Anda di halaman 1dari 32

PEMECAHAN MASALAH

MATEMATIKA SD

Memenuhi tugas individu


Mata Kuliah Pendidikan Matematika 3

Dosen Pembimbing :
Drs. H. Fansuri, M.Pd

Disusun Oleh :
Kelompok 14 A

Santi Sartika A1E307952


Norlatifah A1E307923

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
S1 PGSD TERINTEGRASI
BANJARBARU
2009

1
PEMECAHAN MASALAH
A. HAKIKAT PEMECAHAN MASALAH
Pemecahan masalah adalah proses mengorganisasikan konsep dan ketempilan
ke dalam pola aplikasi baru untuk mencapai suatu tujuan. Ciri utama dari proses
pemecahan masalah adalah berkaitan dengan masalah-masalah yang tidak rutin
(unroutine problems).
Keberadaan soal bentuk cerita yang tidak rutin baru merupakan langkah awal
untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah. Soal bentuk cerita itu
benar-benar merupakan modal pemecahan masalah jika soal yang serupa dijamin
belum pernah diajarakan atau belum dikenal oleh anak.

B. LANGKAH-LANGKAH PROSES PEMECAHAN MASALAH


Langkah-langkah yang perlu dikembangkan dalam proses pemecahan masalah
adalah sebagai berikut :
a. Siswa memahami masalahnya
Pemahaman siswa tentang masalah yang dihadapi dapat diketahui dari
kemampuan siswa mengidentifikasi fakta dan kondisi, menyebutkan tujuan yang
ingin dicapai, serta mentrasfer situasi masalah menjadi situasi matematis
(misalnya menjadi kalimat terbuka).
b. Siswa menyusun strategi penyelesaian
Beberapa petunjuk yang dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa
menyusun strategi adalah adanya beberapa pilihan (alternatif) strategi yang
dihasilkan siswa, adanya usaha siswa untuk menggunakan fakta dan kondisi yang
tersedia, serta adanya estimasi jawaban atau penyelesaian.
c. Siswa melaksanakan strategi
Kemampuan melaksanakan strategi dapat ditunjukkan dengan pembuatan tabel,
sampai diperoleh jawaban atau penyelesaian.
d. Siswa melaksanakan pengujian jawaban
Kemampuan melaksanakan pengujian jawaban dapat ditunjukkan dari proses
interpretasi dan evaluasi jawaban yang diperoleh.

2
C. SUMBER MASALAH
1. Permainan
Permainan dapat digunakan sebagai sumber untuk memperoleh masalah yang
diharapkan anak dapat memecahkannya.
Contoh : Dua anak bermain-main took-tokoan. Satu jadi pembeli yang lain jadi
penjual. Penjual memberi uang kembali (susuk) pada pembeli.
2. Peristiwa yang dijumpai sekarang
Contoh : Di jalan Kawi setiap menit rata-rata dilalui 10 kendaraan. Berapa
kendaraan melalui jalan Kawi setiap harinya?
3. Iklan
Contoh : Aki Yuasa harga Rp 40.000,00 garansi 12 bulan Aki BS harga Rp
50.000,00 garansi 18 bulan. Faktor-faktor apa yang Anda perhatikan untuk
memilih Aki mana yang akan Anda beli.
4. Sains
Contoh : Diberikan dua bejana yang berisi air, murid diminta untuk menunjukkan
cara menentukan air dari bejana mana yang isinya lebih banyak.
5. Data
Contoh : Carilah persamaan yang cocok untuk data berikut:

6. Peta
Contoh : Diberikan sebuah data (misalnya provinsi Jatim) siswa diminta untuk
menentukan rute keliling yang melalui jember dan pasuruan sehingga setiap kota
dilalui satu kali dan jarak yang ditempuh paling pendek.
7. Kostruksi
Contoh : Menggunakan penggaris siku-siku siswa diminta untuk menggambar
bujur sangkar dengan diagonal PQ yang telah ditentukan.
8. Pola
Contoh : Tentukan bilangan berikutnya pada barisan ini :
63, 31, 15, 7 ?

3
D. JENIS MASALAH

Ada beberapa jenis masalah yang dapat membantu kita sebagai guru SD
mengenali maksud setiap jenis masalah, diantaranya sebagai berikut :

a. Masalah Translasi
Masalah translasi merupakan masalah kehidupan sehari-hari yang untuk
menyelesaikan perlu translasi dari bentuk verbal ke bentuk matematika. Beraneka
derajat translasi dari sederhana ke kompleks. Kekomplekskannya bergantung pada
seberapa informasi matematika yang termuat dalam masalah sehari-hari tersebut,
seberapa banyak konsep matematika yang berbeda yang diperlukan, seberapa
banyak operasi matematika yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang
dimaksud. Masalah translasi misalnya sebagai berikut.
(1). Masalah translasi sederhana
Udin membeli buah-buahan dua keranjang apel yang masing-masing
keranjang berharga Rp. 10.000,00 dan satu keranjang jeruk berharga Rp.
6.000,00. Berapa rupiah Udin harus mengeluarkan uang untuk membeli buah-
buahan tersebut?

(2). Masalah translasi kompleks


Sebidang tanah berbentuk persegi panjang yang mempunyai panjang dua kali
lebarnya dan kelilingnya 1.500,00 m. Tanah tersebut ditanami kacang tanah
yang masing-masing kacang tanah berjarak satu sama lain 10 cm. Pada
perbatasan tanah tersebut juga ditanami. Bila 1 kg kacang tanah tersebut berisi
1.500 butir kacang tanah, berapa kg kacang tanah dibutuhkan untuk menanami
sebidang tanah tersebut.

b. Masalah Aplikasi
Masalah aplikasi memberikan kesempatan siswa untuk menyelesaikan
masalah dengan menggunakan bermacam-macam keterampilan dan prosedur
matematik. Dengan menyelesaikan masalah semacam itu siswa dapat menyadari
kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya contoh masalah
aplikasi dalam bentuk kalimat seperti mengatur uang belanja untuk seminggu,

4
megatur ruang kamar dan barang-barangnya,dll. Berikut ini juga contoh masalah
aplikasi dalam bentuk soal.
Ani hanya mempunyai uang Rp. 1.025.000,00 untuk membeli meja. Di toko
“Modern” harga meja Rp. 1.200.000,00 dengan potongan harga 15 %, dan di toko
“Klasik” harga meja dengan kualitas sama Rp. 1.300.000,00 dengan potongan
harga 20 %. Bila Ani bertekad pulang dengan membawa meja tersebut, meja di
toko mana yang dibeli?

c. Masalah Proses
Masalah proses biasanya untuk menyusun langkah-langkah merumuskan pola
dan strategi khusus dalam menyelesaikan masalah. Masalah semacam ini
memberikan kesempatan siswa sehingga dalam diri siswa terbentuk keterampilan
menyelesaikan masalah sehingga dapat membantu siswa menjadi terbiasa
menyeleksi masalah dalam berbagai situasi. Dengan demikian para siswa menjadi
terbiasa dengan strategi penyelesaian masalah khusus, misalnya menyusun tabel,
dan akan menggunakan waktu beberapa saat dalam menyelidiki suatu
permasalahan sehingga strategi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan
penyelesaian terhadap permasalahan yang dihadapi tersebut. Pengajaran
pemecahan masalah tidak hanya mengkonsentrasikan pada satu strategi saja
namun perlu dikombinasikan dengan strategi lain apabila pemecahan masalah itu
menghendaki beberapa strategi. Guru harus menyetimbangkan antara beberapa
strategi tersebut sehingga anak memperoleh kefleksibelitasan (keluwesan) dalam
menyelesaikan masalah, mereka dapat mencoba berbagai strategi jika strategi
pertama gagal. Masalah proses misalnya sebagi berikut.

? ?
.
1 5 12 …. …..

5
d. Masalah teka-teki
Masalah teka-teki dimaksudkan untuk rekreasi dan kesenangan serta sebagai
alat yang bermanfaat untuk mencapai tujuan afektif dalam pengajaran matematika.
Masalah teka-teki dapat digunakan untuk pengantar suatu pelajaran, untuk
memusatkan perhatian, untuk memberikan ganjaran atau untuk mengisi waktu
kelas yang sedang tidak ada pelajaran. Masalah teka-teki itu bervariasi sesuai
dengan cabang matematika, seperti logika, kombinatorik, geometri, bilangan dan
teori probabilitas yang contoh-contohnya sebagai berikut.
(1) Leang-leong dalam suatu arak-arakan yang berukuran 30 m ditambah
separuh panjangnya sendiri. Berapa panjang leang-leong tersebut?
(2) Kita memiliki 6 batang korek api. Bentuklah 4 segitiga sama sisi yang setiap
sisi segitiga itu 1 batang korek api itu.
(3) Suatu rapat dihadiri 10 orang. Jika setiap orang saling bersalaman, berapa
kali salaman yang terjadi?
(4) Seorang tukang cukur di suatu kota mencukur setiap orang yang tidak
mencukur dirinya sendiri. Siapa yang mencukur tukang cukur tersebut ?
(Teka-teki Russel).

e. Masalah konsep
Sering terjadi miskonsepsi dalam pembelajaran bangun-bangun ruang, untuk itu
kita perlu memperhatikan catatan berikut:
1) Kesalahan ini tejadi disebabkan pengertian sisi dalam geometri bangun datar
terbawa ketika membicarakan bangun-bangun ruang. Memang benar bahwa
sisi dari suatu segi banyak adalah berupa ruas garis. Garis pada bangun datar
kita sebut dengan sisi, tetapi garis pada bangun ruang disebut dengan rusuk
dan sedangkan sisinya adalah sebuah bangun datar yang membentuk sebuah
bangun ruang tersebut.
2) Kesalahan kedua terjadi pada kerucut. Sebagaimana kita ketahui kerucut
mempunyai dua sisi, sisi pertama yaitu daerah lengkungan tertutup sederhana
yang disebut alas, dan daerah kedua adalah sebuah sisi tertutup yang
dihubungkan oleh satu titik atau disebut dengan selimut. Siswa sering
menyebutkan sisi kerucut tersebut ada tiga buah padahal sisi kerucut tersebut
hanya dua.

6
E. RAMBU-RAMBU UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN
MENYELESAIKAN MASALAH
1. Memberikan kepada siswa cara mengidentifikasi persoalan.
2. Mengajarkan kepada siswa bagaimana menterjemahkan persoalan kedalam
kalimat matematika dan menyederhanakan model soal yang ada.
3. Mengajarkan cara memilih alur yang paling efisien.
4. Mengajarkan bagaimana menginterpretasi jawaban tersebut.
5. Mengajarkan bagaimana memodifikasi jawaban, seandainya kepadanya diberi
data yang baru.
6. Melatih siswa untuk membuat masalah.

F. PENDEKATAN DALAM MENGAJAR SOAL CERITA


1. Pendekatan Model
Dalam pendekatan model ini siswa membaca atau mendengarkan soal cerita
kemudian siswa mencocokkan situasi yang dihadapi itu dengan model yang sudah
mereka pelajari sebelumnya. Pendekatan model ini mempunyai keunggulan
senagai berikut:
a. Memberi kemungkinan sukses terutama bagi murid yang mempunyai
kemampuan membaca yang lemah. Seringkali siswa dapat memperoleh
model yang sesuai untuk persoalan yang dihadapi setelah membaca sekials
persoalan itu, walaupun mungkin ia tidak memahami kata demi kata.
b. Lebih cocok untuk soal cerita yang disajikan lisan langsung atau
menggunakan audio-tape, sehingga perlu melengkapi pendekatan translasi
dengan pendekatan model.

2. Pendekatan Terjemahan untuk Soal Cerita


Pendekatan terjemahan melibatkan siswa pada kegiatan membaca kata demi kata
dan ungkapan demi ungkapan dari soal cerita yang sedang dihadapinya untuk
kemudian menerjemahkan kata-kata dan ungkapan-ungkapan itu ke dalam kalimat
matematika.

7
G. PELATIHAN MEMECAHKAN MASALAH DENGAN BEBERAPA
STRATEGI

1. Membantu siswa agar menyelesaikan masalah


Berikan mesalah setiap hari pada anak bahkan jika memungkinkan setiap jam
pelajaran matematika dengan langkah-langkah berikut:
a. Melatih siswa membaca masalah.
b. Menanyakan siswa dengan beberapa pertanyaan untuk mengetahui apakah
masalahnya sudah benar-benar dipahami.
c. Merencanakan strategi penyelesaian.
d. Menyelesaikan masalah.
e. Bila suatu penyelesaian sudah diperoleh, cobalah untuk didiskusikan, apakah
jawaban itu sudahbenar, interpretasikan jawaban tersebut dalam konteks
masalah itu. Tanyakan kepada siswa: “ Apakah jawabanmu itu sudah
beralasan?”
2. Menyajikan aktifitas untuk menyelesaikan masalah
Aktivitas dilakukan antara lain sebagai berikut:
a. Membaca masalah secara individu.
b. Menyajikan masalah tanpa menggunakan bilangan.
c. Memberikan kepada siswa suatu masalah.
d. Memberikan masalah dengan menghilangkan beberapa data.
e. Memberikan masalah dengan data lebih.

H. STRATEGI PEMECAHAN MASALAM MATEMATIKA


Dalam menyelesaikan masalah matematika sebenarnya hanya dibutuhkan 4
langkah, yaitu Mengerti dan Memahami Permasalahan, Memilih Strategi,
Mengerjakan Rencana, dan Melakukkan Evaluasi.
Adapun kedelapan belas strategi pemecahan masalah matematika adalah sebagai
berikut:
1. Terka dan Uji Kembali
Strategi Terka dan Uji Kembali adalah strategi pemecahan masalah yang
dilakukan dengan cara menerka dan menguji kembali suatu jawaban dalam proses
pemecahan maslah matematika. Untuk menggunakan strategi ini, kita harus

8
mengerti lebih dahulu soalnya. Kemudian, kita harus mencatat syarat-syarat yang
diketahui dan harus dipenuhi dari soal tersebut. Akhirnya, ketika kita menrka, kita
harus menguji apakah jawaban tersebut memenuhi syarat-syarat yang ditentukan.
Jika satu atau lebih syarat tidak dipenuhi, maka jawaban kita salah.
Contoh :
Dari sekumpulan bilanagn 1 sampai 20, Mita mengambil 3 bilangan berurutan.
1
Jumlah tiga bilangan tersebut dari hasil kali ketiganya. Bilangan mana sajakah
5
yang diambil oleh Mita?
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kamu ketahui ?
1. Bilangan yang tersedia dari 1 sampai 20.
1
2. Jumlah 3 bilangan adalah hasil kali ketiga bilangan.
5
3. Ketiga bilangan tesebut berurutan.
Apa yang ditanyakan ?
Ketiga bilangan tesebut.
RENCANAKAN STARTEGI
Startegi apa yang akan kamu gunakan ?
Terka dan Uji Kembali
SELESAIKAN
Pilih 3 bilangan yang
Tips hasil kalinya 5 kali
Terka Pertama
jumlahnya.
Bilangan 8,9, dan
10. Uji Kembali
Jumlah = 8 + 9 + 10 = 27
Hasil kali = 8 x 9 x 10 = 720
27 3 1
Perbandingan = = <
720 80 5
(Tidak memenuhi)
Terka kedua
Bilangan 11, 12, dan 13.
Uji kembali
Jumlah = 11 + 12 + 13 = 36
Hasil kali = 11 x 12 x 13 = 1.716

9
36 3 1
Perbandingan =
1.716 143 5
(Tidak memenuhi)
Terkaan ketiga
Dari dua terkaan tersebut menunjukkan bahwa semakin besar bilangan yang
dipilih, maka semakin besar selisihnya. Oleh karena itu, coba terka dengan
bilangan yang lebih kecil, yaitu 3,4, dan 5.
Uji kembali
Jumlah = 3 + 4 + 5 = 12
Hasil kali = 3 x 4 x 5 = 60
12 1
Perbandingan =
60 5
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apakah jawaban kamu benar ?
1
Ya, jumlah bilangan yang berurutan tesebut dari hasil kalinya.
5

2. Menyederhanakan Masalah
Startegi Menyederhanakan Masalah digunakan untuk menyelesaikan masalah
matematika dengan mencobakan pada masalah yang lebih sederhana. Kemudian
setelah didapatkan solusi atau berupa pola dari soal yang sederhana ini, kamu
dapat membuat penyelesaian untuk masalah yang lebih rumit.
Contoh :
Berapakah banyaknya persegi yang berbeda pada papan catur 8 x 8 ?
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kamu ketahui ?
1. Bentuk papan 8 x 8

2. Setiap bagian dari papan catur adalah persegi.


Apa yang ditanyakan ?
Banyaknya persegi yang berbeda dari papan catur 8 x 8.

10
RENCANAKAN STARTEGI
Strategi apa yang akan kamu gunakan ?
Meynyederhanakan Masalah
SELESAIKAN
1. Untuk menemukan polanya, cobakan pada bentuk persegi yang lebih
sederhana.
Persegi 1 x 1 :
Langkah 1

Jumlah persegi yang berbeda = 1 = 1 2 Bagi atau ubah suatu masalah


menjadi lebih sederhana untuk
Persegi 2 x 2 : dipecahkan dan diselesaikan.

Jumlah persegi yang berbeda


Langkah 2
= (persegi 2 x 2) + (persegi 1 x 1) Gunakan jawaban masalah
yang sederhana tersebut untuk
=1+4 menyelesaikan masalah yang
lebih rumit.
= 12 + 22

Persegi 3 x 3:

Jumlah persegi yang berbeda

= (persegi 3 x 3) + (persegi 2 x 2) + (persegi 1 x 1)

=1+4+9

= 12 + 22 + 32
Persegi 4 x 4:

Jumlah persegi yang berbeda

= (persegi 4 x 4) + (persegi 3 x 3) + (persegi 2 x 2) + (persegi 1 x 1)

= 1 + 4 + 9 + 16

= 12 + 22 + 32 + 42

11
Dari penyelesaian di atas, kamu dapat menemukan jumalh persegi berdasarkan
polanya, yaitu 12 + 22 + 32 + 42 + ∙∙∙ + n2.

2. Sehingga kamu dapat menentukan banyaknya persegi yang berbeda pada papan
catur 8 x 8.

Jumlah = 12 + 22 + 32 + 42 + 52 + 62 + 72 + 82

= 1 + 4 + 9 + 16 + 25 + 36 + 49 + 64

= 204 persegi

LIHAT KEMBALI DAN CEK


Apakah jawaban kamu benar ?
Ya, pada papan catur 8 x 8 ada 8 jenis persegi dan jumlah persegi dari setiap jenis
adalah bilangan kuadrat, sehingga penjumlahan kedelapan jenis persegi ini adalah
204.

3. Melihat Pola
Strategi Melihat Pola dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah
matematika. Jika satu pola dapat diketahui dari sekumpulan data atau dengan
melakukan manipulasi data, maka kamu dapat menggunakan pola tersebut untuk
menyelesaikan masalah dan mengambil kesimpulan.
Contoh :
Andi adalah anak yang cerdas. Pada saat pelajaran matematika, gurunya
menanyakan kepada seluruh murid berapakah jumlah bilangan-bilangan asli dari 1
sampai 100. Dengan cepat, Andi dapat langsung menjawabnya. Bagaimanakah
cara Andi menyelesaikan soal tersebut ?
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kamu ketahui ?
Bilangan asli dari 1 samapi 100 adalah 1, 2, 3, ∙∙∙, 98, 99,100.
Apa yang ditanyakan ?
Jumlah dari 1 + 2 + 3 + ∙∙∙ + 98 + 99 + 100.
RENCANAKAN STRATEGI Langkah 1
Strategi apa yang akan kamu gunakan ?
Daftar data yang diketahui
Melihat Pola
dan temukan polanya.

12
SELESAIKAN
1. Untuk menghitung jumlah bilangan-bilangan tersebut, coba kamu bagi
penjumlahan tersebut menjadi dua seperti berikut.
Jumlahkan barisan
1 + 2 + 3 + ∙∙∙ + 98 + 99 + 100 bilangan tersebut dengan
100 + 99 + 98 + ∙∙∙ + 3+ 2+ 1 barisan bilangan yang
sama, tetapi urutannya
101 + 101 + 101 + ∙∙∙ + 101 + 101 + 101
terbalik.

2. Dari penjumlahan di atas didapat penjumlahan 100 kali dari 101, sehingga

Langkah 2
2 x (1 + 2 + ∙∙∙ + 99 + 100) = 100 x 101 Gunakan pola tesebut untuk
100 101 membuat dugaan atau hipotesis
2 x (1 + 2 + ∙∙∙ + 99 + 100) =
2 (asumsi) dan selesaikan masalah
tersebut.
1 + 2 + ∙∙∙ + 99 + 100 = 5. 050
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apakah jawaban kamu masuk akal ?
Ya, karena penjumlahan dapat ditampilkan dalam urutan yang berbeda dan
perkalian adalah penjumlahan yang berulang ( 1 + 2 + 3 ∙∙∙ + n). Secara umum,
n(n 1)
penjumlahan n bilangan asli adalah . Sehingga untuk n = 100, maka
2
100(100 1)
jumlah dari 1000 bilangan asli adalah , yaitu 5.050.
2

4. Membuat Gambar atau Model


Strategi Membuat Gambar atau Model digunakan untuk menyelesaikan
masalah matematika dengan menampilkannya ke dalam bentuk gambar atau suatu
model. Gambar dan model akan mempermudah kamu memahami masalahnya dan
mendapatkan gambaran umum penyelesaiannya. Gambar dan model juga berguna
untuk melacak berbagai tahapan dari soal yang menggunakan berbagai langkah.
Contoh :
Empat orang anak sedang membandingkan tinggi badan mereka masing-masing.
Anisa lebih tinggi 14 cm daripada Bambang. Cici lebih pendek 7 cm daripada
Anisa. Deni lebih tinggi 10 cm dari pada Cici. Berapakah selisih tinggi antara
Bambang dengan Deni ?
13
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kamu ketahui ?
1. Anisa lebih tinggi 14 cm dari pada bambang.
2. Cici lebih pendek7 cm dara pada Anisa.
3. Deni lebih tinggi 10 cm dari pada Cici.
Apa yang ditanyakan ?
Selisih tinggi antara Bambang dan Deni.
RENCANAKAN STRATEGI
Strategi apa yang akan kamu gunakan ?
Membuat Gambar atau model
SELESAIKAN
1. Informasi-informasi yang diketahui dapat digambarkan sebagai berikut.
D

A 3

7 10 selisih tinggi Bambang dan Deni

14 C

2. Selisih tinggi Bambang dan Deni


= 14 + 3 = 17 cm
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apakah jawaban kamu benar ?
Ya, karena dilihat dari gambar, selisih tinggi Anisa dan Deni = 10 – 7 = 3 cm,
sedangkan selisih tinggi Bambang dan Anisa = 14 cm. Jadi, selisih tinggi
Bambang dan Deni adalah 14 cm + 3 cm = 17 cm.

5. Membuat Daftar Terurut


Strategi Membuat Daftar Terurut dapat digunakan untuk berbagai tujuan.
Strategi ini dilakukan dengan cara mengumpulakan atau menyusun informasi
dalam suatu daftar. Dengan membuatkan suatu daftar, maka akan sangat
membantu menghitung berbagai kemungkinan dan terhindar dari pengulangan
ketika harus menyelesaikan soal yang membutuhkan data dalam jumlah besar.

14
Contoh :
Reni memiliki empat buah huruf, yaitu R, E, A, dan D. Berapa banyak
kemungkinan kata sandi berbeda yang dapat dibuat dengan menggunakan huruf
tersebut dimana tidak ada pengulangan huruf ?
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kamu ketahui ?
1. Empat huruf akan disususn menjadi kata, yaitu R, E, A, dan D.
2. Hruf-hruruf yang dipakai tidak boleh berulang.
Apa yang ditanyakan ?
Banyaknya kemungkinan kata sandi berbeda yang dapat dibuat.
RENCANAKAN STRATEGI
Strategi apa yang akan kamu gunakan ?
Membuat Daftar Terurut
SELESAIKAN
1. Huruf-huruf tersebut dapat didaftarkan sebagai berikut.
E -R = ADER Tips.

R - E = ADRE Gunakan diagram


pohon untuk
D- R = AEDR menyusun daftar
dari urutan huruf
R - D = AERD
abjad terkecil.
D - E = ARDE
E - D = ARED

E -R = DAER

R - E = DARE

A- R = DEAR

R - A = DERA

A- E = DRAE

E - A = DREA

15
D-R = EADR

R- D = EARD

A-R = EDAR

R-A = EDRA

A - D = ERAD

D-A = ERDA

D-E = RADE

E- D = RAED

A-E = RDAE

E-A = RDEA

A - D = READ

D-A = REDA

2. Berdasarkan daftar dari diagram pohon di atas, ada 24 kemungkinan kata yang
dapat dibuat.
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apakah yang dapat kamu lakukan untuk memeriksa jawaban ?

1 2 3 4
Kemungkinan mengisi kotak 1 = 4 huruf
Kemungkinan mengisi kotak 2 = 3 huruf
Kemungkinan mengisi kotak 3 = 2 huruf
Kemungkinan mengisi kotak 4 = 1 huruf
Jadi, banyaknya kemungkinan kata sandi berbeda yang dapat dibuat adalah 4 x
3 x 2 x 1 = 24 kemungkinan.

16
6. Membuat Tabel
Strategi membuat Tabel merupakan strategi pemecahan maslah yang efektif
untuk menyusun data yang memiliki lebih dari satu karakteristik ke dalam sebuah
table. Tabel data akan mempermudah untuk mengetahui data yang hilang atau
belum ada, sehingga dapat dilihat dengan jelas dan mudah mengelompokannya.
Tabel juga dapat digunakan untuk mencari pola yang muncul dalam suatu soal,
sehingga mempermudah untuk memperoleh jawabannya.
Contoh :
Feri melemparkan dua buah dadu yang masing-masing permukaannya memiliki
titik yang berjumlah 1 sampai 6. Berapa kemungkinan dua mata dadu tersebut
berjumlah 7 ?
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kamu ketahui ?
1. Dua buah dadu dilemparkan dengan setiap permukaan memiliki titik
berjumlah 1 sampai 6.
2. Jumlah mata dadu merupakan jumlah titik-titik yang muncul dari kedua dadu.
Apa yang ditanyakan ?
Banyaknya kemungkinan dua mata dadu berjumlah 7.
RENCANAKAN STRATEGI
Strategi apa yang akan kamu gunakan ?
Membuat Tabel
SELESAIKAN
1. Sususnan data mata dadu dalam tabel adalah sebagai berikut.

No. Dadu 1 Dadu 2 Jumlah


Perhatikan
1 1 6 7
banyknya
kemungkinan 2 2 5 7
cara kedua 3 3 4 7
dadu itu
4 4 3 7
menghasilkan
angka 7. 5 5 2 7
6 6 1 7

2. Dari table di atas, ada 6 kemungkinan keduia mata dadu berjumlah 7.

17
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apakah jawaban kamu masuk akal ?
Ya, semua permukaan mata dadu ( 6 buah ) dapat dikombinasikan dengan
mata dadu kedua untuk menghasilakan jumlah 7.
Jadi, banyaknya kemungkinan mata dadu berjumlah 7 ada 6.

7. Bekerja Mundur
Strategi Bekerja Mundur adalah strategi pemecahan masalah untuk
menyelesaikan soal-soal yang melibatkan suatu rangkaian operasi dimana hasil
akhir dari operasi tersebut telah diketahui dan diminta untuk mengetahui kondisi
awal dari soal tersebut. Strategi ini dilakukan dengan mempertimbangkan operasi
dari arah kebalikan (mundur).
Contoh :
1
Bu Nety pergi ke pasar membeli daging dan membelanjakan dari uangnya.
4
1
Kemudian ia membeli buah-buahan dan membayarkan dari sisa uangnya, lalu
3
1
ia membayarkan dari sisa uang terakhir untuk membeli kemeja suaminya.
2
Setelah itu, sisa uangnya adalah Rp. 30.000,00. Berapakah uang yang dibawa Bu
Nety sebelum berangkat ke pasar ?
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kamu ketahui ?
1
1. Bu Nety membelanjakan dari uangnya untuk membeli daging.
4
1
2. Ia membelanjakan dari sisa uangnya untuk membeli buah-buahan.
3
1
3. Terakhir ia membelanjakan dari sisa uang terakhir untuk membeli kemeja.
2
4. Sisa uang terakhir Rp. 30.000,00. Langkah 1.
Identifikasi apa yang akan kamu cari dari
Apa yang ditanyakan ?
gambaran diagram yang menunjukkan setiap
Uang awal yang dimiliki Bu Nety. perubahan dari yang tidak diketahui atau
RENCANAKAN STRATEGI ditanyakan.
Langkah 2.
Strategi apa yang akan kamu gunakan ?
Kerjakan dari belakang menggunakan operasi
Bekerja Mundur kebalikannya.
18
SELESAIKAN
1. Soal ini terdiri dari empat tahapan.
 Sisa uang terakhir Rp. 30.000,00

1
 Membelanjakan sisa untuk membeli kemeja Rp. 30.000,00
2

Kemeja

1
1. Membelanjakan sisa untuk membeli buah.
3

Buah
Gunakan gambar
1 segi empat untuk
2. Membelanjakan sisa utnuk membeli daging. menggambarkan
4 perubahan yang
terjadi dari belakang.
Daging

2. Dari gambar di atas, banyaknya uang awal adalah

Rp. 30.000,00

Uang awal = 4 = 4 x Rp. 30.000,00

= Rp 120.000,00

LIHAT KEMBALI DAN CEK


Apa yang dapat kamu lakukan untuk memeriksa jawaban ?
Coba periksa dari awal.
1
 dari Rp 120.00,00 adalah Rp. 30.000,00
4
Sisa = Rp. 120.000,00 – Rp. 30.000,00

= Rp. 90.000,00

1
 dari Rp. 90.000,00 adalah Rp. 30.000,00
3

19
Sisa = Rp. 90.000,00 – Rp. 30.000,00

= Rp. 60.000,00

1
 dari Rp 60.000,00 adalah Rp. 30.000,00
2

Sisa = Rp. 60.000,00 – Rp. 30.000,00

= Rp. 30.000,00
Jadi, uang yang dibawa Bu Nety sebelum berangkat ke pasar adalah Rp.
120.000,00.

8. Menyisihkan Kemungkinan
Strategi Menyisihkan Kemungkinan adalah strategi pemecahan masalah
matematika yang bertujuan untuk memperkecil ruang lingkup kemungkinan
jawaban dari suatu soal. Strategi ini dilakukan dengan menyisihkan berbagai
alternatif jawaban yang tak mungkin, sehingga perhatian sepenuhnya untuk hal-
hal yang tersisa dan masih mungkin saja.
Contoh Masalah:
Ali, Kevin, Bertus, dan Erwin masing-masing menyukai olahraga yang berbeda.
Olahraga yang mereka sukai adalah voli, biliar, lari lintas alam, dan golf.
Gunakan informasi berikut untuk mengetahui olahraga yang mereka sukai
masing-masing.
 Ali lebih pendek dari pada anak yang menyukai voli.
 Erwin mempunyai masalah dengan cuaca panas, sehingga ia tidak
dapat bermain di luar ruangan.
 Bertus hanya menyukai permainan bola kulit.
 Kevin berlatih memasukkan bola kelubang untuk melatih
kemampuannya.
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
1. Setiap anak hanya menyukai satu jenis olahraga dari 4 jenis olahraga.
2. Ali lebih pendek daripada anak yang menyukai.
3. Bertus menyukai permainan bola karet.
20
4. Erwin hanya bisa bermain di dalam ruangan.
5. Kevin berlatih memasukkan bola ke lubang.
SELESAIKAN
1. Ada 4 anak dan 4 jenis olahraga.
Buatlah table seperti beikut:
Olahraga Ali Kevin Bertus Erwin
Voli
Biliar
Lari Lintas
Alam
Golf
2. Berilah tanda x, karena Ali tidak bermain voli.
Berilah 2 tanda x, karena Erwin tidak menyukai lari lintas alam dan golf.
Berilah 3 tanda x, karena Bertus tidak berolahraga biliar, lari lintas alam, dan
golf.
Berilah 2 tanda x, karena Kevin tidak bermain voli dan lintas alam.
Maka:
Berilah tanda o, karena Bertus hanya menyukai voli.
Berilah tanda x, karena Erwin tidak menyukai olahraga yang Bertus sukai,
dan berilah tanda o karena Erwin menyukai voli.
Berilah tanda x, karena Kevin tidak menyukai olahraga yang disukai Erwin
dan berilah tanda o karena Kevin menyukai golf.
Berilah 2 tanda x, karena Ali tidak menyukai olahraga yang disukai Erwin
dan Kevin, dan berilah tanda o karena Ali menyukai lari lintas alam.

Olahraga Ali Kevin Bertus Erwin


Voli x x o x
Biliar x x x o
Lari Lintas o x x x
Alam
Golf x o x x

21
LIHAT DAN CEK KEMBALI
Apa yang dapat kalian lakukan untuk memeriksa jawaban?
Informasi yang pertama menyatakan bahwa Ali bermain voli dan jawabannya
adalah Ali menyukai lari lintas alam. Tidak ada yang bertentangan dengan
jawaban pada table tersebut. Dengan cara yang sama untuk setiap informasi,
dapat terlihat bahwa tidak ada jawaban yang bertentangan dengan semua
informasi.

9. Memperhitungkan Setiap Kemungkinan


Strategi Memperhitungkan Setiap Kemungkinan berhubungan dengan
penggunaan aturan-aturan yang dibuat sendiri selama proses pemecahan masalah,
sehingga tidak akan ada satupun alternatif atau kemungkinan jawaban yang
terabaikan atau terlewatkan. Strategi ini dilakukan dengan menuliskan semua
kemungkinan secara berurutan berdasarkan pada syarat-syarat yang diketahui.
Contoh Masalah:
Tentukan angka-angka yang memenuhi kotak agar pernyataan berikut benar.
6. 35 > 6.436
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
1. Bilangan di sebelah kiri lebih besar (>) daripada bilangan di sebelah kanan.
2. 6. 35 harus lebih besar daripada 6.436 dengan adalah bilangan cacah.
Apa yang ditanyakan?
Angka-angka yang memenuhi kotak agar pernyataan 6. 35 > 6.436
SELESAIKAN
1. 6. 35 > 6.436 kemungkinan:
6. 35 > 6.436
6. 35 > 6.436
6. 35 > 6.436
6. 35 > 6.436
6. 35 > 6.436
2. Dari data vyang tertulis di atas, ada 5 angka yang mungkin terjadi , yaitu 5, 6,
7, 8, dan9.

22
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apakah jawaban kalian masuk akal?
Ya, bandingkan angka yang ada pada kedua sisi seperti berikut.
Angka ribuan, 6 = 6
Angka puluhan, 3 = 3
Angka satuan, 5 < 6
Sehingga agar 6. 35 > 6.436, maka angka ratusan yang berada di dalam kotak
harus lebih daripada 4, yaitu 5, 6, 7, 8, dan 9.

10. Merubah Cara Pandang


Strategi Merubah Cara Pandang dapat digunakan ketika menemui kesulitan
untuk memecahkan soal matematika dengan menggunakan logika atau dengan
cara biasa lainnya. Untuk mampu menyelesaikan suatu soal, maka harus berpikir
lebih imajinatif dan berusaha untuk merubah cara atau sudut pandang terhadap
suatu masalah.
Contoh masalah:
Seorang tukang kayu dapat memotong kayu yang berbentuk silinder menjadi
beberapa bagian menggunakan gergaji. Bagaimanakah cara tukang kayu
memotong kayu tersebut menjadi 8 bagian yang sama hanya dengan 3 kali
potong?
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
1. Kayu berbentuk silinder.
2. Kayu akan dibagi menjadi 8 bagian yang sama dengan 3 kali potongan.
Apa yang ditanyakan?
Cara membagi kayu menjadi 8 bagian yang sama dengan 3 kali potong.
SELESAIKAN
1. Umumnya pemotongan dilakukan dari atas. Jika dilakukan dengan cara
demikian dibutuhkan 4 kali potongan untuk menghasilkan 8 bagian yang
sama seperti pada gambar berikut.

23
2. Untuk memecahkan masalah ini, kalian harus berpikir dari sudut pandang
yang lain. Potonglah kayu 2 kali dari atas dan 1 kali dari samping seperti pada
gambar berikut.

LIHAT KEMBALI DAN CEK


Potongan pertama membagi kayu menjadi 2 bagian. Potongan kedua membagi
kayu menjadi 4 bagian. Potongan ketiga membagi kayu menjadi 8 bagian.
Untuk menghasilkan 8 bagian yang sama, potongan ketiga harus membagi setiap
4 bagian hasil potongan kedua menjadi 2, yaitu dengan memotong dari samping.
Bagian kayu = 2 x 2 x 2 = 8 bagian
Banyaknya potongan = 2 atas + 1 samping
= 3 kali

11. Berpikir Logis


Strategi Berpikir Logis merupakan strategi pemecahan masalah matematika
untuk menarik kesimpulan melalui suatu logika atau penalaran atas informasi/
data yang diketahui. Terkadang metode ini dilakukan denga proses eliminasi
(penghilangan), yaitu dengan memikirkan seluruh jawaban yang mungkin dan
menujukkan kemustahilannya satu persatu, sehingga hanya tersisa satu
kemungkinan jawaban.
Contoh Masalah:

24
Empat ekor bebek dapat menghasilkan 5 butir telur dalam waktu 3 hari.
Berapakah waktu yang diperlukan satu lusin bebek untuk menghasilkan 5 lusin
telur dengan kecepatan yang sama?
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
4 ekor bebek menghasilkan 5 butir telur dalam 3 hari.
Apa yang ditanyakan?
Waktu yang diperlukan 12 ekor bebek untuk menghasilkan 5 lusin telur.
SELESAIKAN
1. 4 ekor bebek menghasilkan 5 butir telur dalam 3 hari, maka 12 ekor bebek
dapat menghasilkan 15 butir telur dalam 3 hari.
2. Sehingga waktu yang diperlukan 12 ekor bebek untuk menghasilkan 60 butir
telur adalah sebagai berikut.
Waktu = x 3 hari = 12 hari
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apakah jawaban kalian masuk akal?
Ya, karena untuk menghasilkan 60 butir telur membutuhkan waktu 4 kali dari
waktu yang diketahui, yaitu 4 x 3 hari = 12 hari.

12. Melakukan Percobaan


Strategi Melakukan Percobaan merupakan strategi pemecahan masalah
matematika yang melibatkan suatu susunan geometri atau berhubungan dengan
ruang dan tempat. Strategi ini dilakukan dengan cara melakukan percobaan pada
suatu model yang berwujud nyata dan mungkin dapat dimanipulasi sehingga
diperoleh suatu kesimpulan.
Contoh Masalah:
Barisan prajurit pada gambar di atas membentuk susunan berbentuk segitiga.
Semakin ke belakang, jumlahnya berkurang 1 prajurit. Bagaimana cara mengatur
prajurit-prajurit tersebut sehingga jika semakin ke belakang, maka jumlah
prajuritnya bertambah 1 dengan hanya 3 prajurit yang boleh berpindah?

25
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
1. Susunan barisan prajurit
2. Susunan barisan prajurit berbentuk segitiga yang terdiri dari 10 orang.
Apa yang ditanyakan?
Cara membalikkan posisi ujung segitiga ke bagian depan dengan hanya
memindahkan 3 prajurit.
SELESAIKAN
1. Untuk membuat susunan prajurit tersebut terbalik posisinya, cara pertama
yang mungkin adalah dengan memindahkan posisi ujung segitiganya.
Kemudian pindahkanlah dua prajurit lagi untuk membuat bentuk segitiga.
2. Setelah dilakukan beberapa percobaan, didapatkan bentuk sebagai berikut
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apakah jawaban kalian benar?
Ya, posisi susunan prajurit sudah berubah arah dengan hanya memindahkan 3
prajurit, sehingga susunanya bertambah 1 prajurit ke barisan belakang.
13. Membuat Peragaan
Strategi Membuat Peragaan adalah strategi pemecahan masalah yang
menggunakan bantuan orang atau objek untuk memeragakan suatu masalah.
Strategi ini digunakan jika mengalami kesulitan dalam memvisualisasikan suatu
masalah atau prosedur yang diperlukan untuk menjawab suatu masalah.
Contoh Masalah:
Pak Amin membeli sebidang tanah denag harga Rp. 12.000.000,00, kemudian
menjualnya dengan harga Rp. 15.000.000,00. Karena ia membutuhkannya, ia
membeli lagi seharga Rp. 20.000.000,00 dan kemudian dijual lagi dengan harga
Rp. 25.000.000,00. Berapakah keuntungan atau kerugian yang diperoleh Pak
Amin?
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
1. Membeli seharga Rp. 12.000.000,00 dan menjual seharga Rp. 15.000.000,00.
2. Kemudian membeli lagi seharga Rp. 20.000.000,00 dan menjual seharga Rp.
25.000.000,00.
26
Apa yang ditanyakan?
Keuntungan atau kerugian yang diperoleh Pak Amin.
SELESAIKAN
1. Misalkan digunakan buku untuk mewakili sebidang tanah, peragaannya
adalah sebagai berikut.
 Biarkan teman Anda memiliki buku tersebut, sedangkan Anda misalkan
memiliki uang Rp. 50.000.000,00.
 Tukarkan uang Rp. 12.000.000,00 dengan teman Anda untuk bukunya.
Sisa = 50.000.000 – 12.000.000
= Rp. 38.000.000,00
 Tukarkan buku itu kepada teman Anda dengan uang Rp.15.000.000,00.
Sisa = 38.000.000 + 15.000.000
= Rp. 53.000.000,00
 Tukarkan lagi uang Rp. 20.000.000,00 dengan teman Anda untuk
bukunya.
Sisa = 53.000.000 – 20.000.000
= Rp. 33.000.000,00
 Akhirnya dijual kembali buku itu dengan uang Rp. 25.000.000,00.
Sisa = Rp. 33.000.000 + 25.000.000
= Rp. 58.000.000,00
2. Transaksi selesai
Keuntungan = 58.000.000 – 50.000.000
= Rp. 8.000.000,00
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apa yang dapat kalian lakukan untuk memeriksa jawaban?
Jika membeli Rp. 12.000.000,00 dan menjual Rp. 15.000.000,00, maka mendapat
keuntungan Rp. 3. 000.000,00. Kemudian , jika membeli Rp. 20.000.000,00 dan
menjual Rp.25.000.000,00 maka mendapat keuntungan Rp.5.000.000,00.
Total keuntungan
= Rp. 3.000.000,00 + Rp. 5.000.000,00
= Rp. 8.000.000,00

27
14. Menulis Persamaan
Strategi Menulis Persamaan merupakan strategi pemecahan masalah yang
menggunakan prinsip aljabar dengan huruf abjad sebagai variable untuk berbagai
kuantitas dan hubungan diantaranya. Biasanya huruf abjad digunakan sebagai
variable untuk mewakili kuantitas yang tidak diketahui dalam suatu soal, dan
hubungan-hubungan dalam soal tersebut diwakili denag suatu persamaan atau
pertidaksamaan.
Contoh Masalah:
Enam belas tahun yang akan datang, usia Andi menjadi 3 kali usianya sekarang.
Berapa usia Andi sekarang?
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
Usia Andi sekarang ditambah 16 sama dengan 3 kali usia Andi sekarang.
Apa yang ditanyakan?
Usia Andi sekarang.
SELESAIKAN
1. Misalkan x = usia Andi sekarang
Maka, x + 16 = 3x
(Usia Andi sekarang + 16 =3 kali usia Andi sekarang).
2. Kemudian selesaikan persamaan tersebut.
x + 16 = 3x
x – x + 16 = 3x – x
16 = 2x
x =
x=8
Jadi, usia Andi sekarang adalah 8 tahun.
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apa yang dapat kalian lakukan untuk memeriksa jawaban?
x = usia Andi sekarang = 8 tahun
Maka x + 16 = 3x
8 + 16 = 3 . 8
24 = 24 (benar)

28
15. Metode Diagram
Strategi Metode Diagram merupakan strategi pemecahan masalah yang
memvisualisasikan suatu masalah menjadi diagram, sehingga membuat masalah
tersebut menjadi lebih sederhana untuk diselesaikan. Strategi ini digunakan untuk
menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan konsep pecahan dan masalah
aljabar.
Contoh Masalah:
Uang Luna uang Wulan. Jika total uang mereka Rp. 81.000,00, berapakah
selisih uang yang dimiliki Luna dan Wulan?
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang diketahui?
1. Uang Luna uang Wulan.
2. Uang Luna ditambah uang Wulan Rp. 81.000,00.
Apa yang ditanyakan?
Selisih uang mereka.

SELESAIKAN
1. Uang Luna = 81.000
Uang Wulan =
2. Dari diagram di atas, maka
9 = 81.000
=
= 9.000
Selisih = 7 -2
=5
= 5 x Rp. 9.000,00
= Rp. 45.000,00
LIHAT DAN CEK KEMBALI
Apakah yang dapat kalian lakukan untuk memeriksa jawaban?
Uang Luna = 2 = 2 x Rp. 9.000,00
= Rp. 18.000,00
29
Uang Wulan = 7 = 7 x Rp. 9.000,00
= Rp. 63.000,00
Selisih = Rp. 63.000,00 – Rp. 18. 000,00
= Rp. 45.000,00

16. Number Sense


Strategi Number Sense merupakan strategi pemecahan masalah yang
menekankan kepada kepekaan terhadap angka-angka, pengertian, representasi,
dan operasi hitung. Strategi ini dilakukan dengan menggunakan bilangan dalam
berbagai cara, seperti lebih kreatif dalam melakukan perhitungan, strategi
perhitungan, pengukuran dan perkiraan jumlah, serta dengan memperhitungkan
jawaban yang masuk akal atau tidak.
Contoh Masalah:
Irfan memiliki dua bilangan prima. Jika kedua bilangan tersebut dijumlahkan,
hasilnya adalah 12345. Berapakah hasil kali kedua bilangan tersebut?
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
Jumlah dua bilangan prima adalah 12345.
Apa yang ditanyakan?
Hasil kali kedua bilangan tersebut.
SELESAIKAN
1. Jika dua buah bilangan bulat berjumlah ganjil, maka salah satu bilangan
tersebut haruslah genap. Bilangan prima yang merupakan bilangan genap
adalah 2.
2. Sehingga bilangan prima yang lainnya adalah 12345 – 2 = 12343
Jadi, hasil kali kedua bilangan tersebut adalah 12345 x 24686.
LIHAT DAN CEK KEMBALI
Apakah jawaban kalian benar?
Ya, karena 2 satu-satunya bilangan prima yang genap dan 12345 juga bilangan
prima. Jadi, hasil kali kedua bilangan tersebut adalah 24686.

30
17. Menggunakan Operasi Hitung
Strategi Menggunakan Operasi Hitung merupakan strategi pemecahan
masalah yang menggunakan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian,
pembagian dan operasi lainnya dalam menyelesaikan suatu masalah matematika.
Strategi ini dilakukan dengan membuat manipulasi satu atau lebih operasi hitung
untuk menyelesaikan suatu soal.
Contoh Masalah:
Sejumlah jeruk dapat dibagikan secara merata kepada 3, 4, 5, 6 atau 8 anak
dengan tidak ada jeruk yang tersisa. Berapakah paling sedikit jumlah jeruk
tersebut?
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
1. Sejumlah jeruk dapat dibagikan secara merata kepada 3 atau 4 atau 5 atau 6
atau 8 anak.
2. Tidak ada jeruk yang tersisa.

Apa yang ditanyakan?


Jumlah jeruk paling sedikit yang memenuhi.
SELESAIKAN
1. Sebuah bilangan dapat dibagi dengan bilangan 3, 4, 5, 6, atau 8, maka
bilangan tersebut merupakan kelipatan 3, 4, 5, 6, atau 8.
2. Jumlah jeruk paling sedikit, berarti yang dicari adalah kelipatan persekutuan
terkecil (KPK) KPK (3, 4, 5, 6, 8) = 120
LIHAT KEMBALI DAN CEK
Apa yang dapat kalian lakukan untuk memeriksa jawaban?
3=3
4=2x2
5=5
6=2x3
8=2x2x2
KPK = 2 x 2 x 2 x 3 x 5 = 120
Jadi, jumlah jeruk yang paling sedikit adalah 120.

31
18. Menggunakan Rumus
Strategi Menggunakan Rumus merupakan strategi pemecahan masalah yang
sangat ampuh dalam menyelesaikan masalah matematika. Penyelesaian suatu soal
matematika dilakukan dengan mensubtitusikan beberapa nilai ke dalam suatu
rumus atau dengan memanipulasi dan memilih rumus yang tepat untuk
digunakan.
Contoh Masalah:
Sebuah mobil mampu menempuh jarak 1 km dalam waktu 1 menit 30 detik. Jika
mobil ini terus bergerak dalam kecepatan tersebut, berapa jarak yang
ditempuhnya dalam waktu 2 jam?
Jawab:
BACA DAN PAHAMI
Apa yang kalian ketahui?
1. Mobil mampu menempuh 1 km dalam waktu 1 menit 30 detik.
2. Kecepatan mobil tetap.
Apa yang ditanyakan?
Jarak yang ditempuh dalam waktu 2 jam.
SELESAIKAN
1. Diketahui : S1 = 1 km
t1 = 1 menit 30 detik
= 90 detik
= = 0,025 jam

t2 = 2 jam
V1 = V2
Gunakan rumus kecepatan : V =

2. V1 = = = 40 km/jam

V2 = 40 =

S2 = 40 x 2 = 80 km

LIHAT KEMBALI DAN CEK


Apa yang dapat kalian lakukan untuk memeriksa jawaban?
Perjalanan 2 km ditempuh dalam waktu 2 x (1 menit + 30 detik) = 3 menit
Dalam 2 jam atau 120 menit, berarti ada 40 kali 3 menit
Jadi, jarak perjalanan mobil = 40 x 2 km = 80 km.

32