Anda di halaman 1dari 14

CRITICAL BOOK REPORT

“MEDIA PENDIDIKAN SAINS”

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Terstruktur


Dalam Mata Kuliah Media Pendidikan Sains

Dosen Pengampu:
YENI MEGALINA, S.Pd., M.Si.

NAMA MAHASISWA : YANA NOVITA BERUTU


NIM : 4173321060
KELAS : FISIKA DIK D 2017
MATA KULIAH : MEDIA PENDIDIKAN SAINS

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN FISIKA


JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN,2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa telah memberikan berkat dan
anugerah-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas mata
Media pendidikan Sains ini tentang“ Critical Book Report.”Dan juga saya berterima
kasih pada Ibu YENI MEGALINA, S.Pd., M.Si. sebagai dosen pengampu mata
kuliah ini yang telah memberikan bimbingannya.
Penulis juga menyadari bahwa tugas ini masih banyak kekurangan. Oleh
karena itu penulis minta maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan penulis juga
mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna kesempurnaan tugas ini.
Sebelumnya penulis mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang
kurang berkenan dan saya memohon kritik dan saran yang membangun demi
perbaikan di masa depan. Akhir kata penulis ucapkan terima kasih semoga dapat
bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan bagi pembaca.

Medan, Maret 2019

Yana Novita Berutu

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.....................................................................................1

DAFTAR ISI...................................................................................................2

BAB I PENDAHULUAN...............................................................................3

1.1 Latar Belakang...................................................................................3

1.2 Tujuan ...............................................................................................4

1.3 Manfaat .............................................................................................4


1.4 Identitas Buku....................................................................................5

BAB II RINGKASAN BUKU........................................................................6

2.1 Buku Utama ......................................................................................6


2.2 Buku Pembanding .............................................................................8

BAB III PEMBAHASAN...............................................................................9

3.1 Kelebihan Buku...............................................................................11


3.2 Kelemahan Buku.............................................................................12

BAB IV PENUTUP......................................................................................13

4.1 Kesimpulan......................................................................................13
4.2 Saran................................................................................................13

Daftar Pustaka...............................................................................................14

BAB I
PENDAHULUAN
2
1.1 Latar Belakang Masalah

Media pembelajaran merupakan salah faktor penting dalam peningkatan


kualitas pembelajaran. Hal tersebut disebabkan adanya perkembangan teknologi
dalam bidang pendidikan yang menuntut efisiensi dan efektivitas dalam
pembelajaran. Untuk mencapai tingkat efisiensi dan efektivitas yang optimal, salah
satu upaya yang perlu dilakukan adalah mengurangi bahkan jika perlu menghilangkan
dominasi sistem penyampaian pelajaran yang bersifat verbalistik dengan cara
menggunakan media pembelajaran.

Sehubungan dengan penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran, para


tenaga pengajar atau guru perlu cermat dalam pemilihan dan atau penetapan media
yang akan digunakannya. Kecermatan dan ketepatan dalam pemilihan media akan
menunjang efektivitas kegiatan pembelajaran yang dilakukannya. Disamping itu juga
kegiatan pembelajaran menjadi menarik sehingga dapat menimbulkan motivasi
belajar, dan perhatian siswa menjadi terpusat kepada topik yang dibahas dalam
kegiatan pembelajaran yang dilakukannya. Kecermatan dan ketepatan dalam memilih
media pembelajaran dipengaruhi oleh banyak hal seperti luas sempitnya pengetahuan
dan pemahaman tenaga pengajar tentang kriteria dan hal - hal yang perlu
dipertimbangkan serta prosedur pemilihan media pembelajaran.

1.2 Tujuan Penulisan CBR


1. Untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Media Pendidikan sains Fisika

3
2. Menambah wawasan dan Pengetahuan penulis dan pembaca mengenai kriteria
pemilihan media yang baik.
3.Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam meringkas, menganalisa dan
membandingkan serta memberikan kritik pada suatu buku berdasarkan fakta
yang ada
4.Dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan dari dua buku yang akan
dibandingkan

1.3 .Manfaat CBR


1.Untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Pendidikan sains Fisika
2.Menambah wawasan dan Pengetahuan penulis dan pembaca mengenai kritria
pemilihan media yang baik.
3.Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam meringkas,menganalisa dan
membandingkan serta memberikan kritik pada suatu buku berdasarkan fakta
yang ada
4.Menguatkan pemahaman pembaca betapa pentingnya mempelajari kriteria
pemilihan media sebagai bentuk implementasi menjadi guru yang profesional

1.4 Identitas Buku


Buku Utama

4
1. Judul Buku : Media Pendidikan
Sains Fisika
2. Tahun Terbit : 2014
3. Penulis : Ratna Tanjung
4. Penerbit : Unimed Press
5. Kota terbit : Medan
6.Bab yang dibahas : Bab IV(Kriteria
Pemilihan Media)
7.Jumlah halaman : vii +137 Halaman
8.NomorISBN : 978-602-1313-55-8

Buku Pembanding
1. Judul Buku : Media Pendidikan
(Pengertian,
Pengembangan, dan
pemanfaatannya)
2. Tahun Terbit : 2014
3. Penulis : Dr.Arief. Sadiman. dkk
4. Penerbit : Rajawali Press
5. Kota terbit : Jakarta
6. Bab yang dibahas : Bab III (Pemilihan
Media
7. Jumlah halaman : 332 Halaman
8. NomorISBN : 979-421-025-0

BAB II
RINGKASAN ISI BUKU

2.1 BUKU UTAMA

5
BAB IV
KRITRIA PEMILIHAN MEDIA
A. Kriteria Pemilihan
Dalam hal memilih media untuk kepentingan pengajaran sebaiknya memeperhatikan
kriteria-kriteria berikut:
a) Ketetapannya dengan tujuan pengajaran; artinya media pengajaran dipilih atas
dasar tujuan-tujuan kompetensi yang telah ditetapkan. Tujuan kompetensi
yang berisikan pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis lebih baik
memungkinkan digunakannya media pengajaran
b) Dukungan terhadap isi bahan pengajaran;artinya bahan pengajaran yang
sifatnya fakta, prinsip, konsep dan generalisasi sangat memerlukan bantuan
media agara mudah dipahami siswa
c) Kemudahan memeperoleh media;artinya media diperlukan mudah diperoleh
stidak-tidaknya dapat dibuat oleh guru dalam waktu mengajar.
d) Ketrampilan guru dalam menggunakannya; apapun jenis media yang
diperlukan syarat utama adalah guru dapat menggunakannnya dalam proses
pengajaran.
e) Tersedia waktu untuk menggunakannya; sehingga media tersebut dapat
bermanfaat bagi siswa selama pengajaran berlangsung
f) Sesuai dengan taraf berpikir siswa; memilih media untuk pendidikan dan
pengajaran harus sesuai dengan taraf bepikir siswa, sehingga makna yang
terkandung didalamnya dapat dipahami oleh para siswa.

Dalam hubungannya dengan penggunaan media yang berlangsung pada waktu


berlangsungnya pengajararan setidak-tidaknya digunakan pada situasi berikut.
a. Perhatian siswa terhadap pengajaran sudah berkurang akibat kebosanan
mendengar uraian guru
b. Bahan pengajaran yang dijelaskan guru kurang dipahami siswa
c. Terbatasnya sumber pengajaran
d. Guru tidak bergairah untuk menjelaskan bahan pengajaran melalui penuturan
kata-kata verbal akibat terlalu lelah disebabkan telah mengajar cukup lama
dalam situasi ini guru dapat menampilkan media sebagai sumber belajar bagi
siswa.

6
Peranan media dalam proses pengajaran, yaitu:
a. Alat untuk memperjelas bahan pengajaran pada saat guru menyampaikan
pengajaran. Dalam hal ini media digunakan guru sebagai variasi penjelasan
verbal mengenai bahan pengajran
b. ‘Alat untuk mengangkat atau menimbulkan persoalan yang dikaji lebih lanjut
dan dipecahkan oleh para siswa dalam proses belajarnya
c. Sumber belajar bagi siswa, artinya media tersebut berisikan bahan-bahan yang
harus dipelajari pada siswa baik individual maupun kelompok.

B. Dasar pertimbangan pemilihan media


Beberapa penyebab orang memilih media antara lain adalah:
a. Bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya kuliah tentang media
b. Merasa sudah akrab dengan media tersebut
c. Ingin memberikan gambaran atau penjelasan yang lebih konkret
d. Merasa media dapat berbuat lebih banyak dari yang bisa dilakukannnya,
misalnya untuk menarik minat atau gairah belajar siswa.
Jadi, dasar untuk pemilihan sebuah media sangatlah sederhana, yaitu dapat
memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan yang diinginkan atau tidak. Mc.connel
(1974) mengatakan bila media itu sesuai pakailah “If The Medium Fits, Use It”.
Menurut Anderson pemilihan media sebagai yang tidak dipisahkan dari proses
pembelajaran dikelas. Untuk keperluan itu dia membagi media dalam sepuluh
kelompok, yaitu(1) media audio, (2) media cetak, (3)media cetak bersuara, (4) media
proyeksi, (5)media proyeksi dengan suara, (6) media visual gerak, (7)media audio
visual gerak, (8)objek, serta (10)media komputer.

2.2. BUKU PEMBANDING

BAB 3
PEMILIHAN MEDIA

A. Media jadi dan media rancangan


Ditinjau dari kesiapan pengadaanya, media dikelompokkan dalam dua jenis, yaiu
medi jadi karena merupakan perdagangan dan terdapat dipasaran luas dalam kedaan
siap pakai (media dalam utilization), dan media rancangan karena perlu diranvang
dan dipersiapkan untuk maksud atau tujuan pembelajaran tertentu (media by design).
7
Kelebihan dari media jadi adalah hemat waktu, tenaga dan waktu untuk pengadaanya.
Sebaliknya, media yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan tertentu
akan memeras banyak waktu, tenaga maupun biaya karena untuk mendapatkan
keandalan dan kesasihannya diperlukan serngangkaian kegiatan validasi prototipnya.
Kekurangan dari media jadi adalah kecilnya kemungkinan untuk mendapatkan media
jadi yang sepenuhnya sesuai dengan tujuan atau kebutuhan pembelajaran setempat.

B. Dasar Pertimbangan Pemilihan Media


Beberapa penyebab orang memilih media antara lain adalah:
e. Bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya kuliah tentang media
f.Merasa sudah akrab dengan media tersebut
g. Ingin memberikan gambaran atau penjelasan yang lebih konkret
h. Merasa media dapat berbuat lebih banyak dari yang bisa dilakukannnya,
misalnya untuk menarik minat atau gairah belajar siswa.
Jadi, dasar untuk pemilihan sebuah media sangatlah sederhana, yaitu dapat
memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan yang diinginkan atau tidak. Mc.connel
(1974) mengatakan bila media itu sesuai pakailah “If The Medium Fits, Use It”.
Menurut Anderson pemilihan media sebagai yang tidak dipisahkan dari proses
pembelajaran dikelas. Untuk keperluan itu dia membagi media dalam sepuluh
kelompok, yaitu(1) media audio, (2) media cetak, (3)media cetak bersuara, (4) media
proyeksi, (5)media proyeksi dengan suara, (6) media visual gerak, (7)media audio
visual gerak, (8)objek, serta (10)media komputer.

C. Kriteria Pemilihan
Profesor Ely dalam kuliahnya bdi Fakultas Pascasarjana IKIP Malang tahun 1982
mengatakan pemilihan media seyogyanya tidak terlepas dari konteksnya bahwa
media merupakan komponen dari sistem instruksional secara keseluruhan. Karena itu,
meskipun tujuan dan isinya sudah diketahui, faktor lain seperti karakteristik siswa,
strategi belajar mengajar, organisasi kelompok belajar, alokasi waktu dan sumber,
serta prosedur penilainnya juga perlu dipertimbangkan.
Dalam hubungan ini Dick dan Carey (1978) menyebutkan bahwa disamping
kesesuaian dengan tujuan perilaku belajarnya, ada empat faktor yang perlu

8
dipetimbangkan dalam media. Pertama adalah ketersediaan sumber stempat. Artinya,
bila media yang bersangkutan tidak ada pada sumber-sumber yang ada, harus dibeli
atau dibuat sendiri.
Kedua adalah apakah untuk membeli atau memproduksi sendiri tersebut ada dana,
tenaga, dan fasilitasnya. Ketiga adalah faktor yang menyangkut keluwesan,
kepraktisan dan ketahanan media ynag bersangkutan untuk waktu yang lama. Faktor
yang terakkhir adalah efektivitas biayanya dalam jangka waktu yang panjang.

D. Model / Prosedur Pemilihan Media


Dilihat dari bentuknya, cara pemilihan media dikelompokkan menjadi tiga model
yaitu model flowchart yang menggunakan sistem pengguguran (atau eliminasi) dalam
pengambilan keputusan pemlihan, model matriks yang menangguhkan keputusan
pemilihan sampai seluruh kriteria pemilihannya diidentifikasi, dan model checklist
yang juga menangguhkan keputusan pemilihan sampai semua kriteria
dipertimbangkan.
Pada flowchart , yang dijadikan sebagai masukan adalah permintaan akan
kebutuhan fil tersebut (misalnya dari fakultas). Setelah melewati tahap pengguguran,
kesimpulan akhirnya adalah membeli atau tidak. Pada tahap evaluasi, semua
persyaratan atau kriteria telah dituangkan dalam format evaluasi (kuesioner, cheklist)
yang biasanya telah dibakukan.
Anderson membagi media dalam sepuluh kelompok, yaitu(1) media audio, (2)
media cetak, (3)media cetak bersuara, (4) media proyeksi, (5)media proyeksi dengan
suara, (6) media visual gerak, (7)media audio visual gerak, (8)objek, serta (10)media
komputer.
Prosedur lain untuk pemilihan media dibuat dalam bentuk matriks seperti yang
dikembangkan oleh Wilbur Schramm (1977) yang ingin melihat kesesuaian media
dengan tingkat kesulitan pengendalian oleh pemakai.
Dalam model yang dikembangkan oleh Allen bahwa media-media tertentu
mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu terhadap yang lain untuk belajar tertentu
dan sebaliknya.

BAB III
9
PEMBAHASAN

3.1 KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU


3.1.1 Buku Utama
 Keunggulan buku
1. Dalam buku utama cover lebih berwarna sehingga menarik minat
pembaca untuk membaca dan mempelajari desain belajar mengajar kreatif
berbasis sains.
2. Dari segi isi, buku ini sangat bagus dan lumayan lengkap.Pemisahan
poin-poin dituliskan dengan jelas dan menekankan pada poin-poin untuk
setiap pembahasan.
3. Dalam penggunaan bahasa, menurut saya buku ini sudah menggunakan
bahasa yang lugas yang dibuktikan dengan kesederhanaan bahasa
sehingga materi dalam buku ini memiliki makna yang jelas serta tidak
membuat ambigu para pembacanya khususnya para peserta didik.
Penggunaan bahasa yang lugas memberikan sensasi membaca yang
menyenangkan bagi pembaca sehingga pembaca tidak mudah bosan dan
jenuh dalam memahami materi yang disampaikan penulis.
4. Buku ini menulis rangkuman di setiap akhiran chapternya, yang
mempermudah peserta didik memahami isi buku tanpa harus membaca
keseluruhan isi buku.

 Kelemahan Buku

10
1. Materi yang ada di dalam buku utama ini lebih sedikit dibandingkan
dengan buku pembanding. Dimana dalam buku utama tidak ada
membahas tentang model pemilihan media sedangkan di buku
pembanding ada.
2. Diakhir bab tidak terdapat soal-soal pertanyaan untuk latihan guna
mengukur sejauh mana mahasiswa memahami materi yang dibahas

3.1.2 Buku pembanding


 Keunggulan Buku

1. Materi yang ada dalam buku Media Pendidikan (Pengertian, Pengembangan,


dan pemanfaatannya) “Oleh Penulis Dr.Arief. Sadiman, M.Sc,lebih lengkap
dibandingkan dengan buku utama
2. Dari segi bahasa, bahasa yan diguakaan dalam buku ini sangat mudah untuk
dipahami dan struktur teks nya juga sudah tersusun rapi dan teratur

 Kelemahan Buku
1. Adapun kekurangan atau kelemahan buku tersebut ilahan penggunaan warna
dalam buku yang terkesan monoton dan terlihat kusam, sehingga memberikan
kesan sedikit kurang menarik ketika melihat kedalam buku.
2. Dibandingkan dengan buku pembanding, buku utama tidak mencantumkan
rangkuman pada setiap akhir bab
3. Sama seperti buku utama, buku ini juga tidak terdapat soal-soal pertanyaan
untuk latihan dalam akhir bab.

BAB IV
PENUTUP

11
4.1 KESIMPULAN

Media pembelajaran adalah salah satu faktor penting dalam menunjang


keberhasilan suatu proses pembelajaran. Ada beberapa prinsip dalam memilih media
pembelajaran yang harus diperhatikan oleh pendidik, yang terpenting dalam
pemilihan media pembelajaraan dimaksud adalah adanya patokan yang digunakan
pada proses pemilihan media itu. Pemilihan dan penggunaan suatu media
pembelajaran harus melibatkan tenagayang mampu, terampil, dan profesional untuk
memanfaatkannya disetiap lembaga pendidikan. Biaya yang dibutuhkan juga harus
tersedia dan terjangkau oleh suatu lembaga pendidikan yang bersangkutan.

Setiap media pembelajaran memiliki keunggulan masing-masing, maka dari


itulah kita diharapkan dapat memilih media yang sesuai dengan kebutuhan atau
tujuan pembelajaran. Dengan harapan bahwa penggunaan media akan mempercepat
dan mempermudah pencapaian tujuan pembelajara. Oleh karena itu, para pendidik
diharuskan untuk jeli memilih media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan
peserta didik agar memperoleh hasil yang maksimal

4.2.SARAN
Untuk kedua Buku, ada baiknya jika kedua buku dibuat menggunakan kombinasi
warna yang cerah, sehingga buku ini terlihat menarik untuk menarik minat pembaca
lebih banyak lagi

DAFTAR PUSTAKA

Tanjung, Ratna. 2014. Media Pendidikan Sains Fisika. Medan:Unimed Press.

Sadiman, Arief. 2014. Media Pendidikan (Pengertian, Pengembangan, dan


Pemanfaatannya).Jakarta: Rajawali Press

12
13