Anda di halaman 1dari 3

BAB III

METODE PENELITIAN
3.1 Waktu dan Tempat Praktikum
3.1.1 Waktu Praktikum
Praktikum dilaksanakan pada tanggal 3 November 2019 dan dimulai pada
pukul 11:30 sampai dengan 14:00 WITA.
3.1.2 Tempat Praktikum
Praktikum Fitokimia 2 dilaksanakan di Laboratorium Bahan Alam, Jurusan
Farnasi Universitas Negeri Gorontalo.
3.2 Alat dan Bahan
3.2.1 Alat
1. Batang Pengaduk
2. Corong
3. Dispo 1 ml, 3 ml
4. Gelas Kimia
5. Gelas Ukur
6. Kuvet
7. Lap Halus
8. Lumpang dan Alu
9. Pipet Tetes
10. Spektrofotometri Uv-Vis
11. Vial
3.2.2 Bahan
1. Alkohol 70%
2. Alkohol 96%
3. Aluminium Foil
4. Bintan dua Purba Salam
5. Kertas Saring
6. Natrium Diklofenak
7. Kertas Saring
8. Tisu
3.3 Cara Kerja
1. Sampel Jamu
a. Larutan Induk 1000 ppm
1. Disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2. Dibersihkan alat dengan alkohol 70%
3. Ditimbang 0,1 g sampel jamu
4. Dilarutkan dalam 100 ml etanol 96%
5. Disaring jamu
b. Larutan Stok 100 ppm
1. Dilakukan pengenceran 100 ppm dengan melarutkan 10 ml larutan
induk 1000 ppm kedalam 90 ml etanol 96%
2. Dimasukkan dalam gelas kimia
c. Larutan sampel (10, 20, 30, 40, dan 50 ppm)
1. Diambil larutan stok ( 1 ml, 2 ml, 3 ml, 4 ml, dsan 5 ml untuk membuat
konsentrasi 10 ppm, 20 ppm, 30 ppm, 40 ppm, dan 50 ppm
2. Dicukupkan hingga 10 ml dengan etanol 96%
3. Dimasukkan kedalam vial
4. Dimasukkan masing-masing 10, 20, 30, 40, dan 50 ppm kedalam kuvet
5. Dimasukka kuvet kedalam spektrofotometer uv-vis
6. Dihitung nilai absorbansi
2. Natrium Diklofenak
1. Larutan Induk 1000 ppm
1. Digerus natrium diklofenak sampai halus
2. Ditimbang natrium diklofenak sebanyak 0,1 gr
3. Dilarutkan dalam 100 ml etanol 96%
4. Disaring natrium diklofenak
2. Larutan Stok 100 ppm
1. Dilakukan pengenceran 100 ml dengan melarutkan 10 ml larutan induk
1000 ppm dalam 90 ml etanol 96%
2. Dimasukkan kedalam gelas kimia
3. Larutan Sampel (10, 20, 30, 40, dan 50 ppm)
1. Diambil larutan stok ( 1 ml, 2 ml, 3 ml, 4 ml, dsan 5 ml untuk
membuat konsentrasi 10 ppm, 20 ppm, 30 ppm, 40 ppm, dan 50 ppm
2. Dicukupkan hingga 10 ml dengan etanol 96%
3. Dimasukkan kedalam vial
4. Dimasukkan masing-masing 10, 20, 30, 40, dan 50 ppm kedalam kuvet
5. Dimasukka kuvet kedalam spektrofotometer uv-vis
6. Dihitung nilai absorbansi