Anda di halaman 1dari 26

Profesi Ners STIKes Banyuwangi

HIPERTENSI
MENUJU SEHAT
Buku panduan control pasien
hipertensi

0
1
1. Apa itu HIPERTENSI ?

Hipertensi adalah tekanan darah pada pasien


yang melebihi batas normal, orang dikatakan mengalami
hipertensi atau darah tinggi jika tekanan darah pada saat
dilakukan pengukuran di atas 140/90 mmHg, dan pada
manula atau lanjut usia hasil pengukuran lebih dari
160/90 baru dikatakan darah tinggi.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan,


hipertensi adalah peningkatan tekanan darah secara
kronis dan persisten dimana tekanan kerja jantung
diatas 140 mmHg dan tekanan istirahat jantung di atas
90 mmHg, atau tekanan darah yang melebihi 140/90
mmHg.

1
2. Apakah penyebab dari HIPERTENSI ?

Yang dapat mempengaruhi peningkatan tekanan darah :

a. Faktor genetik : keturunan


b. Umur dan jenis kelamin :wanita lebih banyak menderita
hipertensi dari pada pria
c. Gangguan ginjal
d. Penumpukan garam
e. Makanan tinggi garam
f. Kegemukan/ obesitas

2
g. Rokok
h. Alkohol : meninggi bila minum lebih dari 3X per hari
i. Stress
j. Obat-obatan (obat batuk pilek)
k. Kontrasepsi hormonal (Pil, Suntik dan Implant).

3. Bagaimana tanda dan gejala HIPERTENSI ?

Peningkatan tekana darah dapat ditandai oleh hal


sebagai berikut yaitu :

1. Pusing
2. Mudah marah
3. Telinga berdenging
4. Mimisan
5. Sukar tidur
6. Sesak nafas
7. Basa berat dilekuk
8. Mudah lelah
9. Mata berkunang-kunang.

3
4. Bagaimana langkah yang harus dilakukan bagi penderita
HIPERTENSI ?

a. Mengontrol pola makan

Makan dengan gizi seimbang dan menghindari makanan


berlemak yang terlalu tinggi adalah cara mencegah
hipertensi.

b. Makan-makanan jenis padi-padian

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa pria yang


mengkonsumsi sedikitnya satu porsi sereal dari jenis
padi-padian perhari mempunyai kemungkinan yang
sangat kecil (0 – 20%) untuk tekanan penyakit jantung.

4
c. Tingkat aktivitas

Olah raga hanya 30 – 45 menit perhari selama 5 hari


dalam seminggu cukup menurunkan hipertensi.

5
d. Berhenti merokok dan hindari konsumsi alkohol berlebih

Merokok meningkatkan resiko komplikasi dan faktor


resiko utama dari penyakit kardiovaskular, alkohol bisa
juga memberi distribusi terhadap hipertensi, alkohol bisa
mengurangi kemampuan pompa jantung dan kadang-
kadang membuat pengobatan hipertensi kurang efektif.

e. Menghindari asupan garam yang terlalu tinggi

Asupan natrium yang tinggi meskipun tidak selalu bisa


mengakibatkan tekana darah, khususnya pada orang tua
penderita darah tinggi dan pasien diabetes mellitus,
menghindari garam adalah salah satu cara mengurangi
natrium.

6
f. Melakukan kontrol atau periksa secara rutin.

Karena hipertensi tidak bisa diobati secara tuntas


melainkan harus dilakukan pemeriksaan atau kontrol
secara rutin untuk menghindari komplikasi atau penyakit
lain yang lebih parah.

7
Daftar pemeriksaan penderita hipertensi

Nama :…………………….

Alamat :……………………

Tanggal Tekanan darah Nadi x/m Edukasi yang diberikan Paraf petugas

1
2
3
Daftar pemeriksaan penderita hipertensi

Nama :…………………….

Alamat :……………………

Tanggal Tekanan darah Nadi x/m Edukasi yang diberikan Paraf petugas

4
5
6
Daftar pemeriksaan penderita hipertensi

Nama :…………………….

Alamat :……………………

Tanggal Tekanan darah Nadi x/m Edukasi yang diberikan Paraf petugas

7
8
9
Daftar pemeriksaan penderita hipertensi

Nama :…………………….

Alamat :……………………

Tanggal Tekanan darah Nadi x/m Edukasi yang diberikan Paraf petugas

10
11
12
Daftar pemeriksaan penderita hipertensi

Nama :…………………….

Alamat :……………………

Tanggal Tekanan darah Nadi x/m Edukasi yang diberikan Paraf petugas

13
14
15
DAFTAR PUSTAKA

A. price, silvya, 1995.. Patofisiologi. Jakarta : EGC.

Mansjoer, Arief dkk. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Jilid 1.

Jakarta : EGC.

Soeparman, 1990. Ilmu Penyakit Dalam. Jilid 2. Jakarta : Balai


penerbit FKUI.

1
2

Anda mungkin juga menyukai