Anda di halaman 1dari 4

TELAAH DOKUMEN

Menurut Lofland dan Lofland (1984:47) sebagaimana yang dikutip oleh Lexi J.
Moleong bahwa sumber data utama dalam penelitian kualitatif ialah katakata dan tindakan
selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Dimana data hasil penelitian
didapatkan melalui 2 sumber data, yaitu:
1. Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari hasil wawancara yang diperoleh
dari narasumber atau informan yang dianggap berpotensi dalam memberikan
informasi yang relevan dan sebenarnya di lapangan.
2. Data Sekunder
Data sekunder adalah sebagai data pendukung data primer dari literatur dan dokumen
serta data yang diambil dari suatu organisasi atau perusahaan dengan permasalahan di
lapangan yang terdapat pada lokasi penelitian berupa bahan bacaan, bahan pustaka,
dan laporan-laporan penelitian.

Telaah dokumen merupakan suatu teknik mendapatkan memperoleh informasi yang mana
data tersebut tergolong data sekunder, yakni data yang didapat dari orang atau instansi lain.

http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/1598/BAB%20III.pdf diakses pada


12:10 WIB

Proses penelitian kualitatif ada 3 yakni :


1. Tahap pra lapangan
2. Tahap kegiatan lapangan
3. Tahap pasca lapangan
Salah satu kegiatan yang harus dilakukan untuk tahap pra lapangan adalah Penjajakan
lapangan yang mana berlaku tiga teknik secara simultan dan lentur di dalam tahap penjajakan
tersebut, yaitu
a) pengamatan; peneliti mengamati secara langsung tentang gejala- gejala umum
permasalahan, misalnya arus menglaju pada pagi dan sore hari,
b) wawancara; secara aksidental peneliti mewawancari beberapa informan dan tokoh
masyarakat,
c) telaah dokumen; peneliti memilih dan merekam data dokumen yang relevan,

Penelaahan dokumentasi dilakukan khususnya untuk mendapatkan data konteks. Kajian


dokumentasi di lakukan terhadap catatan-catatan, arsip- arsip, dan sejenisnya termasuk
laporan-laporan yang bersangkut paut dengan permasalahan penelitian. Perekaman dokumen
menjadi lebih mudah karena dokumen, baik dari kelurahan maupun dari Kotamadya cukup
lengkap.
Agar tidak menyulitkan lembaga yang menyediakan, peneliti meminta ijin untuk
menfoto-copy dokumen-dokumen yang diperlukan atau menyalinnya ke dalam catatan
peneliti.
Pemeriksaan keabsahan (trustworthiness) data dalam penelitian ini dilakukan dengan
empat kriteria sebagaimana dianjurkan oleh Lincoln dan Guba (1985: 289-331). Masing-
masing adalah derajat:
(1) kepercayaan (credibility),
(2) keteralihan (transferability),
(3) kebergantungan (dependability), dan
(4) kepastian (confirmability).
Untuk meningkatkan derajat kepercayaan data perolehan, dilakukan dengan teknik:
(1) perpanjangan keikut-sertaan,
(2) ketekunan pengamatan,
(3) triangulasi,
(4) pemeriksaan sejawat,
(5) kecukupan referensial,
(6) kajian kasus negatif, dan
(7) pengecekan anggota.

Rahardjo, Mudjia. 2010. “Desain dan Contoh Proses Penelitian Kualitatif”. Diakses dalam
http://dokumen.tips/documents/contoh-proses-penelitian-kualitatifpdf.html pada 28 Februari
pukul 12:15 WIB
TAHAP PRA LAPANGAN
1. Identifikasi fenomena yang muncul
2. Penyususnan proposal penelitian yang bersifat emergent
3. Persiapan logistik dan ijin
4. Penentuan setting penelitian

TAHAP LAPANGAN
1. Memasuki lapangan
2. Mengumpulkan data secara mendalam, melalui; observasi, wawancara, dokumentasi
3. Analisis; displai, reduksi, dan verifikasi/menarik kesimpulan
4. Keabsahan data; kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konformabilitas

Pada tahap ini diuji keabsahan data.

TAHAP PASCA LAPANGAN = menyusun laporan


1. Tick description
2. Emic – pandangan responden
3. Bukan bersifat evaluatif
4. Men jaga kerahasiaan responden
5. Audit-trail

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/HAND%20OUT%20METODE%20PENELITIAN
%20KUALITATIF%20.pdf diakses pada 28 Februari pukul 19:09 WIB
teknik pengumpulan data berupa dokumen...

1. Studi Pustaka Yaitu Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mempelajari
buku-buku referensi, laporan-laporan, majalah-majalah, jurnal-jurnal dan media
lainnya yang berkaitan dengan obyek penelitian
2. Dokumen menurut Sugiyono, (2009:240) merupakan catatan peristiwa yang sudah
berlalu.

http://eprints.undip.ac.id/40789/3/BAB_III_METODE.pdf diakses pada 28 Februari Pukul


19:20 WIB

Kajian Dokumen Dokumen diartikan sebagai suatu catatan tertulis / gambar yang
tersimpan tentang sesuatu yang sudah terjadi. Dokumen merupakan fakta dan data tersimpan
dalam berbagai bahan yang berbentuk dokumentasi. Sebagian besar data yang tersedia adalah
berbentuk surat-surat, laporan, peraturan, catatan harian, biografi, simbol, artefak, foto, sketsa
dan data lainya yang tersimpan. Dokumen tak terbatas pada ruang dan waktu sehingga
memberi peluang kepada peneliti untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi untuk
penguat data observasi dan wawancara dalam memeriksa keabsahan data, membuat
interprestasi dan penarikan kesimpulan.
Kajian dokumen dilakukan dengan cara menyelidiki data yang didapat dari dokumen,
catatan, file, dan hal-hal lain yang sudah didokumentasikan. Metode ini relatif mudah
dilaksanakan dan apabila ada kekeliruan mudah diganti karena sumber datanya tetap. Dengan
membuat panduan / pedoman dokumentasi yang memuat garis-garis besar data yang akan
dicari akan mempermudah kerja di lapangan dalam melacak data dari dokumen satu ke
dokumen berikutnya.

Djaelaini, Aunu Rofiq. 2013. “Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif”.
Dalam FPTK IKIP Veteran Semarang VOL : XX, NO : 1. Diakses pada http://www.e-
journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/pawiyatan/article/download/55/64 pukul 19:27 WIB.