieus misterius
serieus serius
-ic, -ique (nomina) menjadi -ik
analgesic analgesik
electronic elektronik
statistic, statistik
unique unik
-ic, -ical, -isch (adjektiva) menjadi -is
elektronic, electronisch elektronis
economical, economisch ekonomis
practical, praktisch praktis
logical, logisch logis
-icle menjadi -ikel
article artikel
particle partikel
-ics, ica menjadi -ik, -ika
tactic taktik
electroniscs elektronik
physics, physica fisika
dialectics, dialectica diaiektika
-id, -ide menjadi -id, -ida
chrysalid krisalida
oxide oksida
chloride klorida
-ief -ive menjadi -if
denzonstratief, demonstrative demonstratif
descriptief descriptive deskriptif
-iek, -ica, -ic, -ics, -ique (nomina) menjadi -ik, -ika
dialectic, dialectics dialektika
logica, logic logika
phonetiek, phonetics fonetik
physica, physics fisika
techniek, technique teknik
-iel, -ile, -le menjadi -il
percentiel, percentile persentil
quartile kuartil
stabiel, stable stabil
-ific menjadi -ifik
honorifik honorifik
specific spesifik
-ine menjadi -in, -ina
cocaine kokain(a)
aniline anilina
doctrine doktrin
dicipline disiplin
quarantine karantina
-isme, -ism menjadi -isme
terrorism terorisme
patriotism patriotisme
expressionisme ekspresionisme
capitalism kapitalisme
egoisme, egoism egoisme
modernisme, modernism modernism
-ist menjadi -is
extremist ekstremis
journalist jurnalis
receptionist resepsionis
pessimist pesimis
optimist optimis
-ite menjadi -it
ammonite amonit
quartzite kuarsit
dolomite dolomit
favourite favorit
-ity menjadi -itas
activity aktivitas
facility fasilitas
intensity intensitas
commodity konioditas
security sekuritas
-ive menjadi -if
expansive ekspansif
cohesive kohesif
relative relatif
-logie, -logy menjadi -logi
analogie, analogy analogi
physiologie, physiology fisiologi
technologie, technology teknologi
-logue menjadi -log
catalogue katalog
dialogue dialog
-loog (Belanda) menjadi -log
analoog analog
epiloog epilog
-oid menjadi -oid
anthropoid antropoid
metalloid metaloid
-oir(c) menjadi -oar
repertoire repertoar
trottoir trotoar
-or menjadi -or
corrector korektor
dictator diktator
-ot menjadi -ut
ballot balot
galiot galiot
pivot pivot
-ous ditanggalkan
amorphous amorf
powsernnzrs polisem
synchronous sinkron
-sion, -tioh menjadi -si
television televisi
conversion konversi
firsion fusi
tradition tradisi
selection seleksi
composition komposisi
sis, -sy menjadi -sis, -si
analysis analisis
paralysis paralisis
autopsy autopsi
-teit, -ry menjadi -tas
qualiteit, quality kualitas
universiteit, university universitas
-ter, -tre menjadi -ter
diameter, diametre diameter
theatre teater
meter, metre meter
-tire menjadi -ur
procedure prosedur
culture kultur
structure struktur
-uur menjadi -ur
aparatuur aparatur
-y menjadi -i
monarchy monarki
philosophy filosofi
deputy deputi
6.7.2 Penyesuaian Awalan
Awalan asing yang bersumber dari bahasa Indo-Eropa dapat dipertimbangkan
pemakaiannya di dalam peristilahan Indonesia setelah disesuaikan ejaannya.
Awalan-awalan asing itu antara lain sebagai berikut.
a-, ab-, abs-, ('dari', 'menyimpang dari', 'menjauhkan dari') tetap a-,
ab-, abs-
aberration aberasi
abstract abstrak
a-, an- ('tidak, bukan, tanpa') tetap a-, an
anemia anemia
aphasia afasia
ad-, ac- ('ke', 'berdekatan dengan', 'melekat pada') menjadi ad-, ak-
adrenal adrenal
adhesion adhesi
acculturation akulturasi
am-, amb- ('sekeliling', 'keduanya') tetap am-, amb-
ambivalence ambivalensi
amputation amputasi
ana-, an- (ke atas', 'ke belakang', 'terbalik') tetap ana-,
ananabolism anabolisme
anatropous anatrop
ante- ('sebelum', 'depan') tetap ante
antediluvian antediluvium
anterior anterior
anti-, ant- ('bertentangan dengan') tetap anti-, ant-
anticatalyst antikatalis
anticlinal antiklin
apo- ('lepas, terpisah ;'berhubungan dengan’) tetap apo-
apochromatic apokromatik
apocrine apokrin
apanorphine apomorfin
aut-, auto- (-sendiri', bertindak sendiri') tetap aut-,
auto autarky autarki
autodyne autodine
bi- ('pada kedua sisi', 'dua') tetap bi-
biconvex bikonveks
bisexual biseksual
cata- ('bawah', 'sesuai dengan') menjadi kata-
cataclinal kataklin
catalyst katalis
co-, com-, con- ('dengan', 'bersama-sama', 'berhubungan dengan') menjadi ko-,
kom-, kon-
cohesion kohesi
commission komisi
concentrate konsentrat
contra- ('menentang', 'berlawanan') menjadi kontra-
contradiction kontradiksi
contraindication kontraindikasi
de- ('memindahkan', 'mengurangi') tetap de-
dehydration dehidrasi
devaluation devaluasi
di- ('dua kali', 'mengandung dua ...') tetap di-
dichloride diklorida
dichromatic dikromatik
dia- ('melalui','melintas') tetap dia-
diagonal diagonal
diapositive diapositif
dis- ('ketiadaan', 'tidak') tetap dis-
disequilibrium disekuilibrium
disharmony disharmoni
ec-, eco- ('tingkungan') menjadi ek-, eko-
ecology ekologi
ecospecies ekospesies
-em-, en- ('dalam', 'di dalam') tetap em-, en-
empathy empati
enzootic enzootik
endo- ('di dalam') tetap endo-
endoskeleton endoskeleton
endothermal endotermal
epi- ('di atas', 'sesudah') tetap epi-
epigone epigon
epiphyte epifit
ex- ('sebelah luar', 'bekas') menjadi eks-
exclave eksklave
ex-president eks-presiden
exo-, ex- ('sebelah luar','mengeluarkan') menjadi ekso-, eks-
exoergic eksoergik
exogamy eksogam i
exodermis eksoderm is
extra- ('di luar') menjadi ekstra- .
extracellular ekstraseluler
extraterrestrial ekstraterestrial
hemi- ('separuh', 'setengah') tetap hemi-
hernihedral hemihedral
hemisphere hemisfer
hemo- ('darah') tetap hemo-
hemoglobin hemoglobin
hemolysis hemolisis
hepta- ('tujuh', 'mengandung tujuh ...') tetap hepta-
heptameter hepta meter
heptane heptana
hetero- ('lain', 'berada') tetap hetero-
heterodox heterodoks
heterophyllous heterofil
hexa- ('enamam', 'menganduang enarn . .') menjadi heksa-
hexachloricte heksaklorida
hexagon heksagon
hyper- ('di atas', 'lewat', 'super') menjadi hiper-
hyperimia hiperimia
Gtypersensitive hipersensitif
hypo- ('bawah', 'di bawah') menjadi hipo-
hipoblast hipoblas
hypochondria hipokondria
im-, in- ('tidak', 'di dalam'; 'ke dalarn') tetap im-, in-
imigration imigrasi
induction induksi
infra- ('bawah', 'di bawah', 'di dalam') tetap infra-
infrasonic infrasonik
infraspecific infraspesitik
infrastructure infrastruktur
inter- ('antar', 'saling') tetap inter-
interference interferensi
international internasional
intra- ('di dalam', 'di antara') tetap intra-
intradermal intradermal
intramolecular, intramolekuler
intro- ('dalam', 'ke dalam') tetap intro-
introjection introjeksi
introvert introvert
iso- ('sarna') tetap iso-
isoagglutinin isoaglutinin
isoenzyme isoenzim
meta- ('sesudah', 'berubah', 'perubahan') tetap meta-
metamorphosis metamorfosis
metanephros metanefros
mono- ('tunggal', 'mengandung satu') tetap mono-
monodrama monodrama
monoxide monoksida
pan-,a pant- panto- ('semua','keseluruhan') tetap pan-, pant-, panto-
panacea panasea
panleucopenia panleukopenia
pantograph pantograf
para- ('di samping', 'erat berhubungan dengan', 'hampir') tetap para-
paraldehyde paraldehida
parathyroid paratiroid
penta- ('lima', 'mengandung lima' ...) tetap penta-
pentahedron pentahedron
pentane pentana
peri- (sekeliling', 'dekat ; 'melingkupi') tetap pen-
perihelion perihelion
perineurium perineurium
poly- (banyak'; 'berkelebihan') menjadi poli-
polyglotism poliglotisme
polyphagia polifagia
pre- ('sebelum', 'sebelumnya', 'di muka') tetap pre-
preabdomen preabdomen
precambrian prekambrian
premature prematura
pro- ('sebelum', 'di depan') tetap pro-
prothalamion protalamion
prothorax protoraks
proto- ('pertama', 'mula-mula') tetap proto-
protolithic protolitik
protoxylem protoksilem
pseudo- pseud- ('palsu') tetap pseudo-, pseud-
pseudaxis pseudaksis
pseudomorp pseudomorf
quasi- ('seolah-olah', 'kira-kira') menjadi kuasi-
quasihistorical kuasi-historis
quasi-legislative kuasi-legislatif
re- ('lagi', 'kembali') tetap re-
reflection refleksi
rehabilitation rehabilitasi
retro- ('ke belakang', 'terletak di belakang') tetap retro-
retroflex retofleks
retroperitoneal retropertioneal
semi- ('separuh', 'sedikit banyak', 'sebagian') tetap semi-
semiiellips semielips
semipermanent semipermanen
semi porcelain semiporselen
sub- ('bawah', 'di bawah', 'agak', 'hampir') tetap sub-
subfossil subfosil
submocose submokosa
super-,, sur- ('lebih dari', 'berada di atas') tetap super-, sur-
superlunar superlunar
supersonic supersonik
surrealism surealisme
supra- ('unggul', 'melebihi') tetap supra-
supramolecular supramolekuler
suprasegmental suprasegmental
syn- ('dengan', 'bersama-sarna', 'pada waktu') menjadi sin-
syndermosis sindermosis
synesthesia sinestesia
tele- ('jauh', 'melewati', jarak') tetap tele-
telepathy telepati
telephone telepon, telefon
trans- ('ke/di seberang', 'lewat', 'mengalihkan') tetap trans-
transcontinental transkontinental
transduction tansduksi
tansliteration transliterasi
tri- ('tiga') tetap tri-
trickromat trikromat
tricuspid trikuspid
ultra- ('melebihi', 'super') tetap ultra-
ultramicroscopic ultramikroskopis
ultramodern ultramodern
ultraviolet ultraviolet
uni- ('satu', 'tunggal') tetap uni-
unicellular uniseluler
unilateral unilateral
PEDOMAN PEMENGGALAN KATA
(Disahkan dalam Rapat Kerja Panitia Kerja Sama Kebahasaan di Tugu,
Tanggal 16-20 Desember 1991 dan Sidang ke-30 Majelis Bahasa Brunei
Darussalam-Indonesia-Malaysia di Bandar Seri Begawan, tanggal 4-6 Maret
1991)

Pedoman ini merupakan penjabaran atas ketentuan tentang pemenggalan kata


dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan.
Pemenggalan kata ini bersangkutan dengan penulisan bukan pengucapan. Jadi,
pemenggalan kata tidak sama dengan penyukuan kata (silabifikasi), yang lebih
berhubungan dengan fonologi bahasa Indonesia. Prinsip yang dilaksanakan dalam
pedoman pemenggalan kata ini prinsip gramatikal dan prinsip ortografis. Prinsip
fonologis dan prinsip etimologis sejauh mungkin dihindarkan.
I. Pemenggalan kata jadian (kata kompleks) dilakukan dengan berpegangan pada
prinsip gramatikal:
1. Awalan dan akhiran diperlakukan sebagai satuan terpisah.
Contoh:
ber-a.sas
pel-a-.jar
hi.tung-an
Perhatikan
ber-u.ang
be-ru.ang
meng-u.kur
me-ngu.kur
2. Bentul: gabungan dipenggal lebih dahulu atas satuan-satuannya.
Contoh:
ba.gai-ma.na
ha.lal-bi-ha.l'al
ser.ba-gu.na
au.di.o-vi.su.al
bi.o-gra.fi
in.fra-strukr.tur
eks.tra-ku.ri.ku.ler
fo.to-gra.fi
ho.mo-ge.ni.tas
kon.tra-dik.si
mo.no-te.is.me
pa.ra-me.dis
II. Pemenggalan kata dasar, baik kata Indonesia maupun kata serapan, dilakukan
dengan berpegang pada prinsip ortografis.
Perinciannya adalah sebagai berikut:
1. Pemenggalan kata yang mengandung huruf-huruf vokal yang berurutan di
tengahnya dilakukan di antara kedua huruf vokal itu.
Contoh :
bu.ah
ma.in
sa.at
i.de.al
ne.on
ka.ul
zo.o.lo.gi
a.or.ta
du.et
ku.o.ta
i.on
2. Bagian kata yang terdiri atas satu huruf vokal (termasuk akhiran -i)
pemenggalannya dilakukan sebagai berikut.
a.da
i.ni
i.tu
di.a
du.a
tu.a
me.nu.lis.i
me.nung.gang.i
me.lu.ka.i
3. Suku kata yang mengandung gugus vokal au, ai, oi, ae, ei, eu, dan ui, baik
dalam kata-kata Indonesia maupun dalam kata-kata serapan, diperlakukan
sebagai satu suku.
Contoh:
au.la
pu.lau
san. tai
am.boi
bai.tul.ha.ram
sur.vei
ae.ro.bik eu.fe.mis.me
ka.sui
Bandingkan dengan
ka.in
la.uk
da.ur
da.un
Akan tetapi, kata seperti Mei, prei, dai, dan sai dipenggal menjadi
Me.i
pre.i
da.i
sa.i
4. Pemenggalan kata yang mengandung sebuah huruf konsonan dilakukan
sebelum huruf konsonan.
Contoh:
ba.pak
ka.bar
la.wan
so.pan
ta.han
wa.jar
5. Pemenggalan kata yang mengandung dua huruf konsonan berurutan yang
tidak mewakili satu fonem dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu.
Contoh:
Ap.ril
cap.lok
jan.ji
mam.bang
pin.dah
put.ri
run.ding
swas.ta
tan.cap
was.was
6. Pemenggalan kata yang di tengahnya terdapat digraf atau gabungan huruf
konsonan yang mewakili fonem tunggal dilakukan dengan tetap
mempertahankan kesatuan digraf itu.
Contoh:
akh.lak
bang.sa
bu.nyi
ikh.las
mu.ta.khir
nya.nyi.an
pang,gung
tang.kas
7. Pemenggalan kata yang mengandung tiga atau empat huruf konsonan
berurutan di tengahnya dilakukan di antara huruf konsonan pertama dan
huruf konsonan kedua. (Namun perhatikan butir (6) di atas).
Contoh:
Ben.trok
in.fra
ul.tra
Perhatikan:
bang.krut,
makh.luk
takh.ta
8. Pemenggalan kata y,ang mengandung bentuk trans dilakukan seperti di
bawah irti.
a. Jika trans diikuti bentuk bebas, pemenggalanannya dilakukan dengan
memisahkan trans sebagai bentuk utuh dan bagian lainnnya dipenggal
kata dasar.
Contoh:
trans.mig.ra.si
trans.fu.si
trans.ak.si
b. Jika trans diikuti oleh bentuk terikat, pemenggalan seluruh kata
dilakukan dengan mengikuti pola pemenggalan kata dasar.
Contoh:
tran.sen.den
tran.sit
tran.spi.ra.si
Catatan:
Transkrip dan transkripsi dipenggal menjadi tran.skrip dan
tran.skrip.si
9. Pemenggalan kata yang, mengandung bentuk eks- dilakukan seperti di
bawah ini.
a. Tika unsur ek- ada dalam kata yang mempunyai bentuk sepadan yang
mengandung unsur in- atau -im, pemenggalannya dilakukan antara eks
dan unsur berikutnya.
Contoh:
eks.tra (bandingkan dengan int ra)
eks.por (bandingkan dengan impor)
eks.pli.sit (bandingkan dengan implisit)
eks.ter.nal (bandingkan dengan internal)
eks.klu.sif (bandingkan dengan inklusif)
b. Bentuk lain yang mengandung unsur eks- dipenggal sebagai kata utuh.
Pemenggalan eks dilakukan di antara k dan s.
Contoh:
ek.ses
ek.strem
ek.sis.ten.si
ek.so.dus
ek.so.ga.mi
10. Pemenggalan kata yang terdiri atas lebih dari satu unsur dan salah satu
unsur itu dapat bergabung dengan unsur lain, dilakukan di antara unsur-
unsurnya. Ketentuan ini sama dengan ketentuan 1.2 di atas.
Contoh:
endoskop endo-skop en.do.skop
teleskop tele-skop te.le.skop
telegraf tele-graf te.le.graf
bioskop bio-skop bi.o.skop
biografi bio-grafi bi.o.gra.fi
biologi bio-logi bi.o.lo.(,i
demokrasi demo-krasi de.mo.kra.si
plutokrasi pluto-krasi plu.to.kra.si
teokrasi teo-krasi te.o.kra.si
atmosfer atmo-sfer at.mo.sfer
biosfer bio-sfer bi.o.sfer
ionosfer iono-sfer i.o.no.sfer
Kecuali:
en.dos.ko.pi
te.le.gra.fis
at.mo.sferis
11. a). Pemenggalan unsur serapan asing yang berakhir -isme dan -isme itu
didahului oleh huruf vokal, dilakukan setelah huruf vokal.
Contoh:
egoisme e.go.is.me
Hinduisme Hin.du.is.me
heroisme he.ro.is.me
b) Pemenggalan unsur serapan asing yang berakhir -isme dan -isme itu
didahului oleh sebuah huruf kortsonan, dilakukan sebelum huruf
konsonan itu.
Contah:
absolutisme ab.so.lu.tis.me
humanisme hu.ma.nis.me
jurnalisme jur.na.lis.me
patriotisme pat.ri.o.tis.me
animisme a.ni.mis.me
komunisme ko.mu.nis.me
fanatisme fa.na.tis.me
12. Pemenggalan unsur serapan asing yang berakhir -anda, -asi, -ida, - ika
-ikal, dan -tas dilakukan sebagai berikut.
1) propaganda pro.pa.gan.da
legenda lo,.gen.de
2) dedikasi de.di.ka.si
interogasi in.te.ro.ga.si
3) klorida klo.ri.da
oksida ok.si.da
4) logika lo.gi.ka
matematika ma.te.ma.ti.ka
5) artikel ar.ti.kel
partikel par.ti.kel
6) aktivitas ak.ti.vi.tas
fasilitas fa.si.li.tas
13. Pemenggalan unsur serapan asing yang berakhir -ak, -al, -alias, -at, - if,
-ik, -is, -or, dan -ur dilakukan sebagai berikut.
1) amoniak a.mo.ni.ak
kardiak kar.di.ak
2) proposal pro.po.sal
nasional na.si.o.nal
3) ambulans atn.bu.lans
konkordans kon.kor.dans
4) emirat e.mi.rat
kandidat kan.di.dat
5) ekspansif ek.span.sif
relatif re.la.tif
6) balistik ba.lis.tik
atomik a.to.mik
7) ekstremis ek.stre.mis
jurnalis jur.na.lis
8) aktor ak.tor
donor do.nor
9) kultur kul.tur
prosedur pro.se.dur
14. Pemenggalan unsur serapan asing yang berakhir -i dan -iah dilakukan
sebagai berikut.
monarki mo.nar.ki
deputi de.pu.ti
badani ba.da.ni
insani in.sa.ni
fotografi fo.to.gra.fi
kamariah ka.ma.ri.ah