Anda di halaman 1dari 2

Hasil Kadar Serat Kasar

Tabel…. Serat Kasar


Pengukuran Massa Hasil
Sampel awal 25,5040 gram
Kertas saring 0,1378 gram
Kertas saarring + sampel I 0,1653 gram
Kertas saring + sampel II 0,1634 gram
Analisis data
Sampel setalah oven I = 0,1653 - 0,1378
= 0,0275 gram
Sampel setelah oven II = 0,1634 – 0,1378
= 0,0256 gram

Rata-rata =

= 0,02655 gram

% Serat Kasar =

= 0,10 %
Pembahasan
Buah pisang merupakan salah satu buah yang mengandung serat kasar.
Serat kasar merupakan senyawa yang tidak dapat terrcerna dalam organ
pencernaan manusia ataupun hewan. Serat kasar mengandung senyawa selulosa,
lignin, dan zat lain.
Pada proses diastruksi dengan mengunakan H2SO4 sebagai asam kuat dan
NaOH sebagai basa kuat. Penggunaan asam kuat bertujuan untuk melarutkan zat-
zat asam yang terkandung dalam pisang, dan penggunaan basa kuat bertujuan
untuk melarutkan zat yang bersifat basa dalam pisang yang tidak dapat larut
dalam suasana asam.
Pada saat proses pencucian mengunakan aquades panas dan etanol 96%.
Tujuan dari pencucian tersebut untuk melarutkan sisa-sisa NaOH berlebih dan
lemak-lemak yamg terdapat pada pisang. Kemudian residu dikeringkan dalam
oven selama 1 jam 30 menit pada suhu 105°C, lalu dinginkan dalam desikator
selama 30 menit dan timbang beratnya. Hasil analisis serat kasar menunjukan
kadar serat kasar pada pisang ijo adalah 0,10%.