Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH PROMOSI KESEHATAN K3

“ Promosi Kesehatan di Tempat Kerja dan Industri”

DOSEN PEMBIMBING:

Annisa Novita Sary, SKM, M.Kes

OLEH KELOMPOK 1:

NAMA NIM

1. ALESTA PUTRI KUNANTI (1603071)


2. BOTI MANRIANI (1603073)
3. IZALL ALENDRI (1603078)
4. NADILA WAHYU NINGSIH (160307)

PRODI S1 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

STIKES SYEDZA SAINTIKA

PADANG

2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapakan kepada Tuhan Yang Maha Esa,karena


berkat rahmat dan karunia-Nyalah,kami dapat menyelesaikan makalah
dalam mata kuliah Promkes K3 yang berjudul “Promosi di Tempat Kerja
dan Industri” dapat selesai dalam tepat waktu.

Makalah ini berisi tentang Promosi kesehatan yang ada di


lingkungan kerja dan industri, menempatkan masyarakat sebagai subyek
bukan obyek, sebagai pelaku bukan sasaran, dan aktif berbuat bukan pasif
menunggu.Dapat memenuhi pengetahuan tentang promkes K3.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah


pengetahuan dan wawasan para pembaca.Untuk kedepannya dapat
memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih
baik lagi.Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang
membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Padang, September 2019

Penulis

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................... ii


DAFTAR ISI .................................................................................................. 1
BAB I ............................................................................................................. 2
PENDAHULUAN ......................................................................................... 2
Latar Belakang ........................................................................................... 2
1.2 Rumusan Masalah ........................................................................... 3
1.3 Tujuan ................................................................................................. 3
BAB II ............................................................................................................ 4
PEMBAHASAN ............................................................................................ 4
2.1 Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja .............................................. 4
2.2 Tujuan Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja .................................. 5
2.3 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tempat Kerja ............ 7
2.4 Strategi Terbaik Untuk Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja ........ 8
2.5 Kunci Efektivitas Program Kesehatan Di Tempat Kerja ................ 9
2.6 Langkah Mengembangkan Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja 10
2.7 Ruang Lingkup Promosi Kesehatan (Promkes) Di Tempat Kerja 11
BAB III ........................................................................................................ 13
PENUTUP .................................................................................................... 13
3.1 Kesimpulan .................................................................................... 13
3.2 Saran .............................................................................................. 13
Daftar Pustaka .............................................................................................. 14

1
BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Bekerja dengan tubuh dan lingkungan yang sehat, aman serta nyaman
merupakan hal yang di inginkan oleh semua pekerja. Lingkungan fisik
tempat kerja dan lingkungan organisasi merupakan hal yang sangat penting
dalam mempengaruhi sosial, mental dan fisik dalam kehidupan pekerja.
Kesehatan suatu lingkungan tempat kerja dapat memberikan pengaruh yang
positif terhadap kesehatan pekerja, seperti peningkatan moral pekerja,
penurunan absensi dan peningkatan produktifitas. Sebaliknya tempat kerja
yang kurang sehat atau tidak sehat (sering terpapar zat yang bahaya
mempengaruhi kesehatan) dapat meningkatkan angka kesakitan dan
kecelakaan, rendahnya kualitas kesehatan pekerja, meningkatnya biaya
kesehatan dan banyak lagi dampak negatif lainnya.

Pada umumnya kesehatan tenaga pekerja sangat mempengaruhi


perkembangan ekonomi dan pembangunan nasional. Hal ini dapat dilihat
pada negara-negara yang sudah maju. Secara umum bahwa kesehatan dan
lingkungan dapat mempengaruhi pembangunan ekonomi. Dimana
industrilisasi banyak memberikan dampak positif terhadap kesehatan,
seperti meningkatnya penghasilan pekerja, kondisi tempat tinggal yang lebih
baik dan meningkatkan pelayanan, tetapi kegiatan industrilisasi juga
memberikan dampak yang tidak baik juga terhadap kesehatan di tempat
kerja dan masyarakat pada umumnya.

Dengan makin meningkatnya perkembangan industri dan perubahan


secara global dibidang pembangunan secara umum di dunia, Indonesia juga
melakukan perubahan-perubahan dalam pembangunan baik dalam bidang
tehnologi maupun industri. Dengan adanya perubahan tersebut maka
konsekuensinya terjadi perubahan pola penyakit karena hubungan dengan
pekerjaan. Seperti faktor mekanik (proses kerja, peralatan) , faktor fisik
(panas , Bising, radiasi) dan faktor kimia. Masalah gizi pekerja juga

2
merupakan hal yang sangat penting yang perlu diperhatikan, stress, penyakit
Jantung, tekanan darah tinggi dan lain-lainnya.

Masih sangat sedikit sekali pekerja dari perusahaan mendapatkan


pelayanan kesehatan keselamatan kerja yang memuaskan, karena banyak
para pimpinan perusahaan kurang menghubungkan antara tempat kerja,
kesehatan dan pembangunan. Padahal kita ketahui bahwa pekerja yang sehat
akan menjadikan pekerja yang produktif, yang mana sangat penting untuk
keberhasilan bisnis perusahaan dan pembangunan nasional. Untuk itu
promosi kesehatan di tempat kerja merupakan bagian yang sangat penting di
tempat kerja.

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana promosi kesehatan di tempat kerja ?


2. Bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat di tempat kerja ?
3. Bagaimana strategi terbaik untuk promosi kesehatan di tempat kerja
?
4. Bagaimana kunci efektivitas program kesehatan di tempat kerja ?
5. Bagaimana langkah mengembangkan promosi kesehatan di tempat
kerja ?

1.3 Tujuan

1. Untuk mengetahui promosi kesehatan di tempat kerja.


2. Untuk mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat di tempat kerja.
3. Untuk mengetahui strategi terbaik untuk promosi kesehatan di
tempat kerja.
4. Untuk mengetahui kunci efektivitas program kesehatan di tempat
kerja.
5. Untuk mengetahui langkah mengembangkan promosi kesehatan di
tempat kerja.

3
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja

Resiko yang ditanggung oleh masing-masing pekerja ini berbeda


satu sama lainnya, tergantung pada lingkungan kerja masing-masing
karyawan tersebut. Oleh karena itu, promosi kesehatan dapat dilakukan oleh
pimpinan perusahaan atau tempat kerja yang kondusif bagi karywan atau
pekerjanya. Promosi kesehatan kerja adalah upaya memberdayakan
masyarakat untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan diri
serta lingkungannya.

Promosi kesehatan menempatkan masyarakat sebagai subyek bukan


obyek, sebagai pelaku bukan sasaran, dan aktif berbuat bukan pasif
menunggu. Upaya promosi kesehatan yang diselenggarakan di tempat kerja,
selain untuk memberdayakan masyarakat di tempat kerja untuk mengenali
masalah dan tingkat kesehatannya, serta mampu mengatasi, memelihara,
meningkatkan dan melindungi kesehatannya sendiri juga memelihara dan
meningkatkan tempat kerja yang sehat.

Promosi kesehatan di tempat kerja adalah upaya promosi kesehatan


yang diselenggarakan di tempat kerja, selain untuk memberdayakan
masyarakat di tempat kerja untuk menegenali masalah dan tingkat
kesehatannya, serta mampu mengatasi, memelihara, meningkatkan dan
melindungi kesehatannya sendiri juga memelihara dan meningkatkan tempat
kerja yang sehat.

Promosi kesehatan pekerja didefinisikan sebagai ilmu dan seni yang


membantu pekerja dan manajemen merubah perilaku hidup, perilaku
bekerja dan lingkungannya, untuk memelihara atau mencapai kapasitas
kerja dan tingkat kesehatan yang optimal, dengan demikian meningkatkan
kinerja dan produktivitas.

4
Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja merupakan proses yang
memungkinkan pekerja untuk meningkatkan kontrol terhadap kesehatannya,
yaitu pengendalian terhadap faktor determinan atau faktor yang berpengaruh
terhadap kesehatannya.

2.2 Tujuan Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja

Tujuan Promosi Kesehatan Di tempat Kerja adalah :

1. Mempengaruhi pekerja untuk menerima dan memelihara gaya hidup


yang sehat dan positif.
2. Mempengaruhi pekerja untuk menerima dan memelihara kebiasaan
melakukan aktivitas fisik serta olahraga yang teratur dan terukur.
3. Mempengaruhi pekerja untuk menerima dan memelihara kebiasaan
makan makanan dengankandungan gizi yang optimal.
4. Mempengaruhi pekerja untuk berhenti merokok.
5. Mempengaruhi pekerja untuk
mengurangi/menurunkan/menghilangkan penyalahgunaan obat dan
alkohol.
6. Membantu pekerja untuk mampu dan terbiasa mengatasi stress yang
dialami dalam kehidupannya.
7. Mengajarkan pekerja mengenai kemampuan Pertolongan Pertama
Pada Kecelakaan (P3K) dan pertolongan pertama pernapasan buatan
(resusitasi kardiopulmonal).
8. Mengajarkan pekerja mengenai penyakit umum dan penyakit yang
berhubungan dengan pekerjaannya serta bagaimana mencegah serta
meminimalisasi akibatnya.
9. Mengadakan penilaian menyeluruh secara medis.

5
2.3 Keuntungan Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja secara Umum :

1. Promosi Kesehatan di tempat kerja mendorong terbentuknya tempat


kerja dan tenaga kerja yang sehat yang sangat penting bagi
pertumbuhan ekonomi dan sosial.
2. Promosi kesehatan di tempat kerja sangat ideal untuk menciptakan
tenaga kerja dan tempat kerja yang sehat.
3. Kesehatan pekerja sangat berhubungan erat dengan lingkungan
tempat kerja yang sehat dan hal ini merupakan faktor yang dapat
mempengaruhi kesehatan keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Tujuan Promosi Kesehatan di Tempat Kerja adalah:


1. Mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat di tempat kerja.
2. Menurunkan angka absensi tenaga kerja.
3. Menurunkan angka penyakit akibat kerja dan lingkungan kerja.
4. Menciptakan lingkungan kerja yang sehat, medukung dan aman.
5. Membantu berkembangnya gaya kerja dan gaya hidup yang sehat

Memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan kerja dan


masayarakat. Dua konsep yang sangat penting untuk meningkatkan
kesehatan pekerja dan lingkungannya adalah pencegahan dan peningkatan
kesehatan.

Secara mendasar promosi kesehatan di tempat kerja adalah perlu


melindungi individu (pekerja), lingkungan didalam dan diluar tempat kerja
dari bahan-bahan berbahaya, stress atau lingkungan kerja yang jelek. Gaya
kerja yang memperhatikan kesehatan dan menggunakan pelayanan
kesehatan yang ada dapat mendukung terlaksananya promosi kesehatan di
tempat kerja.

Keuntungan promosi kesehatan di tempat kerja, secara umum :


Promosi Kesehatan di tempat kerja mendorong tempat kerja dan tenaga
kerja yang sehat yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial.

6
Sasaran dari Promosi Kesehatan Di tempat Kerja yakni :

a. Primer : Karyawan di tempat kerja.


b. Sekunder : Pengelola K3, serikat atau organisasi pekerja.
c. Tertier : Pengusaha dan manajer/ Direktur.

2.2 Keuntungan Promosi Kesehatan Di Tempat Kerja

No Bagi Perusahaan Bagi pekerja

Meningkatnya lingkungan
Lingkungan tempat kerja
1 tempat kerja yang sehat dan
menjadi lebih sehat
aman serta nyaman

2 Citra Perusahaan Positif Meningkatnya percaya diri

3 Meningkatkan moral staf Menurunnya stress

4 Menurunnya angka absensi Meningkatnya semangat kerja

5 Meningkatnya produktifitas Meningkatnya kemampuan

Menurunnya biaya kesehatan


6 Meningkatnya kesehatan.
atau biaya asuransi.

Lebih sehatnya keluarga dan


7 Pencegahan terhadap penyakit.
masyarakat

2.3 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tempat Kerja

PHBS di tempat kerja adalah upaya untuk memberdayakan para


pekerja agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih
dan sehat serta berperan aktif dalam mewujudkan tempat kerja sehat.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tempat kerja antara lain :

7
a. Tidak merokok di tempat kerja.
b. Membeli dan mengkonsumsi makanan dari tempat kerja.
c. Melakukan olahraga secara teratur atau aktifitas fisik.
b. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun sebelum makan dan
sesudah buang air besar dan buang air kecil.
a. Memberantas jentik nyamuk di tempat kerja.
b. Menggunakan air bersih.
c. Menggunakan jamban saat buang air kecil dan besar.
d. Membuang sampah pada tempatnya.
e. Mempergunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai jenis pekerjaan.

Ada 4 langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesehatan di


perusahaan dan karyawan yaitu :

a. Lebih mengkomunikasikan dengan para karyawan tentang


perhatian dan tujuan yang terkait dengan kesehatan.
b. Mengimplementasikan program promosi kesehatan untuk
membuat pemahaman di tempat kerja.
c. Membuat komitmen tetap untuk memelihara kesehatan dan
kesejahteraan karyawan.
d. Memulai kegiatan program kesehatan.

2.4 Strategi Terbaik Untuk Promosi Kesehatan Di Tempat


Kerja

1. Implementasi program perubahan gaya hidup karyawan (Berhenti


merokok, Program Fitness, Meningkatkan nutrisi, pengurangan
stress dll).
2. Program konsultasi dan penilaian resiko kesehatan di perusahaan.
3. Menunjukkan dukungan manajemen terhadap program promosi
kesehatan khususnya membangun pernyataan misi promosi
kesehatan perusahaan.

8
4. Membangun budaya organisasi yang fleksibel, dukungan
masyarakat, responsif terhadap kebutuhan karyawan.
5. Membangun kebijakan perusahaan untuk memelihara area bebas
rokok dan minuman keras dan narkoba di tempat kerja.
6. Membentuk komite kesehatan dan keselamatan kerja dan melakukan
pertemuan secara reguler.
7. Mengawasi efektivitas, biaya, keuntungan dan partisipasi dalam
program promosi kesehatan.
8. Membuat dan memelihara fasilitas promosi kesehatan dengan
menghubungkan audit kualitas lingkungan kerja pada interval
reguler dan ambil langkah untuk identifikasi alamat area yang
bermasalah.
9. Komunikasi secara reguler dengan karyawan untuk menghormati
promosi kesehatan

2.5 Kunci Efektivitas Program Kesehatan Di Tempat Kerja

a. Menunjukkan keterlibatan dan dukungan manajemen pada program


kesehatan.
b. melibatkan karyawan dalam tahapan perencanaan program.
c. Tawarkan program pada waktu dan tempat yang menyenagkan bagi
karyawan.
d. Membuat tujuan program dan identifikasi kebutuhan kesehatan
karyawan.
e. Berikan hadiah terhadap prestasi dan keikutsertaan dalam
pencapaian tujuan program.
f. Meyakinkan karyawan bahwa status kesehatan mereka adalah
sangat penting.
g. Berikan program yang bervariasi untuk mempertemukan kebutuhan
karyawan.
h. Membuat lingkungan tempat kerja mendukung usaha perubahan
gaya hidup.

9
i. Membantu karyawan untuk mengerti dampak dari masalah
kesehatan.

2.6 Langkah Mengembangkan Promosi Kesehatan Di Tempat


Kerja

Mengembangkan Promosi Kesehatan Di tempat Kerja dapat melalui 8


langkah yaitu :

a. Menggalang dukungan manajemen.

Untuk mengembangkan Promosi kesehatan di tempat kerja, dukungan


dan komitmen dari para pengambil keputusan dari semua pihak sangat
penting sekali. Ini termasuk bukan saja sebagai sponsor, tetapi komitmen
untuk pelaksanaan Promosi kesehatan tersebut. Para manager hendaknya
membuat program dan informasi umum tentang pelaksanaan promosi
kesehatan yang diedarkan keseluruh staf untuk di diskusikan.

b. Melaksanakan koordinasi.

Untuk lancarnya proses jalannya pelaksanaan, para pengambil


keputusan membentuk kelompok kerja (team) yang baik, contohnya panitia
dari bagian kesehatan, bagian keselamatan, lingkungan dan ketenagaan.
Kelompok kerja tersebut hendaknya mengikuti semua komponen yang
terkait di semua tingkatan di tempat kerja maupun di sektor terkait.

c. Penjajakan Kebutuhan

Team hendaknya melakukan need assessmen. Hal ini untuk


mengumpulkan segala informasi yang berhubungan dengan kesehatan dan
keselamatan kerja. Tujuan dari need assessmen ini adalah mengidentifikasi
masalah yang mempengaruhi kesehatan dan menjadikan nya program.

d. Memprioritaskan Kebutuhan .

Team memproiritaskan masalah berdasarkan keinginan dan kebutuhan


masalah –masalah yang mempengaruhi kesehatan.

10
e. Menyusun perencanaan.

Berdasarkan prioritas masalah dan kebutuhan, team mengembangkan


perencanaan yaitu perencanaan jangka panjang dan jangka pendek lengkap
dengan goal dan tujuan, strateginya, aktifitasnya, biaya dan jadwal
pelaksanaan. Biaya perencanaan hendaknya diajukan setiap tahun anggaran

f. Monitoring dan Evaluasi.

Monitoring dan Evaluasi merupakan hal yang sangat penting untuk


melihat seberapa baiknya program tersebut terlaksana, untuk
mengidentifikasi kesuksesan dan masalah-masalah yang ditemui dan umpan
balik (feedback) untuk perbaikan

g. Revisi dan perbaikan program.

Setelah mendapatkan hasil dari evaluasi tentunya ada kekurangan dan


masukan yang perlu untuk pertimbangan dalam melakukan perbaikan
program, sekaligus merevisi hal yang sudah ada.

2.7 Ruang Lingkup Promosi Kesehatan (Promkes) Di Tempat


Kerja

Ruang lingkup PKDTK adalah serangkaian kegiatan yang terkait


dengan pendidikan dan pengorganisasian serta keterlibatan komunitas
lingkungan, yang didesain khusus untuk mendukung secara kondusif
perilaku kesehatan ( perilaku hidup dan perilaku bekerja ) pekerja dan
keluarganya.

PKDTK merupakan proses yang memungkinkan pekerja untuk


meningkatkan kontrol terhadap kesehatannya, yaitu pengendalian terhadap
faktor determinan atau faktor yang berpengaruh terhadap kesehatannya. Jika
dilihat dalam konteks yang lebih luas, PKDTK adalah rangkaian kesatuan
kegiatan yang mencakup manajemen dan pencegahan penyakit baik

11
penyakit umum maupun PAK serta peningkatan kesehatan pekerja secara
optimal.
Jadi dapat disimpulkan bahwa PKDTK adalah program kegiatan yang
direncanakan dan ditujukan pada peningkatan kesehatan dan kapasitas kerja
para pekerja beserta anggota keluarga yang di tanggungnya dalam konteks
tempat kerja.

Contoh ruang lingkup promkes di tempat kerja:

a. Pengendalian (control) tekanan darah

b. Pengendalian asap rokok di tempat kerja

c. Pengendalian (control) penggunaan obat-obatan dan alkohol

d. Pengendalian (control) berat badan/olah raga/fitness

e. Deteksi awal kanker

f. Pencegahan dan investigasi kecelakaan

g. Manajemen stress

12
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Upaya promosi kesehatan yang diselenggarakan di tempat kerja, selain


untuk memberdayakan masyarakat di tempat kerja untuk mengenali masalah
dan tingkat kesehatannya, serta mampu mengatasi, memelihara,
meningkatkan dan melindungi kesehatannya sendiri juga memelihara dan
meningkatkan tempat kerja yang sehat. Promosi kesehatan di tempat kerja
merupakan kegiatan dari, oleh dan untuk pekerja dalam menanamkan
perilaku hidup bersih dan sehat.

Keuntungan promosi kesehatan di tempat kerja, secara umum : Promosi


Kesehatan di tempat kerja mendorong tempat kerja dan tenaga kerja yang
sehat yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial.

3.2 Saran

Meningkatkan promosi kesehatan di tempat kerja adalah salah satu upaya


perbaikan efektifitas suatu perusahaan dari promosi kesehatan di tempat
kerja harus di giatkan di dalam sebuah perusahaan atau industri.

13
Daftar Pustaka

Kurniawidjaja, LM. Promosi kesehatan pekerja. Bahan kuliah Departemen


Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat ,
Universitas Indonesia, 2004.

Kurniawidjaja LM, Promosi Kesehatan Pekerja. Bahan Training Dokter


Kesehatan kerja pratama. Hotel Bidakara,Jakarta, 2004.

Martomulyono S, Strategi Promosi Kesehatan Pekerja. Bahan kuliah


Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan
Masyarakat, Universitas Indonesia, 2004.

14