Anda di halaman 1dari 3

001/HSE/LWK/VI/19

Dibuat Diperiksa Disetujui Distribusi


a. SOM
SOP b. GSP
(Standart Operation Procedure)
Pekerjaan Mobilisasi c. SP
Material Galian d. Foreman
(Firman F.) (Ichwan Z.) (Herry Porayouw) e. Driver
SEM HSE-O PM

Hal-hal khusus / Specific points:


1. Driver berkompeten & memiliki lisensi SIM BII Umum sesuai dengan kendaraan yang dioperasikan
2. Driver dalam kondisi sehat jasmani & rohani
3. Lingkungan & cuaca dalam kondisi baik
4. Driver memahami potensi bahaya pekerjaan yang akan dikerjakan (Perhatikan Lingkungan Sekitar)
5. Seat belt selalu dipakai ketika mengoperasikan kendaraan
6. Dilarang merokok, menggunakan HP (handphone)/headset pada saat mengoperasikan kendaraan

1. Ruang Lingkup / Scope


1.1. Instruksi Kerja ini memberikan panduan standar operasional pekerjaan hauling material galian
1.2. Instruksi Kerja ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja
1.3. Instruksi kerja ini berlaku di lingkungan PT. PP PRESISI Tbk, Proyek Bendungan Leuwikeris-
Tasikmalaya

2. Panduan Kerja / Guidence of Work


a. Pengisian (Loading)
Pada waktu memasuki daerah pengisian (loading), Driver Dump Truck harus
memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
2.1. Sebelum mengoperasikan unit kendaraan Driver wajib melakukan pengecekan
kendaraan yang akan dioperasikan dibuktikan dengan pengisian form checklist
2.2. Pelaksanaan hauling material galian harus memperhatikan faktor keamanan kerja dan
Produktivitas unit kendaraan
2.3. Driver memahami tugas setiap aktivitas pekerjaan yang akan dikerjakan
2.4. Waspada kemungkinan adanya orang atau kendaraan lain di tempat itu, untuk
mengetahui kemungkinan dia akan bergerak.
2.5. Posisi unit kendaraan pada kondisi aman (memperhatikan jarak kendaraan dengan
tepi galian/tebing 2-5 meter, memperhatikan potensi kejatuhan material galian,
memperhatikan posisi kendaraan dengan unit alat berat/orang yang berada disekitar
lokasi pekerjaan)
2.6. Pastikan posisi kendaraan pada area yang datar/level di lokasi loading
2.7. Dipastikan pintu vessel terkunci
2.8. Vessel dump truck yang digunakan untuk hauling harus diperiksa kelayakannya setiap
awal operasi (vessel dikeruk dengan excavator jika ada bekas material yang
menempel)
2.9. Bunyikan klakson untuk komunikasi pada saat unit dump truck maju atau mundur
2.10. Ambillah jalur yang sama (satu line) dengan Truk yang ada di depan, dengan jarak
minimal 10 meter, berhentikan Truk untuk menunggu giliran dan pasang “hand
brake”.
2.11. Bila Truk di depan bergerak maju, majulah dan berhenti pada posisi yang sama,
kemudian pasang “hand brake” kembali.
2.12. Pada saat Truk sudah berada pada posisi terdepan, operator Excavator memberi
tanda bahwa Truk dapat mengambil posisi untuk dimuati, maka maju untuk mengambil
posisi mundur, ikuti jejak yang benar yang sudah dilakukan Truk sebelumnya dan
berhenti, masukkan gigi mundur (reserve) dan bergerak perlahan ke “Loading Spot”
dan berhentilah.
Tanggal Efektif : Rev.Asli
Page 1of 3
001/HSE/LWK/VI/19

2.13. Pindahkan gigi mundur ke netral dan pasang “hand brake”.


2.14. Periksa tongkat dump (hoist lever) yang seharusnya pada posisi “float”.
2.15. Jangan keluar kabin selama pengisian berlangsung, kaca pintu ditutup agar terhindar
dari debu dan lemparan batu.
2.16. Jika pemuatan sudah selesai dan operator Excavator telah memberi tanda bahwa
pengisian sudah selesai, waspadalah kemungkinan adanya orang atau kendaraan lain
sebelum bergerak maju.
2.17. Tidak melaju sebelum muatan telah sempurna (aba-aba dari operator Excavator)
b. Pengangkutan (Hauling)
2.18. Pelajarilah lokasi kerja pada saat akan bertugas.
2.19. Dumping material galian pada area disposal yang sudah ditentukan supervisor
2.20. Jangan melanggar rambu-rambu atau petunjuk dan ikuti aturan atau cara
mengemudikan yang benar, selalu waspada ketika membawa Dump Truck
2.21. Dump truck dilarang saling mendahului pada area yang berbahaya
2.22. Bunyikan klakson saat mendekati belokan jalan
2.23. Dump truck selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan yang lain (min.30 meter)
semakin cepat kendaraan semakin jauh jarak yang diperlukan dengan kendaraan lain
di depannya. (Kecepatan maksimal 20 km/jam)
2.24. Untuk memperlambat kecepatan atau menghentikan gerak Truk, operator harus
menggunakan “retarder” (exhaust brake/engine brake) dan rem pada roda (service
brake), dengan petunjuk sebagai berikut :
- “Retarder” (kekuatan perlambat) adalah sistem brake untuk mengontrol kecepatan
kendaraan (pedal atau posisi ON), terutama pada saat jalan turun atau akan masuk/mendekati
jalan turun gas harus dilepas sebelum menginjak pedal atau meng-ON-kan “retarder”.
- Jumlah “retarder” harus sesuai dengan beberapa banyak operator menekan pedal dari
“retarder” ini yang pakai switch setiap posisi ON “retarder” bekerja.
- “Retarder” dapat dipergunakan pada semua posisi gigi persenelling.
- Mengurangi kecepatan kendaraan pada kecepatan tinggi pakailah “retarder”
- Rem roda (service brake) digunakan bila truk bergerak dengan kecepatan rendah atau bila
hendak menghentikan kendaraan (5 km/jam).
- Waktu menggunakan rem roda (service brake), pedal harus ditekan/diinjak dengan konstan
(ditahan) jangan dikocok sebab bisa menurunkan tekanan angin.
- Jangan sekali-kali menggunakan rem roda (service brake) pada kecepatan tinggi/ketika jalan
licin, kecuali dalam keadaan darurat (emergency).
- Selama mengemudikan Truk perhatikan kemungkinan adanya kejanggalan/ ketidak normalan
seperti getaran pada stir atau suara-suara asing lainnya.
2.25. Nyalakan lampu bahaya jika terjadi kerusakan kendaraan di jalan
2.26. Jika kondisi hujan/jalan licin jangan paksakan kendaraan, segera menepi/parkir di area
yang aman (hubungi supervisor/foreman)
c. Penumpahan (Dumping)
2.27. Jalankan Truk perlahan-lahan saat memasuki daerah penumpahan (dumping area)
dan waspadalah terhadap orang atau alat lain yang ada di lokasi tersebut.
2.28. Ketika dump truck sampai di lokasi disposal, pastikan driver dump truck dipandu oleh
flagman untuk melakukan parkir mundur ketika akan melakukan dumping
2.29. Dipastikan kunci pintu vessel terbuka sebelum dumping
2.30. Dipastikan dump truck pada posisi datar/stabil ketika dumping
2.31. Dipastikan vessel dump truck aman dari jaringan listrik pada saat dumping
2.32. Mundurkanlah Truk secara perlahan dan pada saat roda menyentuh tumpukan
penahan (beam), segera tekan pedal rem. “Beam” adalah batas aman untuk berhenti
bukan berfungsi untuk menghentikan Truk.

Tanggal Efektif : Rev.Asli


Page 2of 3
001/HSE/LWK/VI/19

2.33. Pasanglah “hand brake”, kembalikan persenelling ke gigi netral dan lepaskan pedal
rem.
2.34. Injak kopling kemudian, tekan switch PTO pump
2.35. Tarik “lever dumping” hingga posisi hoist terangkat (raise), relaese kopling secara
perlahan lalu tekan gas. Untuk menambah kecepatan saat dumping injak pedal gas
secara perlahan dan tidak melebihi 1500 rpm
2.36. Bila semua muatan sudah tertumpah, “dump lever” tekan ke bawah hingga mentok
(posisi awal), kemudian bak akan turun.
2.37. Setelah bak kembali duduk pada tempatnya, tekan/injak rem roda (service brake),
injak kopling sambil mematikan switch PTO Pump dan lepaskan “hand brake”,
masukkan gigi maju
2.38. Perhatikanlah daerah di sekitar yang akan dilalui setelah menumpah muatan agar
cukup aman dari kendaraan lain atau orang untuk menghindari bahaya.
2.39. Lepaskan rem roda (service brake) kemudian gas dan tinggalkan daerah penumpahan
(dump area).
2.40. Jangan menjalankan Truk apabila bak atau vesselnya masih terangkat.
2.41. Hindari memainkan pedal gas secara berlebihan
2.42. Hindari memutar unit diatas lereng terutama di area yang lembek/labil
2.43. Jika beroperasi pada area air, diusahakan air tidak melebihi setengah diameter ban
2.44. Kegiatan perawatan jalan dikoordinasikan dengan supervisor
2.45. Perawatan jalan akses untuk kelancaran & keselamatan pengangkutan material galian
dilakukan, meliputi:
a. Penimbunan dan perataan jalan yang berlubang
b. Penyiraman rutin untuk mencegah debu
c. Perapihan dan perbaikan pada tanggul pengaman, parit
2.46. Selalu menjaga kebersihan kendaraan yang dipakai
2.47. Pekerjaan malam hari lampu penerangan memadai
2.48. Pada saat parkir posisikan dump truck pada tempat yang rata (Pasang hand breake)
dan diberi ganjal

3. Inspeksi / Inspection
- Harian, Mingguan
4. Record
- Dokumentasi sosialisasi, Checklist Harian, Checklist Mingguan
5. Lampiran / Attachements
- Form Checklist Kendaraan

Tanggal Efektif : Rev.Asli


Page 3of 3