Oleh :
YANTI, S.Pd
NIP 19900714 201902 2 007
SD NEGERI 1 KARANGRAU
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUMAS
TAHUN 2019
HALAMAN PENGESAHAN
Kepala Sekoah
Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat-Nya penulis dapat
menyelasaikan Laporan Best Practice yang berjudul “Peningkatan Hasil Belajar
Mamatematika a Tentang Operasi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan
Bulat Kelas VI Melalui Model Discovery Learning SD Negeri 1 Karangrau “.
Laporan ini disusun untuk melengkapi serangkaian kegiatan pada
Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP)
Mamatematika a Berbasis Zonasi Tahun 2019. Penulis menyadari bahwa
laporan ini tidak akan berhasil tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai
pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan
terima kasih kepada:
1. PPPPTK Mamatematika a yang telah memberikan kesempatan kepada
peserta untuk mengikuti Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Mamatematika a Berbasis Zonasi Tahun 2019
2. Subuh Sartono, S.Pd.SD selaku Guru inti yang telah memberikan
bimbingan secara aktif kepada penulis.
3. Nur Dwiastutiningsih Sumartini, S.Pd.SD selaku kepala sekolah SDN 1
Karangrau atas semua arahan, motivasi, dukungan, masukan dan
bimbingannya.
4. Seluruh Panitia penyelenggara Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Mamatematika a Berbasis Zonasi Tahun 2019
5. Keluarga besar SD Negeri 1 Karangrau Kecamatan Banyumas Kabupaten
Banyumas atas dukungan dan kerjasamanya.
6. Seluruh keluarga yang telah memberikan dukungan dan motivasi dalam
penulisan Laporan Best Practice ini.
7. Rekan-rekan peserta Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Mamatematika a Berbasis Zonasi Tahun 2019
Penyusun menyadari laporan ini jauh dari sempurna, untuk itu penyusun
mengharapkan saran dan kritik demi kesempurnaan Laporan Best Practice ini.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
Banyumas, November 2019
Guru Sasaran
Yanti, S.Pd
DAFTAR ISI
B. Jenis Kegiatan
Kegiatan yang dilaporkan dalam laporan Best Practice ini adalah kegiatan
pembelajaran mamatematika a di kelas VI untuk unit pembelajaran operasi
hitung bilangan bulat dengan model pembelajaran Discovery learning.
C. Manfaat Kegiatan
Manfaat penulisan Best Practice ini adalah meningkatkan kompetensi
siswa VI dalam pembelajaran mamatematika a yang berorientasi HOTS.
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN
B. Bahan/Materi Kegiatan
Bahan yang digunakan dalam Best Practice pembelajaran ini adalah
mamatematika a kelas VI materi operasi hitung bilangan bulat dengan rincian
kompetensi dasar yang digunakan berikut ini.
KD 3.2 Menjelaskan dan melakukan operasi penjumlahan, pengurangan,
perkalian,
dan pembagian yang melibatkan
bilangan bulat negatif
IPK Pengayaan:
4.2.5 Membuat contoh permasalahan
dalam kehidupan sehari-hari yang
berkaitan dengan operasi hitung
campuran bilangan bulat
KD 4.2 Menyelesaikan masalah IPK Penunjang:
yang berkaitan dengan -
operasi penjumlahan, IPK Kunci:
pengurangan, perkalian, dan 4.2.1 Menyelesaikan masalah yang
pembagian yang melibatkan berkaitan dengan operasi
bilangan bulat negatif dalam penjumlahan yang melibatkan
kehidupan sehari-hari bilangan bulat negatif dalam
kehidupan sehari-hari
IPK Pengayaan:
3.2.9 Menentukan hasil operasi
campuran yang melibatkan bilangan
bulat negatif
A. Hasil
Hasil yang dapat diilaporkan dari Best Practice ini diuraikan sebagai
berikut.
1. Proses pembelajaran matematika yang dilakukan dengan menerapkan
model pembelajaran Discovery Learning berlangsung aktif. Siswa menjadi
lebih aktif merespon pertanyaan dari guru, termasuk mengajukan
pertanyaan pada guru maupun temannya. Aktifitas pembelajaran yang
dirancang sesuai sintak Discovery Learning megharuskan siswa aktif
selama proses pembelajaran.
2. Pembelajaran matematika yang dilakukan dengan menerapkan model
pembelajaran Discovery Learning meningkatkan kemampuan siswa
dalam melakukan transfer knowledge.
3. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning meningkatkan
kemampuan siswa untuk berpikir kritis.
Hal ini dapat dilihat dari tingkat partisipasi siswa untuk bertanya dan
menanggapi topik yang dibahas dalam pembelajaran.
Dalam pembelajaran sebelumnya yang dilakukan penulis tanpa
berorientasi HOTS suasana kelas cenderung sepi dan serius. Siswa
cenderung bekerja sendiri-sendiri untuk berlomba menyelesaikan tugas
yang diberikan guru. Fokus guru adalah bagaimana siswa dapat
menyelesikan soal yang disajikan; kurang peduli pada proses berpikir
siswa. Tak hanya itu, materi pembelajaran yang selama ini selalu disajikan
dengan pola deduktif (diawali dengan ceramah teori tentang materi yang
dipelajari, pemberian tugas, dan pembahasa), membuat siswa cenderung
menghapalkan teori. Pengetahuan yang diperoleh siswa adalah apa yang
diajarkan oleh guru.
Berbeda kondisinya dengan Best Practice pembelajaran matematika
berorientasi HOTS dengan menerapkan Discovery Learning ini. Dalam
pembelajaran ini pemahaman siswa benar-benar dibangun oleh siswa
melalui pengamatan dan diskusi yang meuntut kemampuan siswa untuk
berpikir kritis.
4. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning juga meningkatkan
kemampuan siswa dalam memecahkan masalah (problem solving).
Discovery Learning yang diterapkan mampu mendorong siswa
merumuskan pemecahan masalah.
Sebelum menerapkan Discovery Learning , penulis melaksanakan
pembelajaran sesuai dengan buku guru dan buku siswa. Meskipun
permasalahan yang disajikan dalam buku teks kadang kala kurang sesuai
dengan kehidupan sehari-hari siswa, tetap saja penulis gunakan. Jenis
teks yang digunakan juga hanya pada teks tulis dari buku teks.
Dengan menerapkan Discovery Learning , siswa tak hanya belajar dari
teks tulis, tetapi juga dari video serta diberi kesempatan terbuka untuk
mencari data, materi dari sumber lainnya.
B. Rekomendasi
Berdasarkan hasil Best Practice pembelajaran tmamatematika a dengan
model pembelajaran Discovery Learning , berikut disampaikan rekomendasi
yang relevan.
1. Guru seharusnya tidak hanya mengajar dengan mengacu pada buku
siswa dan buku guru serta jaring-jaring tema yang telah disediakan,
tetapi berani melakukan inovasi pembelajaran mamatematika a yang
kontekstual sesuai dengan latar belakang siswa dan situasi dan kondisi
sekolahnya. Hal ini akan membuat pembelajaran lebih bermakna.
2. Siswa diharapkan untuk menerapkan kemampuan berpikir tingkat tinggi
dalam belajar, tidak terbatas pada hafalan teori. Kemampuan belajar
dengan cara ini akan membantu siswa menguasai materi secara lebih
mendalam dan lebih tahan lama (tidak mudah lupa).
3. Sekolah, terutama kepala sekolah dapat mendorong guru lain untuk ikut
melaksanakan pembelajaran berorientasi HOTS. Dukungan positif
sekolah, seperti penyediaan sarana da prasarana yang memadai dan
kesempatan bagi penulis utuk mendesiminasikan Best Practice ini akan
menambah wawasan guru lain tentang pembelajaran HOTS.
DAFTAR PUSTAKA
Hobri, Susanto, dkk. 2018. Buku Guru Senang Belajar Matematika. Jakarta:
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
C. Tujuan Pembelajaran
1. Dengan menyimak penjelasan guru mengenai permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat menjelaskan operasi
penjumlahan yang melibatkan bilangan bulat negatif. (kognitif)
2. Dengan menyimak penjelasan guru mengenai permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat menjelaskan operasi
pengurangan yang melibatkan bilangan bulat negatif. (kognitif)
3. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menentukan hasil
penjumlahan yang melibatkan bilangan bulat negatif dengan benar.
(kognitif dan psikomotorik)
4. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menentukan hasil
pengurangan yang melibatkan bilangan bulat negatif dengan benar.
(kognitif dan psikomotorik)
5. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menganalisis hasil operasi
penjumlahan yang melibatkan bilangan bulat negatif (kognitif)
6. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menganalisis hasil operasi
pengurangan yang melibatkan bilangan bulat negatif (kognitif)
7. Melalui kegiatan latihan soal, peserta didik dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan
sehari-hari dengan benar. (psikomotorik)
8. Melalui kegiatan latihan soal, peserta didik dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari dengan
benar. (psikomotorik)
D. Materi Pembelajaran
1. Penjumlahan bilangan bulat
2. Pengurangan bilangan bulat
F. Media Pembelajaran
alat peraga keping muatan
G. Sumber belajar
1. Hobri, Susanto, dkk. 2018. Buku Guru Senang Belajar Mamatematika a.
Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
2. Mohammad, S., Susanto, dkk. 2018. Buku Siswa Senang Belajar
Mamatematika a. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
TAHAP ALOKASI
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN WAKTU
A. Kegiatan Pendahuluan
Pendahuluan 1. Guru memberikan salam untuk
(persiapan/orientasi
memulai pembelajaran. (religius)
)
2. Peserta didik yang piket memimpin doa
bersama. (religius)
3. Peserta didik melakukan pembiasaan
me,mbaca asmaul husna bersama –
sama (religious)
4. Peserta didik bersama-sama
menyanyikan lagu Indonesia Raya
(Nasionalisme)
5. Peserta didik membaca buku sebagai
literasi harian. (literasi)
20 menit
Apersepsi 6. Peserta didik melakukan tanya jawab
dengan guru tentang materi yang telah
dipelajari sebelumnya untuk
mengaitkan dengan pembelajaran pada
hari ini.
7. Peserta didik menyimak penjelasan
guru tentang tujuan pembelajaran,
kegiatan, dan harapan-harapan yang
harus dicapai peserta didik pada
pembelajaran hari ini.
Motivasi 8. Peserta didik diajak melakukan tepuk
semangat agar perhatian lebih terpusat
pada pembelajaran.
B. Kegiatan Inti
Sintak Model a. Stimulasi 65 menit
Pembelajaran 1. Peserta didik memperhatikan
permasalahan yang diberikan terkait
dengan bilangan bulat dalam
kehidupan sehari-hari. (mengamati)
2. Peserta didik melakukan tanya jawab
dengan guru untuk menjawab
permasalahan tersebut. (komunikasi;
menanya)
b. Mengidentifikasi Masalah
3. Peserta didik menyimak penjelasan
guru terkait alat peraga keping
muatan dan bagaimana
menggunakannya. (komunikasi)
4. Peserta didik menentukan solusi dari
permasalahan dengan menggunakan
alat peraga keping muatan. (berpikir
kritis; menalar)
5. Peserta didik memeragakan
penjumlahan dan pengurangan
bilangan bulat menggunakan alat
peraga keping muatan secara klasikal.
(menalar)
c. Pengumpulan, Pengolahan, dan
Verifikasi Data
6. Peserta didik melakukan diskusi untuk
menyelesaikan Lembar Kerja Peserta
Didik (LKPD) dengan menggunakan
alat peraga keping muatan dalam
masing-masing kelompok. (kolaborasi;
mencoba)
d. Penarikan Kesimpulan
7. Peserta didik menyimpulkan sendiri
bagaimana hasil operasi hitung
pengurangan dan penjumlahan.
(kreatif, berpikir kritis; mencoba)
8. Selanjutnya perwakilan kelompok
diminta mempresentasikan hasil
penyelesaian LKPD, kelompok lain
memperhatikan dan menanggapi jika
ada yang berbeda hasilnya.
(komunikasi; mengomunikasikan)
9. Peserta didik melakukan refleksi dan
evaluasi terhadap proses
penyelesaian masalah dengan
dibantu oleh guru.
C.Kegiatan Penutup
Simpulan 1. Peserta didik dengan bimbingan guru
menyimpulkan makna hasil
pembelajaran yang telah dilakukan.
Evaluasi 2. Peserta didik mengerjakan soal
evaluasi secara mandiri (mandiri)
Refleksi 3. Peserta didik bersama guru saling
bertanya mengenai kesan
pembelajaran yang telah dilaksanakan 20 menit
Tindak Lanjut 4. Peserta didik memperhatikan tindak
lanjut yang diberikan oleh guru berupa
PR
5. Peserta didik membaca doa bersama
(religius)
6. Peserta didik mengucapkan salam
kepada guru (religius)
I. Penilaian
prose bentu alat
No Aspek teknik jenis
dur k
Kisi-kisi tes, soal
soal
objekt tes, kunci jawaban,
1 Kognitif Hasil tes pilihan
if pedoman, dan
ganda
lembar penilaian.
Kisi-kisi, rubrik
obser observasi, pedoman
2 Afektif Proses non tes rubrik
vasi penilaian, dan
lembar observasi.
Kisi-kisi, rubrik,
Psikom unjuk pedoman, dan
3 Proses non tes rubrik
otorik kerja lembar penilaian.
J. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1. Pembejaran Remidial : peserta didik yang mendapatkan nilai di
bawah KKM diberi tugas mengerjakan kembali soal evaluasi.
2. Pembelajaran Pengayaan : peserta didik yang mendapatkan nilai di atas
KKM diberikan tugas membaca materi pada pembelajaran berikutnya.
PENILAIAN SIKAP
Observasi selama kegiatan berlangsung
1. KISI-KISI
Teknik
Prosedur
No Indikator Penilaia Jenis Bentuk
Penilaian
n
1. Menunjukkan sikap
religius
Proses Nontes Observasi Perbuatan
2. Menunjukkan sikap
kerjasama
b. Kerjasama
Untuk menilai butir ini, perhatikan deskriptor berikut:
a. Peserta didik memiliki inisiatif dalam tugas-tugas belajar di kelas,
b. Peserta didik menunjukkan rasa ingin tahu,
c. Peserta didik perhatian kepada sesama teman dalam
penyelesaian tugas belajar,
d. Peserta didik bekerjasama menyelesaikan LKPD.
Skor Penilaian Keterangan
1 Satu deskriptor tampak
2 Dua deskriptor tampak
3 Tiga deskriptor tampak
4 Empat deskriptor tampak
3. LEMBAR OBSERVASI
Aspek yang dinilai Jumlah
No Nama religius kerjasama
skor
1 Fadlan
2 Zaki
3 Deni
4 Arin
5 Dava
6 Aqsal
7 Fahrani
8 Imro
9 Karmila
10 Lutfi
11 Ikrom
12 Nurul
13 Radit
14 Rensi
15 Reva
16 Asfa
17 Siska
18 Suci
19 Taufik
4. PEDOMAN PENSKORAN
Skor sikap =
Kode nilai/Predikat:
3.25 - 4.00 = SB (Sangat baik)
2.50 – 3.24 = B (Baik)
1.75 – 2.49 = C (Cukup)
1.0– 1.74 = K (Kurang)
PENILAIAN KETERAMPILAN
1. Kisi-kisi Keterampilan
1. Melakukan operasi
penjumlahan dan Perbuata Unjuk
Proses Nontes
pengurangan n Kerja
dengan alat peraga
2. Menyimpulkan
operasi Perbuata Unjuk
Proses Nontes
penjumlahan dan n Kerja
pengurangan
3. Membandingkan Perbuata Unjuk
Proses Nontes
bilangan bulat n Kerja
3. PEDOMAN PENILAIAN
Skor maksimal = 12
Nilai = × 100 =
4. Lembar Penilaian
Nama Skor penilaian unjuk kerja
Melakukan
operasi Menyimpulkan
penjumlahan operasi Membandingka
N
dan penjumlahan n bilangan
o
pengurangan dan bulat
dengan alat pengurangan
peraga
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1 Fadlan
2 Zaki
3 Deni
4 Arin
5 Dava
6 Aqsal
7 Fahrani
8 Imro
9 Karmila
10 Lutfi
11 Ikrom
12 Nurul
13 Radit
14 Rensi
15 Reva
16 Asfa
17 Siska
18 Suci
19 Taufik
Lampiran 3 : Bahan Ajar
MATERI PEMBELAJARAN
Lampiran 4 : LKPD
Lampiran 5 : Kisi-kisi soal pilihan ganda
1. 3.2. 3.2.1. Penjumlahan dan 1. Disajikan suatu keterkaitan antar L3 Pilihan Ganda 1
Menjelaskan Menjelaskan pengurangan beberapa bilangan mengggunakan
dan hasil bilangan bulat pola operasi hitung penjumlahan,
melakukan penjumlahan negative berdasarkan pola yang ada peserta
operasi
yang didik menentukan suatu bilangan
penjumlahan,
melibatkan tertentu
pengurangan,
bilangan bulat 2. Disajikan suatu keterkaitan antar
perkalian,
negatif beberapa bilangan mengggunakan
dan L3 Pilihan Ganda 2
pola operasi hitung pengurangan,
pembagian berdasarkan pola yang ada peserta
yang didik menentukan suatu bilangan
melibatkan tertentu
bilangan 3. Disajikan amplop yang berisi soal
bulat negatif beserta jawaban yang melibatkan
operasi hitung penjumlahan dan
pengurangan, peserta didik dapat
menganalisis amplop yang bernilai
L3 Pilihan Ganda 3
salah
4. Disajikan data, peserta didik
dapat menganalisis hasil
penjumlahan yang melibatkan
bilangan bulat negatif
5. Disajikan cerita, peserta didik
dapat menganalisis hasil operasi
campuran yang melibatkan
bilangan bulat negatif L3 Pilihan Ganda 4
L3 Pilihan Ganda 5
Lampiran 6 : Soal, kunci, dan pedoman penyekoran
LEMBAR EVALUASI
soal dibawah ini dengan benar !
9 -6 3 -6 y
A. 1,2
B. 1,3
C. 2,3
D. 2,4
5. Anisa melakukan percobaan perubahan suhu. Ia menyiapkan segelas air
A.
B.
C.
D.
Kunci jawaban
1. C
2. B
3. D
4. B
5. C
Pedoman peskoran
Skor maksimal = 5
Nilai = × 100 =
Lampiran 7 : Lembar observasi proses pembelajaran
Lampiran 8 : Kuesioner motivasi belajar siswa
Unit 1 Peserta didik diajak melakukan tepuk semangat agar perhatian lebih
terpusat pada pembelajaran
R-9 Rubrik Laporan Best Practise
Rubrik ini digunakan fasilitator untuk menilai hasil refleksi dari peserta.
A. Langkah-langkah penilaian hasil kajian:
1. Cermati tugas yang diberikan kepada peserta pembekalan pada LK-9!
2. Berikan nilai pada hasil kajian berdasarkan penilaian anda terhadap hasil
kerja peserta sesuai rubrik berikut!
B. Kegiatan Praktik
1. Memuat Lembar Judul
2. Memuat Halaman Pengesahan yang ditanda tangani Kepala Sekolah
3. Memuat Biodata Penulis dengan lengkap
4. Memuat Kata Pengantar, Daftar Isi dan Daftar Lampiran
5. Menguraikan Latar Belakang Masalah dari kesenjangan harapan dengan
kenyataan yang ada dengan jelas
6. Menguraikan jenis dan manfaat kegiatan dengan jelas
7. Memuat tujuan dan sasaran, Bahan/Materi Kegiatan, Metode/Cara
Melaksanakan Kegiatan, Alat/Instrumen, Waktu dan Tenpat Kegiatan
dengan jelas
8. Menguraikan hasil kegiatan dengan penjelasan hasil yang diperoleh,
masalah yang dihadapi dan cara mengatasi masalah tersebut dengan jelas
9. Memuat simpulan dan rekomendasi yang relevan
10. Memuat daftar pustaka sesuai materi yang dituangkan
11. Memuat lampiran yang dilengkapi dokumentasi, instrumen dan hasil
pembelajaran
Rubrik Penilaian:
Nilai Rubrik
90 nilai 100 Sebelas aspek sesuai dengan kriteria
80 nilai 90 Sembilan aspek sesuai dengan kriteria, dua aspek
kurang sesuai
70 nilai 80 Tujuh sesuai dengan kriteria, empat aspek kurang sesuai
60 nilai 70 Lima sesuai dengan kriteria, enam aspek kurang sesuai
<60 Empat aspek sesuai dengan kriteria, tujuh aspek kurang
sesuai