Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH

TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN


‘’ PENGAMBILAN KEPUTUSAN KUALITATIF DAN
KUANTITATIF’’

DISUSUN OLEH:
Kelompok 7

Afriyanoor : 16.31.0578
Mahyuni : 16.31.0579
Muhammad Rizki Azmi : 16.31.0586
Ratna Sari : 16.31.0574

PROGRAM STUDI MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN
MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI BANJARMASIN
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah
Teori Pengambilan Keputusan berjudul ‘’Pengambilan Keputusan Kualitatif dan
Kuantitatif’ ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya.

Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah
wawasan serta pengetahuan kita mengenai pengambilan keputusan kualitatif dan
kuantitatif, kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat
kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya
kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat untuk dimasa
yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang
membangun.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang


membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami
sendiri sebagai penulis maupun untuk orang yang membacanya. Sebelumnya kami
memohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan.

Disusun Oleh,

Anggota Kelompok 7

i
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ................................................................................................. i


Daftar Isi ............................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang ............................................................................. 1
1.2. Rumusan Masalah........................................................................ 1
1.3. Tujuan Penulisan ......................................................................... 1

BAB II TEORI
2.1. Pengambilan Keputusan .............................................................. 2
a. Pengertian Pengertian Pengambilan Keputusan .................... 2
b. Tujuan Pengambilan Keputusan ............................................ 3
c. Fungsi Pengambilan Keputusan ............................................ 3
2.2. Macam-macam Model Pengambilan Keputusan ........................ 4
a. Pengambilan Keputusan Kualitatif ........................................ 4
b. Pengambilan Keputusan Kuantitatif ...................................... 5
c. Komponen perbedaan antara Kualitatif dengan kuantitatif ... 6

BAB III PEMBAHASAN


3.1. Pengambilan Keputusan Kualitatif .............................................. 8
a. Teknik Pengambilan keputusan Kualitatif ............................ 8
b. Kelebihan metode Kualitatif .................................................. 8
c. Kekurangan metode Kualitatif.............................................. 8
d. Contoh pengambilan Keputusan Kualitatif ........................... 8
3.2. Pengambilan Keputusan Kuantitatif ............................................ 9
a. Teknik Pengambilan keputusan Kuantitatif .......................... 9
b. Kelebihan metode Kuantitatif ................................................ 9
c. Kekurangan metode Kuantitatif............................................ 9
d. Contoh pengambilan Keputusan Kuantitatif ......................... 9

ii
BAB IV KESIMPULAN
4.1. Kesimpulan .................................................................................. 11
4.2. Saran ............................................................................................ 11

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 12

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pengambilan keputusan merupakan aktivitas yang dilakukan oleh


manusia setiap harinya, baik dalam pengambilan keputusan untuk skala kecil
maupun besar, baik pengambilan keputusan untuk kepentingan individu itu
sendiri maupun organisasi. Pengambilan keputusan juga dapat dilakukan oleh
individu itu sendiri ataupun secara kelompok dalam suatu organisasi. Tujuan
dari pengambilan keputusan ini adalah untuk mendapatkan hasil yang
optimum dari alternatif- alternatif yang ada. Dalam kehidupan nyata, tidak
mungkin ada masalah yang hanya memiliki satu kriteria, setiap masalah
adalah masalah yang memiliki kriteria lebih dari satu (multi-kriteria) dan
masalah tersebut yang merupakan problem decision making sebenarnya.
Ditekankan kembali bahwa jika terdapat lebih dari satu pilihan atau hasilnya
belum pasti, maka dibutuhkan pengambilan keputusan.

1.2. Rumusan Masalah


1. Apa yang dimaksud dengan Pengambilan Keputusan ?
2. Apa yang dimaksud dengan Pengambilan Keputusan Kualitatif ?
3. Apa yang dimaksud dengan Pengambilan Keputusan Kuantitatif ?
4. Perbedaan Pengambilan Keputusan Kualitatif dengan Kuantitatif ?

1.3. Tujuan Penulisan


1. Pembaca memahami apa itu Pengambilan Keputusan
2. Pembaca mengetahui Pengambilan Keputusan Kualitatif
3. Pembaca mengetahui Pengambilan Keputusan Kuantitatif
4. Pembaca dapat membedakan Pengambilan Keputusan Kualitatif
Dengan Kuantitatif

1
BAB II
TEORI

2.1 Pengambilan Keputusan


a. Pengertian Pengambilan Keputusan
Pengambilan Keputusan, merupakan suatu tindakan yang menentukan
hasil dalam memecahkan masalah dengan memilih suatu jalur tindakan di
antara beberapa alternatif yang ada melalui suatu proses mental dan
berfikir logis dan juga mempertimbangkan semua pilihan alternatif yang
ada yang mempunyai pengaruh negatif atau pun positif.
Pengambilan keputusan mempunyai peranan penting dalam manajemen
karena keputusan yang diambil oleh manajer merupakan keputusan akhir
yang harus dilaksanakan dalam organisasi-nya atau bisnis yang
dijalankannya. Keputusan manajer sangat penting karena menyangkut
semua aspek. Kesalahan dalam mengambil keputusan bisa merugikan
organisasi, mulai dari merusak nama baik organisasi atau perusahaan
sampai pada kerugian uang. Maka oleh sebab itu manajer harus berhati –
hati dalam mengambil keputusan.
Beberapa Pengertian Pengambilan Keputusan Menurut Para Ahli, Sebagai
Berikut:
1. G. R. Terry : Mengemukakan bahwa pengambilan keputusan adalah
sebagai pemilihan yang didasarkan kriteria tertentu atas dua atau lebih
alternatif yang mungkin.
2. P. Siagian : Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan
sistematis terhadap suatu masalah,pengumpulan fakta dan data.
3. Horold dan Cyril O’Donnell : Mereka mengatakan bahwa
pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara alternatif mengenai
suatu cara bertindak yaitu inti dari perencanaan, suatu rencana tidak
dapat dikatakan tidak ada jika tidak ada keputusan, suatu sumber yang
dapat dipercaya, petunjuk atau reputasi yang telah dibuat.

2
4. Claude S. Goerge, Jr : Mengatakan proses pengambilan keputusan itu
dikerjakan oleh kebanyakan manajer berupa suatu kesadaran, kegiatan
pemikiran yang termasuk pertimbangan, penilaian dan pemilihan
diantara sejumlah alternatif.

b. Tujuan Pengambilan Keputusan


Secara Umum, tujuan dari pengambilan keputusan adalah untuk
memperoleh pilihan terbaik dari alternatif-alternatif yang ada, agar tujuan
yang hendak dituju dapat dicapai dan berjalan dengan baik. Tujuan
pengambilan keputusan dapat dibegdakan menjadi dua bagian, antara lain
yaitu:
1. Bersifat Tunggal
Tujuan pengambilan bersifat tunggal terjadi jika keputusan yang
dihasilkan hanya menyangkut satu masalah saja, dalam artian bahwa
sekali diputuskan maka tidak ada kaitannya dengan masalah lain.
2. Bersifat ganda
Tujuan pengambilan keputusan yang besifat ganda terjadi jika
keputusan dihasilkan menyangkut lebih dari satu masalah, dalam
artian bahwa keputusan yang diambil tersebut sekaligus memecahkan
dua (atau lebih) masalah yang sifatnya kontradiktif atau yang besifat
tidak kontradiktif

c. Fungsi Penganbilan Keputusan


Pengambilan keputusan dilakukan ketika seorang individu maupun
organisasi dihadapkan pada suatu masalah. Dalam proses menyelesaikan
masalah tersebut, tentunya akan dihadapkan pada alternatif-alternatif
pilihan yang dapat digunakan, dalam hal inilah fungsi pengambilan
keputusan bekerja. Pengambilan keputusan sebagai suatu kelanjutan dari
cara pemecahan masalah memliki fungsi antara lain :
1. Pangkal Permulaan dari selutuh aktivitas manusia yang sadar dan
terarah baik secara individual ataupun secara kelompok, baik itu
secara institusional maupun secara organisasional.

3
2. Sesuatu yang bersifat futuristic, dalam artian menyangkut dengan
masa depan/masa yang akan dating, dimana efek atau pengaruhnya
berlangsung cukup lama.

2.2 Macam-macam Model Pengambilan Keputusan


Menurut Quade model Pengambilan Keputusan terdapat dua tipe yaitu model
kuantitatif dan model kualitatif.
a. Pengambilan Keputusan Kualitatif
Secara Garis Besar Pendekatan kualitatif
mengandalkan penilaian subyektif
terhadap suatu masalah, secara Sederhana
pengertian Kualitatif itu berfocus pada
kualitas. Kualitatif adalah sebuah nilai
Gambaran tentang pendekatan Kualitatif
yang dikandung oleh sesuatu / sebuah
benda, dimana penilaian yang dilakukan akan didasarkan pada mutu dan
kualitas yang terkandung di dalamnya. Menurut Sugiyono, Metode
penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada
filsafat post positivisme. Metode ini digunakan untuk meneliti pada
kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya eksperimen) di mana
peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Pengambilan sampel sumber data
dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan dengan tri-
anggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif atau kualitatif dan
hasil penelitian kualitatif lebih menekankan arti dari pada generalisasi.
Model kualitatif berdasarkan atas asumsi-asumsi yang ketepatannya agak
kurang jika dibandingkan dengan model kuantitatif dan ciri-cirinya
digambarkan melalui kombinasi dari deduksi-deduksi asumsi-asumsi
tersebut dengan pertimbangan yang lebih bersifat subjektif mengenai
proses atau masalah yang pemecahannya dibuatkan model. Gullet dan
Hicks memberikan beberapa klasifikasi model pengambilan keputusan
yang kerapkali digunakan untuk memecahkan masalah yang seperti itu
(yang hasilnya kurang diketahui dengan pasti). Pendekatan kualitatif
mengandalkan penilaian subyektif terhadap suatu masalah.

4
b. Pengambilan Keputusan Kuantitatif
Secara Garis Besar pendekatan kuantitatif
mendasarkan keputusan pada penilaian obyektif
yang didasarkan pada model matematika yang
dibuat, Secara Sederhana Kuantitatif befocus pada
jumlah. Kuantitatif adalah sebuah penilaian yang
dilakukan berdasarkan jumlah sesuatu, yang mana dalam hal ini kualitas
bukanlah sebagai faktor utama yang menjadi dasar penilaian. Menurut
Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang
berlandaskan terhadap filsafat positivisme. Metode ini digunakan dalam
meneliti terhadap sampel dan populasi penelitian, teknik pengambilan
sampel umumnya dilakukan dengan acak atau random sampling.
Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan cara memanfaatkan
instrumen penelitian yang dipakai. Analisis data yang digunakan bersifat
kuantitatif atau bisa diukur dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang
ditetapkan sebelumnya. Model Kuantitatif (dalam hal ini adalah model
matematika) adalah serangkaian asumsi yang tepat yang dinyatakan
dalam serangkaian hubungan matematis yang pasti. Ini dapat berupa
persamaan, atau analisis lainnya, atau merupakan intruksi bagi computer
yang berupa program-program untuk computer. Adapun ciri-ciri pokok
model ini ditetapkan secara lengkap melalui asumsi-asumsi dan
kesimpulan berupa konsekuensi logis dari asumsi-asumsi tanpa
menggunakan pertimbangan atau instuis mengenai proses dunia nyata
(praktik) atau permasalahan yang dibuat model untuk pemecahannya.
Dalam perusahaan yang besar, ada kecenderungan semakin banyak
perusahaan yang menggunakan metode kuantitatif dalam pengambilan
keputusan. Metode tersebut sering disebut juga operations research.
Pendekatan kuantitatif mendasarkan keputusan pada penilaian obyektif
yang didasarkan pada model matematika yang dibuat.

5
c. Komponen perbedaan antara Kualitatif dengan kuantitatif dijabarkan ke
dalam table berikut :

No. Komponen Kualitatif Kuantitatif

1 Kejelasan Unsur Subjek sampel, sumber data Tujuan, pendekatan, subjek,


tidak mantap dan rinci, sumber data sudah mantap,
masih flexsibel, timbul dan dan rinci sejak awal
berkembangnya sambil jalan

2 Langkah Baru diketahui dengan Segala sesuatu di rencanakan


penelitian mantap dan jelas setelah sampai matang ketika
penelitian selesai persiapan disusun

3 Sampel dan Tidak dapat menggunakan Dapat menggunakan sampel


populasi pendekatan populasi dan dan hasil penelitiannya
sampel. Dengan kata lain diberlakukan untuk populasi
dalam penelitian kualitatif
tidak dikenal istilah populasi
dan sampel, istilah yang
digunakan adalah setting.
Hasil penelitia hanya berlaku
bagi setting yang
bersangkutan.

4 Hipotesi Tidak mengemukakan a. Mengajukan hipotesis yang


hipotesis sebelumnya, tetapi akan diuji dalam penelitian
dapat lahir selama b. Hipotesis menentukan
penelitian berlangsung. Hasil hasil yang diramalkan
penelitian terbuka.

5 Desain Desain penelitiannya adalah Dalam desain jelas langkah-


flexible dengan langkah dan langkah penelitian dan hasil
hasil yang tidak dapat yang diharapkan
dipastikan sebelumnya.

6
No. Komponen Kualitatif Kuantitatif

6 Pengumpulan Kegiatan pengumpulan data Kegiatan pengumpulan data


data harus selalu dilakukan oleh memungkinkan untuk
peneliti sendiri. diwakilkan

7 Analisis data Dilakukan bersamaan Dilakukan sesudah semua


dengan pengumpulan data.
data terkumpul

8 Pemberi Disebut informan Disebut responden


Informasi

9 Data Berupa narasi dan angka Berupa data kuantitatif atau


dalam bentuk angka

10 Instrumen Instrument penelitian Berupa kuisioner yang tidak


penelitian adalah peneliti sendiri, boleh diinterpretasikan oleh
sehingga peneliti harus pengedar kuisioner dan tidak
konseptual dan teoritikal. juga boleh ditambah atau
dikurangi

7
BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Pengambilan Keputusan Kualitatif

a. Terdapat beberapa Teknik untuk mengambil keputusan Kualitatif antara


lain:
1. Teknik Demokrasi (melalui pemungutan suara, suara terbanyak
adalah keputusan.
2. Teknik Delphi (tidak mengharuskan anggota hadir).
3. Mencari Ide (brainstroming)
4. Teknik Kelompok Nominal (kelompok bertemu dalam pertemuan,
kelompok mendiskusikan ide dan gagsan, merangkin secara
independent, keputusan adalah yang rankingnya tertinggi)
b. Kelebihan metode Kualitatif :
1. Penelitian lebih berjalan sistematis
2. Mampu memanfaatkan teori yang ada
3. Penelitian lebih berjalan objektif
4. Spesifik, jelas dan rinci
5. Ukuran penelitian besar, sehingga menjadi nilai tambah tersendiri
c. Kekurangan metode Kualitatif
1. Pengambilan data cenderung berasal dari nilai tertinggi
2. Penelitian tidak subyektif
3. Orientasi hanya terbatas pada nilai dan jumlah.
4. Dibatasi oleh peluang untuk menggali responden dan kualitas
perangkat pengumpul data orisinal
5. Keterlibatan periset umumnya terbatas
d. Contoh pengambilan Keputusan Kualitatif
1. Seseorang meramal cuaca atas dasar pengalaman mereka sendiri,
sehingga bisa disebut dengan pengambilan keputusan kualitatif

8
2. Sebuah Perusahaan menerima karyawan berdasarkan dari hasil tes
wawancara.

3.2 Pengambilan Keputusan Kuantitatif

a. Terdapat beberapa Teknik untuk mengambil keputusan Kuantitatif antara


lain:
1. Mengumpulkan data (data yang akuran, sumber data)
2. Mendifinisikan masalah (masalah merupakan GAP antara situasi yang
diinginkan dengan kenyataan yang ada)
3. Mengembangkan model (model adalah representasi dari sebuah
situasi nyata)
4. Membuat solusi (memanipulasi model dan dengan masukan data,
menggunakan pendekatan trial and error)
5. Menguji Solusi (dilakukan untuk melihat akurasi dan kelengkapan
model dan data menjamin konsistensi hasil)
6. Menganalisis hasil (dilakukan untuk memahami langkah-langkah
yang harus dilakukan, implikasi langkah-langkah).
b. Kelebihan metode Kuantitatif :
1. Dapat digunakan untuk menduga atau meramal
2. Hasil Analisa dapat diperoleh dengan pasti dan akurat apabila
digunakan sesuai dengan aturan aturan telah ditetapkan
3. Dapat digunakan untuk mengukur interaksi hubungan dua/lebih
variabel
4. Dapat menyederhanakan realitas permasalah yang kompleks dan
rumit dalam sebuah model
c. Kekurangan metode Kuantitatif :
1. Berdasarkan anggapan anggapan (asumsi)
2. jika asumsi tidak sesuai dengan realitas maka kemampuannya tidak
dapat dijamin bahkan menyesatkan
3. Data harus berdistribusi normal dengan skala pengukuran data yang
harus digunakan adalah interval dan rasio

9
4. Tidak dapat menggunakan sampel kurang yang jumlahnya sedikit
(<30)
d. Contoh pengambilan Keputusan Kuantitatif :
1. Seseorang meramal cuaca atas dasar model matematika, seperti
perhitungan kelembapan, suhu udara, dll sehingga bisa disebut dengan
pengambilan keputusan Kuantitatif.
2. Sebuah Perusahaan menerima karyawan berdasarkan dari hasil nilai
ranking.

10
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

4.1. Kesimpulan
Pengambilan Keputusan, merupakan suatu tindakan yang menentukan hasil
dalam memecahkan masalah dengan memilih suatu jalur tindakan di antara
beberapa alternatif yang ada melalui suatu proses mental dan berfikir logis
dan juga mempertimbangkan semua pilihan alternatif yang ada yang
mempunyai pengaruh negatif atau pun positif. Secara Garis Besar Pendekatan
kualitatif mengandalkan penilaian subyektif terhadap suatu masalah, secara
Sederhana pengertian Kualitatif itu berfocus pada kualitas. Kualitatif adalah
sebuah nilai yang dikandung oleh sesuatu / sebuah benda, dimana penilaian
yang dilakukan akan didasarkan pada mutu dan kualitas yang terkandung di
dalamnya. Sedangkan Kuantitatif Secara Garis Besar pendekatan kuantitatif
mendasarkan keputusan pada penilaian obyektif yang didasarkan pada model
matematika yang dibuat, Secara Sederhana Kuantitatif befocus pada jumlah.
Kuantitatif adalah sebuah penilaian yang dilakukan berdasarkan jumlah
sesuatu, yang mana dalam hal ini kualitas bukanlah sebagai faktor utama yang
menjadi dasar penilaian

4.2. Saran
Makalah ini menurut kami masih belum sempurna, maka kelompok kami
berharap agar pembaca makalah ini atau teman teman kelompok lain yang
melanjutkan agar lebih dalam, kritis dan luas untuk menjelaskan makalah
teori Pengambilan Keputusan yang berjudul ‘’Pengambilan Keputusan
Kualitatif dan Kuantitatif’’

11
DAFTAR PUSTAKA

Bethebest (2009, 2 November). Konsep Pengambilan Keputusan di Dalam Sistem


Informasi Manajemen. Dikutip 16 November 2019 dari ravina-bethebest :
http://ravina-bethebest.blogspot.com/2009/11/konsep-pengambilan-
keputusan-di-dalam.html
Nurfazr, Alfi (2017, 4 Maret). Sistem Pengambilan Keputusan dalam organisasi
yang telah implementasi SIM dalam aktivitas organisasi atau kegiatan
bisnisnya. Dikutip 16 November 2019 dari Berbagi Tugas :
https://berbagitugass.blogspot.com/2017/03/sistem-pengambilan-keputusan-
dalam.html
___________ (2018, 11 September). Tujuan dan Fungsi Pengambilan Keputusan.
Dikutip 16 November 2019 dari Ilmu Eknomi ID : https://www.ilmu-
ekonomi-id.com/2018/09/tujuan-dan-fungsi-pengambilan-keputusan.html
William (2013, 27 Oktober). Metode Kuantitatif Dalam Pengambilan Keputusan.
Dikutip 16 November 2019 dari William Mangga :
https://williamangga.wordpress.com/2013/10/27/metode-kuantitatif-dalam-
pengambilan-keputusan/
Sedjati, Retina Sri (2014, 21 Januari). Dasar - Dasar Manajemen (Pengambilan
Keputusan). Dikutip 16 November 2019 dari data kata :
https://datakata.wordpress.com/2014/01/21/dasar-dasar-manajemen-
pengambilan-keputusan/
Pasha, Afifah Cinthia (2019, 10 Januari), 10 Perbedaan Penelitian Kualitatif dan
Kuantitatif, Mahasiswa Wajib Tahu. Dikutip 16 November 2019 dari Liputan
6 : https://www.liputan6.com/news/read/3867330/10-perbedaan-penelitian-
kualitatif-dan-kuantitatif-mahasiswa-wajib-tahu
___________ (2016, 21 November), Teknik Pengambilan Keputusan Kuantitatif
dan Kualitatif. Dikutip 16 November 2019 dari coggle :
https://coggle.it/diagram/W_62fcH7rUTLE9wl/t/teknik-pengambilan-
keputusan-kuantitatif-dan-kualitatif

12
Huda, Fatkhan Amirul (2018, 12 Februari), Kelebihan dan Kekurangan Penelitian
Kualitatif. Dikutip 16 November 2019 dari fatkhan :
http://fatkhan.web.id/kelebihan-dan-kekurangan-penelitian-kualitatif/
___________ (2018, 25 Juli), Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Metode
Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Dikutip 16 November 2019 dari Skripsi
Malang : https://skripsimalang.com/artikel-skripsiyuk-com/kelebihan-dan-
kekurangan-penggunaan-metode-penelitian-kuantitatif-dan-kualitatif/

13