Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN PRAKTIKUM

0953123201
PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL

MODUL: 7

“FLIP-FLOP”

NAMA : Adinda khaerani


NIM : M0519005
KELOMPOK :5
HARI : Jumat
TANGGAL : 8 November
WAKTU : 15 : 30
ASISTEN : 1.Khoirunnisa
2. Olivia Diaz Fauziah

PROGRAM STUDI INFORMATIKA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

[2019]
Adinda Khaerani/M0519005/5/jumat 8 November 2019
Email: Khaeranidinda5@student.uns.ac.id
Asisten: 1. Khoirunnisa
2. Olivia Diaz Fauziah

Abstrak— Sistem Digital adalah suatu bagian dari ilmu pengetahuan yang erat kaitannya
dengan gerbang logika. Dalam hal ini, gerbang logika sangat diperlukan untuk
penyusunan suatu algoritme. Prinsip kerja setiap gerbang logika memanfaatkan aturan
Boolean. Banyak dari fungsi Boolean yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-
hari. Dalam penyimpanan data informasi pada system digital terdapat flip flop.flip flp ini
dapat disusun secara sederhana dengan menggunakan gerbang logika.

Kata kunci- Gerbang Logika, flip flop

I. PENDAHULUAN
Seiring dengan perkembangan zaman, Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi mengalami
kemajuan yang sangat pesat. Kemajuan ini sangat mempengaruhi pengembangan di segala
bidang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Tidak terkecuali di bidang elektronika, berbagai
hal telah ditemukan, mulai dari penemuan elektron yang mengalir dalam suatu rangkaian
elektronis hingga ke rangkaian rumit seperti TV, radio, komputer, dan lain sebagainya.
Namun dalam ragkaian yang dikategorikan sebagai rangkaian yang membutuhkan arus yang
kuat, terdapat rangkaian sederhana dalam penyusunanya. Untuk memahami jenis-jenis
rangkaian tersebut maka diperlukan pendalaman pembelajaran terkait elektronika, kali ini
kami akan memberikan penjelasan mengenai rangkaian Flip-flop
Flip-flop merupakan rangkaian digital yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara
semi permanen sampai ada suatu perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang
disimpan. Prinsip dasar dari flip-flop adalah suatu komponen elektronika dasar seperti
transistor, resistor, dan dioda yang drangkai menjadi suatu gerbang logika yang dapat bekerja
secara sekuensal. Flip-flop juga merupakan suatu rangkaian yang terdiri dari 2 elemen
aktif(taransistor) yang kerjanya saling bergantian. Ada banyak fungsi flip-flop diantaranya
yaitu menyimpan bilangan binner, mencacah pulsa dan menymerempakan rangkaian
aritmatika
II. DASAR TEORI
2.1 Pengertian flip-flop
Flip-Flop adalah sebuah rangkaian Digital yang memiliki 2 keadaan stabil dan dapat
menyimpan informasi sebesar 1 bit data biner yang dinyatakan dalam sistem biner yaitu
logika 1 atau logika 0 .
Flip-Flop juga adalah keluarga Multivibrator yang mempunyai dua keadaan atau disebut
Bistabil Multivibrator. Rangkain flip flop mempunyai sifat sekuensial karena sistem kerjanya
diatur dengan pulsa, yaitu sistem-sistem tersebut bekerja secara sinkron dengan deretan pulsa
berperiode T yang disebut System Clock.

2.2 fungsi flip-flop

 Penyimpan data informasi 1 bit biner


 Mencacah pulsa
 Menahan atau mengingat pulsa trigger
 Menyerempakkan operasi aritmatika
 Menghitung detak dan untuk mengsinkronisasikan input sinyal waktu variabel
untuk beberapa sinyal waktu yang direferensi
2.3 jenis-jenis flip-flop
 R-S Flip-Flop
RS flip flop atau SR (SET – RESET) merupakan dasar dari flip flop jenis lain. Flip
flop ini mempunyai 2 masukkan : satu disebut S (set) yang dipakai untuk menyetel
(membuat keluaran flip flop berkeadaan 1) dan yang lain disebut R (reset) yang
dipakai untuk me-reset (membuat keluaran berkeadaan 0). RS Flip-flop dapat
dibentuk dari dua gerbang NOR atau dua gerbang NAND
 J-K Flip-Flop
J-K Flip-flop yang diberi nama berdasarkan nama masukannya, yaitu J dan K. Flip
Flop ini mengatasi kelemahan RS flip-flop, yang tidak mengizinkan pemberian
masukkan R=S=1, dengan meng-NAND-kan masukkan dari luar dengan keluaran.
J-K Flip-flop ini tidak bekerja tak serempak dengan rangkaian lain karena tidak ada
penabuhan (clocking).
 D Flip-Flop
D Flip-flop ini berasal dari delay. Flip-flop ini mempunyai hanya satu masukkan,
yaitu D. jenis flip flop ini sangat banyak dipakai sebagai sel memori dalam
computer. Pada umumnya flip flop ini dilengkapi masukkan clock. Dapat dilihat
bahwa sebenarnya D flip-flop berfungsi seperti apa yang dilakukan oleh JK flip-
flop bila masukkan K dihubungkan dengan komplemen masukan J.

 T Flip-Flop
T Flip-flop diambil dari sifatnya yang selalu berubah keadaan setiap adanya sinyal
pemicu (trigger) pada masukkannya. Input T merupakan satu-satunya masukkan
yang ada pada flip flop jenis ini sedangkan keluarannya tetap dua, umumnya. Kalau
keadaan keluar flip-flop 0, maka setelah adanya sinyal pemicu keadaan berikut
menjadi 1 dan bila keadaannya 2, maka setelah adanya pemicuan keadaannya
berubah menjadi 0. flip flop T dapat disusun dari satu RS flip-flop dan dua Gerbang
NAND.

III. TUJUAN PERCOBAAN


3.1 Tujuan
Mahasiswa Dapat :
• Mengenal berbagai macam rangkaian flip-flop.
• Merangkai berbagai macam rangkaian flip-flop dalam bentuk IC.

IV. ALAT DAN LANGKAH PERCOBAAN


4.1 Alat dan bahan.
1. Digital trainer set atau Digital Work.
2. IC 7400 (Nand), 7402 (Nor), 7408 (And), 7432 (Or), 7486 (Xor), 7404 (Not),
7474 (flip- flop D), 7473 (flip-flop JK), 7472 (flip-flop JK Master-Slave with
preset and clear).
4.2 langkah percobaan
4.2.1 Flip-flop R – S.
1. Rangkailah gerbang logika flip-flop R – S berikut ini :
2. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan
lampu LED.
3. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground. 4. Amati dan catat
output terhadap kombinasi keadaan input.
4. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

4.2.2 flip-flop R-S dengan preset dan clear

1. Rangkailah gerbang logika flip-flop R – S dengan preset dan clear berikut ini :

2. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan lampu
LED.

3. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground. 4. Amati dan catat output
terhadap kombinasi keadaan input.

4.2.3 Flip-flop J – K

1. Rangkailah gerbang logika flip-flop J – K berikut ini :

2. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan lampu
LED.

3. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground.


4. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

5. Rangkailah flip-flop J – K dengan menggunakan IC 7473.

6. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan lampu
LED.

7. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground.

8. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

4.2.4 Flip-flop T

1. Rangkailah gerbang logika flip-flop T berikut ini :

2. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan lampu
LED.

3. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground.

4. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

4.2.5 Flip-flop J – K master–slave.

1. Rangkailah gerbang logika flip-flop J – K master – slave berikut ini :


2. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan lampu
LED.

3. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground.

4. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

5. Rangkailah flip-flop J – K master – slave dengan preset dan clear dengan


menggunakan IC 7472.

6. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan lampu
LED.

7. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground.

8. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

4.2.6 Flip-flop D

1. Rangkailah gerbang logika flip-flop D berikut ini :

2. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan lampu
LED.

3. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground.

4. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

5. Rangkailah flip-flop D dengan menggunakan IC 7474.

6. Sambungkan terminal input dengan switch input dan terminal output dengan lampu
LED.

7. Sambungkan terminal supply dengan +5 Volt dan ground.

8. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.


V.HASIL DAN ANALISIS PERCOBAAN
Dari hasil percobaan dengan menggunakan computer dan digital work diperoleh
hasil percobaan sebagai berikut :

5.1 Rangkaian R-S

Truth table rangkaian R-S


Clck S R Q Q’ Ket
1 0 0 0 0 Tergantung keadaan sebelumnya
1 0 1 0 1 Reset Q menjadi 0
1 1 0 1 0 Set Q menjadi 1
1 1 1 1 1 Dilarang menggunakan

Pada hasil percobaan R-S yang memiliki clock diatas dapat dsimpulkan bahwa
clock ini berfungsi mengatur keadaan Set dan Reset. Bila pulsa clock berlogik 0,
maka perubahan logik pada input R dan S tidak akan mengakibatkan perubahan pada
output Q dan Q’. Akan tetapi apabila pulsa clock berlogik 1, maka perubahan pada
input R dan S dapat mengakibatkan perubahan pada output Q dan Q’.

5.2 Rangkaian R-S dengan preset dan clear


Truth Table rangkaian R-S dengan preset dan clear

Clock Set Reset Preset Clear Q Q’


X X X 0 0 1 1
X X X 0 1 1 0
X X X 1 0 0 1
X X X 1 1 0 1
X 0 0 1 1 0 1
X 0 1 1 1 0 1
X 1 0 1 1 0 1
X 1 1 1 1 0 1
1 1 0 1 1 1 0
1 0 1 1 1 0 1
1 1 1 1 1 1 1

Cara kerja rangkaian R-S ini adalah dengan cara mengaktifkan preset dan clear. Karena
keadaan output akan bergantung pada preset dan clear.

5.3 Rangkaian J - K

Truth Table rangkaian J – K

Clck J K Q Q’

1 0 0 Tidak berubah

1 0 1 0 1

1 1 0 1 0

1 1 1 Togel
Seperti yang dikatahui dari table diatas bahwa jika J-K bernilai 0 maka nilai Q
dan Q’ tidak berubah, dan jika kondisi masukkan J-K berlogika 1 maka kondisi
keluaran akan menjadi berlawanan dengan kondisi keluaran yang sebelumnya atau
dikenal dengan intilah togel

5.4 Rangkaian T

Truth Table Rangkaian T


T Q

1 Togel

0 tetap

Dari hasil percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa clock berfungsi untuk
mengsinkronisasi rangkaian jika clock bernilai 0 maka masukkan rangkaian tidak
ditanggapi artinya nilai Q akan tetap tetapi jika clock bernilai 1 maka masukkan akan
ditanggapi artinya jika T bernilai 1 maka Q dalam keadaan togel (berkebalikan dengan
nilai keluaran yang sebelumnya),dan jika T bernilai 0 maka Q dalam keadaan tetap

5.2.5 Rangkaian J-K master slave


Truth table rangkaian J-K Master slave

input output

J K Q Q’

0 0 1 0

0 1 0 1

1 0 1 0

1 1 0 1

Dari hasil percobaan diatas kesimpulan nya hampir sama dengan percbaan yang lain
yaitu inputan akan ditanggapi atau disinkron ketika clock berlogika 1.contoh dari truth
table diatas tertulis jika J K berlogika 0 1 maka akan menghasilkan output 0 1, nilai
output tersebut bisa berubah jika sebelumnya kita mengaktifkan clock terlebih
dahulu.jika tidak diaktifkan maka output tidak akan berubah atau bernilai tetap.

5.6 Rangkaian D

Truth table Rangkaian D

input output
Clock D Q Q’
1 0 0 1
1 1 1 0
0 0 Tetap pada kondisi sebelumnya
0 1 Tetap pada konidisi sebelumnya
VI. KESIMPULAN
Dari hasil percobaan diatas dapat disimpulkan:

1. fungsi clock pada setiap rangkaian adalah untuk mensikronisasi rangkaian artinya agar
inputan ditanggapi maka clock harus berlogika 1

2. terbuktinya penerapan teori flip flop sebagai bentuk sederhana dari penyimpanan data.

VII. DAFTAR PUSTAKA

Yudanto,satrio(2014). Laporan praktikum eletronika digital. Academia.com. diakses


pada tanggal 14 november 2019(21:08)

Agus,Arifin(2016). Laporan praktikum digital flip-flop. Academia.com. diakses pada


tanggal 14 november 2019(21:21)
VIII. LAMPIRAN

1. Rangkaian R-S
2. Rangkaian J-K
3. Rangkaian J-K Mster Slave
4. Rangkaian T
5. Rangkaian D
6. Rangkaian R-S dengan preset dan clear