Anda di halaman 1dari 5

RPS Tugas 6 Kasus Akuntansi untuk transaksi Valuta Asing (Foreign Currency)

Referensi Buku Advance Accounting Seventh Edition, Floyd A. Beams. John A Brozovsky Craig D

Pembelian yang dinyatakan dalam mata uang asing

1. Sebuah perusahaan Indonesia, PT Mahkota membeli barang dagang dari perusahaan


Malaysia, pada tanggal 1 Desember 20x6 sebesar RM 7500, pada saat kurs spot untuk Ringgit
Malaysia adalah Rp 750. PT Mahkota melakukan tutup buku pada tanggal 31 Desember 20X6
pada saat kurs spot untuk Ringgit mencapai Rp 745, dan melunasi Hutang tersebut pada
tanggal 30 Januari 20X7 pada saat kurs spot adalah 755. Kejadian dan transaksi ini dicatat oleh
PT Mahkota. Buatlah pencatatan dan jelaskan atas transaksi yang dilakukan oleh PT Mahkota
tersebut!
2. PT Primadona yang terdaftar sebagai perusahaan Indonesia melakukan pembelian barang
dagang dari perusahaan Jepang, pada tanggal 30 November 20X6 sebesar ¥77000, pada saat
kurs spot untuk Yen Jepang adalah Rp 125. PT Primadona melakukan tutup buku pada tanggal
31 Desember 20X6 pada saat kurs spot untuk Yen Jepang mencapai Rp 130 dan melunasi
hutang tersebut pada tanggal 20 Januari 20X7 pada saat kurs spot Rp 120. Kejadian dan
transaksi ini dicatat oleh PT Primadona. Buatlah pencatatan dan jelaskan atas transaksi yang
dilakukan oleh PT Primadona tersebut!

Penjualan yang dinyatakan dalam mata uang asing

3. PT Primadona pada tanggal 16 Desember 20X6 menjual barang dagangan ke Malaysia seharga
RM 18000, saat kurs spot untuk Ringgit adalah Rp 770. PT Primadona melakukan tutup buku
pada tanggal 31 Desember 20X6 ketika kurs spot Rp 775. Kebangsaan Malaysia melunasi
hutangnya pada tanggal 15 Januari 20X7 pada kurs spot Rp 780, dan PT Primadona
mengkonversi Ringgit tersebut ke Rupiah pada tanggal 20 Januari 20X7 pada kurs spot Rp
782,5. Buatlah pencatatan yang dilakukan oleh PT Primadona dan jelaskan!
4. Pada tanggal 25 Desember 20X6 PT Mahkota menjual barang dagangan ke Jepang seharga ¥
87000, saat kurs spot untuk Yen adalah Rp 115. PT Mahkota melakukan tutup buku pada
tanggal 31 Desember 20X6 ketika kurs spot Rp 110. Perusahaan Jepang melunasi hutangnya
pada tanggal 25 Januari 20X7 pada kurs spot Rp 105 dan PT Mahkota mengkonversi Yen
tersebut ke Rupiah pada tanggal 30 Januari 20X7 pada kurs spot Rp 102,5. Buatlah pencatatan
atas transaksi diatas dan jelaskan!
Transaksi kontrak berjangka (Forward Rate) (Speculative Transaction)

5. Pada tanggal 12 November 20X5, Toyota Astra Motor menyetujui kontrak berjangka 90 hari
untuk membeli RM 15000 pada saat kurs forward 90 hari untuk ringgit adalah Rp 625. Kurs
spot untuk ringgit pada tanggal 12 November 20X5 tersebut adalah Rp 629. Kurs pada tanggal
31 Desember 20X5 dan 30 Januari 20X6 adalah sebagai berikut:
31 Desember 20X5 30 Januari 20X6

Forward 30 hari Rp 630 Rp 633


Kurs spot Rp 635 Rp 638

Buatlah jurnal pembukuan Toyota Astra Motor untuk mencatat transaksi spekulasi diatas
dan jelaskan!
Jawaban :

Soal 1

1 Desember 20X6

Persediaan (RM 7500 x Rp 750) Rp 5.625.000

Hutang Dagang Rp 5.625.000

31 Desember 20X6

Hutang Dagang (RM 7500 x (Rp 750 – Rp 745)) Rp 37.500

Keuntungan pertukaran mata uang asing Rp 37.500

30 Januari 20X7

Hutang Dagang Rp 5.587.500

Kerugian pertukaran mata uang asing Rp 75.000

Kas (RM 7500 x Rp 755) Rp 5.662.500

Soal 2

30 November 20X6

Persediaan ( ¥ 77000 x Rp 125) Rp 9.625.000

Hutang Dagang Rp 9.625.000

31 Desember 20X6

Kerugian pertukaran mata uang asing Rp (385.000)

Hutang Dagang ( ¥ 77000 x (Rp 125 – Rp 130)) Rp (385.000)

20 Januari 20X7

Hutang dagang Rp 10.010.000

Keuntungan pertukaran mata uang asing ( ¥ 77000 x (Rp 120 – Rp 130))


Rp (770.000)

Kas ( ¥ 77000 x Rp 120) Rp 9.240.000

Soal 3

16 Desember 20X6

Piutang Dagang ( RM 18000 x Rp 770) Rp 13.860.000

Penjualan Rp 13.860.000
31 Desember 20X6

Piutang Dagang Rp 90.000

Keuntungan mata uang asing (RM 18000 x (Rp 775 – Rp 770)) Rp 90.000

15 Januari 20X7

Kas (RM 18000 x Rp 780) Rp 14.040.000

Piutang dagang Rp 13.950.000

Keuntungan pertukaran mata uang asing Rp 90.000

( RM 18000 x (Rp 780 – Rp 775)

20 Januari 20X7

Kas (RM 18000 x Rp 782,5) Rp 14.085.000

Keuntungan pertukaran mata uang asing (RM 18000 x (Rp 782,5 – Rp 780))
Rp 45.000

Kas Rp 14.040.000

Soal 4

25 Desember 20x6

Piutang Dagang ( ¥ 87.000 x Rp 115) Rp 10.005.000

Penjualan Rp 10.005.000

31 Desember 20X6

Kerugian Pertukaran mata uang asing Rp (435.000)

Piutang dagang ( ¥ 87.000 x (Rp 110 – Rp 115)) Rp (435.000)

25 Januari 20X7

Kas ( ¥ 87.000 x Rp 105) Rp 9.135.000

Kerugian pertukaran mata uang asing ( ¥ 87.000 x ( Rp 105 – Rp 110))

Rp (435.000)

Piutang dagang Rp 9.570.000


30 Januari 20X7

Kas ( ¥87.000 x Rp 102,5) Rp 8.917.500

Kerugian pertukaran mata uang asing ( ¥87.000 x (Rp 102,5 – Rp 105)

Rp (217.500)

Kas Rp 9.135.000
Soal 5

12 November 20X5

Piutang kontrak Rp 9.375.000

Hutang kontrak Rp 9.375.000

( RM 15.000 x kurs forward 90 hari Rp 625)

31 Desember 20X5

Piutang kontrak Rp 75.000

Keuntungan pertukaran mata uang Rp. 75.000

( RM 15.000 x kurs forward 30 hari Rp 630 – Rp 625)

30 Januari 20X6

Kas Rp 9.570.000

Keuntungan pertukaran mata uang asing Rp 120.000

Piutang Kontrak Rp 9.450.000

( RM 15.000 x Rp 638)

( RM 15.000 x (Rp 638 – Rp 630)

Hutang kontrak Rp 9.375.000

Kas Rp 9.375.000