Anda di halaman 1dari 53

LAPORAN BEST PRACTICE

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAMATEMATIKA A TENTANG OPERASI


PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT KELAS VI
MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING
SD NEGERI 1 KARANGRAU

Disusun untuk memenuhi tugas Guru Sasaran


Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP)

Oleh :
YANTI, S.Pd
NIP 19900714 201902 2 007

SD NEGERI 1 KARANGRAU
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUMAS
TAHUN 2019
HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN BEST PRACTICE

Judul : Peningkatan Hasil Belajar Mamatematika a Tentang


Operasi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan
Bulat Kelas VI Melalui Model Discovery Learning
SD Negeri 1 Karangrau

Nama Guru Sasaran : YANTI, S.Pd


NIP : 19900714 201902 2 007

Telah disahkan pada tanggal : November 2019

Guru Inti Guru Sasaran

Subuh Sartono,S.Pd.SD Yanti, S.Pd


NIP 19720919 199503 1 001 NIP 19900714 201902 2 007

Kepala Sekoah

Nur Dwiastutiningsih S, S.Pd.SD


NIP 196404231985082005
BIODATA PENULIS

Nama Lengkap : Yanti, S.Pd


NIP : 19900714 201902 2 007
Tempat Tanggal Lahir : Banyumas, 14 Juli 1990
Alamat Rumah : Karangrau RT 02 RW 01,
Kecamatan Banyumas, Kab.
Banyumas, Prov. Jawa Tengah
No Tlp/ HP : 08712498887
Alamat Kantor : SDN 1 Karangrau
No. Tlp/ Faks : -
Alamat E-mail : enthyyanti@gmail.com
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat-Nya penulis dapat
menyelasaikan Laporan Best Practice yang berjudul “Peningkatan Hasil Belajar
Mamatematika a Tentang Operasi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan
Bulat Kelas VI Melalui Model Discovery Learning SD Negeri 1 Karangrau “.
Laporan ini disusun untuk melengkapi serangkaian kegiatan pada
Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP)
Mamatematika a Berbasis Zonasi Tahun 2019. Penulis menyadari bahwa
laporan ini tidak akan berhasil tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai
pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan
terima kasih kepada:
1. PPPPTK Mamatematika a yang telah memberikan kesempatan kepada
peserta untuk mengikuti Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Mamatematika a Berbasis Zonasi Tahun 2019
2. Subuh Sartono, S.Pd.SD selaku Guru inti yang telah memberikan
bimbingan secara aktif kepada penulis.
3. Nur Dwiastutiningsih Sumartini, S.Pd.SD selaku kepala sekolah SDN 1
Karangrau atas semua arahan, motivasi, dukungan, masukan dan
bimbingannya.
4. Seluruh Panitia penyelenggara Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Mamatematika a Berbasis Zonasi Tahun 2019
5. Keluarga besar SD Negeri 1 Karangrau Kecamatan Banyumas Kabupaten
Banyumas atas dukungan dan kerjasamanya.
6. Seluruh keluarga yang telah memberikan dukungan dan motivasi dalam
penulisan Laporan Best Practice ini.
7. Rekan-rekan peserta Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Mamatematika a Berbasis Zonasi Tahun 2019

Penyusun menyadari laporan ini jauh dari sempurna, untuk itu penyusun
mengharapkan saran dan kritik demi kesempurnaan Laporan Best Practice ini.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
Banyumas, November 2019
Guru Sasaran

Yanti, S.Pd
DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL …………………………………………………………………. i


HALAMAN PENGESAHAN……………………………………………………… ii
BIODATA PENULIS……………………………………………………………… iii
KATA PENGANTAR……………………………………………………………… iv
DAFTAR ISI……………………………………………………………………….. vi
DAFTAR LAMPIRAN…………………………………………………………….. vii
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………….. 1
A. Latar Belakang Masalah……………………………………………………... 1
B. Jenis Kegiatan…………………………………………………………………
2
C. Manfaat Kegiatan……………………………………………………………..
2
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN……………………………………………
3
A. Tujuan dan Sasaran………………………………………………………….
B. Bahan/Materi Kegiatan………………………………………………………. 3
C. Metode/Cara Melaksanakan Kegiatan……………………………………..
D. Alat/Instrumen ………………………………………………………………..
E. Waktu dan Tenpat Kegiatan…………………………………………………
BAB III HASIL KEGIATAN………………………………………………………..
BAB IV SIMPULAN DAN REKOMENDASI…………………………………….
A. Simpulan……………………………………………………………………….
B. Rekomendasi………………………………………………………………….
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………
LAMPIRAN…………………………………………………………………………
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Foto-foto kegiatan


Lampiran 2 : RPP
Lampiran 3 : Bahan Ajar
Lampiran 4 : LKPD
Lampiran 5 : Kisi-kisi soal pilihan ganda dan uraian
Lampiran 6 : Soal, kunci, dan pedoman penskoran
Lampiran 7 : Lembar observasi proses pembelajaran
Lampiran 8 : Kuesioner motivasi belajar siswa
Lampiran 9 : SPMK
Lampiran 10 : Daftar Hadir
Lampiran 11 : Hasil Evaluasi
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Pembelajaran matematika terpadu di SD sesuai dengan tuntutan
Kurikulum 2013 merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan
beberapa muatan pelajaran dalam satu pembelajaran. Beberapa muatan,
misalnya Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS disatukan dalam tema yang sama
kemudian disajikan dalam satu pembelajaran utuh yang saling berkaitan.
Dalam praktik pembelajaran Kurikulum 2013 yang penulis lakukan selama
ini, penulis menggunakan buku siswa dan buku guru. Penulis meyakini bahwa
buku tersebut sudah sesuai dan baik digunakan di kelas karena diterbitkan oleh
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ternyata, dalam praktiknya, penulis
mengalami beberapa kesulitan seperti materi dan tugas tidak sesuai dengan
latar belakang siswa. Selain itu, penulis masih berfokus pada penguasaan
pengetahuan kognitif yang lebih mementingkan hafalan materi. Dengan
demikian proses berpikir siswa masih dalam level C1 (mengingat), memahami
(C2), dan C3 (aplikasi). Guru hampir tidak pernah melaksanakan pembelajaran
yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking
skills/ HOTS). Penulis juga jarang menggunakan media pembelajaran.
Dampaknya, suasana pembelajaran di kelas kaku dan anak-anak tampak tidak
ceria.
Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa siswa diperoleh informasi
bahwa (a) siswa malas mengikuti pembelajaran yang banyak dilakukan guru
dengan cara ceramah’ (b) selain ceramah, metode yang selalu dilakukan guru
adalah penugasan. Sebagian siswa mengaku jenuh dengan tugas-tugas yang
hanya bersifat teoritis. Tinggal menyalin dari buku teks.
Untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0, siswa harus dibekali
keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills). Beberapa
model pembelajaran yang berorientasi pada HOTS dan disarankan dalam
implementasi Kurikulum 2013 adalah Model pembelajaran
penyingkapan/penemuan (Discovery Learning). Model pembelajaran
penyingkapan/penemuan (Discovery Learning) adalah memahami konsep, arti,
dan hubungan melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu
kesimpulan. Discovery terjadi bila individu terlibat terutama dalam penggunaan
proses mentalnya untuk menemukan beberapa konsep dan prinsip. Discovery
dilakukan melalui observasi, klasifikasi, pengukuran, prediksi, penentuan, dan
inferensi. Proses di atas disebut cognitive process sedangkan discovery itu
sendiri adalah the mental process of assimilating concepts and principles in the
mind (Robert B. Sund dalam Malik, 2001:219).
Setelah melaksanakan pembelajaran mamatematika a dengan model
Discovery learning, penulis menemukan bahwa proses dan hasil belajar siswa
meningkat. Lebih bagus dibandingkan pembelajaran sebelumnya. Ketika model
Discovery learning diterapkan pada kelas VI ternyata proses dan hasil belalajar
siswa sama baiknya. Praktik pembelajaran yang berhasil baik ini penulis
simpulkan sebagai sebuah best practice (praktik baik) pembelajaran
berorientasi HOTS dengan model Discovery learning.

B. Jenis Kegiatan
Kegiatan yang dilaporkan dalam laporan Best Practice ini adalah kegiatan
pembelajaran mamatematika a di kelas VI untuk unit pembelajaran operasi
hitung bilangan bulat dengan model pembelajaran Discovery learning.

C. Manfaat Kegiatan
Manfaat penulisan Best Practice ini adalah meningkatkan kompetensi
siswa VI dalam pembelajaran mamatematika a yang berorientasi HOTS.
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Tujuan dan Sasaran


Tujuan penulisan Best Practice ini adalah untuk mendeskripsikan Best
Practice penulis dalam menerapkan pembelajaran berorientasi Higher Order
Thiking Skills (HOTS).
Sasaran pelaksanaan best practice ini adalah siswa kelas VI semester 1
sebanyak 19 anak di SD Negeri 1 Karangrau.

B. Bahan/Materi Kegiatan
Bahan yang digunakan dalam Best Practice pembelajaran ini adalah
mamatematika a kelas VI materi operasi hitung bilangan bulat dengan rincian
kompetensi dasar yang digunakan berikut ini.
KD 3.2 Menjelaskan dan melakukan operasi penjumlahan, pengurangan,
perkalian,
dan pembagian yang melibatkan
bilangan bulat negatif

KD 4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi


penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian yang
melibatkan bilangan bulat negatif dalam kehidupan sehari-hari

C. Cara Melaksanakan Kegiatan


Cara yang digunakan dalam pelaksanaan Best Practice ini adalah
menerapkan pembelajaran mamatematika a dengan model pembelajaran
Discovery Learning pada pembelajaran di kelas VI.
Berikut ini adalah langkah-langkah pelaksanaan Best Practice yang telah
dilakukan penulis.
1. Pemetaan KD
Pemetaan KD dilakukan untuk menentukan pasangan KD dan target KD
yang dapat diterapkan dalam pembelajaran mamatematika a seb agai
berikut :
KD Pengetahuan : KD Keterampilan :
3.1. Menjelaskan bilangan 4.1. Menggunakan konsep bilangan
bulat negatif (termasuk bulat negatif (termasuk
menggunakan garis bilangan) mengggunakan garis bilangan)
untuk menyatakan situasi sehari-hari

Target KD Pengetahuan : Target KD Keterampilan :


Menjelaskan bilangan bulat Menggunakan konsep bilangan bulat
negatif (termasuk negatif (termasuk mengggunakan
menggunakan garis bilangan) garis bilangan) untuk menyatakan
situasi sehari-hari
2. Analisis Target Kompetensi
Hasil analisis target kompetensinya sebagai berikut.
Kegiatan Pembelajaran
Mater HOTS
KD IPK
i Critical Thinking, Problem
Transfer Knowledge
Creativity Solving
3.2. IPK Penju 1. Guru 1.Peserta didik Identifikasi
Menje Penunjang: mlaha menyampaikan aktif mengeluarkan masalah
laska - n pokok-pokok materi pendapat dan 1. Peserta didik
n dan bilang yang akan dibahas pertanyaan di untuk
melak
IPK Kunci : an dan tujuan dalam proses mengidentifikasi
ukan
3.2.1. bulat pembelajaran yang diskusi. permasalahan
opera
Menjelaskan ingin dicapai. yang ada.
si
hasil 2. Guru memberikan 2.Peserta didik 2. Peserta didik
penju
penjumlahan permasalahan dan berkonsultasi untuk bertanya
mlaha
n, yang meminta peserta dengan guru jika sekaitan

pengu melibatkan didik untuk ada hal belum dengan


ranga bilangan bulat memperhatikan jelas. permasalahan
n, negatif permasalahan yang yang
perkal diberikan 3.Peserta didik harus
ian, (Stimulation) aktif bertanya dijawabnya.
dan IPK 3. Berilah ketika ada Pengumpulan
pemb Pengayaan: pertanyaan- kelompok yang data
agian
3.2.9 pertanyaan yang menyajikan hasil 1. Peserta didik
yang
Menentukan merangsang peserta laporannya. mencari
melib
atkan hasil operasi didik untuk berpikir informasi yang
bilang campuran tingkat tinggi dalam 4.Peserta didik berkaitan
an yang menjawabnya, membandingkan dengan tugas
bulat melibatkan 4. Guru menyiapkan jawaban dengan yang didapat
negati
bilangan bulat alat peraga keping teman lain untuk dari berbagai
f
negatif muatan sesuai menemukan sumber.
kebutuhan konsep baru. Pengolahan
5. Guru mengajak data
peserta didik 1. Peserta didik
melakukan peragaan berdiskusi di
penjumlahan. dalam
kelompoknya
6. Membagi peserta untuk
didik dalam beberapa memecahkan
kelompok permasalahan
beranggotakan 4 - 5 yang ada.
orang. 2. Kelompok
7. Guru membagikan menyelesaikan
Lembar Kerja Peserta permasalahan
Didik (LKPD) 1 dan pada
peraga keping Lembar kerja
muatan kepada 3. Peserta didik
setiap kelompok. berkonsultasi
dengan guru
8. Pada tahap jika
pengumpulan, mendapatkan
pengolahan dan hal yang kurang
verifikasi data, setiap jelas.
kelompok diminta 3. Guru
berdiskusi melakukan
menyelesaikan observasi untuk
Lembar Kerja yang menilai sikap
sudah disiapkan guru dan ketrampilan
tentang penjumlahan peserta didik.
bilangan bulat. Pembuktian
9. Tahap penarikan 1. Setiap
kesimpulan dilakukan kelompok
ketika peserta didik menampilkan
dituntun oleh LKPD 1 hasil kerja
untuk dapat kelompoknya..
menyimpulkan sendiri 2. Peserta
bagaimana hasil diberi
operasi hitung kesempatan
penjumlahan membandingka
10. Selanjutnya n hasil
perwakilan kelompok kerjanya .
diminta Kesimpulan
mempresentasikan 1. Peserta didik
hasil penyelesaian secara
LKPD, kelompok lain bersama-sama
memperhatikan dan menarik
menanggapi jika ada Kesimpulan.
yang berbeda
hasilnya.
11. Guru membantu
peserta didik
melakukan refleksi
dan evaluasi
terhadap proses
penyelesaian masala

3. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetesi


KD 3.2 Menjelaskan dan melakukan IPK Penunjang:
operasi penjumlahan, -
pengurangan, perkalian,dan
pembagian yang melibatkan IPK Kunci :
bilangan bulat negatif 3.2.1. Menjelaskan hasil penjumlahan
yang melibatkan bilangan bulat
negatif

IPK Pengayaan:
4.2.5 Membuat contoh permasalahan
dalam kehidupan sehari-hari yang
berkaitan dengan operasi hitung
campuran bilangan bulat
KD 4.2 Menyelesaikan masalah IPK Penunjang:
yang berkaitan dengan -
operasi penjumlahan, IPK Kunci:
pengurangan, perkalian, dan 4.2.1 Menyelesaikan masalah yang
pembagian yang melibatkan berkaitan dengan operasi
bilangan bulat negatif dalam penjumlahan yang melibatkan
kehidupan sehari-hari bilangan bulat negatif dalam
kehidupan sehari-hari
IPK Pengayaan:
3.2.9 Menentukan hasil operasi
campuran yang melibatkan bilangan
bulat negatif

4. Pemilihan Model Pembelajaran


Model pembelajaran yang dipilih adalah Discovery Learning untuk
Pembelajaran Unit 1 di kelas VI dengan materi operasi hitung bilangan
bulat.
5. Merencanakan kegiatan Pembelajaran sesuai dengan Model
Pembelajaran
Pengembangan desain pembelajaran unit 1 dilakukan dengan
merinci kegiatan pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan sintak
Discovery Learning. Berikut ini adalah rencana kegiatan pembelajaran
yang dikembangkan berdasarkan model Discovery Learning
Sintak Model
Guru Siswa
Pembelajaran
1. Pemberian 1.Guru menyampaikan 1) Menyimak penjelasan
rangsangan pokok-pokok materi guru dan menjawab
yang akan dibahas. pertanyaan guru.
2.Guru memberikan
permasalahan dan
meminta peserta didik
untuk memperhatikan
permasalahan yang
diberikan (Stimulation)
3.guru memberikan
pertanyaan-
pertanyaan yang
merangsang peserta
didik untuk berpikir
tingkat tinggi dalam
menjawabnya,
4.Guru menyiapkan alat
peraga keping muatan
sesuai kebutuhan
2.Mengidentifikasi 5.Guru mengajak Peserta didik
Masalah peserta didik memeragakan
melakukan peragaan penjumlahan dan
penjumlahan. pengurangan bilangan
6.Guru membagi bulat menggunakan alat
peserta didik dalam peraga keping muatan
beberapa kelompok secara klasikal.
beranggotakan 4 - 5 (menalar)
orang.
7.Guru membagikan
Lembar Kerja Peserta
Didik (LKPD) 1 dan
peraga keping muatan
kepada setiap
kelompok.
3.Pengumpulan, 8.Guru meminta setiap Peserta didik berdiskusi
Pengolahan, dan kelompok untuk menyelesaikan Lembar
Verifikasi Data berdiskusi Kerja yang sudah
menyelesaikan disiapkan tentang
Lembar Kerja yang penjumlahan bilangan
sudah disiapkan bulat.
tentang penjumlahan
bilangan bulat.
4.Penarikan 9.Guru membimbing Peserta didik
Kesimpulan peserta didik melalui menyimpulkan sendiri
LKPD 1 untuk dapat bagaimana hasil
menyimpulkan sendiri operasi hitung
bagaimana hasil penjumlahan
operasi hitung Peserta didik
penjumlahan mempresentasikan hasil
10. Guru penyelesaian LKPD,
membimbing dan kelompok lain
mengawasi peserta memperhatikan dan
didik dalam menanggapi jika ada
mempresentasikan yang berbeda hasilnya.
hasil penyelesaian peserta didik
LKPD, kelompok lain melakukan refleksi
memperhatikan dan dan evaluasi terhadap
menanggapi jika ada proses penyelesaian
yang berbeda masalah
hasilnya.
11. Guru membantu
peserta didik
melakukan refleksi
dan evaluasi terhadap
proses penyelesaian
masalah

6. Penyusunan Perangkat Pembelajaran


Berdasarkan hasil kerja 1 hingga 5 di atas kemudian disusun perangkat
pembelajaran meliputi RPP, bahan ajar, LKPD, dan instrumen penilaian.
RPP disusun dengan mengintegrasikan kegiatan literasi, penguatan
pendidikan karakter (PPK), dan kecakapan abad 21.

D. Media dan Instrumen


Media pembelajaran yang digunakan dalam praktik terbaik ini adalah Keping
Muatan, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Instrumen yang digunakan
dalam Best Practice ini ada 2 macam yaitu instrumen untuk mengamati
proses pembelajaran berupa lembar observasi dan instrumen untuk melihat
hasil belajar siswa dengan menggunakan tes tulis pilihan ganda

E. Waktu dan Tempat Kegiatan


Best Practice ini dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober tahun 2019
bertempat di kelas VI SD Negeri 1 Karangrau.
BAB III
HASIL KEGIATAN

A. Hasil
Hasil yang dapat diilaporkan dari Best Practice ini diuraikan sebagai
berikut.
1. Proses pembelajaran matematika yang dilakukan dengan menerapkan
model pembelajaran Discovery Learning berlangsung aktif. Siswa menjadi
lebih aktif merespon pertanyaan dari guru, termasuk mengajukan
pertanyaan pada guru maupun temannya. Aktifitas pembelajaran yang
dirancang sesuai sintak Discovery Learning megharuskan siswa aktif
selama proses pembelajaran.
2. Pembelajaran matematika yang dilakukan dengan menerapkan model
pembelajaran Discovery Learning meningkatkan kemampuan siswa
dalam melakukan transfer knowledge.
3. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning meningkatkan
kemampuan siswa untuk berpikir kritis.
Hal ini dapat dilihat dari tingkat partisipasi siswa untuk bertanya dan
menanggapi topik yang dibahas dalam pembelajaran.
Dalam pembelajaran sebelumnya yang dilakukan penulis tanpa
berorientasi HOTS suasana kelas cenderung sepi dan serius. Siswa
cenderung bekerja sendiri-sendiri untuk berlomba menyelesaikan tugas
yang diberikan guru. Fokus guru adalah bagaimana siswa dapat
menyelesikan soal yang disajikan; kurang peduli pada proses berpikir
siswa. Tak hanya itu, materi pembelajaran yang selama ini selalu disajikan
dengan pola deduktif (diawali dengan ceramah teori tentang materi yang
dipelajari, pemberian tugas, dan pembahasa), membuat siswa cenderung
menghapalkan teori. Pengetahuan yang diperoleh siswa adalah apa yang
diajarkan oleh guru.
Berbeda kondisinya dengan Best Practice pembelajaran matematika
berorientasi HOTS dengan menerapkan Discovery Learning ini. Dalam
pembelajaran ini pemahaman siswa benar-benar dibangun oleh siswa
melalui pengamatan dan diskusi yang meuntut kemampuan siswa untuk
berpikir kritis.
4. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning juga meningkatkan
kemampuan siswa dalam memecahkan masalah (problem solving).
Discovery Learning yang diterapkan mampu mendorong siswa
merumuskan pemecahan masalah.
Sebelum menerapkan Discovery Learning , penulis melaksanakan
pembelajaran sesuai dengan buku guru dan buku siswa. Meskipun
permasalahan yang disajikan dalam buku teks kadang kala kurang sesuai
dengan kehidupan sehari-hari siswa, tetap saja penulis gunakan. Jenis
teks yang digunakan juga hanya pada teks tulis dari buku teks.
Dengan menerapkan Discovery Learning , siswa tak hanya belajar dari
teks tulis, tetapi juga dari video serta diberi kesempatan terbuka untuk
mencari data, materi dari sumber lainnya.

B. Masalah yang Dihadapi


Masalah yang dihadapi terutama adalah siswa belum terbiasa siswa
belajar dengan model Discovery Learning . Dengan tujuan untuk
mendapat nilai ulangan yang baik guru selalu menggunakan metode
ceramah, siswa pun merasa lebih percaya diri menghadapi ulangan
(penilaian) setelah mendapat penjelasan guru melalui ceramah.

C. Cara Mengatasi Masalah


Agar siswa yakin bahwa pembelajaran mamatematika a dengan
Discovery Learning dapat membantu mereka lebih menguasai materi
pembelajaran, guru memberi penjelasan sekilas tentang apa, bagaimana,
mengapa, dan manfaat belajar berorientasi pada keterampilan berpikir
tingkat tinggi (higher order thinking skills/HOTS). Pemahaman dan
kesadaran akan pentingnya HOTS ajkan membuat siswa termotivasi untuk
mengikuti pembelajaran. Selain itu, kesadaran bahwa belajar bukan
sekadar menghafal teori dan konsep akan membuat siswa mau belajar
dengan HOTS.
Bab IV
Simpulan dan Rekomendasi
A. Simpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.
1. Pembelajaran mamatematika a dengan model pembelajaran Discovery
Learning layak dijadikan Best Practice pembelajaran berorientasi HOTS
karena dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan
transfer pengetahuan, berpikir kritis, dan pemecahan masalah.
2. Dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara
sistematis dan cermat, pembelajaran matematika dengan model
pembelajaran Discovery Learning yang dilaksanakan tidak sekadar
berorientasi HOTS, tetapi juga mengintegrasikan PPK, literasi, dan
kecakapan abad 21.

B. Rekomendasi
Berdasarkan hasil Best Practice pembelajaran tmamatematika a dengan
model pembelajaran Discovery Learning , berikut disampaikan rekomendasi
yang relevan.
1. Guru seharusnya tidak hanya mengajar dengan mengacu pada buku
siswa dan buku guru serta jaring-jaring tema yang telah disediakan,
tetapi berani melakukan inovasi pembelajaran mamatematika a yang
kontekstual sesuai dengan latar belakang siswa dan situasi dan kondisi
sekolahnya. Hal ini akan membuat pembelajaran lebih bermakna.
2. Siswa diharapkan untuk menerapkan kemampuan berpikir tingkat tinggi
dalam belajar, tidak terbatas pada hafalan teori. Kemampuan belajar
dengan cara ini akan membantu siswa menguasai materi secara lebih
mendalam dan lebih tahan lama (tidak mudah lupa).
3. Sekolah, terutama kepala sekolah dapat mendorong guru lain untuk ikut
melaksanakan pembelajaran berorientasi HOTS. Dukungan positif
sekolah, seperti penyediaan sarana da prasarana yang memadai dan
kesempatan bagi penulis utuk mendesiminasikan Best Practice ini akan
menambah wawasan guru lain tentang pembelajaran HOTS.
DAFTAR PUSTAKA

Hobri, Susanto, dkk. 2018. Buku Guru Senang Belajar Matematika. Jakarta:
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Listiani, C. dan E. Ekawati. 2019. Program Pengembangan Keprofesian


Berkelanjutan (PKB) Melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran
(PKP) Berbasis Zonasi Mata Pelajaran Matematika (SD) Pembelajaran
Bilangan Asli, Cacah, dan Bulat. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan

Syaifuddin, M, Susanto, dkk. 2018.Buku Siswa Senang Belajar Matematika.


Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
LAMPIRAN

Lampiran 1 : Foto-foto kegiatan


Kegiatan Unit 1
Lampiran 2 : RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP )


Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Karangrau
Mata Pelajaran : Mamatematika a
Kelas/ Semester : VI / 1
Materi Pokok : Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan bulat
Alokasi Waktu : 3 Jp

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangga.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar,
melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, serta benda-benda yang
dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan
logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman
dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi


No Indikator Pencapaian
Kompetensi Dasar No.
. Kompetensi
3.2 Menjelaskan dan 3.2. Menjelaskan operasi
melakukan operasi 1 penjumlahan yang melibatkan
penjumlahan, bilangan bulat negatif
pengurangan, perkalian, 3.2. Menjelaskan operasi
dan pembagian yang 2 pengurangan yang melibatkan
melibatkan bilangan bulat negatif
bilangan bulat negatif 3.2. Menentukan hasil operasi
3 penjumlahan yang melibatkan
bilangan bulat negatif
3.2. Menentukan hasil operasi
4 pengurangan yang melibatkan
bilangan bulat negatif
3.2. Membandingkan hasil operasi
5 penjumlahan yang melibatkan
bilangan bulat negatif
3.2. Membandingkan hasil operasi
6 pengurangan yang melibatkan
bilangan bulat negatif
4.2 Menyelesaikan masalah 4.2. Menyelesaikan masalah yang
yang berkaitan dengan 1 berkaitan dengan operasi
operasi penjumlahan, penjumlahan yang melibatkan
pengurangan, perkalian, bilangan bulat negatif dalam
dan pembagian yang kehidupan sehari-hari
4.2.
melibatkan bilangan Menyelesaikan masalah yang
2
bulat negatif dalam berkaitan dengan operasi
kehidupan sehari-hari pengurangan yang melibatkan
bilangan bulat negatif dalam
kehidupan sehari-hari

Karakter yang diharapkan: religius dan kerjasama

C. Tujuan Pembelajaran
1. Dengan menyimak penjelasan guru mengenai permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat menjelaskan operasi
penjumlahan yang melibatkan bilangan bulat negatif. (kognitif)
2. Dengan menyimak penjelasan guru mengenai permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat menjelaskan operasi
pengurangan yang melibatkan bilangan bulat negatif. (kognitif)
3. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menentukan hasil
penjumlahan yang melibatkan bilangan bulat negatif dengan benar.
(kognitif dan psikomotorik)
4. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menentukan hasil
pengurangan yang melibatkan bilangan bulat negatif dengan benar.
(kognitif dan psikomotorik)
5. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menganalisis hasil operasi
penjumlahan yang melibatkan bilangan bulat negatif (kognitif)
6. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menganalisis hasil operasi
pengurangan yang melibatkan bilangan bulat negatif (kognitif)
7. Melalui kegiatan latihan soal, peserta didik dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan
sehari-hari dengan benar. (psikomotorik)
8. Melalui kegiatan latihan soal, peserta didik dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari dengan
benar. (psikomotorik)

D. Materi Pembelajaran
1. Penjumlahan bilangan bulat
2. Pengurangan bilangan bulat

E. Model, Pendekatan, dan Metode Pembelajaran


1. Model pembelajaran: Discovery Learning
2. Pendekatan pembelajaran: Scientific
3. Metode pembelajaran:
a. Ceramah
b. Tanya jawab
c. Diskusi
d. Penugasan

F. Media Pembelajaran
alat peraga keping muatan

G. Sumber belajar
1. Hobri, Susanto, dkk. 2018. Buku Guru Senang Belajar Mamatematika a.
Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
2. Mohammad, S., Susanto, dkk. 2018. Buku Siswa Senang Belajar
Mamatematika a. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
TAHAP ALOKASI
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN WAKTU
A. Kegiatan Pendahuluan
Pendahuluan 1. Guru memberikan salam untuk
(persiapan/orientasi
memulai pembelajaran. (religius)
)
2. Peserta didik yang piket memimpin doa
bersama. (religius)
3. Peserta didik melakukan pembiasaan
me,mbaca asmaul husna bersama –
sama (religious)
4. Peserta didik bersama-sama
menyanyikan lagu Indonesia Raya
(Nasionalisme)
5. Peserta didik membaca buku sebagai
literasi harian. (literasi)
20 menit
Apersepsi 6. Peserta didik melakukan tanya jawab
dengan guru tentang materi yang telah
dipelajari sebelumnya untuk
mengaitkan dengan pembelajaran pada
hari ini.
7. Peserta didik menyimak penjelasan
guru tentang tujuan pembelajaran,
kegiatan, dan harapan-harapan yang
harus dicapai peserta didik pada
pembelajaran hari ini.
Motivasi 8. Peserta didik diajak melakukan tepuk
semangat agar perhatian lebih terpusat
pada pembelajaran.
B. Kegiatan Inti
Sintak Model a. Stimulasi 65 menit
Pembelajaran 1. Peserta didik memperhatikan
permasalahan yang diberikan terkait
dengan bilangan bulat dalam
kehidupan sehari-hari. (mengamati)
2. Peserta didik melakukan tanya jawab
dengan guru untuk menjawab
permasalahan tersebut. (komunikasi;
menanya)
b. Mengidentifikasi Masalah
3. Peserta didik menyimak penjelasan
guru terkait alat peraga keping
muatan dan bagaimana
menggunakannya. (komunikasi)
4. Peserta didik menentukan solusi dari
permasalahan dengan menggunakan
alat peraga keping muatan. (berpikir
kritis; menalar)
5. Peserta didik memeragakan
penjumlahan dan pengurangan
bilangan bulat menggunakan alat
peraga keping muatan secara klasikal.
(menalar)
c. Pengumpulan, Pengolahan, dan
Verifikasi Data
6. Peserta didik melakukan diskusi untuk
menyelesaikan Lembar Kerja Peserta
Didik (LKPD) dengan menggunakan
alat peraga keping muatan dalam
masing-masing kelompok. (kolaborasi;
mencoba)

d. Penarikan Kesimpulan
7. Peserta didik menyimpulkan sendiri
bagaimana hasil operasi hitung
pengurangan dan penjumlahan.
(kreatif, berpikir kritis; mencoba)
8. Selanjutnya perwakilan kelompok
diminta mempresentasikan hasil
penyelesaian LKPD, kelompok lain
memperhatikan dan menanggapi jika
ada yang berbeda hasilnya.
(komunikasi; mengomunikasikan)
9. Peserta didik melakukan refleksi dan
evaluasi terhadap proses
penyelesaian masalah dengan
dibantu oleh guru.

C.Kegiatan Penutup
Simpulan 1. Peserta didik dengan bimbingan guru
menyimpulkan makna hasil
pembelajaran yang telah dilakukan.
Evaluasi 2. Peserta didik mengerjakan soal
evaluasi secara mandiri (mandiri)
Refleksi 3. Peserta didik bersama guru saling
bertanya mengenai kesan
pembelajaran yang telah dilaksanakan 20 menit
Tindak Lanjut 4. Peserta didik memperhatikan tindak
lanjut yang diberikan oleh guru berupa
PR
5. Peserta didik membaca doa bersama
(religius)
6. Peserta didik mengucapkan salam
kepada guru (religius)

I. Penilaian
prose bentu alat
No Aspek teknik jenis
dur k
Kisi-kisi tes, soal
soal
objekt tes, kunci jawaban,
1 Kognitif Hasil tes pilihan
if pedoman, dan
ganda
lembar penilaian.
Kisi-kisi, rubrik
obser observasi, pedoman
2 Afektif Proses non tes rubrik
vasi penilaian, dan
lembar observasi.
Kisi-kisi, rubrik,
Psikom unjuk pedoman, dan
3 Proses non tes rubrik
otorik kerja lembar penilaian.
J. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1. Pembejaran Remidial : peserta didik yang mendapatkan nilai di
bawah KKM diberi tugas mengerjakan kembali soal evaluasi.
2. Pembelajaran Pengayaan : peserta didik yang mendapatkan nilai di atas
KKM diberikan tugas membaca materi pada pembelajaran berikutnya.

Mengetahui Karangrau, Oktober 2019


Kepala Sekolah Guru Kelas

Nur Dwiastutiningsih S,, S.Pd.SD Yanti, S.Pd


NIP : 19640423 198508 2 005 NIP : 19900714 201902 2 007

PENILAIAN SIKAP
Observasi selama kegiatan berlangsung
1. KISI-KISI

Teknik
Prosedur
No Indikator Penilaia Jenis Bentuk
Penilaian
n
1. Menunjukkan sikap
religius
Proses Nontes Observasi Perbuatan
2. Menunjukkan sikap
kerjasama

2. DESKRIPTOR LEMBAR OBSERVASI


a. Religius
Untuk menilai butir ini, perhatikan deskriptor berikut:
a. Peserta didik berdoa dengan khusyuk
b. Peserta didik berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan
c. Peserta didik memberi salam ketika masuk kelas
d. Peserta didik bersyukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu

Skor Penilaian Keterangan


1 Satu deskriptor tampak
2 Dua deskriptor tampak
3 Tiga deskriptor tampak
4 Empat deskriptor tampak

b. Kerjasama
Untuk menilai butir ini, perhatikan deskriptor berikut:
a. Peserta didik memiliki inisiatif dalam tugas-tugas belajar di kelas,
b. Peserta didik menunjukkan rasa ingin tahu,
c. Peserta didik perhatian kepada sesama teman dalam
penyelesaian tugas belajar,
d. Peserta didik bekerjasama menyelesaikan LKPD.
Skor Penilaian Keterangan
1 Satu deskriptor tampak
2 Dua deskriptor tampak
3 Tiga deskriptor tampak
4 Empat deskriptor tampak

3. LEMBAR OBSERVASI
Aspek yang dinilai Jumlah
No Nama religius kerjasama
skor
1 Fadlan
2 Zaki
3 Deni
4 Arin
5 Dava
6 Aqsal
7 Fahrani
8 Imro
9 Karmila
10 Lutfi
11 Ikrom
12 Nurul
13 Radit
14 Rensi
15 Reva
16 Asfa
17 Siska
18 Suci
19 Taufik

4. PEDOMAN PENSKORAN

Skor sikap =

Kode nilai/Predikat:
3.25 - 4.00 = SB (Sangat baik)
2.50 – 3.24 = B (Baik)
1.75 – 2.49 = C (Cukup)
1.0– 1.74 = K (Kurang)

PENILAIAN KETERAMPILAN
1. Kisi-kisi Keterampilan

Prosedur Teknik Bentu


No Indikator Jenis
Penilaian Penilaian k

1. Melakukan operasi
penjumlahan dan Perbuata Unjuk
Proses Nontes
pengurangan n Kerja
dengan alat peraga
2. Menyimpulkan
operasi Perbuata Unjuk
Proses Nontes
penjumlahan dan n Kerja
pengurangan
3. Membandingkan Perbuata Unjuk
Proses Nontes
bilangan bulat n Kerja

2. Deskriptor Lembar Observasi


Skor Penilaian Keterangan
1 Satu deskriptor tampak
2 Dua deskriptor tampak
3 Tiga deskriptor tampak
4 Empat deskriptor tampak

Skor Penilaian Keterangan


1 Satu deskriptor tampak
2 Dua deskriptor tampak
3 Tiga deskriptor tampak
4 Empat deskriptor tampak

Skor Penilaian Keterangan


1 Satu deskriptor tampak
2 Dua deskriptor tampak
3 Tiga deskriptor tampak
4 Empat deskriptor tampak

3. PEDOMAN PENILAIAN
Skor maksimal = 12

Nilai = × 100 =

4. Lembar Penilaian
Nama Skor penilaian unjuk kerja
Melakukan
operasi Menyimpulkan
penjumlahan operasi Membandingka
N
dan penjumlahan n bilangan
o
pengurangan dan bulat
dengan alat pengurangan
peraga
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1 Fadlan
2 Zaki
3 Deni
4 Arin
5 Dava
6 Aqsal
7 Fahrani
8 Imro
9 Karmila
10 Lutfi
11 Ikrom
12 Nurul
13 Radit
14 Rensi
15 Reva
16 Asfa
17 Siska
18 Suci
19 Taufik
Lampiran 3 : Bahan Ajar
MATERI PEMBELAJARAN
Lampiran 4 : LKPD
Lampiran 5 : Kisi-kisi soal pilihan ganda

Jenis sekolah : Sekolah Dasar


Jumlah soal :5
Mata pelajaran : Mamatematika a
Bentuk soal/tes : Pilihan Ganda /tertulis
Penyusun : Yanti
Alokasi waktu : 20 menit

Kisi-Kisi Penulisan Soal


Kompetensi Materi Indikator Soal Nomor
No. IPK Level Bentuk Soal
Dasar Pokok Soal
1 2 3 4 5 6 7 8

1. 3.2. 3.2.1. Penjumlahan dan 1. Disajikan suatu keterkaitan antar L3 Pilihan Ganda 1
Menjelaskan Menjelaskan pengurangan beberapa bilangan mengggunakan
dan hasil bilangan bulat pola operasi hitung penjumlahan,
melakukan penjumlahan negative berdasarkan pola yang ada peserta
operasi
yang didik menentukan suatu bilangan
penjumlahan,
melibatkan tertentu
pengurangan,
bilangan bulat 2. Disajikan suatu keterkaitan antar
perkalian,
negatif beberapa bilangan mengggunakan
dan L3 Pilihan Ganda 2
pola operasi hitung pengurangan,
pembagian berdasarkan pola yang ada peserta
yang didik menentukan suatu bilangan
melibatkan tertentu
bilangan 3. Disajikan amplop yang berisi soal
bulat negatif beserta jawaban yang melibatkan
operasi hitung penjumlahan dan
pengurangan, peserta didik dapat
menganalisis amplop yang bernilai
L3 Pilihan Ganda 3
salah
4. Disajikan data, peserta didik
dapat menganalisis hasil
penjumlahan yang melibatkan
bilangan bulat negatif
5. Disajikan cerita, peserta didik
dapat menganalisis hasil operasi
campuran yang melibatkan
bilangan bulat negatif L3 Pilihan Ganda 4

L3 Pilihan Ganda 5
Lampiran 6 : Soal, kunci, dan pedoman penyekoran

LEMBAR EVALUASI
soal dibawah ini dengan benar !

1. Perhatikan pola bilangan pada gambar berikut!

9 -6 3 -6 y

Bilangan untuk menggantikan y adalah ….


A. 2
B. 1
C. 0
D. -1

2. Cermatilah pola bilangan di bawah ini !


16,10,4,-2,-8,-14 ….
Bilangan untuk melengkapi titik-titik tersebut adalah ….
A. -21
B. -20
C. -27
D. -28

3. Perhatikan amplop yang berisi soal dan jawaban di bawah ini !


A B C
-5 + 4 = -1 18 + (-20) = -2 12 + (-5) = 7
D E F
8 – (-3) = 5 14 – 18 = 4 -8 + (-6) = -14
Manakah amplop yang bernilai salah?
A. A dan B
B. B dan C
C. C dan F
D. D dan E

4. Berikut ini data hasil penjumlahan bilangan bulat


No Penjumlahan Hasil
1 4 – (-3) 7
2 (-4) – (-3) -7
3 (-4) + 3 -1
4 3 + (-4) 1
Berdasarkan data, hasil penjumlahan yang tepat adalah ...

A. 1,2
B. 1,3
C. 2,3
D. 2,4
5. Anisa melakukan percobaan perubahan suhu. Ia menyiapkan segelas air

bersuhu 13 . Selanjutnya ke dalam air tersebut dimasukkan es batu,

sehingga suhu air turun 19 . Kemudian segelas air tersebut dibiarkan di

tempat terbuka. Selama di tempat terbuka suhu air naik rata-rata 3

setiap 4 menit. Berapakah Suhu air setelah dibiarkan di tempat terbuka


selama 12 menit?

A.

B.

C.

D.

Kunci jawaban

1. C
2. B
3. D
4. B
5. C

Pedoman peskoran
Skor maksimal = 5

Nilai = × 100 =
Lampiran 7 : Lembar observasi proses pembelajaran
Lampiran 8 : Kuesioner motivasi belajar siswa
Unit 1 Peserta didik diajak melakukan tepuk semangat agar perhatian lebih
terpusat pada pembelajaran
R-9 Rubrik Laporan Best Practise
Rubrik ini digunakan fasilitator untuk menilai hasil refleksi dari peserta.
A. Langkah-langkah penilaian hasil kajian:
1. Cermati tugas yang diberikan kepada peserta pembekalan pada LK-9!
2. Berikan nilai pada hasil kajian berdasarkan penilaian anda terhadap hasil
kerja peserta sesuai rubrik berikut!

B. Kegiatan Praktik
1. Memuat Lembar Judul
2. Memuat Halaman Pengesahan yang ditanda tangani Kepala Sekolah
3. Memuat Biodata Penulis dengan lengkap
4. Memuat Kata Pengantar, Daftar Isi dan Daftar Lampiran
5. Menguraikan Latar Belakang Masalah dari kesenjangan harapan dengan
kenyataan yang ada dengan jelas
6. Menguraikan jenis dan manfaat kegiatan dengan jelas
7. Memuat tujuan dan sasaran, Bahan/Materi Kegiatan, Metode/Cara
Melaksanakan Kegiatan, Alat/Instrumen, Waktu dan Tenpat Kegiatan
dengan jelas
8. Menguraikan hasil kegiatan dengan penjelasan hasil yang diperoleh,
masalah yang dihadapi dan cara mengatasi masalah tersebut dengan jelas
9. Memuat simpulan dan rekomendasi yang relevan
10. Memuat daftar pustaka sesuai materi yang dituangkan
11. Memuat lampiran yang dilengkapi dokumentasi, instrumen dan hasil
pembelajaran
Rubrik Penilaian:
Nilai Rubrik
90  nilai  100 Sebelas aspek sesuai dengan kriteria
80  nilai  90 Sembilan aspek sesuai dengan kriteria, dua aspek
kurang sesuai
70  nilai  80 Tujuh sesuai dengan kriteria, empat aspek kurang sesuai
60  nilai  70 Lima sesuai dengan kriteria, enam aspek kurang sesuai
<60 Empat aspek sesuai dengan kriteria, tujuh aspek kurang
sesuai

Beri Nilai