Anda di halaman 1dari 10

KLIPING PAI

IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

GURU PEMBIMBING:

M. MUHTAR BUDIANTO, S.Ag.

NAMA KELOMPOK 3
1. DWIKI SYAHRUL W (06)
2. M. IQBAL FAROZI (10)
3. RICA OKTAVIA R. (23)
4. ZUMROTUS SHOFIANA (28)

SMP NEGERI 1 SUKOSEWU


TAHUN PELAJARAN 2019/2020
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis, sehingga makalah yang berjudul “iman
Kepada Kitab-Kitab Allah Swt” dapat tersusun dengan baik dan dapat disajikan dengan
baik.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan maupun pengkajiannya masih banyak
kekurangan dan kelemahannya. Oleh karena itu, kritik dan saran dari berbagai pihak
yang sifat-sifatnya membangun sangat penulis harapkan, demi untuk perbaikan di masa
yang akan datang.
Demi kelancarannya mengerjakan tugas ini saya ucapkan terima kasih kepada Kedua
orang tua saya yang telah memberikan motivasi dan semua teman – teman yang ikut
membantu dalam penyusunan makalah ini.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kita
semua, dan akhirnya mudah-mudahan makalah ini walaupun sederhana dapat
bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya. Amiin ya
robbal ‘alamin.

1
Daftar Isi

KATA PENGANTAR .....................................................................................................1


Daftar Isi ..........................................................................................................................2
BAB I ............................................................................. Error! Bookmark not defined.
A. Latar Belakang ................................................. Error! Bookmark not defined.
B. Rumusan Masalah .......................................... Error! Bookmark not defined.
C. Tujuan Penyusunan .......................................... Error! Bookmark not defined.
BAB II............................................................................ Error! Bookmark not defined.
A. Pengertian Iman Kepada Kitab Allah SWT ......................................................3
B. Dalil Naqli Dan Aqli Terkait Dengan Iman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT .3
C. Nama-Nama Kitab Allah SWT .........................................................................4
1. Kitab Taurat ...................................................................................................4
2. Kitab Zabur ...................................................................................................5
3. Kitab Injil ........................................................................................................6
4. Al-Qur’an ......................................................................................................6
D. Isi Pokok Dari Kitab-Kitab Allah SWT ........... Error! Bookmark not defined.
BAB III .......................................................................... Error! Bookmark not defined.
A. Kesimpulan .......................................................................................................9
B. Saran ..................................................................................................................9

2
A. Pengertian Iman Kepada Kitab Allah SWT

1. Pengertian kitab-kitab Allah SWT,


Rukun iman yang ketiga adalah iman kepada kitab Allah SWT. Arti kata kitab
adalah tulisan atau yang ditulis, berasal dari kata “kataba” yang berarti menulis.
Dalam bahasa Indonesia kitab diartikan buku. Adapun yang dimaksud kitab di sini
adalah kitab suci.
Ada dua jenis kitab suci:
a) Kitab suci samawi, yakni kitab suci yang bersumber dari wahyu Allah SWT. dan biasa
disebut Kitabullah (Kitab Allah SWT.). Ada yang berwujud Kitab dan ada yang
berwujud Shahifah atauShuhuf.
b) Kitab suci ardhi, yakni kitab suci yang tidak bersumber dari wahyu Allah SWT.
melainkan bersumber dari hasil perenungan dan budi daya akal manusia sendiri.
Adapun pengertian Kitabullah adalah kalam atau firman Allah SWT. yang
diwahyukan melalui malaikat Jibril kepada Nabi dan Rasul-Nya yang mengandung
perintah dan larangan sebagai pedoman hidup bagi ummat manusia dan jumlah
kitabullah ada 144 kitab,dan yang wajib diimani ada 4.
2. Kitab-kitab yang wajib diimani
Kitab-kitab yang wajib diimani ada empat(4) yaitu :
a. Kitab Zabur , diturunkan pada Nabi Daud.
b. Kitab Taurat , diturunkan kepada Nabi Musa.
c. Kitab Injil ,diturunkan kepada Nabi Isa.
d. Kitab Al-Qur’an ,diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.
3. Pengertian iman kepada kitab-kitab Allah,
Yang dimaksud dengan iman kepada kitab-kitab Allah SWT. Yaitu
meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-
Nya kepada para Nabi dan Rasul yang berisi wahyu Allah SWT berupa perintah dan
larangan untuk disampaikan kepada umat manusia agar digunakan sebagai pedoman
hidup di dunia.

B. Dalil Naqli Dan Aqli Terkait Dengan Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
SWT

1) Dalil Naqli

ِ ُ ‫نز َل إِلَ ۡي َك َو َما ٓ أ‬


َ‫نز َل ِمن قَ ۡب ِل َك َوبِ ۡٱۡل ٓ ِخ َرةِ ُه ۡم يُوقِنُون‬ ِ ُ ‫َوٱلَّذِينَ يُ ۡؤ ِمنُونَ بِ َما ٓ أ‬
Artinya:

3
“Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan
kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan
adanya (kehidupan) akhirat”. (QS. Al-Baqarah:4).
Artinya:
“ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda: “ Engkau beriman kepada
Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan
engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “, (HR. Muslim).
(dikutip dari himpunan hadits Arba’in karya Imam An-Nawawi)
2) Dalil Aqli
Allah SWT Maha ‘Alimun= Tahu bahwa manusia adalah makhluk yang dha’if=
lemah. Sedangkan Allah SWT adalah Tuhan yang Maha Rahman = Pengasih dan
Maha Rahim = Penyayang. Atas hal itulah Allah SWT berkehendak
memberikan bimbingan kepada manusia agar tetap menjadi makhluk paling mulia di
sisi-Nya dengan memberikan pedoman berupa kitab suci lengkap dengan uswah
hasanah (contoh tauladan) yang berupa seorang Nabi dan Rasul.

C. Nama-Nama Kitab Allah SWT

1. Kitab Taurat
Ada yang menyebutnya Thoret atau Thora. Diturunkan kepada Nabi Musa
AS (=Moses) abad ke 15 SM untuk Bani Israil dan berbahasa Ibrani.
“Dan (ingatlah) ketika kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) dan
keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat
petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 53).
“Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya;
membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan
Injil,” (QS. Ali Imran : 3).
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada)
petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara
orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang
alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan
memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya.Karena itu
janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah
kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak
memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang
yang kafir.” (QS. Al Maidah : 44).
“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera
Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah

4
memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya
(yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan
menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Maidah
: 46)
“Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.”
(QS. Ali Imran : 48).
Kandungan kitab Taurat:
1. Perintah mengesakan Allah SWT.
2. Larangan membuat dan menyembah patung berhala.
3. Larangan menyebut Nama Allah SWT. Dengan sia-sia.
4. Perintah mensucikan hari Sabtu.
5. Perintah menghormati ayah dan ibu.
6. Larangan membunuh sesama manusia.
7. Larangan berbuat zina.
8. Larangan mencuri.
9. Larangan menjadi saksi palsu.
10. Larangan mengambil istri orang lain.

2. Kitab Zabur
Juga ada yang menyebut Mazmur maupun Paska. Diturunkan
kepada Nabi Dawud AS (=David) pada abad ke 10 SM untuk Bani Israil dan
berbahasa Qibthi.
“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami
telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami
telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Ya’kub dan anak
cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada
Daud.” (QS. An-Nisaa: 163)
“Jika mereka mendustakan kamu,maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum
kamupun telah didustakan, mereka membawa mukjizat-mukjizat yang nyata, Zabur
dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.(QS. Al-Baqarah: 184)
“Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Laut
Mahfuz, bahwasanya bumi dipusakai hamba-hambaKu yang saleh. (QS. Al anbiyaa:
105)
“Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang yang (ada) di langit dan di bumi.
Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas (yang lain), dan
Kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS. Al Israa’: 55)
Kandungan kitab Zabur:
1. Do’a

5
2. Dzikir
3. Nasihat
4. Hikmah
5. Menyeru kepada ketauhidan
6. Tidak berisi syari’at.

3. Kitab Injil
Ada yang menamakan Bibel maupun Alkitab. Diturunkan kepada Nabi Isa AS=
Yesus Kristus pada awal abad ke 1 M untuk Bani Israil dan berbahasa Suryani.
“Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya;
membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan
Injil,” (QS. Ali Imran : 3)
“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera
Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah
memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya
(yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan
menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Maidah
: 46)
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia
adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu
lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda
mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka
dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang
mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi
besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati
penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir
(dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang
beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang
besar.” (QS. Al Fath : 29)
“Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al-Kitab, Hikmah, Taurat, dan Injil”.
QS. Al-Imran: 48)
Kandungan kitab Injil:
1. Seruan tauhid kepada Allah SWT.
2. Ajaran hidup zuhud dan menjauhi kerusakan terhadap dunia.
3. Merevisi sebagian hukum Taurat yang sudah tidak sesuai.
4. Berita tentang akan datangnya Nabi akhir zaman bernama Ahmad atau Muhammad.

4. Al-Qur’an
“Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang
bertaqwa”. (QS. Al-Baqarah: 2)
6
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Quran dengan berbahasa Arab,
agar kamu memahaminya” (QS Yusuf: 2)
“Maha suci Allahyang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-
Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam”. (QS. Al Furqaaan: 1)
“Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan
kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Quran dan mereka
berkata: “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila.” Dan Al Quran
itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.” (QS. Al Qalam :51-52)
“Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai
bukti yang nyata (Al Quran) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi
(Muhammad) dari Allah dan sebelum Al Quran itu telah ada Kitab Musa yang menjadi
pedoman dan rahmat? Mereka itu beriman kepada Al Quran. Dan barangsiapa di antara
mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al Quran,
maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu janganlah kamu ragu-
ragu terhadap Al Quran itu. Sesungguhnya (Al Quran) itu benar-benar dari Tuhanmu,
tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.” (QS. Huud:17)
“Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Quran
itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang
telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta
alam.” (QS. Yunus : 37)
“Dan jikalau Kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab,
tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” Apakah (patut
Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: “Al
Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang
yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu
kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang
jauh.” (QS. Fushshilat : 44).

Nama Lain Al-Qur’an:


 Al-Kitab (Buku)
 Al-Furqan (Pembeda be nar salah)
 Adz-Dzikr (Pemberi peringatan)
 Al-Mau'idhah (Pelajaran/nasihat)
 Al-Hukm (Peraturan/hukum)
 Al-Hikmah (Kebijaksanaan)
 Asy-Syifa' (Obat/penyembuh)
 Al-Huda (Petunjuk)
 At-Tanzil (Yang diturunkan)
7
 Ar-Rahmat (Karunia)
 Ar-Ruh (Ruh)
 Al-Bayan (Penerang)
 Al-Kalam (Ucapan/firman)
 Al-Busyra (Kabar gembira)
 An-Nur (Cahaya)
 Al-Basha'ir (Pedoman)
 Al-Balagh (Penyampaian/kabar)
 Al-Qaul (Perkataan/ucapan)
“AL-QUR’AN” adalah WAHYU-WAHYU ALLAH yang diturunkan kepada
NABI MUHAMMAD SAW, baik yang disampaikan dengan perantara MALAIKAT
JIBRIL, maupun yang diterima langsung melalui ISARAT.
Al-Qur’an Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW (=Ahmad) pada
abad 7 M mulai 6 Agustus 610 M untuk pedoman seluruh manusia dan
berbahasa Arab.
Artinya:
“Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan
Al Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya
adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui”. (QS. Yusuf: 3)
Dan Rasulullah pula bersabda seperti apa yang di firmankan oleh Allah SWT.
Artinya: “atas engkau membaca al-Quran adalah cahaya bagimu dibumi
dan simpananmu dilangit.”(HR. Ibn Majah)

8
PENUTUP

A. Kesimpulan

Yang dimaksud dengan kitab-kitab Allah adalah kitab-kitab dan shuhuf


(lembaran-lembaran wahyu) yang di dalamnya tertulis firman Allah Ta’ala yang
diwahyukan kepada rasul-rasulNya.
Adapun beriman kepada kitab-kitab Allah Ta’ala maksudnya adalah
membenarkan dengan keyakinan yang pasti bahwa Allah Ta’ala memiliki kitab-kitab
yang diturunkan kepada rasul-rasulNya yang berisi kalamullah (firman Allah) dengan
kebenaran yang nyata dan cahaya petunjuk yang jelas untuk disampaikan kepada
hamba-hamba-Nya
Di antara kitab-kitab Allah yang wajib kita imani secara khusus adalah kitab-
kitab yang telah disebutkan oleh Allah Ta’ala dalam al-Qur’an dan oleh Rasullullah
shallallahu ‘alaihi wasallam dalam as-Sunnah.

B. Saran

Sebagai umat Islam yang beriman, sudah seharusnya kita mengetahui rukun
iman yang enam, yakni iman kepada Allah, malaikat Allah, kitab-kitab Allah, para
nabi dan rasul, qodho dan qodar serta iman kepada hari kiamat/hari akhir. Dalam hal
iman kepada kitab, kita tidak hanya dituntut untuk mengetahui nama-nama kitab yang
seluruhnya oleh Allah, tetapi kita harus meyakini dengan sepenuh hati akan adanya
kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para nabi pilihan-Nya, mempelajari isinya
dan mengamalkan hal-hal yang telah dipelajari dalam kitab-kitab tersebut dalam
kehidupan sehari-hari.