Anda di halaman 1dari 7

BAB 1

Analisis Kinerja Transportasi BRT Damri Koridor 3 Terhadap Segi Kepuasan Penumpang
(Terminal Daya – Terminal Pallangga)
1.1 Latar Belakang
Kota Makassar adalah salah satu kota metropolitan di Indonesia, merupakan ibu kota
Provinsi Sulawesi Selatan dan sebagai kota terbesar di kawasan timur Indonesia. Kota
Makassar berperan sebagai pusat perdagangan dan jasa, pusat kegiatan industri dan juga
simpul jasa angkutan barang dan penumpang baik darat, laut maupun udara untuk wilayah
timur. Kota Makassar juga terletak di antara dua kabupaten, yaitu Kabupaten Gowa yang
berada di sebelah selatan Kota Makassar dan Kabupaten Maros yang berada di utara. Laju
pertumbuhan penduduk Kota Makassar sendiri berada diangka 1,49 persen/tahun
(http://sp2010.bps.go.id, diakses pada 11 September 2019) dengan jumlah penduduk pertahun
2010 adalah sebanyak 237.641.326 jiwa.

Dengan melihat letak geografis dan peningkatan jumlah penduduk pertahun tersebut
dibutuhkan fasilitas transportasi yang bisa menunjang aktivitas kegiatan penduduk, terutama
dalam mobilisasi masyarakat baik menuju maupun keluar Kota Makassar. Salah satu solusi
yang diberikan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengatasi permasalahan tersebut
adalah pengadaan BRT. Hal ini terlihat dari adanya BRT Koridor 3 dengan rute Terminal Daya
– Terminal Pallangga (Kabupaten Gowa) yang siap melayani masyarakat Sulawesi Selatan
untuk melakukan perpindahan tempat. Selain itu juga terlihat dukungan dari Pemerintah Kota
Makassar untuk mengembangangkan sistem jaringan jalan BRT yang tertulis di dalam Rencana
Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar Pasal 24 dan juga di dalam UU No. 22 Tahun
2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 139 yang menjelaskan tentang kewajiban
Pemerintah Kota untuk menyediakan angkutan umum untuk jasa angkutan orang dan/atau
barang dalam wilayah kota, akan tetapi BRT Koridor 3 yang seharusnya melayani angkutan
umum dengan rute Terminal Daya – Terminal Pallangga tersebut terancam mati disebabkan
karena kurangnya demand masyarakat, serta adanya faktor lain yang memengaruhi dan hal ini
dibuktikan dengan ditutupnya beberapa koridor yang sebelumnya telah beroperasi dikarenakan
sepi pengguna. Diperlukan sebuah analisis untuk mengetahui serta mengevaluasi mengenai
kinerja BRT Damri Koridor 3 di Kota Makassar tersebut.
1.2.Rumusan Masalah
Beberapa masalah yang timbul dari latar belakang tersebut antara lain:

1. Bagaimana kinerja BRT Damri Koridor 3 di Kota Makassar saat ini?


2. Bagaimana tingkat kepuasan penumpang terhadap kemudahan akses informasi
mengenai BRT Damri Koridor 3?
3. Bagaimana tingkat kepuasan penumpang terhadap kondisi halte BRT Damri Koridor
3?
4. Bagaimana tingkat kepuasan penumpang terhadap waktu tempuh / travel time saat
menumpang BRT Damri Koridor 3?
5. Bagaimana tingkat kepuasan penumpang terhadap waktu tunggu / waiting time BRT
Damri Koridor 3?
6. Bagaimana tingkat kepuasan penumpang terhadap headway BRT Damri Koridor 3?

1.3.Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari rumusan masalah di atas adalah

1. Mengetahui kinerja BRT Damri Koridor 3 di Kota Makassar saat ini.


2. Mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap kemudahan akses informasi BRT
Damri Koridor 3.
3. Mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap kondisi halte BRT Damri Koridor
3.
4. Mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap waktu tempuh / travel time BRT
Damri Koridor 3.
5. Mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap waktu tunggu / waiting time BRT
Damri Koridor 3.
6. Mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap frekuensi BRT Damri Koridor 3.
7. Mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap headway BRT Damri Koridor 3.

1.4 Batasan Masalah


Batasan masalah yang diambil pada tugas akhir ini yaitu:

1. Survey dilakukan pada BRT Damri Koridor 3 (tiga).


2. Tidak merencanakan Halte.
3. Pengambilan data survey dilakukan pada saat jam sibuk (peak hour) dihari kerja.
4. Tidak menghitung anggaran biaya dari solusi yang diberikan.
5. Kinerja yang dimaksud berupa ketepatan jadwal dan sistem saat akan menumpangi
BRT Damri Koridor 3.

1.5 Manfaat
Manfaat yang diharapkan dari penulisan proposal tugas akhir ini dapat mengetahui
kinerja BRT Damri Koridor 3 (tiga) yang efektif dan efisien sehingga bisa mendukung
sekaligus menjadi rekomendasi bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar
untuk mengembangkan jaringan sistem angkutan massal yang tertuang di dalam Peraturan
Daerah RTRW Kota Makassar.

1.6. Lokasi Studi


Lokasi yang ditinjau pada proposal tugas akhir ini yaitu BRT Damri Koridor 3. Adapun
rute yang dilalui oleh BRT ini adalah Terminal Daya-Jl. Perintis Kemerdekaan-Jl. Urip
Sumoharjo-Jl. A.P. Pettarani-Jl. Sultan Alauddin-Jl. Gowa Raya-Terminal Pallangga.

Gambar 1.1 Peta Koridor 3 BRT Damri Kota Makassar


Sumber : www.google.com/maps
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Umum
Tinjauan pustaka bertujuan untuk menguraikan konsep dan teori untuk menjelaskan masalah
yang nantinya akan dijelaskan pada penelitian ini, dalam hal ini adalah Analisis Kinerja BRT
Damri Koridor 3 Terhadap Kepuasan Penumpang.

2.2. Pemahaman Teori Angkutan Umum


Angkutan menurut UU No. 22 Tahun 2002 adalah perpindahan orang dan/atau barang dari
satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan Kendaraan di Ruang Lalu Lintas Jalan. Halte
adalah tempat pemberhentian Kendaraan Bermotor Umum untuk menaikkan dan menurunkan
penumpang Menurut Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1993 Kendaraan umum adalah setiap
kendaraan bermotor yang disediakan untuk dipergunakan oleh umum dengan dipungut
bayaran. BRT Damri Koridor 3 merupakan angkutan umum yang melayani masyarakat yang

PP No. 41 Tahun 1993 Perusahaan angkutan umum adalah perusahaan yang menyediakan jasa
angkutan orang dan atau barang dengan kendaraan umum di jalan. Trayek adalah lintasan
kendaraan umum untuk pelayanan jasa angkutan orang dengan mobil bus, yang mempunyai
asal dan tujuan perjalanan tetap, lintasan tetap dan jadwal tetap maupun tidak berjadwal.

Tujuan keberadaan angkutan umum adalah untuk menciptakan kemudahan akses masyarakat
untuk melakukan aktivitas perpindahan tempat, mengurangi tingkat kemacetan (pengendalian
lalu lintas) dan penghematan energi. Dalam rangka menciptakan
BAB III
METODOLOGI

3.1.Umum
Metodologi berfungsi untuk menguraikan tentang metode yang akan digunakan dalam
tahap pengerjaan tugas akhir dengan harapan pengerjaan tugas akhir ini sesuai dengan yang
diharapkan dan ntuk menjawab rumusan masalah dan menjadikan proses pengerjaan tugas
akhir menjadi terarah dan sistematis, maka Penulis menciptakan diagram alir seperti
berikut:
MULAI

IDENTIFIKASI MASALAH

STUDI LITERATUR
DAN PENGUMPULAN

DATA PRIMER:
 Wawancara dan Survey
kepada Pengguna DATA SEKUNDER:
Mengenai Kepuasan  Jumlah Penumpang BRT
BRT Damri Koridor 3
 Tingkat pelayanan BRT
Damri Koridor 3

 Melakukan Uji Validitas dan


Reliabilitas Kuisioner
 Analisis Kinerja BRT Damri
menggunakan analisis kuadran

REKOMENDASI DAN
KESIMPULAN

SELESAI
3.2.Metodologi Pelaksanaan
Terdiri atas langkah-langkah yang digunakan didalam pengerjaan tugas akhir ini antara
lain:

1. Langkah pertama, mengidentifikasi masalah yang muncul akibat adanya perbedaan


kondisi ideal dan kondisi kekinian.
2. Langkah kedua, mempelajari studi literatur mengenai kinerja BRT yang optimal.
Literatur yang digunakan tidak terbatas dari buku tetapi dapat menggunakan contoh
tugas akhir, thesis, disertasi, jurnal dan wacana lain yang sumbernya jelas dan dapat
mendukung tugas akhir ini.
3. Langkah ketiga, menyiapkan kerangka penelitian dan penyusunan kuisioner tugas
akhir yang nantinya akan diolah dan digunakan untuk mengetahui kinerja BRT
Damri Koridor 3 dari segi penumpang.
4. Langkah keempat, pengumpulan data primer dan sekunder dengan cara melakukan
penyebaran kuisioner dan wawancarayang telah siap dan disebarkan kepada sasaran
studi.
5. Langkah kelima, uji kuisioner. Apakah kuisioner yang telah diisi bisa untuk
digunakan sebagai data untuk penyusunan tugas akhir.
6. Langkah keenam, mengevaluasi dan menganalisis data yang telah dikumpulkan.
7. Langkah ketujuh, memberikan rekomendasi sekaligus kesimpulan mengenai
kinerja BRT Damri Koridor 3 ini dalam rangka memberikan manfaat kepada
Indonesia.

3.3.Lokasi Studi
Lokasi studi pada tugas akhir ini adalah Kota Makassar, khususnya pada angkutan
transportasi umum yaitu BRT Damri Koridor 3.

3.4.Survey dan Pengumpulan Data


Survey dan pengumpulan data adalah salah satu tahap dalam pengerjaan tugas akhir ini
dimana akan dilakukan observasi secara langsung di BRT Damri Koridor 3. Data yang
dikumpulkan adalah data primer. Data primer adalah data yang dihimpun langsung dari
lapangan dengan cara survey ataupun wawancara dengan sararan/responden.