Anda di halaman 1dari 6

1.

Dalam pemilihan konsultan disebutkan bahwa setiap konsultan harus memenuhi


penilaian teknis kecuali adalah

a. Pengalaman perusahaan

b. Metodologi

c. Studi kelayakan

d. Pendekatan

e. Kualifikasi tenaga ahli

2. Konsultan perencana mempunyai hak-hak antara lain kecuali

a. Perencana berhak menyetujui hasil rancangan

b. Perencana berhak menerima imbalan jasa konstruksi sesuai dengan peraturan

c. Perencana berhak menolak segala bentuk penilaian estetis

d. Perencana berhak menolak hasil rancangan baik yang dilakukan oleh


pengawas maupun pemberi tugas

e. Perencana berhak mengembalikan tugas yang diberikan dengan alasan antara


lain pertimbangan individu, adanya kekuasaan di luar kedua belah pihak, dan
akiat kelalaian pemberi tugas.

3. Dibawah ini merupakan bentuk usaha jasa perencanaan dan pengawasan konstruksi
yaitu :
a. Orang Perseorangan dan Badan Usaha
b. Orang Perseorangan dan Commanditare Vennotschap
c. Usaha Dagang dan Badan Usaha
d. Usaha Dagang dan Commanditare Vennotschap
e. Semua benar

4. Salah satu bentuk usaha jasa perencanaan dan pengawasan konstruksi yaitu Orang
Perorangan. Bentuk usaha tersebut meliputi usaha berikut, kecuali :
a. Orang Perseorangan
b. Usaha Dagang
c. Perusahaan Bangunan
d. Biro Teknik
e. Commanditare Vennotschap
5. Sertifikat tanda bukti pengakuan formal atas tingkat / kedalaman kompetensi dan
kemampuan usaha dengan ketetapan klasifikasi dan kualifikasi Badan Usaha, adalah
pengertian dari :
A. Sertifikat Badan Usaha
B. Sertifikat Milik Usaha
C. Sertifikat Badan Negara
D. Sertifikat Bukti Usaha
E. Sertifikat Kemampuan Usaha
6. Dalam hubungan antar pihak dalam penyelenggaraan pembangunan/proyek konstruksi,
kedudukan konsultan adalah…
a. Setara dengan pemilik proyek
b. Setara dengan kontraktor
c. Sebagai pengguna jasa
d. Tidak dapat didefinisikan
e. Jawaban a, b, dan c salah
7. Berikut yang pada umumnya merupakan kewajiban pihak konsultan, kecuali…
a. Membuat perencanaan secara lengkap
b. Menghentikan sementara bila terjadi penyimpangan dari peraturan yang berlaku
c. Menghadiri rapat koordinasi pengelolaan proyek
d. Membuat laporan hasil pekerjaan berupa laporan harian, mingguan, dan bulanan
e. Memberikan usulan serta pertimbangan kepada pengguna jasa dan pihak kontraktor
tentang pelaksanaan pekerjaan.

7. Berapa jumlah klasifikasi bidang Usaha Jasa Perencana dan Pengawas Konstruksi?

a. 9
b. 7
c. 8
d. 5
e. 6

8. Berikut adalah klasifikasi peren canaan arsitektur, kecuali...

a. jasa nasihat dan pra desain arsitektural;


b. jasa desain arsitektural;
c. jasa penilai perawatan dan kelayakan bangunan;
d. jasa desain interior
e. jasa desain taman
9. Konsultan perencana merupakan suatu badan perorangan atau badan hukum yang
dipilih oleh pemilik proyek ataupun kontraktor pelaksana untuk melakukan
perencanaan, berikut ini yang termasuk macam-macam konsultan perencana, kecuali:
a. konsultan perencana arsitektur.
b. konsultan struktur bangunan.
c. perencana MEP bangunan.
d. konsultan landscape.
e. Konsultan pengawas

10. Konsultan perencanaan arsitektur yang ditunjuk oleh owner, berada langsung di
bawahowner karena memegang peranan penting untuk perencanaan awal/konsep desain
dari segi arsitektur dan estetika ruangan. Tugas dari konsultan perencana arsitektur
adalah, kecuali:
a. Membuat gambar/desain dan dimensi bangunan secara lengkap dengan spesifikasi
teknis, fasilitas dan penempatannya.

b. Menentukan spesifikasi bahan bangunan untuk finishing pada bangunan proyek ini.
c. Membuat gambar-gambar rencana dan syarat-syarat teknis secara administrasi
untuk pelaksanaan proyek.
d. Membuat perencanaan dan gambar-gambar ulang atau revisi bilamana diperlukan.
e. Membuat gambar shop drawing.
11. Berikut ini adalah tugas dari konsultan perencana arsitektur adalah.
a. Membuat gambar / desain dan dimensi
b. Menentukan spesifikasi bahan bangunan
c. Membuat gambar rencana dan syarat teknik
d. Semua jawaban abc benar
e. Semua jawaban abc salah
12. Berikut ini wewenang konsultan perencana struktur antara lain adalah.
a. Membuat gambar rancana dan syarat teknis
b. Memberikan penjelasan pada waktu rapat, menyusun dokumen pelaksanaan dan
melakukan pengawasan
c. Membuat perencanaan dan gambar ulang atau revisi bilamana diperlukan
d. Membuat perhitungan seluruh proyek berdasarkan teknis yang telah ditetapkan
sebelumnya
e. Semua jawaban salah
13. Di bawah ini yang merupakan sub klasifikasi perencanaan arsitektur adalah
a. Jasa Nasehat dan Pra Desain Arsitektural
b. Jasa konsultasi geologi
c. Jasa pembuatan peta
d. Jasa perencanaan wilayah
e. Jasa inspeksi teknik
14. Di bawah ini yang bukan merupakan sub klasifikasi pengawasan rekayasa adalah
a. Jasa Pengawas Pekerjaan Konstruksi Bangunan Gedung
b. Jasa Pengawas Pekerjaan Konstruksi Teknik Sipil Transportasi
c. Jasa Pengawas Pekerjaan Konstruksi Teknik Sipil Air
d. Jasa Pengawas Pekerjaan Konstruksi dan Instalasi Proses dan Fasilitas Industri
e. Jasa Pengembangan Pemanfaatan Ruang
15. Berikut adalah klasifikasi bidang usaha jasa perencana dan pengawas konstruksi,
kecuali ?
a. perencanaan arsitektur
b. perencanaan rekayasa (engineering)
c. perencanaan penataan ruang
d. pengawasan arsitektur
e. penyediaan material konstruksi

16. Di bawah ini merupakan klasifikasi perencanaan arsitektur, kecuali :

a. jasa nasihat dan pra desain arsitektural


b. jasa desain interior
c. jasa penilai perawatan dan kelayakan bangunan
d. jasa desain arsitektural
e. jasa desain rekayasa untuk pekerjaan mekanikal dan elektrikal dalam bangunan

17. Penyelenggaraan proses registrasi usaha Jasa Perencana dan Pengawas Konstruksi
Nasional dilaksanakan paling sedikit :
a. Satu kali dalam tiga tahun
b. Satu kali dalam tiga bulan
c. Tiga Kali dalam satu tahun
d. Tiga kali dalam satu bulan
e. Satu kali dalam satu tahun

18. Kualiffikasi badan usaha menengah subkualifikasi Menengah 2 memiliki


persyaratan kekayaan bersih paling sedikit :
a. Rp. 50.000.000,-
b. Rp 100.000.000,-
c. Rp 150.000.000,-
d. Rp 300.000.000,-
e. Rp 500.000.000,-

19. Apa Tujuan dibentuknya Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi ( LPJK ) ?

a. mewujudkan tertib pelaksanaan sertifikasi dan registrasi usaha jasa pelaksana


konstruksi sesuai dengan persyaratan kemampuan usaha,
klasifikasi/subklasifikasi dan kualifikasi/subkualifikasi bidang usaha jasa
pelaksana konstruksi yang telah ditetapkan.

b. sebagai pedoman dalam pelaksanaan sertifikasi dan registrasi usaha jasa


pelaksana konstruksi, yang wajib dipatuhi oleh semua pihak yang
terkait

c. persyaratan usaha jasa pelaksana konstruksi untuk dapat melaksanakan pekerjaan


konstruksi sesuai dengan ketentuan peraturan dan peraturan perundang-undangan.

d. pengaturan pelaksanaan sertifikasi dan registrasi Usaha Jasa Pelaksana


Konstruksi ini meliputi ketentuan tentang bentuk, sifat, persyaratan Badan usaha,
penggolongan klasifikasi

e. Benar semua
20. Apa saja kriteria resiko yang harus ditanggung oleh Badan Usaha Jasa Perencana dan
Pengawas Konstruksi?
a. risiko kecil, mencakup pekerjaan konstruksi yang pelaksanaannya dan pemanfaatan
bangunan-konstruksinya tidak membahayakan keselamatan umum dan harta benda.
b. risiko sedang, mencakup pekerjaan konstruksi yang pelaksanaannya dan
pemanfaatan bangunan-konstruksinya dapat membahayakan keselamatan umum,
harta benda, dan jiwa manusia.
c. risiko tinggi, mencakup pekerjaan konstruksi yang pelaksanaannya dan
pemanfaatan bangunan-konstruksinya sangat membahayakan keselamatan umum,
harta benda, jiwa manusia, dan lingkungan.
d. jawaban a dan c benar.

21. Apa saja berkas pengalaman pekerjaan yang digunakan untuk verifikasi dan validasi
berkas dokumen permohonan registrasi SBU?
a. daftar pengalaman Badan usaha melaksanakan pekerjaan diisiberdasarkan formulir
isian permohonan registrasi yang dikelompokandalam setiap subklasifikasi.
b. rekaman kontrak pekerjaan dengan meneliti keabsahan kontrak,
jadwalpelaksanaan, lingkup pekerjaan dan nilai pekerjaan.
c. rekaman berita acara serah terima pekerjaan pertama dan/atau beritaacara serah
terima pekerjaan akhir dengan meneliti keabsahan berita acara serah terima
pekerjaan tersebut.
d. Faktur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan meneliti nilai PPNdengan nilai
pekerjaan.
e. jawaban a, b, c, dan d benar.
22. Hak dari konsultan pengawas konstruksi adalah:
a. Pengesahan sub kontraktor dan sub pemborong meliputi kemampuan teknis,
keuangan, dan administrasi yang bersangkutan.
b. Menetapkan, menyediakan, dan mengkoordinir tenaga ahli yang khusus.
c. Melakukan penundaan dan pengadaan klien terhadap hal yang tidak memenuhi
ketentuan dalam kontrak.
d. Meminta keputusan arsitek perencana yang menyangkut perubahan arsitektural
yang perlu dilakukan.
e. Meminta penjelasan mengenai hal-hal yang kurang jelas dalam rancangan dan
perencanaan.

23. 1. Pemrosesan penerbitan SBU (Sertifikasi Badan Usaha) sesuai dengan klasifikasi
yang dibutuhkan dan dizinkan.
2. Proses izin yakni TDP (Tanda Daftar Perusahaan) dan SIUP (Surat Izin Usaha
Perdagangan) dari Pemerintah Kab/Kota.
3. Pendaftaran perusahaan konsultan kepada asosiasi perusahaan yaitu INKINDO
(Ikatan Nasional Konsultan Indonesia).
4. Pemrosesan NPWP yang diterbitkan oleh Kantor Pajak sesuai dengan pembagian
regional tempat usaha berada.
5. Penerbitan pada notaris untuk menentukan apakah memilih badan hukum PT atau
CV.
6. Perusahaan telah diperbolehkan untuk ikut pelelangan pada kegiatan atau proyek
yang dilaksanakan oleh Pemerintah ataupun swasta.
7. Mengurus izin IUJK (Izin Usaha Jasa Konstruksi).

Susunlah langkah – langkah diatas menjadi langkah konkrit pembentukan suatu


perusahaan konsultan berbadan hukum
a. 2 – 5 – 1 – 3 – 7 – 4 – 6
b. 5 – 4 – 2 – 3 – 1 – 7 – 6
c. 5 – 4 – 3 – 2 – 7 – 1 – 6
d. 7 – 5 – 2 – 3 – 1 – 4 – 6
e. 5 – 3 – 4 – 1 – 7 – 2 – 6

24. Lingkup pekerjaan pelengkap adalah pekerjaan yang mungkin dilakukan dalam
keadaan tertentu untuk mendukung perencanaan, yaitu kecuali:
a. Pembuatan maket dan gambar perspektif.
b. Penyelidikan tanah.
c. Penelitian dan pemetaan tapak.
d. Pencarian dan pengadaan data.
e. Perhitungan volume struktur

25. Konsultan perencana merupakan suatu badan perorangan atau badan hukum yang
dipilih oleh pemilik proyek ataupun kontraktor pelaksana untuk melakukan
perencanaan, berikut ini yang termasuk macam-macam konsultan perencana, kecuali:
a. konsultan perencana arsitektur.
b. konsultan struktur bangunan.
c. perencana MEP bangunan.
d. konsultan landscape.
e. Konsultan pengawas

26. Bagaimana wewenang konsultan pengawas dalam hal pengawasan teknik?


a. Memeriksa keuangan cadangan untuk pembangunan
b. Menjalankan pelaksanaan kualitas, bahan, peralatan, tenaga, hasil pekerjaan,
waktu, serta cara-cara pelaksanaan sesuai dengan perjanjian pemborong
c. Mengambil alih pelaksanaan proyek
d. Memberi gratifikasi kepada owner