Anda di halaman 1dari 9

PEMERINTAH KOTA LANGSA

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

KEPUTUSAN
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA
NOMOR :PEG. 445/ /SK/2019

TENTANG

PENGANGKATAN PETUGAS INFECTION PREVENTION CONTROL NURSE (IPCN)


PURNA WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

Menimbang : a. bahwa dalam rangka untuk mewujudkan Visi dan Misi Rumah Sakit
Umum Daerha Langsa dan upaya menghadapi tuntutan akan
pelayanan rumah sakit yang berkualitas serta mengutamakan
keselamatan pasien, maka diperlukan satu atau lebih individu
mengawasi seluruh kegiatan PPI. Individu tersebut berkompeten
dalam praktek PPI yang diperolehnya melalui pendidikan, pelatihan
pengalaman atau sertifikasi
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a, perlu ditetapkan dalam suatu Keputusan.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota


Langsa;
2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116,
tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4431);
5. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan;
6. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1333/Menkes/SK/XII/1999
Tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit;
8. Peraturan Menteri KesehatanRepublik Indonesia Nomor
1348/MENKES/PER/IX/2010 tentang Standar Pelayanan Kesehatan
9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/Menkes/Per/VIII/2011
Tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit;
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor :147/Menkes/Per/I/2010
tentang perizinan rumah sakit;
11. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 27 tahun
2017 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan
12. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;

Memperhatikan : 1. Surat Ketua Komite PPI RSUD langsa Nomor : 05/PPI/RSUDL/II/2019


Tanggal 06 Februari 2019 Perihal Rekomendasi Pembuatn SK IPCD dan
IPCN

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

KESATU : PENGANGKATAN PETUGAS INFECTION PREVENTION CONTROL


NURSE (IPCN) PURNA WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
LANGSA

KEDUA…
KEDUA : Menugaskan Sdri.Yusmarida, S.Kep.Ns. sebagai Petugas IPCN ( Infection
Prevention Control Nurse );

KETIGA : Kualifikasi Petugas sebagaimana dimaksud pada DIKTUM KEDUA


adalah :
1. Perawat dengan pendidikan minimal diploma III Keperawatan;
2. Mempunyai Minat dalam PPI;
3. Mengikuti Pendidikan dan pelatihan dasar PPI dan IPCN;
4. Memiliki pengalaman sebagai kepala ruangan / setara ;
5. Memiliki kemampuan leadership dan inovatif;
6. Bekerja purna waktu

KEEMPAT : Petugas IPCN mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :
1. Melakukan kunjungan kepada pasien yang berisiko di ruangan setiap
hari untuk mengidentifikasi kejadian infeksi pada pasien baik di rumah
sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya;
2. Memonitor pelaksanaan program PPI, kepatuhan penerapan SPO dan
memberikan saran perbaikan bila diperukan;
3. Melaksanakan surveilens infeksi dan melaporkan kepada Komite /Tim
PPI;
4. Turut serta melakukan kegiatan mendeteksi dan investigasi KLB;
5. Memantau petugas kesehatan yang terpajan bahan infeksi / tertusuk
bahan tajam bekas pakai untuk mencegah penularan infeksi;
6. Melakukan diseminasi prosedur kewaspadaan isolasi dan memberikan
konsultasi tentang PPI yang diperlukan pada kasus tertentu yang
terjadi di Rumah Sakit;
7. Melakukan audit PPI diseluruh wilayah Rumah Sakit dengan
menggunakan daftar tilik;
8. Memonitor pelaksanaan pedoman penggunaan antibiotika bersama
komite /Tim PPRA;
9. Mendesain, melaksanakan, memonitor, mengevaluasi dan melaporkan
survailens infeksi yang terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum
Daerah Langsa;
10.Memberikan motivasi kepatuhan pelaksanaan program PPI;
11.Memberikan saran desain ruangan rumah sakit agar sesuai dengan
prinsip PPI;
12.Meningkatkan kesadaran pasien dan pengunjung rumah sakit tentang
PPI;
13.Memprakarsai penyuluhan bagi petugas kesehatan, pasien, keluarga,
dan pengunjung tentang topik infeksi yang sedang berkembang (New-
emerging dan re-emerging) atau infeksi dengan insiden tinggi;
14.Sebagai koordinator antar departemen / unit dalam mendeteksi infeksi
di rumah sakit;
15.Memonitor dan evaluasi peralatan medis single use yang di re-use

KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku surut sejak tanggal 01 Januari 2019 dengan
ketentuan bahwa apabila terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diperbaiki kembali sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Langsa
Pada tanggal 18 Februari 2019 M
13 Jumadil Akhir 1440 H

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

dr. FARDHIYANI
Pembina Tk.I
NIP.196909122001122001

Tembusan disampaikan Kepada :


1. Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSUD Langsa;
2. Wakir Direktur Pelayanan RSUD Langsa;
3. Seluruh Ka.Bag dan Ka.Bid RSUD Langsa;
4. Seluruh Kasubbag/Kasie.RSUD Langsa;
5. Seluruh Kepala Instalasi / Unit/Poliklinik/ Ruang Rawat Inap RSUD Langsa;
6. Yang bersangkutan untuk dapat dilaksanakan.-----------
PEMERINTAH KOTA LANGSA
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

KEPUTUSAN
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA
NOMOR :PEG. 445/ /SK/2019

TENTANG

PENGANGKATAN PETUGAS INFECTION PREVENTION CONTROL NURSE (IPCN)


PURNA WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

Menimbang : a. bahwa dalam rangka untuk mewujudkan Visi dan Misi Rumah Sakit
Umum Daerha Langsa dan upaya menghadapi tuntutan akan
pelayanan rumah sakit yang berkualitas serta mengutamakan
keselamatan pasien, maka diperlukan satu atau lebih individu
mengawasi seluruh kegiatan PPI. Individu tersebut berkompeten
dalam praktek PPI yang diperolehnya melalui pendidikan, pelatihan
pengalaman atau sertifikasi
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a, perlu ditetapkan dalam suatu Keputusan.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota


Langsa;
2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116,
tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4431);
5. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan;
6. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1333/Menkes/SK/XII/1999
Tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit;
8. Peraturan Menteri KesehatanRepublik Indonesia Nomor
1348/MENKES/PER/IX/2010 tentang Standar Pelayanan Kesehatan
9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/Menkes/Per/VIII/2011
Tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit;
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor :147/Menkes/Per/I/2010
tentang perizinan rumah sakit;
11. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 27 tahun
2017 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan
12. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;

Memperhatikan : 1. Surat Ketua Komite PPI RSUD langsa Nomor : 05/PPI/RSUDL/II/2019


Tanggal 06 Februari 2019 Perihal Rekomendasi Pembuatan SK IPCD
dan IPCN

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

KESATU : PENGANGKATAN PETUGAS INFECTION PREVENTION CONTROL


NURSE (IPCN) PURNA WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
LANGSA

KEDUA…
KEDUA : Menugaskan Sdri.Ns.Yahrini,S.Kep. sebagai Petugas IPCN ( Infection
Prevention Control Nurse );

KETIGA : Kualifikasi Petugas sebagaimana dimaksud pada DIKTUM KEDUA


adalah :
1. Perawat dengan pendidikan minimal diploma III Keperawatan;
2. Mempunyai Minat dalam PPI;
3. Mengikuti Pendidikan dan pelatihan dasar PPI dan IPCN;
4. Memiliki pengalaman sebagai kepala ruangan / setara ;
5. Memiliki kemampuan leadership dan inovatif;
6. Bekerja purna waktu

KEEMPAT : Petugas IPCN mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :
1. Melakukan kunjungan kepada pasien yang berisiko di ruangan setiap
hari untuk mengidentifikasi kejadian infeksi pada pasien baik di rumah
sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya;
2. Memonitor pelaksanaan program PPI, kepatuhan penerapan SPO dan
memberikan saran perbaikan bila diperukan;
3. Melaksanakan surveilens infeksi dan melaporkan kepada Komite /Tim
PPI;
4. Turut serta melakukan kegiatan mendeteksi dan investigasi KLB;
5. Memantau petugas kesehatan yang terpajan bahan infeksi / tertusuk
bahan tajam bekas pakai untuk mencegah penularan infeksi;
6. Melakukan diseminasi prosedur kewaspadaan isolasi dan memberikan
konsultasi tentang PPI yang diperlukan pada kasus tertentu yang
terjadi di Rumah Sakit;
7. Melakukan audit PPI diseluruh wilayah Rumah Sakit dengan
menggunakan daftar tilik;
8. Memonitor pelaksanaan pedoman penggunaan antibiotika bersama
komite /Tim PPRA;
9. Mendesain, melaksanakan, memonitor, mengevaluasi dan melaporkan
survailens infeksi yang terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum
Daerah Langsa;
10.Memberikan motivasi kepatuhan pelaksanaan program PPI;
11.Memberikan saran desain ruangan rumah sakit agar sesuai dengan
prinsip PPI;
12.Meningkatkan kesadaran pasien dan pengunjung rumah sakit tentang
PPI;
13.Memprakarsai penyuluhan bagi petugas kesehatan, pasien, keluarga,
dan pengunjung tentang topik infeksi yang sedang berkembang (New-
emerging dan re-emerging) atau infeksi dengan insiden tinggi;
14.Sebagai koordinator antar departemen / unit dalam mendeteksi infeksi
di rumah sakit;
15.Memonitor dan evaluasi peralatan medis single use yang di re-use

KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku surut sejak tanggal 01 Januari 2019 dengan
ketentuan bahwa apabila terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diperbaiki kembali sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Langsa
Pada tanggal 18 Februari 2019 M
13 Jumadil Akhir 1440 H

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

dr. FARDHIYANI
Pembina Tk.I
NIP.196909122001122001

Tembusan disampaikan Kepada :


1. Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSUD Langsa;
2. Wakir Direktur Pelayanan RSUD Langsa;
3. Seluruh Ka.Bag dan Ka.Bid RSUD Langsa;
4. Seluruh Kasubbag/Kasie.RSUD Langsa;
5. Seluruh Kepala Instalasi / Unit/Poliklinik/ Ruang Rawat Inap RSUD Langsa;
6. Yang bersangkutan untuk dapat dilaksanakan.-----------
PEMERINTAH KOTA LANGSA
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

KEPUTUSAN
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA
NOMOR :PEG. 445/ /SK/2019

TENTANG

PENGANGKATAN PETUGAS INFECTION PREVENTION CONTROL NURSE (IPCN)


PURNA WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

Menimbang : a. bahwa dalam rangka untuk mewujudkan Visi dan Misi Rumah Sakit
Umum Daerha Langsa dan upaya menghadapi tuntutan akan
pelayanan rumah sakit yang berkualitas serta mengutamakan
keselamatan pasien, maka diperlukan satu atau lebih individu
mengawasi seluruh kegiatan PPI. Individu tersebut berkompeten
dalam praktek PPI yang diperolehnya melalui pendidikan, pelatihan
pengalaman atau sertifikasi
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a, perlu ditetapkan dalam suatu Keputusan.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota


Langsa;
2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116,
tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4431);
5. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan;
6. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1333/Menkes/SK/XII/1999
Tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit;
8. Peraturan Menteri KesehatanRepublik Indonesia Nomor
1348/MENKES/PER/IX/2010 tentang Standar Pelayanan Kesehatan
9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/Menkes/Per/VIII/2011
Tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit;
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor :147/Menkes/Per/I/2010
tentang perizinan rumah sakit;
11. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 27 tahun
2017 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan
12. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;

Memperhatikan : 1. Surat Ketua Komite PPI RSUD langsa Nomor : 05/PPI/RSUDL/II/2019


Tanggal 06 Februari 2019 Perihal Rekomendasi Pembuatn SK IPCD dan
IPCN

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

KESATU : PENGANGKATAN PETUGAS INFECTION PREVENTION CONTROL


NURSE (IPCN) PURNA WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
LANGSA

KEDUA…
KEDUA : Menugaskan Sdri. Nuraini,S.Kep. sebagai Petugas IPCN (Infection
Prevention Control Nurse );

KETIGA : Kualifikasi Petugas sebagaimana dimaksud pada DIKTUM KEDUA


adalah :
1. Perawat dengan pendidikan minimal diploma III Keperawatan;
2. Mempunyai Minat dalam PPI;
3. Mengikuti Pendidikan dan pelatihan dasar PPI dan IPCN;
4. Memiliki pengalaman sebagai kepala ruangan / setara ;
5. Memiliki kemampuan leadership dan inovatif;
6. Bekerja purna waktu

KEEMPAT : Petugas IPCN mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :
1. Melakukan kunjungan kepada pasien yang berisiko di ruangan setiap
hari untuk mengidentifikasi kejadian infeksi pada pasien baik di rumah
sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya;
2. Memonitor pelaksanaan program PPI, kepatuhan penerapan SPO dan
memberikan saran perbaikan bila diperukan;
3. Melaksanakan surveilens infeksi dan melaporkan kepada Komite /Tim
PPI;
4. Turut serta melakukan kegiatan mendeteksi dan investigasi KLB;
5. Memantau petugas kesehatan yang terpajan bahan infeksi / tertusuk
bahan tajam bekas pakai untuk mencegah penularan infeksi;
6. Melakukan diseminasi prosedur kewaspadaan isolasi dan memberikan
konsultasi tentang PPI yang diperlukan pada kasus tertentu yang
terjadi di Rumah Sakit;
7. Melakukan audit PPI diseluruh wilayah Rumah Sakit dengan
menggunakan daftar tilik;
8. Memonitor pelaksanaan pedoman penggunaan antibiotika bersama
komite /Tim PPRA;
9. Mendesain, melaksanakan, memonitor, mengevaluasi dan melaporkan
survailens infeksi yang terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum
Daerah Langsa;
10.Memberikan motivasi kepatuhan pelaksanaan program PPI;
11.Memberikan saran desain ruangan rumah sakit agar sesuai dengan
prinsip PPI;
12.Meningkatkan kesadaran pasien dan pengunjung rumah sakit tentang
PPI;
13.Memprakarsai penyuluhan bagi petugas kesehatan, pasien, keluarga,
dan pengunjung tentang topik infeksi yang sedang berkembang (New-
emerging dan re-emerging) atau infeksi dengan insiden tinggi;
14.Sebagai koordinator antar departemen / unit dalam mendeteksi infeksi
di rumah sakit;
15.Memonitor dan evaluasi peralatan medis single use yang di re-use

KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku surut sejak tanggal 01 Januari 2019 dengan
ketentuan bahwa apabila terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diperbaiki kembali sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Langsa
Pada tanggal 18 Februari 2019 M
13 Jumadil Akhir 1440 H

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

dr. FARDHIYANI
Pembina Tk.I
NIP.196909122001122001

Tembusan disampaikan Kepada :


1. Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSUD Langsa;
2. Wakir Direktur Pelayanan RSUD Langsa;
3. Seluruh Ka.Bag dan Ka.Bid RSUD Langsa;
4. Seluruh Kasubbag/Kasie.RSUD Langsa;
5. Seluruh Kepala Instalasi / Unit/Poliklinik/ Ruang Rawat Inap RSUD Langsa;
6. Yang bersangkutan untuk dapat dilaksanakan.-----------
PEMERINTAH KOTA LANGSA
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

KEPUTUSAN
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA
NOMOR :PEG. 445/ /SK/2019

TENTANG

PENGANGKATAN PETUGAS INFECTION PREVENTION CONTROL DOCTOR


(IPCD) PURNA WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

Menimbang : a. bahwa dalam rangka untuk mewujudkan Visi dan Misi Rumah Sakit
Umum Daerha Langsa dan upaya menghadapi tuntutan akan
pelayanan rumah sakit yang berkualitas serta mengutamakan
keselamatan pasien, maka diperlukan satu atau lebih individu
mengawasi seluruh kegiatan PPI. Individu tersebut berkompeten
dalam praktek PPI yang diperolehnya melalui pendidikan, pelatihan
pengalaman atau sertifikasi
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a, perlu ditetapkan dalam suatu Keputusan.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota


Langsa;
2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116,
tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4431);
5. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan;
6. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1333/Menkes/SK/XII/1999
Tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
:1348/MENKES/PER/IX/2010 tentang Standar Pelayanan Kesehatan
9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/Menkes/Per/VIII/2011
Tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit;
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor :147/Menkes/Per/I/2010
tentang perizinan rumah sakit;
11. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 27 tahun
2017 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan
12. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;

Memperhatikan : 1. Surat Ketua Komite PPI RSUD langsa Nomor : 05/PPI/RSUDL/II/2019


Tanggal 06 Februari 2019 Perihal Rekomendasi Pembuatan SK IPCD
dan IPCN

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

KESATU : PENGANGKATAN PETUGAS INFECTION PREVENTION CONTROL


DOCTOR (IPCD) PURNA WAKTU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
LANGSA

KEDUA…
KEDUA : Menugaskan dr.Leni Afriani. sebagai Petugas IPCD ( Infection Prevention
Control Doctor );

KETIGA : Kualifikasi Petugas sebagaimana dimaksud pada DIKTUM KEDUA


adalah :
1. Dokter yang mempunyai minat PPI;
2. Mengikuti Pendidikan dan pelatihan dasar PPI dan IPCN;
3. Memiliki kemampuan leadership dan inovatif;
4. Bekerja purna waktu

KEEMPAT : Petugas IPCD mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :
1. Berkontribusi dalam pencegahan, diagnosis, dan terapi infeksi yang
tepat;
2. Turut menyusun pedoman penggunaan antibiotika dan survailans;
3. Mengidentifikasi dan melaporkan pola kuman dan pola resistensi
antibiotika;
4. Bekerjasama dengan IPCN/perawat PPI melakukan monitoring
kegiatan survailans infeksi dan mendeteksi serta investigasi KLB,
Bersama komite PPI memperbaiki kesalahan yang terjadi, membuat
laporan tertulis investigasi dan melaporkan kepada pimpinan rumah
sakit ;
5. Membimbing dan mengadakan pelatihan PPI bekerjasama dengan
bagian pendidikan dan pelatihan (Diklat) rumah sakit;
6. Turut memonitor cara kerja tenaga kesehatan dalam merawat pasien;
7. Turut membantu semua petugas kesehatan untuk memahami PPI;

KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku surut sejak tanggal 01 Januari 2019 dengan
ketentuan bahwa apabila terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diperbaiki kembali sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Langsa
Pada tanggal 18 Februari 2019 M
13 Jumadil Akhir 1440 H

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

dr. FARDHIYANI
Pembina Tk.I
NIP.196909122001122001

Tembusan disampaikan Kepada :


1. Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSUD Langsa;
2. Wakir Direktur Pelayanan RSUD Langsa;
3. Seluruh Ka.Bag dan Ka.Bid RSUD Langsa;
4. Seluruh Kasubbag/Kasie.RSUD Langsa;
5. Seluruh Kepala Instalasi / Unit/Poliklinik/ Ruang Rawat Inap RSUD Langsa;
6. Yang bersangkutan untuk dapat dilaksanakan.-----------
LAMPIRAN : KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD LANGSA
NOMOR : PEG. 445/ /2019
TANGGAL : 04 Februari 2019 M
29 Jumadil Awal 1440H

NAMA – NAMA PETUGAS PENANGGUNG JAWAB KONTROL


MUTU LABORATORIUM LUAR YANG MENJALIN
KERJASAMA DENGAN RSUD LANGSA

No Nama /NIP Pangkat/Gol.Ruang Jabatan


1 dr.Hendra Saputra, M.Ked (Clin Penata Tk.I (III/d) Dokter Spesialis
Path) Sp.PK Patologi Klinik

2 Adisa Putra, AMAK Penata Tk.I (III/d) Pranata


NIP. 196806161992031003 Laboratorium
Penyelia

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA

dr. FARDHIYANI
Pembina Tk.I
NIP.196909122001122001