Anda di halaman 1dari 2

PENYIMPANAN SAMPAH BENDA

TAJAM DAN INFEKSIUS

No. Dokumen :

No. Revisi :-
PUSKESMAS SOP Tanggal Terbit :
POSEK Herman, AMK
Halaman : NIP. 19810831 200502 1 002

A Pengertian Pembuangan sampah yang berasal dari pelayanan medis/ perawatan,


farmasi atau sejenisnya, sampah yang tidak mudah hancur seperti
spuit, jarum infus, abocath, vial atau ampul obat.
B Tujuan Agar sampah infeksius (benda tajam) tidak mengkontaminasi
lingkungan dengan tersebarnya bibit penyakit yang berasal dari
sampah tersebut.
C Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Posek Nomor : /SK/PKM-
POSEK/IV/2019 Tentang
D Referensi Peraturan Menteri Kesehatan No.
E Prosedur/ 1. Persiapan alat
Langkah- a. Masker
langkah b. Sarung tangan
c. Timbangan
d. Atk
2. Cara kerja
a. Pertama kali pasang masker dan sarung tangan terlebih
dahulu.
b. Sampah benda tajam dan infeksius yang sudah di bawa ke
tempat pengumpulan sementara dilakukan penimbangan
c. Melakukan pencatatan berat limbah yang dihasilkan
d. Limbah dimasukkan ke dalam tempat penyimpanan
sementara
e. Untuk limbah benda tajam di simpan sampai mendapatkan
kerjasama pemusnahan limbah, sedangkan untuk limbah
infeksius dilakukan pemusnahan dengan cara di bakar
pada drum sampah.
f. Pemusnahan limbah infeksius dilakukan 3 hari sekali
dan apabila sudah mencapai 50 kg dilakukan setiap
hari.
g. Membuat berita acara pemusnahan limbah infeksius.
F Diagram
Alir
G Unit
Terkait
H Rekam
Historis No Yang Isi perubahan Tanggal mulai

Perubahan berubah diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai