Anda di halaman 1dari 27

Kumpulan Soal UKAI Kimia dan Bahan Alam

Profesi Apoteker Angkatan 2

Universitas Muhammadiyah Malang – 2019


Bahan Alam
1. Seorang pengusaha UMOT membuat sediaan obat batuk yang mengandung ekstrak jahe,
ekstrak daun sirih, sari jeruk nipis dan madu. Klaim apa yang dapat dituliskan pada
leaflet dan kemasan obat tersebut ?
a. Menekan batuk kering
b. Meredakan batuk karena debu
c. Menghilangkan dahak
d. Membantu meredakan batuk
e. Menyembuhkan batuk karena flu
2. Jika komponen senyawa bergerak dari 1,7 cm dari garis awal sementara pelarut berjarak
5,0 cm sehingga berapa nilai rf untuk komponen tersebut ..? 0,34
3.
4. Industry farmasi yang mengembangkan obat herbal fitofarmaka harus melakukan suatu
uji lebih lanjut. Salah satunya adalah uji fase satu yang bertujuan untuk mengetahui?
a. Efektivitas terapi=2
b. Post marketing surveillance=4
c. Rentang windows therapy
d. Kemungkinan timbulnya terapi
e. Monitoring efek obat= 2
5. Berikut ini yang merupakan senyawa penanda tanaman pegagan adalah ?
a. Mangostin b. kurkumin c. asiaticoside d. apiin e. vinkristin
6. Sebuah pabrik obat tradisional akan memproduksi obat batuk dai bahan akar manis
(Glycyrrhizae glabra). Bahan baku tersebut harus distandarisasi. Salah satu uji yang akan
dilakukan yaitu uji kadar abu total . uji tersebut menggambarkan apa?
a. Tingkat kekerigan simplisia
b. Tingkat cemaran mikroorganisme
c. Tingkat kandungan senyawa anorganik
7. Seorang apoteker dibagian kontrol kualitas membuat sediaan cair difenhidramin HCl.
pembuatan mengacu pada FI. menganalisis fase gerak dengan campuran asetonitril, air,
trietilamin asetat anhidrat. penambahan trietilamin dapat mempengaruhi hasil profil
kromatogramnya. apa efek dari trietilamin tersebut?
a. puncak analit tinggi
b. waktu retensi pendek
c. puncak analit melebar
d. waktu retensi pendek dan puncak analit tinggi
e. waktu retensi pendek dan puncak analit melebar
8. Seorang apoteker Qc akan mengidentifikasi senyawa alkaloid yang terdapat dalam sirup
menambah nafsu makan pada anak menggunakan metode kromatografi lapis tipis.
Apakah penampakan bercak spesifik untuk senyawa tersebut ?
a. Burchard= triterpenoid
b. Alumunium klorida- flavonid
c. Besi (III) klorida =tanin
d. Folin chiochalteu
e. Vanilin sulfat
9. Seorang ibu datang ke apotek untik membeli jamu sediaan tablet antidiare yang
mengandung senyawa fenolik sebagai zat aktifnya. Senyawa tersebut memiliki sifat
adstringensia dan dapat mengendapkan protein. Senyawa fenolik apakah yang memiliki
sifat- sifat tersebut?
a. Flavonoid
b. Tannin
c. Alkaloid
d. Steroid
e. Triterpenoid
10. Sebuah industri farmasi akan memproduksi sirup kurkuma dengan menggunakan serbuk
sirup simplisia kering rimpang kunyit sebagai bahan baku utama. Apoteker melakukan
pemeriksaan keaslian serbuk simplisia kunyit yang dipasok oleh supplier bahan baku.
Apakah senyawa aktif yang tepat untuk dijadikan sebagai senyawa penanda (marker)
pada proses pemeriksaan tersebut?
a. Kursetin
b. Caffeine
c. Marmin
d. Kurkumin
e. Andrografolide
11. industri farmasi ingin membuat sediaan dari ekstrak rimpang jahe yang mengandung
minyak atsiri, metode ekstraksi yang tepat
a. Refluks
b. Destilasi
c. Maserasi
d. Sokletasi
e. Deflokuasi
12. Kepala bagian QC industri obat tradisional akan melakukan pengawasan mutu terhadap
ekstrak herbal meniran untuk sediaan fitofarmaka. kandungan apa yang akan digunakan?
a. Quersetin
b. Andrographolide
c. Filantin
d. Flavonoid
e. Antosianin
13. Seorang pasien mengalami batu ginjal, dan ingin menjalani pengobatan herbal. Daun
yang digunakan sebagian pengobatan herbal adalah
a. Daun apiun graviolens
b. Daun digitalis
c. Daun guazuma
d. Daun senna
e. Daun sonchus arvensis
14. Sebuah industri farmasi ingin mengembangkan obat herbal terstandar dari ekstrak
meniran sebagai imunodulator menjadi fitofarmaka. oleh karena itu, dibutuhkan
pengujian lanjutan untuk registrasi ke BPOM. Pengujian apa yang diperlukan?
a. Uji praklinik
b. Uji klinik
c. Uji toksisitas
d. Uji mikrobiologi
e. Uji iritasi
15. Kepala bagian QC industri obat tradisional akan melakukan pengawasan mutu terhadap
ekstrak herbal meniran untuk sediaan fitofarmaka. Kandungan apa yang akan digunakan?
a. Quersetin
b. Andrographolide
c. Filantin
d. Flavonoid
16. Seorang apoteker bekerja dibagian produksi obat tradisional, ingin memperoleh minyak
atsiri oleum citri ( citri lemon) dengan menggunakan ekstraksi, metode apakah yang
sesuai?
a. Destillasi
b. Ekstraksi pelarut
c. Maserasi
d. Perkolas
17. Suatu industri farmasi telah mengembangkan kapsul ekstrak kunyit sebagai agent co-
chemotherapy dalam pengobatan kanker payudara. Produk tersebut telah lolos dalam
tahapan uji pra-klinik, uji toksisitas, uji klinik fase I, II, dan III. Apakah nama
penggolongan yang tepat bagi produk tersebut?
a. Herbal
b. Jamu
c. OHT
d. Fitofarmaka
e. Obat Keras
18. Seorang pasien laki-laki 53 tahun, penderita Hipertansi datang ke apotik untuk membeli
Tensigard. Tensigard merupakan sediaan farmasi yang berisi ekstrak daun seledri dan
kumis kucing serta telah diuji klinik untuk penderita Hipertansi. Apakah nama
penggolongan sediaan tersebut?
a. Herbal Terstandar
b. Fitofarmaka
c. Obat bebas
d. Obat bebas terbatas
e. Obat keras
19. RnD IOT ingin mengidentifikasi senyawa flavonoid pada ekstrak etanol dengan
menggunakan KLT. Fase geraknya yaitu n-butanol: as. Asetat: air (3:1:1). Indeks
polaritas mempengaruhi kemampuan memisahkan sampel. Indeks polaritas n-butanol
(4,0), as. Asetat (6,2), air (9,0). Berapa indeks polaritas campuran?
a. 1.24
b. 1.80
c. 3.04
d. 3.64
e. 5.44
20. Pengujian yang dilakukan pada pasien dengan kanker payudara sebanyak 50 orang adalah
a. Praklinik
b. Klikik tahap 1
c. Klinik tahap 2
d. Klinik tahap 3
e. Klinik tahap 4
21. Pengeringan simplisia jahe merah sebagai bahan baku ekstrak dalam jamu yang
ditunjukkan untuk meningkatkan nafsu makan pada anak. Salah satu metode pengeringan
secara buatan yang dilakukan menggunakan oven. Berapakah suhu pengeringan yang
baik untuk pembuatan simplisia dengan oven ?
a. 0 - 30 0C
b. 30 - 60 0C
c. 10 - 20 0C
d. 70 – 100 0C
e. 100 – 120 0C
22. Untuk mengubah obat herbal terstandar menjadi fitofarmaka maka uji apa yang harus
dilakukan?
a. Uji Preklinis
b. Uji Klinis
c. Uji BA/BE
d. Uji Disolusi Terbanding
23. Ekstraksi dengan pelarutnya selalu baru, disebut apa?
A. Perkolasi
B. Maserasi
C. Destilasi
D. Soxchletasi
24. Industry farmasi memproduksi suatu ekstrak yang akan diujikan kepada responden yang
mengalami imunodefisiensi. Termasuk dalam uji apakah itu?
a. Uji praklinik
b. Uji klinik fase I
c. Uji klinik fase II
d. Uji klinik fase III
e. Uji klinik fase IV
25. Apoteker bagian kontrol kualitas sedang melakukan verifikasi sediaan sulfadoksin dan
pirimetamin secara kromatografi cair kinerja tinggi dengan fase gerak asam asetat glasial
1% dan asetonitril (4:1) dalam standar internal fenasetin. Hasil penyuntikan diperoleh
waktu retensi fenasetin, sulfadoksin, pirimetamin sebesar 3,1; 3,6; 4,2 menit dan lebar
puncak sebesar 0,5; 0,9; 0,3 menit. Berapakah waktu retensi relatif fenasetin dalam
sulfadoksin?
a. 0,3
b. 0,6
c. 1,16
d. 1,35
e. 1,80
26. Seorang pasien mengalami batu ginjal dan ingin menjalani pengobatan herbal. Daun yang
digunakan sebagai pengobatan herbal adalah...
a. Daun Apium graviolens = ganja
b. Daun Digitalis - jantug
c. Daun Guazuma= diare
d. Daun Senna
e. Daun Sonchus arvensis
27. Seorang perempuan menebus resep ke Apotek, resep berisikan suplemen zat besi.
Menurut penuturan perempuan tersebut, dia rutin meminum teh pada pagi hari.
Kemudian apoteker memberikan konseling kepada perempuan tersebut, kalau zat besi
dan teh dapat membentuk ikatan khelat. Zat apakah didalam teh yang dapat membentuk
khelat?
a. Alkaloid
b. Flavonoid
c. Saponin
d. Tanin
e. Terpenoid
28. Kepala bagian QC Industri OT melakukan pengawasan mutu terhadap ekstrak herbal
meniran untuk sediaan fitofarmaka. Kandungan apa yang akan digunakan ?
a. Quersetin
b. Andrographolide
c. Filantin
d. Flavonoid
e. Antosianin
29. Sebuah Industri memproduksi minyak kayu putih yang biasa digunakan dalam sediaan
farmasi minyak gosok untuk menghangatkan badan. Industri tersebut melakukan
pemeriksaan mutu dengan memeriksa komponen senyawa. Metode pemisahan dan
deteksi apakah yang tepat untuk memeriksa komponen senyawa tersebut ?
a. HPLC – MS
b. HPLC – UV
c. GC – MS
d. HPLC – IR
e. GC – UV
30. Industri Obat Tradisional akan membuat sediaan jamu, bentuk kapsul dan syrup yang
hendak ditujukan untuk meningkatkan nafsu makan. Sesuai dengan PP No 51 thn 2009,
terdapat persyaratan jumlah minimal apoteker pada indutri obat tersebut. Berapa jumlah
minimal apoteker yang dibutuhkan ?
a. Minimal 5 orang
b. Minimal 4 orang
c. Minimal 3 orang
d. Minimal 2 orang
e. Minimal 1 orang
31. Sebuah perusahaan akan membuat obat dengan bahan daun jambu sebagai obat diare.
Golongan obat apakah?
a. Jamu
b. OHT
c. Fitofarmaka
32. Pengujian eugenol dari minyak cengkeh menggunakan?
a. KLT
b. KCKT
c. GC
d. Spektrofotometri UV-VIS

33. Fase campuran dengan perbandingan n- butol : as. Asetat : air (3:1:1). Ineks polaritas
masing-masingadalah 4,0 : 6,2 : 9,0. Indeks polaritas campuran adalah?
34. Ekstrak daun jambu biji 30 gram diekstraksi dan didapatkan 5ml alcohol dengan BJ
0,9802 pada table alkoholmetrik yang setara dengan 15% v/v etanol. Berapakah kadar
alcohol dalam ekstrak?
35. Seorang apoteker bekerja sebagai RND di industri obat tradisional dan diminta
mengembangkan produk dari jabe dengan menjadikan biomarker aktif jahe sebagai zat
yang diklaim. Biomarker senyawa jahe yang dimaksud adalah
a. Eugenol
b. Mangostin
c. Beta caroten
d. Gingerol
e. Bioflavonoid
36. Seorang pasien diduga mengalami keracunan kecubung. Yang menyebabkan efek toksik
adala?
a. Flavonoid
b. Alkaloid pirolizi
c. Tannin
d. Terpenoid
e. Lakton
37. Seorang perempuan menebus resep ke Apotek, resep berisikan suplemen zat besi.
Menurut penuturan perempuan tersebut, dia rutin meminum teh pada pagi hari.
Kemudian apoteker memberikan konseling kepada perempuan tersebut, kalau zat besi
dan teh dapat membentuk ikatan khelat. Zat apakah didalam teh yang dapat membentuk
khelat?
A. Alkaloid B. Flavonoid C. Saponin D. Tanin E. Terpenoid
38. Suatu apoteker disuatu industri obat tradisional mendapatkan penurunan kadar
Kurkuminoid dalam bahan baku kunyit ntuk bahan baku kapsul obat kolesterol. Pemasuk
bahan baku tersebut mengataka bahwa sebelum dikirim, kunyit didihkan dengan air kapur
terlebih dahulu untuk menghentikan reaksi enzimatis. Apakah yang menyebabkan
penurunan kadar kurkuminoid dalam bahan baku kunyit tersebut?
a. Kurkuminoid tidak stabil oleh pemanasan
b. Kurkuminoid menguap bersama uap air
c. Kurkuminoid terurai menjadi asam ferulat
d. Kurkumanoid membentuk polimer
e. Reaksi enzimatis tetap berlangsung
39. Seorang Apoteker yang bertugas pada bagia QC suatu industri farmasi sedang mengukur
akurasi alat KCKT dalam rangka validasi penetapan kadar CTM pada produk tablet obat
influenza dengan indikator Simpangan Baku Relatif (SBR). Berapakah kriteria
penerimaan SBR yang ditetapkan pada taraf kepercayaan 99.0%?
a. < 0.5 %
b. < 1.0 %
c. < 2.0 %
d. < 2.5 %
e. < 5.0 %
40. Apoteker diindustri obat tradisional melakukan uji parameter non sfesifik mutu ekstrak,
dengan cara bahan dipanaskan pada temperatur dimana senyawa organik dan turunnya
terdestruksi dan menguap, sehingga tinggal unsur mineral dan anorganik. Uji parameter
mutu non sfesifik apakah yang dilakukan apoteker tersebut?
a. Susut pengeringan
b. Kadar air
c. Kadar abu
d. Sisa pelarut
e. Residu peptisida
41. Metode ekstrasi dengan pelarut air yang suhunya harus mencapai 90C selama 15 menit
adalah?
a. Sokletasi
b. Maserasi
c. Infudasi
d. Dekokta – 90derajat. 30 menit
e. Refluks
42. Seorang apoteker bekerja di bagian produksi obat tradisional, ingin memperoleh minyak
atsiri Ol.Citri (Citrus lemon) dengan menggunakan metode ekstrasi, metode apakah yang
sesuai?
a. Destilasi
b. Ekstraksi pelarut
c. Maserasi
d. Perkolasi
e. Sokletasi
43. Sebuah pabrik obat tradisional akan memproduksi obat batuk dari bahan akar manis
(Glycyrrhizae glabra). Bahan baku tersebut harus distandarisasi. Salah satu uji yang akan
dilakukan yaitu uji kadar abu total, uji tersebut menggambarkan apa?
a. Tingkat kekeringan simplisia
b. Tingkat cemaran mikroorganisme
c. Tingkat kandungan senyawa organik
44. Suatu IOT akan menetapkan kadar ekstrak sizigium Cikini utk obat tradisional, instrumen
paling tepat yg digunakan adalah..
a. KLT
b. KCKT
c. KG
d. AAS
e. Spektro UV
45. Bagian kontrol kualitas di industri obat tradisional melakukan penetapan kadar alkohol
yang tersisa dalam ekstrak kental daun jambu yang akan dibuat tablet. Dari hasil uji pada
30 g ekstrak, didapatkan destilat alkohol 5,0 ml dengan BJ 0.9802 (25°C), yang pada
tabel alkoholmetrik ekivalen dengan 15% v/v etanol. Berapa kadar alkohol (%) dalam
ekstrak?
a. 0,75
b. 0,78
c. 2,5
d. 14,7
e. 15
46. Industri farmasi melakukan verifikasi metode penetapan kadar kaplet amoxicilin dan
asam klavulanat dengan metode KCKT. Diperoleh waktu retensi 4,2 dan 2; luas area
puncak 1,5 dan 0,5. Berapa hasil hitung resolusinya?
a. A. 1,1
b. B. 2,2
c. C. 3,3
d. D. 4,4
e. E. 5,5
R= 2(4,2-2)/ 1,5+0,5= 2,2
47. Suatu industri farmasi akan mengidentifikasi rimpang temulawak untuk bahan baku jamu
untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Identifikasi dilakukan dengan KLT GF254 dan
pengembangan kloroform dan etanol. Muncul bercak berwarna kuning dan berfuloresensi
hijau kekuningan dengan RF 0,15 dan 0,3. Penyemprotan bercak dilakukan dengan FeCl3
10% menghasilkan biru tua dan vanillin sulfat menghasilkan warna ungu. Reaksi apa
yang menyebabkan perubahan warna menjadi biru tua?
a. Oksidasi
b. Kompleks
c. Reduksi
d. Eliminasi
e. Substitusi
48. Seorang apoteker di industri ekstrak bahan alam ingin melakukan ekstrak suatu smplisia
berupa serbuk kayu untuk pembuatan sediaan herbal tablet antidiabetes. Kandungan zat
aktif dalam simplisia tersebut bersifat tidak stabil terhadap panas. Apakah metode
ekstraksi yang tepat untuk ekstrak simplisia tersebut?
a. Reflux d. soxhletasi
b. Infundasi e. destilasi
c. perkolasi
49. untuk penetapan kadar pada obat tradisional yang mengandung herba meniran
menggunakan sandar apa?
a. Quercetin
b. Androgratolid
c. Filantin
d. Skoroletin
e. ...
50. Tumbuhan familia Allium contohnya Allium sativum L. atau bawang putih
mengandungsenyawa aliin struktur kimianya ada gugus sulfida. Sufida diekskresikan dari
tubuh melewatiginjal, kulit dan paru-paru. Apa yang akan terjadi bila seseorang setiap
hari makan bawang putih dengan tujuan sebagai komplementer untuk mencegah
aterosklerosis?

a. Toksisitas ginjal

b. Toksisitas paru-paru

c. Kulit keriput

d. Sesak napas

e. Badan bau sulfur


51. Bahan tumbuhan yang digunakan untuk obat berupa akar, batang, daun, bunga, buah,
biji,atau keseluruhan bagian tumbuhan. Apa istilah bahan tumbuhan yang digunakan
untuk obat?
a. Obat alam
b. Obat herbal
c. Obat herbal terstandar
d. Obat tradisional
e. Jamu
52. Suatu obat tradisional akan di dilakukan pengukuran kadar. Yang akan dilakukan
pengujian adalah flavonoid. Metode pengujian apa yang tepat untuk di lakukan?
a. Spektrofotometri massa
b. Spektrofotometri UV Vis
c. AAS
d. IR
e. Spektrofotometri fluoresensi
53. Sebuah industri farmasi akan memproduksi sirup kurkuma dengan menggunakan serbuk
sirup simplisia kering rimpang kunyit sebagai bahan baku utama. Apoteker melakukan
pemeriksaan keaslian serbuk simplisia kunyit yang dipasok oleh supplier bahan baku.
Apakah senyawa aktif yang tepat untuk dijadikan sebagai senyawa penanda (marker)
pada proses pemeriksaan tersebut?
a. Kursetin
b. Caffeine
c. Marmin
d. Kurkumin
e. Andrografolide
54. industri farmasi membuat sirup yang mengandung curcuma domestica. Untuk menjaga
mutu, dilakukan penetapan kadar kandungan senyawa aktof dengan parameter spesifik
bahan aktif. Apakah senyawa tersebut?
a. Alkaloid
b. Flavonoid
c. Karotenoid
d. Curcuminoid
e. Terpenoid
55. Suatu industri farmasi akan mengembangkan allium sativum untuk jadikan obat herbal
untuk penggunaan obat hipertensi. Diketahui allium sativum tidak tahan suhu panas.
Metode extraksi apakah yg digunakan dlm proses tersebut ?
a. Refluks
b. Soxletasi
c. Digesti
d. Maserasi
e. Infusa
56. Bagian Penelitian dan pengembangan industri obat tradisional akan melakukan penetapan
kadar mangosten didalam ekstrak kulit manggis dengan menggunakan metode KLT
densitometri dan menentukan % koefisien variasi (KV) dari hasil penetapan tersebut
diperoleh 500ng/spot adalah 508,55 dan SD 6,77. Berapakah Koefisien Variasinya?
a. 1,00%
b. 1,33%
c. 1,53%
d. 1,73%
e. 1,98%
KV= SD/x dikali 100%
6,77/508,55 x100%= 1,33%
57. Seorang apoteker dibagian kontrol kualitas membuat sediaan cair difenhidramin HCL.
Pembuatan mengacu pada FI. Menganalisa fase gerak dengan campuran asetonitril air,
air, trietilamin (50:50:0,5) dengan penambahan asam asetat anhidrat. Penambahan
trietilamin dapat mempengaruhi hasil profil kromatogramnya. Apa efek dari trietilamin
tersebut?
a. Puncak analit tinggi
b. Waktu retensi pendek
c. Puncak analit melebar
d. Waktu retensi pendek dan puncak analit tinggi
e. Waktu retensi pendek dan puncak analit melebar

58. Induatri OT akan membuat sediaan dari kulit manggis sebagai terapi menurunkan kadar
kolesterol untuk membuktikan dibandingkan dengan mangostin. Pereaksi apa yang
cocok?
a. ALCL3
b. CaCL3
c. KMnO4
d. Dragendrof
e. Liebermann burchard
59. Ada seorang apoteker bekerja di industri ingin mengambil minyak atsiri dari kuklit jeruk
dengan ekstraksi. Metode ekstraksi apa yang tepat?
a. Destilasi
b. Ekstraksi pelarut
c. Maserasi
d. Perkolasi
e. sohkletasi
60. Kurkumin tablet digunakan sebagai penambah nafsu makan pada anak- anak. Identifikasi
kebenaran simplisia temulawak dengan menggunakan metode kromatografi lapis tipis
dengan baku pembanding kurkumin. Parameter apa yang harus dibandingkan agar
simplisia temulawak dengan baku pembanding kurkumin?
a. Nilai pH
b. Luas bercak
c. Bentuk bercak
d. Panjang bercak
e. Nilai Rf
Kimia

1. Dilakukan uji validasi metode tablet simetikon. Diperoleh hasil %recovery dari 3 replikasi
yaitu 98%-120%. Parameter uji apa yg dilakukan?
a. Linieritas
b. Akurasi
c. Presisi
d. Selektivitas
e. Sensitivitas
2. IPC akan menguji amoxicillin 500 mg dengan instrumen spektro. Kemudian akan dibuat
larutan 0.02 N sebanyak 10 ml. Larutan stok yang tersedia 0.2 N.
Berapakah ml larutan stok yang diambil?
a. 0.002 ml
b. 0.02 ml
c. 0.1 ml
d. 1 ml
e. 10 ml
3. Penetapan kadar Ibuprofen menggunakan spektro UV-Vis dari suatu sediaan 800 mg
ibuprofen dan dilarutkan dalam 250 ml. Diambil 1 ml dan diencerkan dalam 50 ml.
Didapatkan serapan 0,6 dengan persamaan regresi y= 0,1 x-1. Berapa persen kadar
ibuprofen yang didapat ?
a. 97,5 %
b. 95 %
c. 100 %
d. 102,5 %
e. 105 %
4. Seorang apoteker bagian QC di industri menganalisa kelarutan ranitidine dalam air secara
UV Visible dengan ketebalan plat 1 cm adalah 31 dengan panjang gelombang 225 nm.
Berapa absorbansi ranitidine 0,1 % ?
f. 0,31
a. 0,031
b. 31
A= Exbxc
A= 31x 1cm x 0,1%= 0,031
5. Bidang QC industri obat tradisional melakukan penetapan kadar Pb pada simplisia bawang
putih untuk anti hipertensi dengan metode SSA. Berat sampel simplisia 0,001 kg dengan
volume akhir 0,05 L. Kandungan Pb yang didapatkan pada simplisia adalah 0,18 mg/L.
Berapa kandungan Pb jika dinyatakan dalam mg/kg ?
a. 0,9
b. 4,5
c. 9
d. 13,5
e. 45
6. Seorang analis QC melakukan uji disolusi 200 mg tablet x ke dalam dapar 100 ml
menggunakan spektrofotometri UV dengan faktor pengeneran 10 kali. Didapakan absorbansi
0,465 dengan persamaan yang didapatkan adalah y = 0,013 x + 0,096. Berapakah kadar obat
dalam sediaan tersebut ?
a. 23 %
b. 28,38 %
c. 28,48 %
d. 23,38 %
e. 28 %
7. Suatu industri minuman kaleng yang mengandung aspartam, as.benzoat, dan kafein
dianalisis menggunakan KCKT dengan kolom C18. Fase gerak yang digunakan metanol 20
% dan panjang gelombang 220-270 nm. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar aspartam
lebih kecil dari kafein dan as. Benzoat lebih besar dari pada kafein. Bagaimana cara
membaca spektrum dalam KCKT ?
a. Aspartam, As. Benzoat, Kafein
b. Kafein, As.Benzoat, Aspartam
c. As. Benzoat, Aspartam, Kafein
d. Aspartam, Kafein, As.Benzoat
e. Kafein, As. Benzoat, Aspartam
8. Sebua industri farmasi melakukan kontrol kualitas terhadap produknya yaitu sirup
parasetamol. Preparasi sampel dilakukan dengan cara memipet 1 ml sirup paracetamol
kemudian dilarutkan dengan etanol sampai 100 ml. Setelah di analisis dengan menggunakan
spektrofotometer uv-vis. Diperlukan kadar sampel sebesar 250 ppm. Berapakah kandungan
parasetamol dalam satu sendok takar (5ml) sediaan sirup tersebut?
a. 25 mg
b. 250 mg
c. 100 mg
d. 50 mg
e. 125 mg
9. QC dari suatu industri farmasi melakukan penetapan kadar sediaan sirup paracetamol.
Larurat baku induk dibuat dengan menimbang standart parasetamol 25 mg. Kemudian
dillarutkan denagn NaoH 0,1 N sampai volume 100 ml. Berapa kadar larutan baku induk
paracetamol tersebut ?
a. 2500 ppm
b. 250 ppm
c. 0.25 ppm
d. 25 ppm
e. 2.5 ppm
10. Apoteker RnD melakukan uji kadar krim triamsinolon 0.1% per 10 g, diketahui bobot 20
tube adalah 200 g. Berapakah bobot sampel yang ditimbang agar setara 100 mg triamsinolon
a. 100 mg
b. 120 mg
c. 140 mg
d. 160 mg
e. 180 mg
11. Industri farmasi membuat sediaan injeksi cyclizine lactate sebagai antiemetic. Untuk
memastikan kualitas sediaan tadi, dilakukan analisis secara spektrofotometri UV dan
diperoleh data analisis sebagai berikut:
Volume injeksi yang dianalisa : 5 ml
Faktor pengenceran yang terjadi akibat proses ekstraksi cyclizine lactate dari
pembawanya : 40 E (1%, 1 cm) cyclizine lactate pada 22nm : 331
Absorban pada 225 nm : 0,413
Berapakah konsentrasi (dalam % b/v) cyclizine lactate dalam injeksi tadi?
a. 0,413 %b/v
b. 3,31 %b/v
c. 4,25 %b/v
d. 4,99 %b/v
e. 5,29 %b/v
12. Dilakukan analisis lidokain dengan HPLC, diperoleh luas daerah bawah kurva 26400. Luas
bawah kurva larutan standar lidokain 26000 dengan konsentrasi microgram/ml dengan
pengenceran 200 kali. Berapa jumlah lidokain yang dianalisis?
a. 2030 microgram/ml
b. 2015 microgram/ml
c. 2010 microgram/ml
d. 10,30 microgram/ml
e. 10,15 microgram/ml
13. seorang analis akan melakukan pengukuran dengan spektrofotometri suatu larutan PCT.
Diketahui A (1 cm 1%) dengan Panjang gelombang 275 nm adalah 750. Berapa absorbansi
jika konsentrasinya 10 ppm dan tebal lempeng 1 cm?
a. 0,075
b. 0,001
c. 0,75
d. 0,1
e. 0,22
14. Apoteker pada sebuah industry melakukan identifikasi senyawa A dan B. senyawa tsb
diidentifikasi menggunakan senyawa HPLC dengan waktu retensi senyawa A=4,2 dan
senyawa B=2; luas dibawah kurva senyawa A= 1,5 dan senyawa B= 0,5. Berapa resolusi?
a. 1,1
b. 2,2
c. 3.3
d. 4,4
e. 5,5
15. Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) banyak mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP)
yang sangat berbahaya bagi kesehatan seperti Metanil Yellow. Penyuluhan perlu dilakukan
untuk mengenalkan BTP yang aman. Contoh BTP yang aman
a. Amaran
b. Kunyit
c. Ponceau
d. Klorofil
e. Antosianin
16. Survei Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) salah satunya adalahuntuk mengetahui
kanddungan formalin. Reagen yang digunakan untuk melakukan uji formalin adalah
a. Asam kromatopat
b. Asam nitrit
c. Asam sitrat
d. Asam sulfat pekat
17. Seorang Apoteker QC akan mengidentifikasi alkaloid yang terdapat dalam sirup penambah
makan pada anak menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis. Apakah penampak
bercak spesifik untuk senyawa tersebut?
a. Buchardat
b. Allumunium klorida
c. Besi (III) klorida
d. Folin ciochalteu
e. Vanilin sulfat
18. Seorang apoteker melakukan identifikasi senyawa dengan menggunakan KCKT, bahan baku
diuji oleh supervisor. Parameter apa yang dilihat?
a. Luas puncak
b. Waktu retensi
c. Absorbansi
d. Transmiten
e. Panjang gelombang
19. Pabrik farmasi melakukan analisis injeksi diazepam 2% b/v dari sebuah sediaan injeksi
untuk pasien dewasa. Diambil sampel sejumlah 5 mL, dilarutkan dalam pelarut di labu ukur
hingga 100 mL. Kemudian diencerkan kembali dengan memipet sejumlah 1 mL dan
dilarutkan dalam pelarut di labu ukur hingga 50 mL. Semua alat yang digunakan
memilikiketelitian sesuai aturan kuantitatif. Berapa total kesalahan acak majemuk dalam
prosedur analisis di atas?
a. 0,5 %
b. 1 %
c. 1,5 %
d. 2 %
e. 2,5 %
20. Dalam kimia medisinal, modifikasi struktur sering dilakukan untuk mengefektifkan terapi,
seperti misalnya untuk mengatasi resistensi suatu antibiotik. Salah satu contohnya adalah
modifikasi kloramfenikol menjadi tiamfenikol. Modifikasi seperti apa yang dilakukan dalam
pembuatan kloramfenikol menjadi tiamfenikol?
a. Penggantian gugus NO2 menjadi SO2
b. Penggantian gugus NH2 menjadi CO2
c. Penggantian gugus SO2 menjadi NO2
d. Penggantian gugus CO2 menjadi NO2
e. Penggantian gugus NO2 menjadi PO4
21. Seorang apoteker di suatu industri obat tradisional akan melakukan analisis kandungan
alkohol dari sampel ekstrak kental kulit manggis demi kepentingan sertifikasi hala
produknya. Alkoholmerupakan salah satu jenis zat yang mudah menguap. Apakah alat yang
tepat digunakan apoteker untuk analisis sampel tersebut?
a. Kromatografi lapis tipis
b. Kromatografi gas
c. Kromatografi kolom
d. Kromatografi cair kinerja tinggi
e. Kromatografi gas
22. Tablet ibuprofen diukur kadarnya menggunakan spektrofotometri Uv-Vis dengan hasil
serapan 0,8. Sarapan bakunya 0,4 (ibuprofen 100 mg). Pada etiket tertera tulisan 1 tablet
mengandung 200mg. Berapa % kadar tablet terhadap baku pembanding?
a. 95%
b. 97,5%
c. 100%
d. 102,5%
e. 105%
23. Bagian kualitas mutu suatu industri obat tradisional mengukur kadar pb pada bawang putih
yang digunakan sebagai ekstrak terstandar untuk anti hipertensi dengan menggunakan
metode AAS. Bahan yang digunakan untuk pengukuran 0.001 g/L dengan larutan 0.005 L
dengan hasil kadar pb yang didapat 0.18 mg/L. berapa kadar pb dalam mg/ml?
a. 0.9
b. 4.5
c. 9.0
d. 23
e. 45
24. Dilakukan penetapan kadar asetosal dengan metode titrasi asam basa. NaOH sebagai
pentiter. NaOH dibakukan dengan asam oksalat 0,1N 10 ml. NaOH yang dibutuhkan 10,3
ml. Berapa normalitas NaOH?
a. 0,0100
b. 0,0781
c. 0,0791
d. 0,0871
e. 0,0971
25. Seorang pasien , laki-laki, usia 48 tahun, penderita Takhiaritmia Supraventrikular, sedang
dirawat di suatu rumah sakit dan mendapatkan resep dengan obat injeksi diltiazem
hidroklorida 5mg/ml(kemasan 10 ml) . Aturan dosis sediaan obat ini untuk pasien adalah 10
mg secara IV lambat selama 3 menit. Berapakah jumlah larutan injksi diltiazem hidroklorida
yang harus disiapkan untuk satu kali pemberian ?
a. 2 mL
b. 4 mL
c. 6 mL
d. 8 mL
e. 10 mL
26. Bagian QC industri farmasi menentukan kadar sefaleksin tablet menggunakan
spektrofotometer UV-VIS. Berat rata-rata 20 tablet sefaleksin adalah 300 mg. Ditimbang
seksama 70 mg serbuk, dilarutkan dalam air hingga 100,0 mL. Larutan tersebut diukur
dengan memipet 1,0 mL dan ditambahkan air hingga 10,0 mL. Serapan sampel dan serapan
baku 20 ppm adalah 0,530 dan 0,450. Berapa mg sefaleksin yang terkandung dalam tiap
tablet?
a. 181,94 mg
b. 203, 10 mg
c. 225,33 mg
d. 252,43 mg
e. 150,35 mg
27. Asam salisilat komersial mengandung H2SO4 97% massa. Jika massa jenisnya 1,8 g/mL.
Hitunglah kemolaran asam sulfat tersebut (BM H2SO4 = 98)
a. 15
b. 16,2
c. 17,8
d. 18,3
e. 19,1
28. Seorang apoteker melakukan formulasi sediaan sirup kering antibiotik amixicillin. Alasan
pembuatan sirup kering karena stabilitas dari zat aktif tidak stabil akibat reaksi hidrolisa.
Gugus mana yang terhidrolisa?
a. Fenol
b. Alkil
c. Amina
d. Amida
29. Sebuah Industri farmasi menguji tablet natrium diklofenak dengan menggunakan
spektrofotometri UV-Vis. Pada pengujian diperlukan larutan baku 15 bpt. Berapa banyak
natrium diklofenak yang harus diperlukan untuk membuat larutan baku tersebut ?
a. 0,5 tablet
b. 1,5 tablet
c. 2,5 tablet
d. 1 tablet
e. 2 tablet
30. Apoteker di Industri sedang mengevaluasi kualitas tablet ibuprofen, berdasarkan FI. Uji
disolusi ibuprofen menggunakan dapar phospat pH 7,2. Diketahui pKa Ibuprofen 4,4.
Berapa persenkah ibuprofen dalam bentuk terion kondisi disolusi di atas ?
a. 55 %
b. 66 %
c. 77 %
d. 88 %
e. 99 %
31. Sebanyak 150 ml larutan mengandung 87,75 gram NaCl (Mr=58,5). Jika larutan ini
diuapkan volume nya menjadi 50 ml. hitunglah konsentrasi larutan yang terjadi
a. 10
b. 15
c. 20
d. 25
e. 30
32. Diketahui A(1% 1cm) adalah 31 dengan panjang gelombang 225 nm. Absorbansi untuk
larutan 1 % adalah
a. 31
b. 3.1
c. 0.31
d. 0.031
e. 0.0031
33. Sebuah industri akan memproduksi tablet ibuprofen 500mg. Akan dilakukan kontrol kualitas
dengan uji disolusi menggunakan ph dapar 7.2. Diketahui pka ibuprofen 4.4.
Berapa (dalam %) kandungan ibuprofen dalam ion?
a. 55
b. 66
c. 77
d. 88
e. e. 99
34. Seorang apoteker yang bertugas pada bagian qc suatu industry farmasi sedang melakukan
validasi alat KCKT untuk pemeriksaan kadar fenilpropanolamin (PPA) dalam produk dalam
obat influenza. Apoteker tersebut memastikan apakah puncak lain (peak) yg dihasilkan oleh
eksipien dan pelarut selain peak yg dihasilkan oleh PPA dalam kromatogram. Parameter
apakah yg sedang dianalisa oleh apoteker tersebut ?
a. Liniearitas
b. Spesifikasi
c. Akurasi
d. Presisi
e. Rentang
35. Suatu industri farmasi memproduksi sediaan kapsul suplemen kehamilan yg mengandung 16
komponen, salah satunya DHA. Untuk meningkatkan kualitas produk maka dilakukan
penetapan kadar DHA. DHA adalah salah satu asam lemak yg terderivatisasi dalam bentuk
esternya. Bagaimana melakukan penetapan kadar tersebut?
a. Spektrofotometer serapan atom
b. Spektrofotometer Uv/Vis
c. Spektrofluorometri
d. Kromatografi gas
e. KCKT
36. Seorang Apoteker di industry farmasi akan melakukan penetapan kadar paracetamol.
Paracetamol dibuat dalam bentuk larutan induk standar 1000 ppm yang selanjutnya akan
dibuat seri konsentrasi larutan paracetamol (5, 10, 15, 20, dan 25 ppm) dalam labu takar 100
ml. Berapakah jumlah larutan induk yang harus diambil untuk membuat larutan paracetamol
20 ppm?
a. 1ml
b. 2 ml
c. 3 ml
d. 4 ml
e. 5 ml
37. Seorang apoteker di bagian RnD industri jamu akan membuat sirup ekstrak meniran untuk
membantu peningkatan sistem imun pada anak. Konsentrasi ekstrak meniran dalam sirup
tersebut adalah 0,25% (b/v). Volume bersih sirup tersebut dalam tiap kemasan botol adalah
60 mL dan volume 1 batch produksi adalah 1000 botol. Berapakah jumlah ekstrak meniran
yang ditimbang untuk 1 kali siklus produksi?
a. 0,15 gram
b. 1,5 gram
c. 15 gram
d. 150 gram
e. 1.500 gram
38. Hasil analisis kromatogram menggunakan HPLC, waktu retensi zat A 3,2; zat B 1,8. Lebar
peaknya A 0,8 ; B 0,1. Berapa daya pisah dari HPLC tersebut?
a. 5,5
b. 4
c. 1,5
d. 3,11
e. 1,7
39. Pengujian kadar supositoria metronidazol dengan metode Spektro UV-Vis. Diketahui
absorbansi sampel 0,4 dan absorbansi larutan standar 0,2. Konsentrasi larutan standar
diketahui 10 mg/mL. Jika sampel 2 supositoria metronidazol diekstraksi dengan pelarut 100
mL lalu diencerkan hingga 1000 mL maka berapa konsentrasi sampel per supositoria?
a. 0,5
b. 1
c. 1,5
d. 2
e. 2,5
40. Seorang pasien, laki-laki dewasa menerima multivitamin dari apoteker dalam bentuk tablet
effervescent. Pada label, tertulis bahwa tablet tersebut mengandung multivitamin, asam sitrat
dan natrium hydrogen karbonat (NaHCO3). Pasien kemudian memasukkan tablet tersebut ke
dalam segelas air. Reaksi kimia apakah yang terjadi?
A. Netralisasi B. Reduksi c. Kompleksasi D. Sedimentasi E.Oksidasi

41. Tablet as. Mefenamat di analisis menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)
dengan kolom L1 (C18) dan fase gerak dapar fosfat, asetonitril dan methanol. Bagaimana
prinsip pemisahannya?
a. Adsorpsi terbalik
b. Adsorpsi normal
c. Partisi normal
d. Partisi terbalik
e. Adsorbsi ekslusi
42. Tablet ibuprofen diukur kadarnya menggunakan spektrofotometri uv-vis dengan hasil
serapan 0,8. serapan bakunya 0,4 (ibuprofen 100 mg). pada etiket tertera tulisan 1 tablet
mengandung 200 mg. berapa % kadar tablet terhadap baku pembanding?
a. 95%
b. 97,5%
c. 100%
d. 102,5%
e. 105%
43. Bagian pengawasan kualitas mengadakan evaluasi sediaan parasetamol sirup 125mg/mL
dengan menggunakan HPLC,sediaan diambil 1 mL kemudian diencerkan ke dalam 10mL
aquadest (2500 ppm), diencerkan lagi diambil 10mL ke dalam 25mL. Berapa ppm akhir?
a. 125
b. 150
c. 200
d. 250
e. 300
44. Apakah faktor yang paling mempengaruhi serapan gugus benzen pada struktur Sibutramin
sehingga panjang gelombang menjadi bergeser ke arah hipsokromik?
a. Substitusi klorida pada gugus benzen
b. Perpanjangan rantai alkil
c. Amin tertier yang terikat
d. Rantai amin alifatik
e. Ikatan rangkap terkonjugasi
45. Tablet CTM 4 mg dengan bobot tablet 200 mg dilakukan penetapan kadarnya dengan
melarutkan 1 tablet dalam 100 mL air. Larutan kemudian disaring dan diukur absorban zat
aktif yang terlarut. Absorban yan didapat sebesar 0,45. Persamaan kurva kalibrasi (μg/mL)
adalah y= 0,02x + 0,04. Berapa % kah kadar zat aktif pada tablet tersebut?
a. 51 %
b. 52 %
c. 53 %
d. 54 %
e. 55 %
46. Seorang apoteker di bagian QA sedang melakukan analisis kadar PCT dan kafein dalam
sediaan tablet influenza merk “X”, dalam analisanya dapat digunakan metode KCKT.
Sebelum dilakukan analisis kadar, dilakukan uji kesesuaian sistem (UKS) KCKT untuk
memastikan kefektifan sistem operasional akhir. Parameter apa saja yang memenuhi syarat
UKS ini?
a. Faktor kapasitas <2
b. Resolusi <2, lempeng teoritis > 2000
c. Lempeng total > 2000
d. Tailing factor > 2
e. Nilai regresi linear mendekati 1
47. Bagian kontrol kualitas pabrik ingin menguji kualitas acetylsistein dengan menggunakn
metode HPLC. Pengukuran kadar dilakukan dengan kurva kalibrasi. Teknik perhitungan
kadar apa yang tepat?
a. External standard d. working standard
b. Internal standard e. reference standard
c. Addition standard
48. Pengujan lab menggunakan ibuprofen dan paracetamol memiliki waktu retensi 15 dan 18,
masing-masing 1,3 dan 1,9. Beapa rentang parameter resolusinya?
49. Seorng apoteker diindustri farmasi sedang melakukan validasi metode analisis asiklovir
dalam sediaan krim dengan membuat larutan baku 1,8 dan 64 mikrogram/ml. Masing-
masing sampel direplikasi 6 kali dan diperoleh nilai relative standar (RSD) sebesar 1,40%.
Apakah parameter validasi yang diuji oleh apoteker tsb?
a. akurasi d. selektivitas
b. linearitas e. spesifitas
c. presisi
50. Seorang Apoteker yang bertugas pada bagian QC suatu industri farmasi sedang mengukur
akurasi alat KCKT dalam rangka validasi penetapan kadar CTM pada produk tablet
influenza dengan indikator Simpangan Baku Relatif (%SBR). Berapakah kriteria
penerimaan SBR yang ditetapkan pada taraf kepercayaan 99,0%?
a. <0,5%
b. <1,0%
c. <2,0%
d. <2,5%
e. <5,0%
51. Sebuah industri farmasi menguji tablet Na.dic dgn menggunakan spektrofotometri UV Vis.
Pada penujian memerlukan larutan baku 15 bpt.
Berapa banyak Na.dic yang diperlukan untuk membuat larutan baku tersebut?
a. 0.5 tablet
b. 1.5 tablet
c. 2.5 tablet
d. 1 tablet
e. 2 tablet
52. Apoteker di industri sedang mengevaluasi kualitas tablet ibuprofen berdasarkan FI. Uji
disolusi Ibuprofen menggunakan dapar fosfat pH 7,2 Diket pKa Ibuprofen 4,4.
Berapa Persenkah Ibuprofen dalam bentuk terion pada kondisi disolusi diatas?
a. 55%
b. 66%
c. 77%
d. 88%
e. 99%
53. Pada suhu tertentu, asetilsistein akan terurai menjadi asam salisilar dan asam asetat. Pada
penyimpanan bahan baku tersebut, reaksi apakah yang terjadi?
a. Oksidasi
b. Reduksi
c. Hidrolisis
d. Asam basa
e. Asetilasi
54. Seorang apoteker pada bagian QC sebuah industri obat tradisional akan melakukan analisis
kandungan logam dalam produk herbal terstandart yang digunakan untuk membantu
menjaga tekanan darah penderita hipertensi. Kandungan logam yang tertinggi dalam
makanan sangat berbahaya untuk kesehatan, sehingga ada ketentuan batas maksimal sesuai
BPOM. Metode analisis apakah yang tepat digunakan ?
a. Spektrofotometri UV VIS
b. Spektrofotometri serapan atom
c. Spektroflourometri
d. Turbidimetri
e. Kolorimetri
55. Ekstrak daun jambu biji 30 gram diekstraksi dan didapatkan 5ml alcohol dengan BJ 0,9802
pada table alkoholmetrik yang setara dengan 15% v/v etanol. Berapakah kadar alcohol
dalam ekstrak?
56. Amoksisilin merupakan antibiotik yang lebih tahan terhadap asam lambung dibandingkan
benzil penisilin.
Amoksisilin:
Benzil Penisilin:

Gugus manakah yang membuat amoksisilin lebih tahan asam?


a. Benzena
b. Fenol
c. Amina
d. Amida
e. Karboksilat
57. Pada suatu proses pembuatan 60 ml sirup kering kloramfenikol diperlukan X mg
kloramfenikol palmitat (BM 389) yang setara dengan 7500 mg kloramfenikol (BM 357).
Hitunglah berapa jumlah kloramfenikol palmitat yang dibutuhkan?
a. 8172
b. 8721
c. 8271
d. 8277
e. 8722