Anda di halaman 1dari 19

Anselmus.

,SSi

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Kemagnetan
 Ditemukan pertama kali di kota magnesia yaitu pada
magnet “alam” berupa pecahan-pecahan kasar bijih besi
yang menarik besi lain yang tidak magnetik, terutama efek
tarikan pada bagian kutub-kutubnya.
 Sejak th.121 bangsa tionghoa telah mengetahui arah
putaran magnet kira-kira pd arah utara selatan.
 Pada abad kesebelas magnet sudah dimanfaatkan oleh
pelaut untuk navigasi.

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Beberapa penemuan penting
tentang kemagnetan:
 Th.1819, Oersted (1770-1815) mengamati jarum kompas yg
menyimpang bila didekatkan terhadap kawat yang berarus
listrik.
 Michael Faraday (1791-1867) & Henry (1797-1878)
mengamati timbulnya arus sejenak dalam sebuah rangkaian
apabila:
 Arus dalam sebuah rangkaian didekatnya disambung atau
diputuskan
 Bila ada magnet yang bergerakmendekati atau mejauhi rangkaian
itu.
 Jadi oersted membuktikan bahwa efek kemagnetan ditimbulkan
oleh muatan listrik yang bergerak & Faraday serta Henry
menemukan bahwa arus dapat ditimbulkan dengan menggerak
– gerakkan magnet.
Kemagnetan/Anselmus,SSi
Medan magnet
 Ruang disekitar sebuah magnet atau disekitar sebuah
penghatar yang mengangkut arus didefinisikan sebagai
medan magnet

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Sifat Magnetik Bahan
 Bahan Feromagnetik
 Merupakan bahan yang sifat kemagnetannya sangat besar, hingga
mampu menarik dengan kuat garis-garis medan magnet
luar.Dalam medan magnet, bahan ini menimbulkan induksi yang
besar, sebab µ bahan jauh lebih besar daripada µ o.C/:besi,
baja,nikel,kobal,ferrit.

 Bahan Paramagnetik
 Merupakan bahan yang sifat kemagnetannya lemah, sehingga
hanya menarik sedikit garis-garis gaya magnet. Dalam medan
magnet, bahan ini menimbulkan induksi magnetik yang sedikit
lebih besar dibanding dengan ruang hampa, sebab µ bahan lebih
besar daripada µ o. C/:alumunium, platina, tembaga, kayu &
oksigen padat

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Sifat Magnetik Bahan
 Bahan Diamagnetik
 Merupakan bahan yang sifat kemagnetannya sedikit
melawan pengaruh kemagnetan dari luar. Akibatnya dalam
medan magnet bahan ini sedikit menolak garis-garis gaya
magnet, sebab µ bahan lebih kecil daripada µ o. C/: seng,
bismuth,emas & sodium klorida.

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Gaya magnet
 Gaya Lorentz ditemukan pertama kali oleh Lorentz (fisikawan jerman).
 Besar gaya lorentz
F = i.I.B
F=gaya lorentz
i =kuat arus (Ampere)
I =panjang kawat (Meter)
B=medan magnet (weber/m2)
 Jika kawat berarus listrik membentuk α dengan B, maka hubungan diatas
menjadi :
F =iℓBSin α

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Magnet Karena Arus
 Medan magnet disekitar kawat lurus panjang
B = µ0i
2πa
B = medan magnet ( weber/m2 )
a = jarak titik ke kawat (m)
 Medan magnet pada arus melingkar
Bp = µ0i
2R

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Lanjutan....
 Untuk kumparan tipis yang terdiri dari N lilitan dengan
menganggap jari-jari tiap lilitan sama, induksi magnet di
pusat lingkaran dirumuskan sebagai berikut:
B = µo.i.N
2R
N = Banyaknya lilitan
R = Jari-jari lingkaran

Kemagnetan/Anselmus,SSi
 Medan magnet dalam Solenoid
B = µo.i.n
n = banyaknya lilitan persatuan luas ( n= N )

Jadi B = µo.i.n

 Untuk di ujung Solenoide:
B = µo.i.n  µo.i.n
2 2ℓ

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Contoh Soal:
 Sebuah kawat lurus B = µoi
panjang di aliri arus 2πa
sebesar 5A, Tentukan = 4 π.10-7.5
induksi magnet di titik P 2 π.10.10-2
yang berjarak 10 cm dari = 2.5.10-7
kawat.
10.10-2
Dik : i = 5A
= 2.5.10-5
a = 10 cm = 10.10-2 m
10
µo =4 π.10-7 w/Am
= 10-5 tesla

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Contoh Soal
 Sebuah kawat penghantar B di P = µoi
berbentuk lingkaran 2R
dengan jari-jari 10 cm, = 12.56.10-7.5
dialiri arus sebesar 5 A 2.10.10-2
tentukan induksi magnet = 12.56.5.10-5
di pusat lingkaran.
20
Dik: L = 5 A = 62.85.10-5__
R = 10 cm=10.10-2m 20
π = 12,56 cm = 3.1425.10-5 Tesla

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Magnet Karena Arus
 Gaya pada muatan yang bergerak dalam meda magnet
F = qVB

 Jika arah kecepatan dengan arah medan magnet


membentuk sudut α, maka gaya yang seharusnya:
F = qVB Sinα

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Induksi Elektromagnet
 Gejala timbulnya arus listrik pada suatu penghantar karena
pengaruh medan magnet

 Penerapan induksi elektromagnet


 Transformotor
Alat untuk mengubah (memperbesar/memperkecil) tegangan arus
bolak balik berdasarkan prinsip imbas elektromagnetik

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Dua macam transformator
 Transfomator Step – Up
 Digunakan untuk memperbesar arus bolak-balik suatu
sumber

 Transformator Step Down


 Digunakan untuk menurunkan arus bolak-balik suatu
sumber

Kemagnetan/Anselmus,SSi
Prinsip Kerja Transformator
 VS = NS atau VP : VS = NP : NS
VP NP

 Efisiensi Transformator
η = Ps x 100 %
Pp
η = Vs.is x 100 %
Vp.ip
Kemagnetan/Anselmus,SSi
Contoh soal
 Suatu transformator Vp = Np
digunakan untuk Vs Ns
mengubah tegangan 220 Ns = Vs.Np
volt menjadi 1800 volt. Vp
Jumlah lilitan primer 110. = 1800.110
Hitunglah jumlah lilitan
220
sekundernya.
= 900 lilit
 Dik ; Vp = 220V
Vs = 1800 V
Np= 110
Kemagnetan/Anselmus,SSi
Contoh soal
 Arus yang dihasilkan  Dik : η = 100 %
lilitan sekunder suatu
transformator 5A. Vs=1000v
Tegangan sekunder is=5A
1000 volt. Berapakah
Vp=150 v
arus paa lilitan primer,
jika tegangan ip= ?
kumparan primer 100 η=Ps Ps= η.PpVs.is= η.Vp.ip
volt & efisiensi
transformator 100 % Pp
1000.5=1.100.ip
ip = 5000 = 50 A
100
Kemagnetan/Anselmus,SSi
Kemagnetan/Anselmus,SSi