Anda di halaman 1dari 4

A.

Hiperboloid Satu Lembar

Hiperbola satu lembar merupakan setiap bagian permukaan terhubung yang berarti bahwa
memungkinkan untuk melakukan perjalanan dari satu titik di atasnya untuk yang lain tanpa
meninggalkan permukaan.

Gambar diatas adalah simetri terhadap setiap koordinat bidang. Dimana :

 Bagian yang dipotong oleh koordinat bidang adalah berbentuk Hiperbola - =1

untuk asumsi x=0, jika dipandang bidang –yz

 Bagian yang dipotong oleh koordinat bidang adalah berbentuk Hiperbola - =1

untuk asumsi y=0, jika dipandang bidang -xz

 Bagian yang dipotong oleh koordinat bidang adalah berbentuk Elips + = 1 untuk

asumsi z=0, jika dipandang bidang –xy


 Bidang z = z0 memotong permukaan pada elips dengan berpusat pada -z dan vertikal
pada satu dari hiperbola

Contoh :

Diketahui suatu persamaan hyperboloid satu lembar - = 1. Gambarkan

hyperboloid satu lembar.

Penyelesaian :

1. Pandang bidang –xy yang mana diasumsikan z=0 sehingga diperoleh persamaan elips:

+ =1

Sehingga dapat digambarkan sebagai berikut :


2. Pandang bidang –xz yang mana diasumsikan y=0 sehingga diperoleh persamaan
hiperbola :

- =1

Sehingga dapat digambarkan sebagai berikut :

3. Pandang bidang –yz yang mana diasumsikan x=0 sehingga diperoleh persamaan
hiperbola :

- =1

Sehingga dapat digambarkan sebagai berikut :

4. Jadi, gambar hiperbola satu lembar pada persamaan tersebut yaitu :

Persamaan hiperbola satu lembar dengan pusat P (x0,y0,z0)

Diketahui persamaan hyperboloid satu lembar dengan pusat O(0,0,0) yaitu

= 1 merupakan dasar dari persamaan hyperboloid satu lembar dengan

pusat P (x0,y0,z0) sehingga persamaan yang dapat ditulis yaitu :


=1

B. Hiperboloid Dua Lembar


Hyperboloid dua lembar adalah simetri terhadap ketiga koordinat bidang.
Hyperboloid dua lembar berbentuk seperti wadah yang memiliki kelengkungan yang
persis seperti mangkuk, dimana bagian bagan vertikalnya berbentuk seperti hiperbola.
Dan bagian horizontalnya adalah elips dimana z = k jika k > c.

Perhatikan gambar diatas. Bidang z = 0 tidak memotong permukaan. Padahal pada


nyatanya untuk bidang horizontal permukaan terpotong, kita harus memiliki │z│≥ c.
Sehingga :
 Jika dipandang bidang –zy bagian hiperbola dua lembar akan menjadi

hiperbola - = 1 untuk asumsi x=0.

 Jika dipandang bidang –xz bagian hiperbola dua lembar akan menjadi

hiperbola - = 1 untuk asumsi y=0.

 Kedua bidang memiliki titik dan fokus pada sumbu –z.


 Permukaan yang terpisah menjadi dua porsi, satu di atas dengan z = c dan
yang di bawah bidang z = -c seperti halnya namanya.

Persamaan hyperboloid dua lembar pada pusat O(0,0,0) adalah :

- =1

C. Paraboloid Hiperbolik

Perhatikan gambar diatas.


Dari gambar tersebut diketahui bahwa paraboloid hiperbolik adalah simetri terhadap
bidang x=0 dan y=0. Sehingga :

 Bidang pada bagian ini adalah parabola z = y2 jika x = 0

 Bidang pada bagian ini adalah parabola z = - y2 jika y = 0

 Pada bidang x = 0, parabola membuka ke atas dari titik asal


 Pada bidang y = 0, parabola membuka ke bawah

Persamaan paraboloid hiperbolik pada pusat O(0,0,0) adalah :

= ,c>0

Jika permukaan dipotong dengan bidang xz = z0 > 0, bagian hiperbola adalah :

dengan sumbu focus paralel ke sumbu –y dan titiknya pada parabola z = y2. Jika z0

negatif, sumbu fokus sejajar dengan sumbu –x dan titiknya terletak pada pada parabola z = -

y2