Anda di halaman 1dari 14

Tugas 2 pemantulan Cahaya

1. Apakah laju cahaya berubah ketika seberkas sinar dipantulkan oleh cermin
datar? Jelaskan!
Jawab:
Laju cahaya tidak berubah ketika dipantulkan oleh cermin datar, hal ini
dikarenakan ketika cahaya dipantulkan oleh cermin datar cahaya tersebut tetap
melewati medium hampa. Pada medium hampa kelajuan dari cahaya tetap, hal
ini diketahui melalui Teori Einstein bahwa “ kecepatan cahaya pada ruang
hampa adalah konstan”. Dari teori tersebut dapat dibuktikan ketika sebuah
obkjek dilemparkan kesebuah cermin datar maka kecepatan bayangan yang
terlihat pada cermin sama dengan kecepatan yang sebenarnya.
2. Dapatkah cermin datar memfokuskan sinar menuju titik tertentu seperti yang
terjadi pada cermin cekung? Jelaskan!
Jawab:
Cermin datar tidak bisa memfokuskan sinar menuju suatu titik tertentu karena
sudah diketahui pada hukum senellius bahwa “ sinar dating, sinar pantul dan
garis normal terletak pada satu bidang datar” hal ini berarti bayangan yang
dihasilkan pada sinar yang menuju cermin datar sama dengan benda yang yang
sebenarnya atau sesuai dengan aslinya. Sebagaimana diketahui bahwa bayangan
yang dibentuk oleh cermin datar yaitu, maya, tegak, dan sama besar serta jarak
bayangan pada cermin sama.
3. Benda A, B, dan C terletak di suatu ruang yang tidak terlihat secara langsung oleh
pengamat (person) sebagaimana ditunjukkan oleh gambar. Cermin datar (mirror)
dilemparkan pada dinding, benda manakah yang dapat dilihat oleh pengamat
(person) pada cermin (mirror)? Jelaskan menggunakan diagram sinar.
Jawab:
Dari diagram tersebut dapat diketahui bahwa benda yang dapat dilihat oleh
pengamat (person) yaitu benda B. Hal tersebut dikarenakan sifat dari sinar
datang yaitu sudut datang sama dengan sudut pantul.
4. Ilustrasikan menggunakan diagram proses terbentuknya bayangan suatu benda
oleh dua cermin datar yang mengapit sudut 60o!
Jawab:
Bayangan yang akan terbentukketika dua cermin dihadapkan membentuksudut
600 yaitu 5. Rumus yang digunakan untuk mengetahui bayangan yang dihasilkan
yaitu ;
3600
𝑛= − 1, jadi bayangan yang di hasilkan dari dua cermin yang membentuk
𝜃

sudut 600 adalah


3600
𝑛= 600
− 1 = 5 𝑏𝑢𝑎ℎ 𝑏𝑎𝑦𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛.,

“gambar ilustrasi”
5. Untuk sinar utama pada cermin cekung, mengapa sinar datang yang sejajar
sumbu utama akan dipantulkan menuju titik focus? Jelaskan!
Jawab:
Karena, ketika sinar datang sejajar dengan sumbu utama maka dapat ditarik
garis normal dari titik lengkung sampai ketitik pantul. Kemudian dapat dihasilkan
sudut datang yang sesuai dengan asas snellius bahwa sinar datang yang
dipantulkan oleh cermin cekung akan meghasilkan sudut pantul yang besarnya
sama dengan sudut datang. Maka dari itu sinar pantul yang di hasilkan akan
berpotongan pada titik focus dan sinar yang dipantukan akan membentuk sudut
serta garis-garis pantul yang menyerupai jari-jari bola. Sudut yang terbentuk
antara garis normal dan titik pantul harus sama dengan sudut yang terbentuk
antara sinar yang sejajar sumbu utama dan dipantulkan ke cermin cekung
dengan garis normal. Titik pantul ini yang disebut engan titik focus, sebagaimana
pada gambar.
6. Untuk sinar utama pada cermin cekung, mengapa sinar datang yang melewati
titik focus akan dipantulkan sejajar sumbu utama? Jelaskan!
Jawab:
Karena pada saat sinar yang dipantulkan melalui titik focus ke cermin cekung
nantinya akan menghasilkan sudut yang menyerupai jari-jari lingkaran cermin
(garis normal cermin cekung). Sebagaimana dengan hukum snellius bahwa sudut
datang sama dengan sudut pantul maka, sinar tersebut membentuk pantulan
yang sudutnya sama dengan sudut yang di hasilkan oleh sinar yang datang,
pantulan tersebut akan menghasilkan pantulan sinar yang sejajar sumbu utama,
sebagai mana pada gambar.

7. Untuk sinar utama pada cermin cekung, mengapa sinar datang yang melewati
titik pusat kelengkungan akan dipantulkan kembali menuju titik pusat
kelengkungan cermin? Jelaskan!
Jawab:
Hal ini dikarenakan ketikan sinar datang berhimpitan dengan garis normal, maka
sinar datang akan dipantulkan kembali menuju titik pusat kelengkungan cermin.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa sinar datang yang melewati titik pusat
kelengkungan pasti akan kembali menuju pusat kelengkungan cermin. Hal ini
sesuai dengan hukum snellius bahwa “sinar datang berhimpitan dengan garis
normal maka akan terbentuklah sinar istimewa ke 3” sebagaimana pada gambar.

Pada sinar istimewa ke 3, sinar dan sinar pantul yang digambarkan harus
memenuhi hukum pemantulan cahaya, dimana sudut datang sama dengan sudut
pantul. Jika berkas cahaya datang berhimpit dengan berkas cahaya pantul maka
berkas cahaya pasti akan tegak lurus (90o) dengan permukaan cermin cekung
yang dilewati berkas cahaya sehingga sudut datang 90o sama dengan sudut
pantul 90o.
8. Suatu cermin datar menghasilkan bayangan maya, dimana benda harus
diletakkan? Jelaskan!
Jawab:
Bayangan maya merupakan bayangan yang tidak dapat dilihat melalui cermin.
Bayangan maya akan dihasilkan oleh cermin datar ketika benda terletak diantara
titik focus dengan permukaan cermin cekung. Bayanganan maya terbentuk
karena pertemuan sinar datang dengan perpanjangan sinar pantul.
9. Bagaimana cara anda (guru) membuktikan pada siswa bahwa suatu gambar
adalah bayangan riil?
Jawab:
Guru bisa mempraktikannya dengan menggunakan cermin cekung yang
diletakkan pada ruang 2 dan 3. Ketika benda berada di ruang 2 bayangan akan
terbentuk di ruang 3 dan memiliki sifat bayangan nyata, terbalik dan diperbesar.
Atau juga bisa diletakkan pada ruang 3 yang nantinya akan terbentuk bayangan
di ruang 2 yang memiliki sifat bayangan nyata, tegak dan diperkecil. Ditambah
lagi guru juga perlu untuk memfasilitasi para siswa agar bereksplorasi sebanyak
mungkin pengetahuan factual.
10. Cahaya dari bintang dikumpulkan oleh cermin cekung. Seberapa jauh bayangan
bintang dari cermin jika jari-jari kelengkungan cermin adalah 150 cm?
Jawab:
Diketahui: 𝑅 = 150 𝑐𝑚
Ditanya: S’…?
1
Jawab : 𝑓 = 2𝑅
1
𝑓 = 2 150

𝑓 = 75
1 1 1
= 𝑆 + 𝑆′
𝑓

1 1 1
= + ′
75 150 𝑆
1 1 1
− = ′
75 150 𝑆
2−1 1
= ′
150 𝑆
1 1
= ′
150 𝑆
150 = 𝑆′
Jadi, jarak bayangan bintang dari cermin adalah 150 cm.
11. Bola menggelinding menuju cermin cekung sebagaimana ditunjukkan pada
gambar. Deskripsikan bagaimana perubahan ukuran bayangan bola yang
terbentuk saat bola menggelinding tersebut?
Jawab:
Ketika bola menggelinding dan melewati ruang 3 maka bayangan dari bola akan
terlihat lebih kecil dari yang sebenarnya. Adapaun ketika melewati ruang 2
bayangan dari bola akan terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya. Serta ketika
bola tiba di ruang 1 bayangan bola akan terlihat lebih besar dan bersifat maya
namun tegak.
12. Cermin apa yang digunakan oleh dokter gigi untuk mengamati gigi pasiennya?
Jawab:
Cermin yang digunakan oleh dokter gigi yaitu cermin cekung. Pada cermin
cekung memberikan gambar yang jelas dan dapat memperbesar hal-hal yang
kecil yang berada di dalam mulut. Dengan demikian cermin cembung dapat
membantu dokter gigi untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi. Jika
objeknya sangat dekat dengan cermin (antara focus utama dan kutub), bayangan
yang terbentuk yaitu maya, tegak dan diperbesar. Kenapa tidak cermin cekung?
Karena bayangan yang di hasilkan adalah diperecil.
13. Untuk mengawasi aktivitas pembeli dalam swalayan, biasanya digunakan suatu
cermin. Cermin apa yang digunakan? Mengapa menggunakan cermin tersebut?
jelaskan!
Jawab:
Cermin cembung, karena sebuah toko diperlukan sebuah penjagaan untuk
mengamati toko yang luas dan tidak dalam jangkauan mata. Maka dari itu
diperlukan sebuah cermin yang dapat memperluas jangkauan pandangan.
Dengan cermin cembung bayangan yang dihasilkan maya, tegak dan diperkecil.
Dengan bayangan yang di perkecil maka jangkauan pandangan akan lebih luas.
14. Spion mobil menngunakan cermin apa? (cekung ataukah cembung)? Mengapa
menngunakan cermin tersebut? jelaskan!
Jawab:
Cermin cembung, karena dengan permukaan cermin yang cembung akan terjadi
distorsi yang menyebabkan pantulan gambar menjadi lebih lebar dan luas.
Sehingga menghasilakan pandangan yang lebih lebar dan luas dibandingkan
dengan cermin datar. Dapat diketahui juga bahwa cermin cembung memiliki
sifat bayangan yaitu nyata, tegak dan diperkecil. Dari sifat tersebut para ahli
pada bidang cermin memanfaatkan sifat dari cermin cembung ini untuk dijadikan
bahan dari kaca spion yang dimaksudkan supaya bayangan yang terdapat di
belakang pengendara motor maupun mobil dapat tertangkap dengan maksimal.
15. Mungkinkah cermin cembung dapat menghasilkan bayangan yang bersifat
nyata? Jelaskan!
Jawab:
Tidak mungkin, hal ini dikarenakan dua sinar sejati yang sejajar dengan sumbu X
selalu di sebarkan oleh cermin cembung sehinnga tidak dapat menghasilkan titik
temu. Apabila sinar sejati diteruskan ke titik focus yang berada di belakang
cermin akan menghsilkan titik temu dari dua sinar maya yang di teruskan dan
menghasilkan bayangan yang bersifat maya, tegak dan diperkecil.
16. Bayangan yang dibentuk oleh cermin pada spion mobil termasuk bayangan nyata
ataukah maya? Jelaskan!
Jawab:
Cermin pada spion merupakan cermin cembung sehingga sesuai dengan sifat
bayangannya bahwa bayangan dari cermin cembung ini bersifat maya, tegak dan
diperkecil. Berarti dapat disimpulkan bahwa bayangan yang di hasilkan oleh
cermin pada spion ii merupakan bayangan yang bersifat maya.
17. Pada spion mobil tertulis kalimat peringatan: “Warning: The objects may be
closer than they appear”. Apa maksud kalimat tersebut? mengapa dikondisikan
demikian? Jelaskan!
Jawab:
Manfaat dari adanya cermin cembung ini yaitu dapat menghilangkan titik buta
(titik yang tidak dapat terlihat oleh mata). Dengan adanya manfaat tersebut
bayangan yang terlihat pada spion lebih kecil dari ukuran sebenarnya sesuai
dengan sifat bayangan dari cermin cembung yaitu maya, tegak dan diperkecil.
Sehinnga dari bayangan yang terlihat lebih kecil dari ukuran sebenarnya ini
benda yang sebenarnya dekat akan telihat lebih jauh.
18. Seseorang yang tingginya 1,8 m berdiri paa jarak 3,0 m di depan cermin datar
dan mengamati bayangan pada cermin.
a) Tentukan tinggi dan jarak bayangan yang terbentuk pada cermi!
Jawab:
Diketahui : ℎ0 = 1,8 𝑚, 𝑆0 = 3 𝑚
Ditanya : 𝑆 ′ ? & ℎ′ ?
Jawab : diketahui bahwa sifat bayangan dari cermin datar yaitu maya, tegak
dan sama besar. Jarak bayangan dan juga tinggi bayangan juga sama dengan
jarak dan tinngi benda. Jadi tinngi bayangan seseorang tersebut yaitu 1,8 m
dan jarak bayangannya 3 m.
b) Gambarkan proses terbentuk bayangan!
Jawab:
19. Suatu benda ditempatkan pada jarak 6 m di depan cermin cekung yang memiliki
jarak focus 12 cm.
a) Tentukan jarak bayangan yang terbentuk!
b) Tentukan sifat bayangan yang terbentuk!
c) Gambarkan jalannya sinar hingga terbentuk bayangan dan tunjukkan bahwa
hasil perhitungan Anda sesuai!
Jawab:
Diketahui : 𝑆0 = 6 𝑐𝑚 , 𝑓 = 12 𝑐𝑚
Ditanya : a. S’?
b. Sifat bayangan yang terbentuk?
c. Gambar jalannya sinar hingga terbentuk bayangan?
Jawab :
1 1 1
a. = 𝑆 + 𝑆′
𝑓 0

1 1 1
= + ′
12 6 𝑆
1 1 1
− =
12 6 𝑆 ′
1−2 1
= ′
12 𝑆
1 1
− 12 = 𝑆′

−12𝑐𝑚 = 𝑆 ′
b. Maya
c.

20. Suatu benda ditempatkan padajarak 30 cm di depan cermin cekung yang


memiliki jarak focus 10 cm.
a) Tentukkan jarak bayangan yang terbentuk!
b) Tentukan sifat bayangan yang terbentuk!
c) Gambarkan jalannya sinar hingga terbentuk bayangan dan tunjukkan bahwa
hasil perhitungan Anda sesuai!
Jawab:
Diketahui : 𝑆0 = 30 𝑐𝑚 , 𝑓 = 10 𝑐𝑚
Ditanya : a. S’
b. Sifat bayangan yang terbentuk?
c. Gambar jalannya sinar hingga terbentuk bayangan?
Jawab :
1 1 1
a. = 𝑆 + 𝑆′
𝑓 0

1 1 1
= + ′
10 30 𝑆
1 1 1
− = ′
10 30 𝑆
3−1 1
= ′
30 𝑆
2 1
= ′
30 𝑆
1 1
= ′
15 𝑆
15𝑐𝑚 = 𝑆 ′
b. Nyata
c.
21. Suatu benda ditempatkan pada jarak 10 cm di depan cermin cembung yang
memiliki jarak focus -10 cm.
a) Tentukan jarak bayangan yang terbentuk!
b) Tentukan sifat bayangan yang terbentuk!
c) Gambarkan jalannya sinar hingga terbentuk bayangan dan tunjukkan bahwa
hasil perhitungan Anda sesuai!
Jawab:
Diketahui :𝑆0 = 10 𝑐𝑚 , 𝑓 = −10 𝑐𝑚
Ditanya :a. S’
b. sifat bayangan yang terbentuk?
c. gambar jalannya sinar hingga terbentuk bayangan?
Jawab :
1 1 1
a. − 𝑓 = 𝑆 + 𝑆′
0

1 1 1
− = + ′
10 10 𝑆
1 1 1
− − = ′
10 10 𝑆
2 1
− = ′
20 𝑆
5𝑐𝑚 = 𝑆 ′
b. Nyata
c.