Anda di halaman 1dari 3

Nama : M Arry Akbar R

NIM : 381843001

1. Dalam Perekonomia dua sektor fungsi konsumsi adalah C= 10 + 0,8Y dan fungsi tabungan
adalah S=-10+0,2Y. Seterusnya dimisalkan jumlah investasi yang akan dilakukan pengusaha
adalah 30 T Rupiah. Berdasarkan permisalan-permisalan di atas lengkapkan tabel berikut.
(angka dalam Triliun Rupiah).

Pendapatan Konsumsi Rumah Tabungan Investasi Pengeluaran


Nasional (Y) Tangga (C) Rumah Tangga (S) Perusahaan (I) Agregat (AE)
0 C=10+0,8(0)=10 -10=-10+0,2(0) 30 40=C+I
50 50 0 30 80
100 90 10 30 120
150 130 20 30 160
200 170 30 30 200
250 210 40 30 240
300 250 50 30 280
350 290 60 30 320
400 330 70 30 360

Selanjutnya jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut :


a. Apakah yang terjadi apabila sektor perusahaan menghasilkan 150 T Rupiah..?
Jawab : maka konsumsi akan lebih tinggi, Y>C
b. Apakah yang terjadi sektor perusahaan menghasilkan 350 T Rupiah..??
Jawab : maka konsumsi akan naik, dan tabunganpun ikut naik, Y>C
c. Berapakah pendapatan nasional pada keseimbangan??
Jawab :
Y = C+I
Y = 10+0,8Y+30
Y-0,8Y = 10+30
0,2Y = 40
Y = 200
d. Lukiskan keadaan keseimbangan perekonomian tersebut. Y= 10+0,8y+30
Jawab : 200 Y = 200

30 I = 30

10
Y
10 50 100 200
Nama : M Arry Akbar R
NIM : 381843001

2. Dalam suatu perekonomia dimisalkan hubungan di antara pendapatan nasional dan


konsumsi rumah tangga adalah seperti yang ditunjukan dalam tabel dibawah ini. (angka
dalam Triliun rupiah).
a. Hitunglah tabungan pada berbagai tingkat tabungan ?
Jawab :
Y= C+S  S= Y-C
Dimana,
Y= Pendapatan Nasional
C = Konsumsi Rumah Tangga
S = Tabungan Rumah Tangga
Pendapatan Konsumsi Rumah Tabungan Rumah
Nasional Tangga Tangga
0 225 -225
200 375 -175
400 500 -100
600 600 0
800 675 275
1000 725 275
b. MPC,MPS,APC dan APS
Jawab:
∆𝐶 ∆𝑋 𝐶 𝑆
MPC = ∆𝑌𝑑 MPS = ∆𝑌𝑑 APC = 𝑌𝑑 APS = 𝑌𝑑

Konsumsi Tabungan
Pendapatan
Rumah Rumah MPC MPS APC APS
Nasional
Tangga Tangga
0 225 -225 - -
200 375 -175 0,75 0,25 1,875 -0,875
400 500 -100 0,625 0,375 1,25 -0,25
600 600 0 0,5 0,5 1 0
800 675 275 0,375 0,625 0,84375 0,15625
1000 725 275 0,25 0,75 0,725 0,275

c. Dalam persamaan algebra, persamaan pengeluaran agregat adalah AE=C+1, dimana


C=Konsumsi I=Investasi dan AE=Pengeluaran Agregat. Persamaan yang lain yaitu Y=C+S,
dimana S=Tabungan dan Y=Pendapatan Nasional, Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa
AE=Y dimana C+1=C+S.
Misal :
𝑌1 = 200

𝐶1 = 375

𝑆1 = 175

𝑌2 = 400

𝐶2 = 500

𝑆2 = -100

APC= 𝐶1 /𝑌1 =375/200=1,875


Nama : M Arry Akbar R
NIM : 381843001
∆𝐶 500−274 125
MPC=b= = = = 0,625
∆𝑌 400−200 200

A=(APC-MPC)y

A=(1,875-0,625)200 T

A=1,25X200 T

Jadi, C= a+bY

C= 250 +0,625Y

Berdasarkan fungsi konsumsi diatas, maka fungsi tabungan dapat ditentuka sebagai berikut.

S= -a+(1-b)Y

S= -250 triliun + (1-0,625)Y

S= -250 Triliun + 0,375 Y

Adapun besarnya 0,375 dapat diperoleh dengan menggunakan rumus MPS berikut.
∆𝐶 (−100)−(−275) 25
MPS= ∆𝑌 = 400−200
= 200 = 0,375

d. Apabila investasi adalah I=400


Y =C+I
= 250+0,635Y+400
= 650 + 0,635Y
650
Y = 0,275
Y = 1733,33 Triliun

Anda mungkin juga menyukai