Anda di halaman 1dari 2

Heriyadi

030735564
ESPA4227 Ekonomi Moneter Diskusi 5

Pertanyaan :
Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai
keseimbangan internal dan eksternal serta tercapainya tujuan ekonomi makro. Jelaskan
kerangka kebijakan moneter di Indonesia!
Jawaban Pendapat :
KERANGKA KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA
Kebijakan moneter di Indonesia menganut sebuah kerangka kerja yang dinamakan Inflation
Targeting Framework (ITF). Kerangka kerja ini diterapkan secara formal sejak Juli 2005, setelah
sebelumnya menggunakan kebijakan moneter yang menerapkan uang primer (base money)
sebagai sasaran kebijakan moneter. Dengan kerangka ini, Bank Indonesia secara eksplisit
mengumumkan sasaran inflasi kepada publik dan kebijakan moneter diarahkan untuk mencapai
sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah tersebut. Untuk mencapai sasaran inflasi,
kebijakan moneter dilakukan secara forward looking, artinya perubahan stance kebijakan
moneter dilakukan melaui evaluasi apakah perkembangan inflasi ke depan masih sesuai dengan
sasaran inflasi yang telah dicanangkan (Bank Indonesia, 2011).

Sumber : Bank Indonesia, 2011


Gambar Kerangka Kerja Kebijakan Moneter

PUAB atau Pasar Uang Antar Bank adalah kegiatan pinjam meminjam dana antara satu
Bank dengan Bank Lainnya. Suku bunga PUAB merupakan harga yang terbentuk dari
kesepakatan pihak yang meminjam dan meminjamkan dana. Kegiatan di PUAB dilakukan melalui
mekanisme over the counter (OTC) yaitu terciptanya kesepakatan antara peminjam dan pemilik
dana yang dilakukan tidak melalui lantai bursa. Transaksi PUAB dapat berjangka waktu dari satu
hari kerja (overnight) sampai dengan satu tahun, namun pada praktiknya mayoritas transaksi
PUAB berjangka waktu kurang dari 3 bulan.
Dalam kerangka kerja ini, kebijakan moneter juga ditandai oleh transparansi dan
akuntabilitas kebijakan kepada publik. Secara operasional, stance kebijakan moneter
dicerminkan oleh penetapan suku bunga kebijakan (BI Rate) yang diharapkan akan
mempengaruhi suku bunga pasar uang dan suku bunga deposito dan suku bunga kredit
perbankan. Perubahan suku bunga ini pada akhirnya akan memengaruhi output dan inflasi.

Anda mungkin juga menyukai