Anda di halaman 1dari 2

Nama : Dwi Anggoro

NIM : 041329401
Mata Kuliah : Manajemen Sumber Daya Manusia
Kelas : 22

Pertanyaan!

Skor Sumber Tugas


No Tugas Tutorial
Maksimal Tutorial
1 Dapatkah Anda menjelaskan pengertian 25 Modul 1, KB 1
Manajemen SDM ? dan apa saja fungsi-
fungsi MSDM ? jelaskan 3 fungsi saja yang
Anda kuasai dan berikan contohnya !
2 Menurut Ulrich, ada 4 peran kunci yang 25 Modul 1, KB 3
harus dilakukan profesional SDM untuk
membuat organisasinya berhasil. Jelaskan
ke 4 peran tsb dan berikan contohnya!
3 Apa yang dimaksud dengan reposisi 25 Modul 2, KB 2
Manajemen SDM? Jelaskan jawaban Anda,
dan mengapa organisasi perlu melakukan
reposisi MSDM?
4 Apa yang dimaksud dengan aspek legal 25 Modul 3, KB 1
dalam Manajemen SDM? Mengapa aspek
legal ini perlu dipelajari?

Jawaban :
1. Manajemen SDM adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan
mengendalikan seluruh kegiatan pegadaan tenaga kerja, pengembangan karyawan,
pemberian kompensasi, pemeliharaan karyawan, dan pemutusan hubungan kerja
berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku untuk mencapai sasaran dan tujuan
individu karyawan, perusahaan, dan masyarakat.
Fungsi fungsi MSDM :
a. Perencanaan SDM merupakan proses pangkajian dan penelaahan
kebutuhan SDM secara sistematis untuk memastikan bahwa sejumlah
karawan yang dibutuhkan dan sesuai dengan persyaratan keahlian yang
telah ditentukan dan tersedia saat dibutuhkan. Contohnya perekrutan
karyawan di sebuah kantor.
b. Pengangkatan dan pemberhentian karyawan, setelah kebutuhan sumber
daya manusia ditentukanlangkah berikutnya adalah pengisinag
posisi/formasi. Contohnya perekrutan pelamar, screening.
c. Pengupahan dan pemberian tunjangan, upah yaitu uang yang diterima
seorang karyawan untuk kinerja pekerjaannya. Sedangkan tunjangan adalah
tambahan penghargaan financial, selain gaji pokok, termasuk tunjangan cuti ,
biaya perawatan sakit dan asuransi kesehatan. Contohnya tunjangan hari
raya.
d. Penilaian kinerja , penghargaan, dan pegembangan karir.
e. Pelatihan dan pengembangan.
f. Keselamatan dan kesehatan kerja, kepemimpinan dan produktifitas.
2. 4 peran kunci yang harus dilakukan professional SDM adalah
a. Manajemen sumber daya manusia stratejik. Contohnya perusahaan whirlpool yang
berusaha memperluas pangsa pasar global dengan menggunakan strategi praktek
praktek SDM pengangkatan dan jalur karier untuk memastikan kompetisi
internasionalnya.
b. Manajemen infrastruktur perusahaan, contohnya melalui reeginering proses proses
SDM, sebuah perusahaan akhirnya menemukan 24 sistem registrasi terpisah pisah
untuk pelatihan.
c. Manajemen kontribusi karyawan, contohnya Microsoft menyelenggarakan pertemuan
dengan seluruh karyawan,dimana suara karyawan di dengar dan di hargai.
d. Manajemen transformasi dan perubahan, cotnohnya suatu perusahaan dan
menjalani transformasi eksekutif SDM bertindak sebagai mitra bisnis dengan
membantu karyawan meniggalkan budaya lama dan menyesuaikan dengan budaya
yang baru.
3. Reposisi manajemen adalah bahwa fungsi manajemen tidak hanya melakukan tugas
administratif tetapi fungsi MSDM harus diarahkan kepada bagaimana membuat organisasi
lebih kompetitif dan efektif. Perubahan lingkungan bisnis telah membawa dampak yang tidak
sedikit bagi orgnisasi perusahaan. SDM pun mengalami perubahan dari yang bersifat parsial
kepada sesuatu yang bersifat terintergrasi dan bersifat strategik. Devisi SDM akan
diarahkan untuk memainkan peran yang lebih penting dalam tim manajemen. Hal ini
disebabkan adanya perubahan lingkungan yang akan menghadapkan organisasi pada isu
karyawan yang meniliki sifat sifat penting dan ketidakpastian yang besar. Perusahaan perlu
melakukan reposisi fungsi manajemen dikarenakan :
a. Mengelola SDM untuk menciptakan kemampuan kompetensi SDM
b. Mengelola diversitas SDM untuk meraih keunggulan bersaing
c. Mengelola SDM untuk meningkatan daya saing
d. Mengelola SDM untuk menghadapi globalisasi.
4. Aspek legal MSDM bisa dikatakan sebagai hukum ketenagakerjaan. bicara mengenai
hukum ketenagakerjaan berati merujuk kepada peraturan ketenagakerjaan yang dalam hal
ini adalah undang undang No 13 Tahun 2003. Dalam manajemen SDM saat ini sangat perlu
adanya kepastian hukum. Aspek legal timbul akibat tuntutan bagi pekerja untuk kondisi yang
lebih baik, hak untuk mengatur dan serentak permintaan pengusaha untuk membatasi
kekuasaan banyak organisasi pekerja dan untuk menjaga biaya tenaga kerja rendah.