Anda di halaman 1dari 18

Omset Meroket

Dari WhatsApp

Fauzi Ghanim
www.fauzighanim.com
Welcome

Halo, perkenalkan saya Fauzi Ghanim. Sering disebut tukang jualan


oleh teman-teman saya. Hehe, karena sejak kuliah saya memang
seneng jualan, mungkin karena faktor studi saya di jurusan Manajemen
Pemasaran kali ya..

Setelah lulus kuliah, saya sempat bekerja di beberapa perusahaan,


hingga akhirnya memutuskan untuk 100% berwirausaha pada tahun
2015, terakhir saya bekerja di sebuah perusahaan konsultan IT di
Jakarta. Di perusahaan inilah saya banyak belajar tentang manajemen
perusahaan. Sampai akhirnya saya berani membuka usaha sendiri di
bidang tour travel.

Bisnis tour travel yang saya dirikan bernama Hepitour (hepitour.com).


Hepitour fokus pada trip luar negeri seperti Singapore, Malaysia dan
Thailand. Hepitour telah bekerjasama dengan puluhan reseller dan
agen travel di Indonesia.

Sebagai owner saya pun masih merangkap sebagai Tour Leader di


setiap trip yang dilakukan Hepitour. Maklumlah karena Hepitour masih
dalam proses perkembangan.

Ngomong-ngomong masalah jualan, ternyata tidak semua orang bisa


jualan. Ini adalah kenyataan, bahkan saya sendiri pernah merasakan
sulitnya berjualan. Dulu, saat Hepitour pertama kali berdiri, saya
sempat frustasi karena tidak bisa menjual paket-paket trip Hepitour.
Sampai akhirnya saya belajar ilmu-ilmu jualan dari banyak expert
termasuk salah satunya kang Dewa Eka Prayoga.

Setelah saya pahami ternyata bukan persoalan kita tidak bisa jualan,
tapi lebih kepada seberapa kuat kemauan kita untuk action. Bukan
sekedar action tapi secara KONSISTEN.

Jika kita tau ilmunya, mau action, bisa konsisten. Insyaallah rupiah
akan berdatangan ke rekening Anda. Mau kan...?

E-book ini sengaja saya buat untuk membantu Anda yang masih
kesulitan jualan online.

Pernahkah Anda merasakan atau mengalami hal-hal di bawah ini:

 Sudah iklan sana-sini tapi gak closing


 Sudah bayar iklan mahal tapi gak ada yang hubungi
 Sudah bikin konten yang menarik, tetap aja ga bisa datangkan
prospek ke nomor kontak Anda
 Bisa jualan tapi omsetnya biasa-biasa aja

Jika Anda mengalami hal-hal di atas yang membuat penjualan Anda


minim atau bahkan gagal, maka E-Book ini bakal membantu Anda
mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

Jualan dengan cara yang sederhana, gratis dan bahkan Anda sudah
familiar dengan tools ini. Yaitu WHATSAPP. Yap, WhatsApp bisa
melipat gandakan omset penjualan bisnis Anda menjadi lebih banyak
dan lebih cepat.
Mengapa WhatsApp?

WhatsApp Messenger adalah aplikasi pesan lintas platform yang


memungkinkan kita bertukar pesan secara gratis alias tanpa biaya
SMS, karena WhatsApp menggunakan paket data internet yang sama
seperti email, browsing website dan lain-lain.

Aplikasi WhatsApp Messenger menggunakan koneksi data seperti 3G,


4G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan WhatsApp kita bisa
ngobrol secara online, berbagi file, bertukar foto dan lain-lain.

Apa Kelebihan dan Fungsi WhatsApp?

1. WhatsApp memiliki fitur yang cukup komplit, selain bisa kirim


pesan teks, kita juga bisa kirim Gambar, Video, Suara dan juga
logo, bisa juga berkirim lokasi GPS melalui Gmaps dan aplikasi
lain.

2. WhatsApp terintegrasi ke dalam sistem, seperti sms, kita bisa


menerima pesan tanpa perlu membuka aplikasi terlebih
dahulu.

3. WhatsApp memiliki status pesan yang berupa tanda, seperti:


- Jam merah untuk loading pada HP kita
- Tanda centang apabila pesan terkirim ke jaringan
- Tanda centang double jika pesan telah terkirim ke teman
chat
- Silang merah apabila pesan gagal

4. WhatsApp memiliki fasilitas Broadcast dan Group chat. Dimana


dengan fasilitas broadcast, kita bisa mengirimkan pesan ke
banyak pengguna, sedangkan fasilitas group chat bisa
digunakan untuk mengirim pesan ke anggota sesama
komunitas.

5. Aplikasi WhatsApp tidak memerlukan login dan loading


contact/avatar, sehingga dapat menghemat penggunaan
Bandwidth.

6. Aplikasi WhatsApp bisa dimatikan, dan hanya aktif apabila ada


pesan masuk, sehingga dapat menghemat baterai.

Tahukah Anda WhatsAppp memiliki potensi besar sebagai media


promosi Anda?

 450 Juta pengguna aktif di seluruh dunia


 1 juta pengguna baru yang terdaftar setiap hari
 50 M jumlah pesan yang dikirim WhatsApp per hari di seluruh
dunia
 21 M jumlah sms yang dikirim per hari di seluruh dunia

͞Jika Anda sudah menggunakan WhatsApp sebagai media promosi


bisnis Anda, SELAMAT!!͟
Artinya Anda sudah selangkah lebih maju dari mereka yang belum
merasakan betapa ͞gurihnya͟ WhatsApp!

Kenapa WhatsApp Marketing?

 Hampir semua orang di Indonesia saat ini menggunakan


WhatsApp, tentu saja ini merupakan peluang market yang
potensial. Dengan adanya WhatsApp di setiap orang tentu akan
memudahkan proses transaksi jual beli.

 Setiap waktu orang selalu melihat status/chat WhatsApp selain


facebook.

 Alat komunikasi yang hampir digunakan semua orang.

 WhatsApp telah menjadi alat marketing saat ini yang telah


booming.

 Melalui WhatsApp setiap orang baik customer dan penjual


dapat berinteraksi jual beli, dapat melakukan presentasi produk
dan berujung pada penjualan/sales.

 Dengan WhatsApp pun dapat dilakukan aktivitas bisnis lain


seperti training secara group, ini sangat cocok untuk bisnis-
bisnis seperti Networking MLM, karena dapat mempertemukan
member dengan leader, atau mempertemukan penjual dengan
prospek.
 WhatsApp menjadi salah satu media yang cukup PRIVASI selain
Email dalam menyampaikan informasi sehingga menjadi mudah
dan cepat.

 WhatsApp ini GRATIS, cukup dengan paket internet orang bisas


sesuka hati menggunakannya. Tentu saja ini dapat mengurangi
biasa pemasaran.

Dengan begitu banyak keunggulan dan kemudahan yang ada pada


WhatsApp, apakah Anda masih ragu untuk menggunakan WhatsApp
sebagai media promosi Anda.
2 Cara WhatsApp Marketing

WhatsApp marketing dapat dilakukan melalui 2 cara:

 Presentasi One to One, ini dilakukan dengan santai tanpa


adanya jadwal atau waktu yang disesuaikan. Namun untuk
melakukan cara ini Anda harus membangun interaksi terlebih
dahulu, sehingga Anda bisa melakukannya.

 Group Presentasi, group presentasi ini dilakukan agak formal,


dan yang terpenting Anda harus mengatur jadwal
presentasi/diskusi dengan member group. Karena group
WhatsApp ini terdiri dari banyak orang yang memiliki kesibukan
yang bermacam-macam, maka dibutuhkan jadwal.

E-Book ini akan lebih banyak membahas mengenai Group Presentasi


atau WhatsApp Group.
Rahasia Banjir Orderan dari
WhatsApp

Kali ini saya terlebih dahulu akan sharing pengalaman saya dalam
menggunakan WhatsApp. Penjualan Hepitour sebagian besar didukung
oleh WhatsApp, meskipun tidak sepenuhnya. Karena selain WhatsApp
saya membutuhkan media lain seperti Facebook dan Instagram
sebagai sumber trafic.

Namun, hampir 100% closing penjualan dilakukan melalui WhatsApp.


Dan ini tidak saya sadari, karena saya hanya menjalankan saja tanpa
menyadari betapa bergunanya WhatsApp dalam membantu bisnis
saya.

Jika Anda pernah membaca atau mempelajari strategi jualan lewat


facebook, caranya kurang lebih hampir sama. Ada prinsip yang harus
Anda ketahui ketika menjadikan WhatsApp sebagai media promosi
Anda.

1. BANGUN KOLAM YANG BESAR


Berjualan di WhatsApp juga harus membangun kolam, apa itu
kolam? Ini adalah bahasa marketing online yang sedang nge-
trend akhir-akhir ini. Suatu tempat dimana kita mengumpulkan
orang-orang/prospek. Semakin banyak calon prospek yang
kumpul di kolam yang kita buat, maka potensi penjualan akan
semakin besar.
Prospek dalam WhatsApp marketing adalah kontak nomor
WhatsApp pada handphone Anda. Maka tugas Anda adalah
memperbanyak kontak WhatsApp Anda. Buatlah target harian,
berapa kontak yang akan Anda peroleh?

Ingat! Bukan sembarang kontak, melainkan kontak yang


memiliki interest terhadap bisnis/produk yang akan Anda
tawarkan.

Untuk mendapatkan kontak WhatsApp, Anda harus terlebih


dahulu memberikan sesuatu kepada calon prospek. Seperti
misalnya, ͞Undangan join group training bisnis online melalui
WhatsApp͟, ͞E-Book GRATIS!͟ dan lain-lain. Buatlah sekreatif
mungkin untuk menarik orang dan bersedia memberikan
nomor kontak WhatsApp untuk Anda.

Setelah memperoleh kontak WhatsApp, selanjutnya Anda buat


kolam. Buatlah group WhatsApp sebagai tempat untuk
mengumpulkan calon-calon prospek Anda.

2. RUTIN SHARING
Sharing sharing dahulu, selling selling kemudian! Itulah jargon
yang didengungkan oleh Kang Dewa sebagai pakar Facebook
Marketing. Tapi memang benar, orang menggunakan media
sosial memang bertujuan untuk berinteraksi sosial. Saling sapa,
berteman, curhat, ngobrol dll. Bukannya dijuali, sehingga
banyak yang merasa terganggu ketika ada yang jualan secara
terang-terangan.

Strateginya adalah, lakukan sharing secara rutin kepada


member group WhatsApp yang telah Anda buat. Mereka akan
senang, karena kebanyakan orang itu seneng diberi apalagi
GRATIS. Hehe

Lakukan ini setiap saat, kemudian jika sudah terbangun


interaksi satu sama lain. Perlahan Anda bisa berjualan di kolam
Anda.

3. BANGUN INTERAKSI DAN RELASI YANG KUAT


Prinsip lain yang harus Anda ketahui dan lakukan adalah
membangun interaksi dan relasi yang kuat dengan calon
prospek Anda.

Coba bayangkan, apa yang Anda rasakan ketika ada orang yang
tidak dikenal tiba-tiba menawarkan produk kepada Anda?

Pasti Anda akan bilang ͞Siapa sih ini?͟... ͞Sok kenal banget͟...
͞Belum kenal belum apa sudah jualan͟...

Itu yang pernah saya alami, hehe. Dulu, saat belum tau
ilmunya, saya selalu melakukan promosi blak-blakan, ngga
kenal pun saya sikat, pokoknya jualan, bodo amat.

Hasilnya... NIHIL, bukannya orang tertarik malah bikin ilfeel...


Sering banget ditanya, ͞Ini siapa yah?͟ ͞Tau nomor saya
darimana yah?͟. Dan pertanyaan lain yang ngga mengenakkan.

Nah, dengan sharing rutin, banyak memberi sesuatu yang


bermanfaat, bangun interaksi dan relasi, tentu akan
memudahkan Anda untuk menjual produk. Silahkan dibuktikan!

4. JUAL PRODUK YANG DIBUTUHKAN


Prinsip selanjutnya adalah JUAL PRODUK YANG DIBUTUHKAN,
intinya jangan jual produk yang ngga dibutuhin orang. Cari
produk yang banyak dibutuhin orang, itu sangat membantu
penjualan Anda.

Bagaimana bisa omset tinggi, penjualan meningkat kalau Anda


menjual produk yang susah dijual, jual produk yang ngga
dibutuhin orang. Piye?

Carilah produk yang gampang dijual, udah sesimpel itu.

͞Gimana carinya mas?͟

Yaa.... cari, searching di Google produk yang laris manis dijual di


online. Atau tanya-tanya ke teman/keluarga dekat Anda, apa
produk yang sedang dicari banyak orang. Oke!

5. JUAL DENGAN CARA YANG ELEGAN


Ini nyambung dengan prinsip ke dua dan ketiga, Anda wajib
melakukan promosi/jualan secara elegan. Jangan maen promo,
iklan membabi-buta, maen hajar dan akhirnya prospek
meninggalkan group Anda.

Anda harus elegan dalam berpromosi, belajarlah cara membuat


iklan yang bagus. Ini nama ilmunya adalah Copywriting, kang
Dewa jagonya, tapi next saya juga akan sharing kepada Anda.

Kelima prinsip ini jika dijalankan saya yakin akan menaikkan


omset penjualan Anda. Kuncinya, Anda harus konsisten dalam
melakukan prinsip-prinsip di atas. Jika hanya action dan tidak
konsisten maka akan sulit meningkatkan penjualan Anda.
Membangun WhatsApp Group
Sebagai Media Jualan Anda

Kali ini saya akan menjelaskan kepada Anda bagaimana cara


membangun WhatsApp group untuk meningkatkan penjualan Anda.
Step-step nya adalah:

1. Setting group
Setting group atau buat group baru yang berfungsi sebagai
tempat Anda menampung prospek. Caranya simpel, Anda
cukup buku aplikasi WhatsApp Anda, klik ͞titik tiga͟ yang ada di
pojok kanan atas, selanjutnya pilih ͞Group Baru͟, selanjutnya
Anda masukan anggota group kemudian Anda buat nama
group, dan pilih foto untuk tampilan group Anda.

2. Undang prospek masuk ke Group


Langkah ini cukup penting, bisa diartikan sebagai usaha
membangun dan memperbesar kolam prospek. Semakin besar
kolam Anda maka semakin bagus.

Anda perlu menawarkan sesuatu yang menarik perhatian calon


prospek untuk mau masuk ke group Anda.
Tanpa sesuatu hal yang Anda berikan, sulit untuk Anda
mendatangkan prospek. Kembali saya katakan ͞Orang bersedia
join ketika ada sesuatu yang bermanfaat͟.

Oleh sebab itu, siapkan dari sekarang ͞apa yang akan Anda
berikan?͟

͞Ilmu GRATIS͟, ͞Ebook GRATIS͟, atau ͞Apa?͟ fikirkanlah.

3. Tata Tertib Group


Setelah group jadi, Anda sudah mampu menjaring anggota
group. Saatnya Anda membuat peraturan atau tata tertib bagi
anggota Group Anda. Karena yang sering terjadi jika tidak ada
aturan, group ini akan ramai menjadi tempat ngobrol hal-hal
yang tidak terkait dengan bisnis Anda, akan ramai dengan
jualan-jualan. Sehingga dapat mengganggu anggota lainnya.

4. Presentasi
Setelah itu, Anda buat jadwal presentasi, atau Anda bisa
namakan Kuliah WA atau apalah... intinya dengan presentasi
tersebut maksud dan tujuan Anda bisa tersampaikan.

Lebih bagus diawali dengan Anda memberikan tips atau ilmu


yang bermanfaat untuk mereka. Kemudian ending nya baru
Anda selipkan penawaran special dari Anda.
Dengan begitu Anda tidak terkesan sedang berjualan, itu cukup
baik untuk mempertahankan anggota group Anda yang tidak
senang dijuali.

5. Menawarkan bonus, closing, followup


Setelah tujuan Anda tersampaikan, saya yakin akan ada
prospek yang tertarik dan membeli penawaran produk Anda.
Lakukan followup kepada prospek yang menunda pembelian.
Pelajari teknik closing dan followup dengan baik untuk
membantu penjualan Anda.

Itulah lima strategi dalam membangun WhatsApp group sebagai media


jualan Anda. Jika Anda benar melakukan langkah-langkah di atas,
percayalah transferan akan datang ke rekening Anda.

Semoga Ebook ini bermanfaat untuk kemajuan bisnis Anda, dan saya
hanya memberikan saran jika Ebook ini bermanfaat Anda dapat
membagikannya kepada orang-orang terdekat Anda.
FAUZI GHANIM
Owner : Hepitour (Travel) www.hepitour.com

Owner : Antelopedia www.antelopedia.com

Hubungi saya di :
0899 999 7499 (WhatsApp)

fauzighanim@gmail.com

www.fauzighanim.com