Anda di halaman 1dari 8

Pengertian dan Fungsi Bearing, Seals,

Gasket, dan Hoses Dalam Otomotif


Senin, 15 April 2019 Add Comment
Dalam dunia otomotif sangat erat hubungannya dengan beberapa parts yaitu bearing, seals,
gasket, dan hoses. Komponen atau parts tersebut sering digunakan dalam bidang otomotif
terutama kendaraan. Berikut satu persatu akan dibahas mengenai pengertian dan fungsi
bearing, seals, gasket, dan hoses dalam bidang otomotif:

Bearing

Bearing yang sering disebut dengan laher atau laker merupakan parts atau komponen yang
berfungsi untuk membatasi gerak relatif antara dua komponen atau mengurangi gesekan
antara dua parts, menunjang kedudukan putaran komponen mesin, serta memperlancar
putaran poros terhadap komponen statis (diam). Bearing memiliki banyak jenis yang harus
diketahui namun pada umumnya bearing dibedakan menjadi dua yaitu friction bearing dan
antifriction bearing. Berikut macam-macam bearing dan fungsinya:

1. Friction Bearing
Friction bearing merupakan bearing yang bidang geseknya bergerak secara bergeser dan
bersentuhan langsung antar permukaan bearing dengan komponen pendukungnya. Oleh sebab
itu gesekan pada permukaan bearing sangat besar karena friction bearing tidak memiliki
komponen perantara yang berputar didalamnya. Untuk mengurangi gesekan, friction
menggunakan oli. Berikut beberapa jenis friction bearing:

 Plain bearing merupakan bearing yang memiliki permukaan rata pada bidang
geseknya dengan bentuk melengkung seperti setengah lingkaran. Plain bearing terbuat
dari campuran tembaga dan kuningan yang dilapisi logam babit. Beberapa contoh
penggunaan plain bearing yaitu metal jalan dan metal duduk pada connecting rod.

 Bushing merupakan bearing yang memiliki bentuk melingkar seperti cincin. Bushing
merupakan bantalan tempat poros berputar. Beberapa contoh penggunaan bushing
yaitu pada as roda, as transmisi, dan lain sebagainya.
2. Anti Friction Bearing
Antifriction bearing merupakan bearing yang memiliki bidang gesek bergulir namun bidang
gesek tidak bersentuhan langsung dengan komponen mesin melainkan didukung dengan
bantalan atau rel. Anti friction bearing secara umum terbagi menjadi dua yaitu ball bearing
dan roller bearing. Ball bearing merupakan bearing yang memakai bola baja yang diletakkan
diantara kedua bantalan yang digunakan sebagai alur. Berikut tipe anti friction bearing yang
memakai ball bearing:

 Deep Groove Ball Bearing merupakan bearing universal yang digunakan dalam
bidang otomotif.

 Angular Contact Ball Bearing merupakan bearing yang digunakan untuk


mengakomodasi beban gabungan.
 Axial Deep Groove Ball Bearing merupakan bearing yang mampu menahan beban
aksial.

Roller bearing merupakan bearing yang memakai roller baja yang berbentuk tabung yang
diletakan antara dua bantalan. Roller bearing terbagi menjadi beberapa macam yaitu :

 Cylindrical roller bearing merupakan bearing yang mampu menahan beban radial.
 Tapered roller bearing merupakan bearing yang digunakan untuk bantalan roda dan
spindle.

 Needle bearing merupakan bearing yang menggunakan roll silindris yang kecil.
 Linear bearing digunakan untuk gerakan lurus biasanya pada mesin cnc.

Diatas merupakan macam-macam bearing dan fungsinya yang banyak digunakan dalam
bidang otomotif.

Seals

Seals merupakan komponen yang berfungsi untuk mencegah masuk dan keluarnya oli atau
cairan dari suatu celah. Dalam mesin terdapat dua jenis perapat yaitu seals statis dan seals
dinamis. Berikut macam-macam seals dan fungsinya:

1. Seal statis adalah seal yang digunakan pada parts yang diam. Terdapat beberapa
contoh penggunaan seals statis yaitu Oring, Gasket, dan Liquid Gasket.
2. Sementara seals dinamis merupakan seal yang digunakan untuk komponen bergerak,
sebagai contoh yaitu Oring seals, lip seals, Dual cone seals dan lain sebagainya.

Berikut contoh seals:

 O ring
 Lip seals

 Dual cone seals

Gasket

Gasket merupakan lapisan yang berfungsi untuk melapisi sambungan antar flange atau
komponen yang berkaitan dengan mesin. Pada umumnya gasket memiliki fungsi untuk
mencegah kebocoran yang didalamnya terdapat cairan bertekanan. Jenis-jenis material gasket
berbeda-beda tergantung penggunaan gasket.

Baca Juga
 Feeler Gauge atau Thickness Gauge (Fungsi, dan Cara Menggunakan)
 Pengertian Dan Fungsi Workshop Equipment Dalam Otomotif
 Caliper Gauge (Fungsi, Komponen, Cara Menggunakan)

Pada umumnya gasket terbuat dari metal, non metal, dan setengah metal. Gasket metal
biasanya terbuat dari kuningan, tembaga, dan alumunium. Gasket non metal biasanya terbuat
dari asbes, karet, kertas, rami, keramik, dan lain sebagainya. Dan gasket semi metal
merupakan gabungan atau perpaduan antara non metal dan metal. Berikut macam-macam
gasket dan fungsinya:
1. Rubber gasket

2. Viton gasket

3. Gasket PTFE (Polytetrafluoroethylene)

4. Graphite Gasket

5. Gasket EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer (M-class) rubber)


Hoses

Hoses merupakan komponen yang berfungsi sebagai penghantar cairan atau penghantar zat
lainnya. Hoses atau selang ada yang terbuat dari bahan metal, non metal, dan semi metal.
Namun pada umumnya hoses dalam bidang otomotif terbuat dari rubber atau karet, ataupun
dari pipa besi tembaga yang banyak digunakan dalam sistem AC, atau sistem lain bertekanan.

Artikel diatas merupakan pembahasan mengenai pengertian dan fungsi bearing, seals,
gasket, dan hoses dalam bidang otomotif. Penggunaan komponen tersebut sangat banyak
dalam bidang otomotif, oleh karena itu perlu diketahui mengenai fungsi dan macam-
macamnya. Baik dari segi pengertian dan fungsi bearing, pengertian dan fungsi seals,
pengertian dan fungsi gasket, pengertian dan fungsi hoses. Selain itu disebutkan juga
mengenai macam-macam bearing dan fungsinya, macam-macam seals dan fungsinya,
macam-macam hoses dan fungsinya, serta macam-macam gasket dan fungsinya.