Anda di halaman 1dari 33

UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 1

BAB III
USAHA KEGIATAN YANG TELAH BERJALAN

3.1 Nama Usaha dan/Atau Kegiatan


Nama kegiatan yang telah berjalan yaitu Puskesmas Tanjungsamak. Nama
Puskesmas Tanjunsamak diambil berdasarkan nama pemrakarsa sekaligus
penanggung jawab kegiatan. Jenis kegiatan adalah penyediaan pelayanan dan
fasilitas kesehatan. UPT Puskesmas Tanujungsamak didirikan dengan tujuan agar
dapat memberikan pelayanan kesehatan baik secara rawat jalan maupun rawat inap
kepada masyarakat, khususnya dalam bidang perawatan umum maupun persalinan.

3.2 Lokasi Usaha dan/ Kegiatan


UPT Puskesmas Tanjungsamak dibagun pada tahun 2014 dengan luas tanah sebesar
11.250 m2. UPT Puskesmas Tanjungsamak memiliki dua gedung, gedung pertama
yang di beri nama gedung Tasik yang memiliki satu lantai dengan jumlah bangunan
seluas 5210 m2 yang di gunakan untuk pelayanan kesehatan pada pasien rawat jalan
Sedangkan gedung kedua memiliki 2 lantai dengaan luas bangunan 768.36 m2. UTP
Puskesmas Tanjungsamak memiliki lahan parkir seluas 671,15 m2, dengan
memberikan pelayanan Unit Gawat Darurat, Rawat Inap dan Bagian perkantoran.
Jika Akses dari Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Meranti (Selatpanjang) dapat
ditempuh dengan perjalanan Laut sekitar 1 jam 30 menit dengan menggunakan
kapal.

Tabel 3.1
Tabel Lokasi Kerja UPT Puskesmas Tanjungsamak

No. Uraian Keterangan


1 Letak Geografis Lat.Long
2 Wilayah Administrasi Desa Tanjungsamak
Pemerintahan Kecamatan Rangsang
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 2

Kabupaten Kepulauan Meranti


Provinsi Riau
3 Utara Jalan Sudirman
Batas Lokasi Barat Kantor Camat
Selatan Tanah Milik Masyarakat
Timur Tanah Milik Masyarakat
Sumber : Data UPT Puskesmas Tanjungsamak, 2018

Tenaga kerja merupakan aset utama dalam menjalankan suatu pelayanan,


Tanpa tenaga kerja pelayanan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
Beberapa tenaga kerja yang dibutuhkan pada tahap operasional pelayanan untuk
menjalankan aktifitas UPT Pukesmas Tanjungsamak dan sarana pendukung
lainnya yaitu sebanyak 62 orang. Yang merupakan PNS Kabupaten Kepulauan
Meranti, Tenaga Pegawai Tidak Tetap ( PTT ) Provinsi Riau dan tenaga honorer
PEMDA.

Tabel 3.5
Tenaga Kerja Pukesmas Tanjungsamak
No Tenaga Kerja Jumlah (Orang)
1 Dokter Umum 4
2 Dokter gigi 1
3 Apoteker 1
4 Penyuluh Kesehatan, Promotor Kesehatan, 3
dan Kesehatan Masyarakat
5 Sanitarian 3
6 Bidan 22
7 Perawat 17
8 Analis Kesehatan 1
9 Ahli madya rekam medis 1
10 Asisten Apoteker 2
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 3

11 Administrasi Umum 1
12 Petugas Rekamedis dan Pendaftaran 2
13 Keamanan 2
14 Kebersihan 2
Total 62
Sumber : Pukesmas Tanjungsamak, 2019.

Untuk menunjang kinerja dokter dan tenaga medis lainnya, diperlukan


peralatan dan fasilitas dalam melaksanakan aktifitas di Pukesmas Tanjungsamak.
Peralatan medis dan pendukung yang digunakan Pukesmas Tanjungsamak dapat
dilihat pada tabel 3.3 dibawah ini.

Tabel 3.3
Peralatan Medis dan Pendukung UPT Pukesmas Tanjungsamak

Satuan
No Nama Barang Penunjang Medis Jumlah
(set/unit/box)
1 Alat Ganti Verban set (set GV) 3 set
2 Alat USG 0 unit
3 Alat Vacum Manual (AVM) 0 unit
4 Bed Genikologi 0 unit
5 Baging Bag (Alat Bantu Nafas Bayi) 2 unit
6 Baging Bag (Alat Bantun Nafas Dewasa) 2 unit
7 Box Bayi 2 unit
8 Buli-buli Air Panas 0 unit
9 Buli-buli Air Dingin 0 unit
10 Bak Instrumen Kecil 3 unit
11 Bak Instrumen Besar 3 unit
12 Doppler Digital 2 unit
13 Elastis Verban 3.5" 2 unit
14 Elastis Verban 5" 2 unit
15 Ganti Verban Set (Set GV) 2 unit
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 4

16 Handscoond Steril 50 unit


17 Handscoond Non-Steril (Disposible) 100 unit
18 Hammer Reflexi 2 unit
19 Lampu kerja 1 unit
20 Lampu Infrared Terapi 0 unit
21 Kuret Set 0 unit
22 Klem Crocodile (untuk THT) 0 unit
23 Klom Besar 0 unit
24 Kerontang 4 unit
25 Kom Kecil 10 unit
26 Minor Set 4 unit
27 Meteran 2 unit
28 Nierbekan (Bengkok) 8 unit
29 Nald Folder Holder Kecil 0 unit
30 Nebulizer 1 unit
31 Oximetri 0 unit
32 Pispot 0 unit
33 Pinset Anatomis 8 unit
34 Pinset Cirugis 6 unit
35 Partus Set 4 unit
36 Slimsecher 0 unit
37 Stetoskope 8 unit
38 Stetoksope Monoral 0 unit
39 Standar (Tiang Infus) 1 unit
40 Speculo Set 0 unit
41 Suction Pump 0 unit
42 Skapel 2 unit
43 Sterilisator Open 0 unit
44 Senter Kecil 1 unit
45 Selang Kanul Nasal untuk Dewasa 30 unit
46 Selang Kanul Nasa untuk Anak 10 unit
47 Selang Oksigen Mask 10 unit
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 5

48 Selang Oksigen Mask 10 unit


49 Selang Cateter No. 16 20 unit
50 Selang Cateter No. 18 20 unit
51 Safety Box 0 unit
52 Tabung Reaksi 0 unit
53 Tensimeter Raksa 6 unit
54 Tensimeter Kompas 0 unit
55 Tensimeter Digital 0 unit
56 Termometer Raksa 4 unit
57 Termometer Digital 0 unit
58 Tempat Korentang 4 unit
59 Tongue Spatel Stainless 0 unit
60 Tabung Oksigen Kecil 10 unit
61 Tabung Oksigen Besar 0 unit
62 Torniquet 3 unit
63 Timbangan Dewasa Kompas 4 unit
64 Timbangan Dewasa Digital 0 unit
65 Timbangan Bayi Kompas 1 unit
66 Monitor Pasien ICU 1 unit
67 Dc-shock/Defibrilator 1 unit
68 Alat EKG 1 unit
69 Suction Pump 1 unit
70 Sterilisator Kering 2 unit
Sumber : Puskesmas Tanjungsamak, 2018

Struktur Organisasi Puskesmas ( SOTK )dalam Permenkes No. 75 Tahun


2014 dibagi menjadi 3 bagian, namun terdapat berbagai bagian dari masing-masing
kategori. UPT Puskesmas Tanjungsamak dalam melakukan kegiatan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat telah sesuai dengan Setandar Operasional Pelayanan (
SOP ) yang telah di tetapkan. Adapun SOTK UPT Puskesmas Tanjungsamak dapat
dilihat pada gambar dibawah ini;
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 6

Gambar 3.3
SOTK Puskesmas Tanjungsamak

Kepala Puskesmas

Tata Usaha

KEPEGAWAIAN KEUANGAN

UKM PENGMBANGAN UKP JEJARINGAN DAN JARINGAN PUSKESMAS


UKM ESENSIAL
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 7

KESLING KESEHATAN RAWAT JALAN PUSKESMAS KELILING


JIWA

GIZI KESMAS UGD

KESEHATAN
KEP. KESMAS RAWAT INAP PUSTU DAN PUSKESDES
LANSIA

Gambar 3.1 SOTK UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK

Pelayanan Rawat Jalan diberikan selama 6 hari dalam satu minggu, 6,5 jam dalam sehari. Untuk rawat inap
dmemberikan pelayanan selama 7 hari dalam seminggu selama 24 jam. Dalam memberikan pelayanan UPT
Puskesmas Tanjungsamak menggunakan sistem yang telah di sepakati sesuai dengan Permenkes No. 75 Tahun
2014.
Gambar 3.2
Bagan Alur Pasien Poli

PASIEN DAFTAR RUANG DIAGNOSA PEMERIKSAAN DOKTER


TUNGGU DOKTER
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 8

RUJUKAN EKSTERNAL RUJUKAN INTERNAL

RSUD KARIMUN
KONSULTASI GIZI
RSUD MERANTI
KLINIK IMS
TIDAK
KLINIK SANITASI
PERLU OBAT

APOTIK

PULANG

Gambar 3.2 Bagan Alur Pasien Poli


Gambar 3.3
Bagan Alur Pasien Rawat Inap

PASIEN UGD DIAGNOSA


RUJUK /
DOKTER/ PULANG /
TINDAKAN DIRAWAT

KASIR
Gambar 3.3 Bagan Alur Pasien Rawat Inap

3.3 Mulai Operasional


UPT Puskesmas Tanjungsamak Kecamatan Rangsang Kabupaten
Kepulauan Meranti melakukan kegiatan pelayanan mulai berjalan 02 Juli 2014,
setelah pindah dari lokasi sebelumnya yang berada di dekat pemukiman warga di
jalan Jendral Sudirman desa Tanjungsamak.

3.4 Diskripsi Kegiatan


UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 9

Penggunana lahan Pukesmas Tanjungsamak secara garis besar berada pada


sebidang tanah dengan luas 11.250M2. Yang dimiliki oleh PEMDA untuk kegiatan
pelayanan kepada masyarakat.
(DENAH BANGUNAN 2 GEDUNG PKM )
UPT Puskesmas Tanjungsamak memiliki dua gedung yang di beri nama
dengan gedung Tasik dan gedung Harapan. Pada gedung tasik dengan luas bangunan
258 m3 dengan satu lantai, dengan area paarkir seluas 15 m3i. Gedung tasik
melakukan kegiatan pelayanan rawat jalan, mulai pukul 08.00 s.d 14.00 WIB.
Adapaun jenis pelayanan yang dilakukan terdiri dari Pelayanan Umum, Pelayanan
Poli KIA dan KB, Pelayanan Haji, Pelayanan PTM, Pelayanan Gigi dan Mulut,
Pelayanan Klinik Sanitasi, Pelayanan Gizi, Apotike, Pelayanan Pojok Asi dan
Gedung Obat. Jumlah Kunjungan Pasien perhari peruangan rata-rata berkisar antara
5-20 pasien yang di lakukan pelayanan.
Penggunaan limbah domestik sudah dialihkan dari Wastapel ke aliran IPAL,
namun IPAL belum bisa digunakan berhubungan perizinan belum dimiliki. Untuk
limbah padat domestik dan medis sudah di kelola sesuai dengan standar minimal.
Gedung harapan mempunyai dua lantai dengan luas bangunan 250 m3
dengan area parkir seluas 12 m3. Gedung ini melakukan pelayanan Unit Gawat
Darurat, Persalinan, Rawat Inap, Laboratorium, dapur, ruang penyimpanan vaksin,
apotik, linen dan pada lantai atas hanya digunakan pada ruangan pertemuan dan
administrasi. Jumlah kunjungan pasien pada unit gawat darurat + 6 orang perhari,
pada pasien rawat inap 2 pasien perhari.
Penggelolaan limbah cair, domestic, dan limbah cair medis, dan limbah
padat telah dilakukan penggelolaan secara sederhana. Penggelolaan limbah cair
medis telah dialirkan ke dalam septi tank, sedangkan limbah cair domestic dialirkan
dari wastapel ke IPAL.
UPT Puskesmas Tanjungsamak dalam melakukan kegiatan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat memiliki beberapa ruangan dan luas bangunan.
Adapun luas bangunan tiap ruangan UPT Puskesmas Tanjungsamak dapat dilihat
pada gambar dibawah ini;
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 10

Tabel 3.2
Luas Bangunan Pukesmas Tanjungsamak
1. Rawat jalan

NO URAIAN FISIK VOLUME/LUAS


Gedung Tasik
1 Ruang Loket 3 x 2 meter
2 Ruang Tunggu Pasien 6 x 6 meter
3 Ruang Poli Umum 4 x 5 meter
5 Ruang Poli PTM/Haji 3 x 5 meter
6 Ruang poli MTBS 4 x 3 meter
7 Ruang Poli PKPR 4 x 3 meter
8 Ruang Poli Gigi 4 x 3 meter
9 Ruang Apotik 4 x 3 meter
11 Ruang pojok Asi 4 x 3 meter
12 Ruang Klinik Sanitasi 4 x 3 meter
13 Ruang KIA 3 x 5 meter
14 Ruang Gudang Obat 5 x 4 meter
15 Ruang Gizi 5 x 4 meter
Sumber : Data UPT Puskesmas Tanjungsamak, 2018

2. Rawat Inap

NO URAIAN FISIK VOLUME/LUAS


Gedung Harapan
Lantai Bawah
1 Ruang Tunggu pasien 6 x 6 meter
2 Ruang loket 3 x 2 meter
3 Ruang UGD 5 x 4 meter
4 Ruang Apotik rawat Inap 4 x 4 meter
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 11

5 Ruang VK ( Bersalin ) 4 x 4 meter


6 Ruang Mini ICU 4 x 3 meter
7 Ruang Perawat 3 x 3 meter
8 Ruang Anak 3 x 3 meter
9 Ruang Nifas 4 x 4 meter
10 Ruang 4 x 5 meter
11 Ruang 4 x 5 meter
12 Ruang Sterilisasi 3 x 3 meter
13 Ruang Isolasi 3 x 4 meter
14 Ruang Dapur 3 x 4 meter
15 WC 3 x 3 meter
16 Ruang Laboratorium 3 x 4 meter
17 Ruang laundry 3 x 4 meter
Lantai Atas
18 Ruang Pertemuan 6 x 6 meter
20 Ruang Arsip 3 x 4 meter
21 Ruang TU 3 x 4 meter
22 Ruang Kepala Puskesmas 4 x 4 meter
23 WC 1,5 Meter
24 Ruang Bendahara 3 x 4 Meter
Sumber : Data UPT Puskesmas Tanjungsamak, 2018

3.4.1 Kegiatan Utama dan Kegiatan Pendukung


Menurut Departemen Kesehatan (2009), Puskesmas merupakan kesatuan
organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat
menyeluruh, terpadu, merata dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat dengan
peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh
pemerintah dan masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa
mengabaikan mutu pelayanan pada perorangan. Puskesmas memiliki fungsi berupa
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 12

pemberi layanan kesehatan untuk masyarakat, dengan kehadiran Puskesmas di


berbagai daerah, diharapkan lingkungan dan perilaku hidup sehat masyarakat di
sekitar Puskesmas dapat lebih baik lagi. Fungsi Puskesmas adalah sebagai berikut :

1. Puskesmas sebagai inti dari pembangunan kesehatan masyarakat di sekitar daerah


operasionalnya. Pada fungsi ini, puskesmas berguna sebagai lembaga yang
berguna membantu masyarakat yang ada di sekitar wilayah kerjanya dalam proses
membangun kehidupan yang lebih sehat lagi. Puskesmas berguna sebagai pusat
dan sumber masyarakat untuk mempelajari dan mengamalkan kehidupan yang
lebih baik dan lebih sehat lagi.
2. Puskesmas sebagai pembina masyarakat dalam membangun kehidupan yang
lebih sehat

Dalam hal ini, Puskesmas memiliki fungsi sebagai lembaga yang berperan
aktif memberikan bimbingan dan binaan terhadap masyarakat yang ada di sekitar
lingkungan kerjanya dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat sekitar.
Para pegawai puskesmas memiliki kewajiban memberikan pengajaran tentang
kehidupan yang lebih sehat kepada masyarakat sekitar wilayah kerjanya.

3. Puskesmas sebagai pemberi layanan kesehatan di sekitar daerah operasionalnya.


Pada fungsi yang ketiga ini, Puskesmas ditugaskan sebagai lembaga yang
melayani masyarakat dalam hal kesehatan. Masyarakat yang memiliki keluhan
kesehatan dapat mengunjungi Puskesmas untuk dilakukan pengobatan. UPT
Pukesmas Tanjungsamak merupakan Pukesmas Rawat Inap yang memberikan
pelayanan kesehatan pada masyarakat baik pelayanan rawat jalan maupun rawat
inap. Adapun jenis kegiatan pelayanaan yang diberikan antara lain :
1. Ruangan Kegiatan Pelayanan Umum
Pelayanan umum merupakan unit yang memberikan pelayanan dan melakukan
penanganan dan perawatan medis terhadap pasien. Kegiatan yang dilakukan
oleh poli umum UPT Puskesmas Tanjungsamak adalah melakukan
pemeriksaan pasien secara umum ( berbagai jenis penyakit kecuali gigi dan
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 13

mulut ), dengaan melihat indikasi atau gejala-gejala yang di derita oleh pasien
jam pelayanan yang di mulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah
kunjungan pasien rata-rata perhari 30 s.d 60 orang. dengan jumlah petugas 2
perawat dan 1 dokter umum secara bergantian sesuai dengan jadwal yang
telah ditetapkan. Limbah yang dihasilkan pada kegiatan poli umum adalah
limbah medis padat yang berasal dari pembuangan kasa pembalutan, jarum
suntik bekas, handscoon dengan jumlah limbah seberat 0.05 m3/hari. Adapun
limbah cair medis yang berasal dari pencucian alat medis dengan jumlah
limbah seberat 0.02 m3/hari. Adapun tindakan yang dilakukaan di pelayanan
umum adalah :
a. Melakukan pemeriksaaan fisik
b. Melakukan penatalaksanaan tindakan keperawatan
c. Pengobatan
d. Edukasi
e. Memberikan rujukan internal maupun eksternal untuk perawatan lebih
lanjut secara tepat, cepat dan benar.
2. Kegiatan KIA
Upaya kesehatan ibu dan Anak adalah unit yang memberikan pelayanan pada
ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui serta pelayanan KB. UPT Puskesmas
Tanjungsamak adalah melakukan pemeriksaan dengan melihat indikasi atau
gejala-gejala yang di derita oleh pasien tentang kandungan dan reproduksi
wanita. jam pelayanan yang di mulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan
jumlah kunjungan pasien rata-rata perhari 15 s.d 30 orang. Limbah yang
dihasilkan pada kegiatan KIA adalah limbah medis padat yang berasal dari
pembuangan kasa pembalutan, jarum suntik bekas, handscoon dengan jumlah
limbah seberat 0.04 m3/hari. Adapun limbah cair medis yang berasal dari
pencucian alat medis dengan jumlah limbah seberat 0.02 m3/hari. Dengan
jumlah petugas 3 Bidan dan 1 dokter umum secara bergantian sesuai dengan
jadwal yang telah ditetapkan. Adapun tindakan yang dilakukaan di poli KIA
adalah :
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 14

a. Pemeriksaan kesehatan Ibu dan Anak


b. Pelayanan keluarga berencana
c. ANC ( Antenatal Care )
d. PNC ( Post Natal Care )
e. Pengobatan dan Edukasi
f. Memberikan rujukan internal maupun eksternal untuk perawatan lebih
lanjut secara tepat, cepat dan benar
3. Kegiatan Penyakit Tidak Menular ( PTM )
Pelayanan kegiatan PTM ( Penyaakit Tidak Menular ) merupakan unit yang
memberikan pelayanan dan melakukan penanganan dan perawatan medis
terhadap pasien yang mempunyai penyakit kronis (penyakit Hipertensi,
Stroke, Diabetes, jantun) Kegiatan yang dilakukan oleh poli PTM adalah
melakukan pemeriksaan pasien secara umum, dengaan melihat indikasi atau
gejala-gejala yang di derita oleh pasien. Jam pelayanan yang di mulai pada
pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah kunjungan pasien rata-rata perhari
10 s.d 20 orang per hari. Limbah yang dihasilkan pada kegiatan Penyakit
Tidak Menular adalah limbah medis padat dan limbah cair yang berasal dari
pembuangan kasa pembalutan, jarum suntik bekas, handscoon dan pencucian
alat. Dengan jumlah petugas 2 perawat dan 1 dokter umum secara bergantian
sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Adapun tindakan yang dilakukaan
di poli umum adalah :
a. Memberikan pemeriksaan
b. Pengobatan dan Edukasi
c. Melakukan penatalaksanaan tindakan keperawatan
d. Memberikan rujukan internal maupun eksternal untuk perawatan lebih
lanjut secara tepat, cepat dan benar
4. Kegiatan Kesehatan gigi dan Mulut
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah tempat ataau unit pelayanan yang
bertugas penagganan dan perawatan kesehatan gigi pada pasien. Pelayanan
kesehatan gigi dan mulut UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan jam
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 15

pelayanan yang di mulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah
kunjungan pasien rata-rata perhari 5 s.d 20 orang per hari. Limbah yang
dihasilkan pada kegiatan poli umum adalah limbah medis padat dan limbah
cair yang berasal dari pembuangan kasa pembalutan, jarum suntik bekas,
handscoon dan pencucian alat. Dengan jumlah petugas 1 perawat dan 1 dokter
Gigi secara Adapun tindakan yang dilakukaan di poli Gigi adalah :
a. Pencabutan gigi
b. Penambalan,
c. Pembersihan karang gigi
d. Memberiakan pengobatan dan Edukasi
e. Memberikan rujukan internal maupun eksternal untuk perawatan lebih
lanjut secara tepat, cepat dan benar
5. Kegiatan Klinik TB Paru dan HIV
Pelayanan kesehatan Klinik TB Paru dan HIV adalah tempat ataau unit
pelayanan yang memebrikan pengobatan dan penyuluhan kepada pasien yang
telah mempunyai penyakit TB Paru dan HIV. Pelayanan kesehatan Klinik TB
Paru dan HIV UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan jam pelayanan
yang di mulai pada pukul 08.00 s/d 12.00 WIB dengan jumlah kunjungan
pasien rata-rata perhari 1 orang per hari. dengan jumlah petugas 1 perawat.
Limbah yang dihasilkan pada kegiatan kegiatan Klinik TB Paru dan HIV
adalah limbah medis padat dan limbah cair yang berasal dari pembuangan
kapas, jarum suntik bekas, handscoon dan limbah cair dalam mencuci tangan
petugas.
6. Kegiatan Klinik IMS
Pelayanan Klinikk IMS adalah pelayanan yang memberikan pngobatan dan edukasi
kepada pasien yang telah beresiko penyakit IMS. IMS adalah penyakit infeksi yang
disebabkan oleh beberapa penyakit klamin. Pelayanan klinik IMS UPT Puskesmas
Tanjungsamak memberikan playanan mulai dari pukul 08 WIB s/d 11.00 WIB
dengan petugas 1 oraang bidan sebagai penanggung jawab.
7. Kegiatan Klinik PKPR
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 16

Pelayanan kesehatan Klinik PKPR ( Peduli Kesehatan Pada Remaja ) adalah


atau unit pelayanan yang memebrikan pengobatan dan penyuluhan kepada
remaja dengan adanya gangguan kesehatan. Pelayanan kesehatan Klinik
PKPR UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan jam pelayanan yang di
mulai pada pukul 08.00 s/d 12.00 WIB dengan jumlah kunjungan pasien rata-
rata perhari 5 s/d 10 orang per hari. dengan jumlah petugas 1 perawat. Limbah
yang dihasilkan pada kegiatan kegiatan klinik PKPR adalah limbah medis
padat dan limbah cair yang berasal dari, jarum suntik bekas, handscoon dan
limbah cair dalam mencuci tangan. Jenis pelayanan yang diberikan adalah :
a. Pengobatan
b. Konseling
8. Kegiatan Klinik Sanitasi
Klinik sanitasi adalah suatu upaya atau kegiatan yang mengintegrasikan pelayanan
kesehatan promotif, preventif, dan kuratif yang difokuskan pada penduduk yang
berisiko tinggi untuk mengatasi masalah penyakit berbasis lingkungan pemukiman yang
dilaksanakan oleh petugas puskesmas bersama masyarakat yang dapat dilaksanakan
secara pasif dan aktif di dalam dan di dalam gedung. Pelayanan kesehatan Klinik
Sanitasi UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan jam pelayanan yang di
mulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah kunjungan pasien rata-
rata perhari 10 s/d 20 orang per hari. dengan jumlah petugas 2 Sanitarian.
Jenis limbah yang dihasilkan limbah cair yang bersumber dari mencuci tangan
untuk mencegah kontaminasi infeksi nosokomial dan Jenis pelayanan yang
diberikan adalah konseling.
9. Kegiatan Apotik.
Pelayanan Apotik adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada
pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang
pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Jam pelayanan yang diberiakn
mulai pukul 08.00 WIB s/d 14.00 WIB dengan jumlah pasien 40 s/d 60 paisen per
hari. Limah yang dihasilkan pada kegiatan apotiik adalah limah padat non medis dan
libah cair yang bersumber dari pembuangan kardus obat dan pencucian tangan
petugas.
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 17

10. Kegiatan UGD 24 jam


Unit gawat darurat (UGD) adalah layanan yang disediakan untuk kebutuhan pasien
yang dalam kondisi gawat darurat dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk
mendapatkan penanganan darurat yang cepat. Sistem pelayanan yang diberikan
menggunakan sistem triage, dimana pelayanan diutamakan bagi pasien dalam
keadaan darurat (emergency) bukan berdasarkan antrian. UPT Puskesmas
Tanjungsamak memberikan pelayanan kepada pasien selama 24 jam dengan jumlah
rata-rata kunjungan 15 s/d 20 pasien per hari. Limbah yang dihasilkan pada kegiatan
UGD adalah limbah padat medis dan limbah cair yang bersumber dari pembuangan
samph kasa, handscoon, jarum suntik, botol obat dan limbah cair yang bersumber
pembersih alat-alat, darah dan mencuci tangan,
Selain tujuan umum adapun tujuan utama dari pelayan gawat
darurat yaitu :
a. Memberikan pelayanan komunikatif, cepat dan tepat selama 24 jam terus
menerus
b. Tercapainya suatu pelayanan kesehatan yang optimal, terarah dan terpadu
bagi setiap anggota masyarakat yang berada dalam keadaan gawat darurat
c. Mencegah kematian dan cacat pada pasien gawat darurat sehingga dapat
hidup dan berfungsi kembali dalam masyarakat sebagaimana mestinya.
d. Menerima dan merujuk pasien gawat darurat melalui sistem rujukan untuk
memperoleh penanganan yang lebih
11. Kegiatan Rawat Inap
Pelayanan rawat inap merupakan unit yang memberikan pelayanan dan
melakukan tindakana tindakan medis kedokteran dan asuhan keperatan kepada
pasien. UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan pelayanan rawat inap
dengan berbagai penyakit dan memberikan pelayanan 24 jam. dengan jumlah
kunjungan pasien rata-rata perhari 35 pasien per hari. dengan jumlah petugas
15 perawat, dan 4 dokter umum secara bergantian sesuai dengan jadwal yang
telah ditetapkan. Adapun tindakan yang dilakukaan adalah tindakan medis dan
asuhan keperawatan. Limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rawat inap adalah
limbah medis, limbah cair dan limbah dosmetik, yang bersumber dari
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 18

pembuangan sampah kasa bekas, jarum sunti, botol infuse, botol obat,
pencucian alat, mencuci tangan dan limbah MCK.
12. Kegiatan persalinan
Ruang Bersalin merupakan wadah pelayanan masyarakat yang berperan
sebagai tempat kegiatan dan tindakan dibidang kesehatan khususnya
kebidanan. UPT Puskesmas tanjungsamak memberikan pelayanan persalinan
24 jam dengan julah kunjungan persalinan 1 s/d 2 pasien per hari, mempunyai
jumlah petugas 8 bidan dan 4 dokter umum. Limbah yang di hasilkan pada
limbah kegiatan proses persalinaan adalah limbah cair dan limbah padat yang
bersumber dari limbah darah, mencuci tangan, bekas kasa, jarum suntik, botol
infuse, botol obat bekas.
13. Kegiatan Laboratorium
Laboratorium adalah pelayanan kesehatan di puskesmas yang melaksanakan
pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari
manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi
kesehatan atau factor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan
masyarakat. Jam pelayanan mulai pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dan on call jika
pasien membutuhkan pemeriksaan darurat, dengan jumlah petugas 1 orang.
Jenis pelayanan yang disediakan pada laboratorium UPT Puskesmas
Tanjungsamak adalah ; Kimia Klinik, Imunoserologi, Urine, dan
Mikrobiologi. Pada pelayanan kegiatan laboratorium adalah limbah medis
padat, limbah medis cair, dan limbah B3 yang bersumber dari pembuangan
regen, Rapit test, Betanol, dan pencucian alat.

3.4.2 Informasi Kegiatan dan Kondisi Lingkungan


1. Informasi Kegiatan
a. Kapasits Pasien
Kapasitas pasien untuk mendapatkan pelayanan di UPT Pukesmas
Tanjungsamak disesuaikan dengan jam kerja unit pelayanan Poli, UPT
Pukesmas Tanjungsamak memberikan pelayanan 24 jam pada pasien Gawat
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 19

Darurat dan persalinan selama 24 jam. Ditargetkan setiap harinya


diperkirakan jumlah pasien poli atau Pasien rawat jalan sebanyak 40-60
orang/hari dan pasien persalinan diperkirakan sebanyak 15 orang/bulan.
b. Jumlah Kamar
UPT Pukesmas Tanjungsamak memiliki jumlah 6 ruang kamar rawat inap,
yang terdiri dari 2 ruang kamar rawat umum, 1 ruang rawat ibu nifas, 1
ruang kamar perawatan anak, 1 ruang pada pasien isolasi dan 1 ruang Mini
ICU.
c. Pengobatan Obat-obat Medis
Sebagai pusat pelayanan kesehatan yang bergerak dibidang pelayanan
kesehatan, pengadaan obat-obatan medis sangat diperlukan pada kegiatan
UPT Pukesmas Tanjungsamak. UPT Pukesmas Tanjungsamak telah
menerima pasokan obat-obatan melalui Insatlasi Farmasi Dinas Kesehatan
Kabupaten Kepulauan Meranti namun untuk obat obat yang tidak tersedia
dibeli melalui dana jaminan kesehatan nasional. Hingga saat ini pengadaan
obat-obatan medis di UPT Pukesmas Tanjungsamak ini diawasi oleh 1
(satu) tenaga apoteker dan 2 ( dua ) asisten apoteker.
2. Kondusi Lingkungan
UPT Puskesmas Tanjungsamak Terletak di perbatasan Desa
Tanjungsamak dan Desa Dwi Tunggal, sebelah selatan berbatasan dengan jalan
Sudirman dan Sebelah Utara berbatasan dengan kebun masyarakat, sebelah Timur
berbatasan dengan Timur berbatasan dengan Tanah Pemda serta sebelah Barat
berbatasan dengan kantor camat. UPT Puskesmas Tanjungsamak memiliki tanaah
liat dengan dataran yang rendah, sehingga berpotensi terjadinyaa banjir saat musim
hujan.
kegiatan pembangunan UPT Pukesmas Tanjungsamak harus sesuai tata
ruang Kabupaten Kepulauan Meranti. Berdasarkan advice planning Badan
Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPEDA) Kabupaten Kepulauan
Meranti. Kegiatan UPT Pukesmas Tanjungsamak yang berlokasi di Jalan
Jendral Sudirman Desa Tanjungsamak berada dikawasan areal penggunaan
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 20

lahan untuk fasilitas sosial dan fasilitas umum dan bukan merupakan areal lahan
yang tidak dibenarkan dalam pembangunan fasilitas umum.

3.4.3 Kegiatan Yang Menjadi Sumber Dampak dan Besaran Dampak Lingkungan
Yang Terjadi
Dalam aktifitas dan kegiatan UPT Pukesmas Tanjungsamak tentunya
tidak terlepas dari menghasilkan limbah. Penggelolaan limbah medis dan limbah
domestic dilakukan dengan cara yang sederhana tetapi memenuhi standar. Secara
rinci dapat dilihat pada tabel 3.4

Tabel 3.4
Volume Limbah Yang Dihasilkan Pada Ruangan/hari

No Jenis Ruangan Produksi Limbah/Hari (m3)


Sampah Padat Cair

A Gedung Tasik
1 Ruang Loket 0.03 -
2 Ruang Tunggu Pasien 0.02 -
3 Ruang Poli Umum 0.05 0.02
5 Ruang Poli PTM/Haji 0.03 0.01
6 Ruang poli MTBS 0.02 0.03
7 Ruang Poli PKPR 0.03 -
8 Ruang Poli Gigi 0.1 0.09
9 Ruang Apotik 0.03 -
11 Ruang pojok Asi 0.01 -
12 Ruang Klinik Sanitasi 0.02 0.01
13 Ruang KIA 0.04 0.02
14 Ruang Gudang Obat 0.9 -
15 Ruang Gizi 0.01 0.09
B Gedung Harapan
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 21

Lantai Bawah
16 Ruang Tunggu pasien 0.03 -
17 Ruang loket 0.02 -
18 Ruang UGD 0.16 0.08
19 Ruang Apotik rawat Inap 0.06 -
20 Ruang VK ( Bersalin ) 0.1 0.05
21 Ruang Mini ICU 0.01 0.02
22 Ruang Perawat - 0.03
23 Ruang Anak 0.02 0.04
24 Ruang Nifas 0.04 0.03
25 Ruang Perawatan laki-laki 0.09
26 Ruang Perawatan Perempuan 0.09 0.05
27 Ruang Sterilisasi 0.01 0.06
28 Ruang Isolasi 0.02 0.001
29 Ruang Dapur 0.05 0.09
30 WC - 0.5
31 Ruang Laboratorium 0.06 0.09
Lantai Atas
32 Ruang Pertemuan - -
33 Ruang Arsip 0.002 -
34 Ruang TU 0.2 -
35 Ruang Kepala Puskesmas 0.001 -
36 WC - 0.04
37 Ruang Bendahara 0.05 -
Jumlah
Sumber : Puskesmas Tanjungsamak, 2018
Dengan teknik pengolahan yang telah diterapkan di UPT Puskesmas
Tanjungsamak maka diharapkan hasil akhir dari limbah cair yang telah
memalui proses pengolahan sederhana dapat memenuhi persyaratan baku mutu
yang telah ditetapkan. Sehingga pada akhirnya kegiatan operasional UPT
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 22

Puskesmas Tanjungsamak tiak berdampak negative terhadap lingkungan


sekitar.
Kegiatan operasional UPT Puskesmas Tanjung samak antara lain
memberikan pelayanan pada pasien poli, kebidanan/persalinan, laboratorium,
rawat jalan, rawat inap, Pelayanan UGD 24 jam. Pelayanan UPT Puskesmas
Tanjung samak diperkirakan menimbulkan dampak pencemaran terhadap
lingkungan hidup diantaranya :
1. Penggunaan Air Bersih
Untuk memenuhi seluruh kebutuhan kegiatan pelayanan UPT
Puskesmas Tanjung samak, kebutuhan air bersih bersumber pada PDAM,
Sumur Gali dan air tadah hujan. Sumber air tersebut disalurkan untuk
keperluan kegiatan dirawat jalan, rawat inap, IGD, ruang bersalin,
laboratorium, dan dapur. Sumber air dalam diperoleh dengan melakukan
pemompaan air tersebut, penggunaannya digunakan bak penampung
berukuran 2 m3, sehingga dalam pemakaiannya air sumur dalam dipompa
dan ditampung kedalam bak penampung atas dan pendistribusiannya
digunakan sistem gravitasi.
Begitu juga dengan air bersih yang bersumber dari air hujan. Air
hujan ditampung kedalam bak penampung yang berada dibawah gedung
dan berukuran ± 3 m3. Air hujan yang berada ditangki/bak penampung.

Sumber Air

Kebutuhan Kebutuhan
Domestik lainnya
(MCK/Toilet/dll)

Septic Tank IPAL


UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 23

Resapan Tanah
Kebutuhan
lainnya

Gambar 2.4 Bagan Alir Neraca Air Puskesmas Tanjung samak


Penggunaan air bersih dihitung jika dengan 1 orang karyawan dan
pasien poli klinik diperkirakan sebanyak 30 orang/hari menghabiskan 0,01
m3/org/hari maka limbah yang dihasilkan sebanyak 0,30 m2/hari.
Sedangkan kebutuhan air bersih untuk pasien rawat inap diperkirakan
mencapai 2 pasien/hari, sehingga dapat diperkirakan kebutuhan air bersih
pasien rawat inap sebanyak 1500 1/hari atau 1 m3/hari untuk total
keseluruhan 6 kamar rawat inap inap. Sementara itu kebutuhan air bersih
untuk kebutuhan lain diperkirakan sebanyak 0,5 m3
Tabel 3.5
Kebutuhan Penggunaan Air dan Sumber Air

No Pengguna Air Asal/sumber Debit (m3/jam)


1 Aktifitas puskesmas Sumber air PDAM, 3.5
termasuk pelayanan Sumur Bor dan Air
rawat jalan, rawat Hujan
inap, IGD, ruang
bersalin, laboratorium
dan dapur
Sumber : Puskesmas Tanjung samak, 201

Adapun penggunaan air bersih 3.5 m3/hari yang berasal dari sumur,
PDAM dan air hujan dipergunakan untuk keperluan domestic, adapun
rinciannya sebagai berikut;
Tabel 3.6
Rencana Penggunaan Air Bersih
No Jenis Kegiatan Sumber Air Volume
1 Kegiatan Medik Air PDAM, Sumur 0.9
dan Air Hujan
2 Domestik Non Air PDAM, Sumur 1.7
Medik dan Air Hujan
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 24

Bila Penuh dilakukan


S pembuangan bekerja sama
U Kegiatan Limbah Disalurkan di
Cair 0.9 m3/hari Septik Tank dengan pihak ketiga yang
M
B memeilikiizin
E
R Kegiatan Domestik ( MCK ) 1.7 m3/hari Ditampung di Septik Tank

A
I
R Kegiatan Dapur dan Cucian Selokan Sekitar

3
m3/
hari Siraman Tanaman Meresap Dalam Tanah

Gambar 3.1: Flow Chart Rencana Penggunaan dan Penggolahan Limbah Cair Tahap
Operasional
2. Dampak Limbah Cair
Air limbah yang dihasilkan berasal dari aktifitas domestik seperti
MCK, pencucian, pembersihan, penyiraman dan fasilitas umum lainnya.
Diperkirakan timbulan air limbah adalah 80% (Sumber : Metcalf and
Eddy) dari jumlah total kebutuhan air sebesar 2.05 m3/hari dan jika
dihitung dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 3.7
Perkiraan Timbulan Air Limbah

No Total Air Faktor Pengali Jumlah (m3/hari)


(m3/hari)
1 5.0 80% 4.00
Sumber : Perhitungan

Untuk pengelolaan air limbah diharapkan membuat instalasi


pengolahan air limbah (IPAL) baik secara fisika-kimia dan biologi. Saat
ini di UPT Puskesmas Tanjungsamak menggunakan septik tank berukuran
2 m3 sebagai pengolahan air limbah domestik yang berasal dari sanitasi
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 25

MCK ( mandi, cuci, kakus ). Sedangkan air limbah yang bersumber dan
juga terkontaminasi dengan bahan yang bersifat medis, laboratorium dan
sterilisasi peralatan medis merupakan alat limbah yang termasuk kedalam
kategori limbah medis yang berbentuk (fase) cair, pengelolaannya
disimpan kedalam wadah seperti jerigen atau tangki untuk pengelolaan
selanjutnya dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga yang bergerak
dibidang pengelolaan limbah medis dan limbah B3 (bahan berbahaya dan
beracun) yang mempunyai izin.
3. Limbah padat/sampah
Dalam perhitungan timbulan sampah atau buangan dari sisa
aktifitas operasional UPT Puskesmas Tanjung samak perlu dilakukan
kajian referensi dalam menentukan seberapa besar jumlah sampah yang
dihasilkan oleh suatu kegiatan. Di Indonesia salah satu referensi yang
dijadikan acuan dalam perhitungan besaran timbulan sampah adalah
“Studi Timbulan Sampah” terbitan Institut Teknologi Bandung yang
ditulis oleh Prof. Enri Damanhuri tahun 2004.
Sedangkan limbah padat dari kegiatan rawat inap menurut
Damanhuri, 2004 volume sampah yang hasilkan dari kegiatan klinik/
rumah sakit sebesar 7.86 lt/bed/hari setara 7.86 kg/bed/hari. Maka limbah
padat dari kegiatan rawat inap untuk 10 kamar inap sebesar 78.6 kg/hari.
Sampah tersebut ditampung dalam tong sampah terpilah organik dan
anorganik sebanyak 10 unit yang tersebar di setiap ruangan dan luar
ruangan. Timbulan limbah padat/sampah yang dihasilkan dilihat pada
tabel dibawah ini

3.5 Komponen Kegiatan dan Dampak Lingkungan Yang Ditimbulkan


Menurut Departemen Kesehatan (2009), Puskesmas merupakan kesatuan
organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat
menyeluruh, terpadu, merata dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat dengan
peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 26

pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh
pemerintah dan masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa
mengabaikan mutu pelayanan pada perorangan. Puskesmas memiliki fungsi berupa
pemberi layanan kesehatan untuk masyarakat, dengan kehadiran Puskesmas di
berbagai daerah, diharapkan lingkungan dan perilaku hidup sehat masyarakat di
sekitar Puskesmas dapat lebih baik lagi. Fungsi Puskesmas adalah sebagai berikut :

4. Puskesmas sebagai inti dari pembangunan kesehatan masyarakat di sekitar daerah


operasionalnya. Pada fungsi ini, puskesmas berguna sebagai lembaga yang
berguna membantu masyarakat yang ada di sekitar wilayah kerjanya dalam proses
membangun kehidupan yang lebih sehat lagi. Puskesmas berguna sebagai pusat
dan sumber masyarakat untuk mempelajari dan mengamalkan kehidupan yang
lebih baik dan lebih sehat lagi.
5. Puskesmas sebagai pembina masyarakat dalam membangun kehidupan yang
lebih sehat

Dalam hal ini, Puskesmas memiliki fungsi sebagai lembaga yang berperan
aktif memberikan bimbingan dan binaan terhadap masyarakat yang ada di sekitar
lingkungan kerjanya dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat sekitar.
Para pegawai puskesmas memiliki kewajiban memberikan pengajaran tentang
kehidupan yang lebih sehat kepada masyarakat sekitar wilayah kerjanya.

6. Puskesmas sebagai pemberi layanan kesehatan di sekitar daerah operasionalnya.


Pada fungsi yang ketiga ini, Puskesmas ditugaskan sebagai lembaga yang
melayani masyarakat dalam hal kesehatan. Masyarakat yang memiliki keluhan
kesehatan dapat mengunjungi Puskesmas untuk dilakukan pengobatan.

Pukesmas Tanjungsamak merupakan Pukesmas Rawat Inap yang memberikan


pelayanan kesehatan pada masyarakat baik pelayanan rawat jalan maupun rawat
inap. Adapun jenis pelayanaan yang diberikan antaraa laian :
14. Kegiatan Poli Umum
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 27

Poli umum merupakan unit yang memberikan pelayanan dan melakukan


penanganan dan perawatan medis terhadap pasien. Kegiatan yang dilakukan
oleh poli umum UPT Puskesmas Tanjungsamak adalah melakukan
pemeriksaan pasien secara umum ( berbagai jenis penyakit kecuali gigi dan
mulut ), dengaan melihat indikasi atau gejala-gejala yang di derita oleh pasien
jam pelayanan yang di mulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah
kunjungan pasien rata-rata perhari 30 s.d 60 orang. dengan jumlah petugas 2
perawat dan 1 dokter umum secara bergantian sesuai dengan jadwal yang
telah ditetapkan. Limbah yang dihasilkan pada kegiatan poli umum adalah
limbah medis padat dan limbah cair yang berasal dari pembuangan kasa
pembalutan, jarum suntik bekas, handscoon dan pencucian alat. Adapun
tindakan yang dilakukaan di poli umum adalah :
f. Melakukan pemeriksaaan fisik
g. Melakukan penatalaksanaan tindakan keperawatan
h. Pengobatan
i. Edukasi
j. Memberikan rujukan internal maupun eksternal untuk perawatan lebih
lanjut secara tepat, cepat dan benar.
15. Kegiatan Poli KIA
Upaya kesehatan ibu dan Anak adalah unit yang memberikan pelayanan pada
ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui pelayanan KB, Kegiatan pelayanan yang
dilakukan oleh poli KIA UPT Puskesmas Tanjungsamak adalah melakukan
pemeriksaan dengan melihat indikasi atau gejala-gejala yang di derita oleh
pasien tentang kandungan dan rproduksi wanita. jam pelayanan yang di mulai
pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah kunjungan pasien rata-rata
perhari 15 s.d 30 orang. Limbah yang dihasilkan pada kegiatan Poli KIA
adalah limbah medis padat dan limbah cair yang berasal dari pembuangan
kasa pembalutan, jarum suntik bekas, handscoon, bekas dari pemasangan
implan dan pencucian alat.Dengan jumlah petugas 3 Bidan dan 1 dokter
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 28

umum secara bergantian sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Adapun
tindakan yang dilakukaan di poli KIA adalah :
g. Pemeriksaan kesehatan Ibu dan Anak
h. Pelayanan keluarga berencana
i. ANC ( Antenatal Care )
j. PNC ( Post Natal Care )
k. Pengobatan dan Edukasi
l. Memberikan rujukan internal maupun eksternal untuk perawatan lebih
lanjut secara tepat, cepat dan benar
16. Kegiatan Penyakit Tidak Menular ( PTM )
Poli PTM ( Penyaakit Tidak Menular ) merupakan unit yang memberikan
pelayanan dan melakukan penanganan dan perawatan medis terhadap pasien
yang mempunyai penyakit kronis (penyakit Hipertensi, Stroke, Diabetes,
jantun) Kegiatan yang dilakukan oleh poli PTM UPT Puskesmas
Tanjungsamak adalah melakukan pemeriksaan pasien secara umum, dengaan
melihat indikasi atau gejala-gejala yang di derita oleh pasien. Jam pelayanan
yang di mulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah kunjungan
pasien rata-rata perhari 10 s.d 20 orang per hari. Limbah yang dihasilkan pada
kegiatan poli umum adalah limbah medis padat dan limbah cair yang berasal
dari pembuangan kasa pembalutan, jarum suntik bekas, handscoon dan
pencucian alat. Dengan jumlah petugas 2 perawat dan 1 dokter umum secara
bergantian sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Adapun tindakan yang
dilakukaan di poli umum adalah :
e. Memberikan pemeriksaan
f. Pengobatan dan Edukasi
g. Melakukan penatalaksanaan tindakan keperawatan
h. Memberikan rujukan internal maupun eksternal untuk perawatan lebih
lanjut secara tepat, cepat dan benar
17. Kegiatan Kesehatan gigi dan Mulut
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 29

Pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah tempat ataau unit pelayanan yang
bertugas penagganan dan perawatan kesehatan gigi pada pasien. Pelayanan
kesehatan gigi dan mulut UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan jam
pelayanan yang di mulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah
kunjungan pasien rata-rata perhari 5 s.d 20 orang per hari. Limbah yang
dihasilkan pada kegiatan poli umum adalah limbah medis padat dan limbah
cair yang berasal dari pembuangan kasa pembalutan, jarum suntik bekas,
handscoon dan pencucian alat. Dengan jumlah petugas 1 perawat dan 1 dokter
Gigi secara Adapun tindakan yang dilakukaan di poli Gigi adalah :
f. Pencabutan gigi
g. Penambalan,
h. Pembersihan karang gigi
i. Memberiakan pengobatan dan Edukasi
j. Memberikan rujukan internal maupun eksternal untuk perawatan lebih
lanjut secara tepat, cepat dan benar
18. Kegiatan Klinik TB Paru dan HIV
Pelayanan kesehatan Klinik TB Paru dan HIV adalah tempat ataau unit
pelayanan yang memebrikan pengobatan dan penyuluhan kepada pasien yang
telah mempunyai penyakit TB Paru dan HIV. Pelayanan kesehatan Klinik TB
Paru dan HIV UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan jam pelayanan
yang di mulai pada pukul 08.00 s/d 12.00 WIB dengan jumlah kunjungan
pasien rata-rata perhari 1 orang per hari. dengan jumlah petugas 1 perawat.
Limbah yang dihasilkan pada kegiatan kegiatan Klinik TB Paru dan HIV
adalah limbah medis padat dan limbah cair yang berasal dari pembuangan
kapas, jarum suntik bekas, handscoon dan limbah cair dalam mencuci tangan
petugas.
19. Kegiatan Klinik IMS
Pelayanan Klinikk IMS adalah pelayanan yang memberikan pngobatan dan edukasi
kepada pasien yang telah beresiko penyakit IMS. IMS adalah penyakit infeksi yang
disebabkan oleh beberapa penyakit klamin. Pelayanan klinik IMS UPT Puskesmas
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 30

Tanjungsamak memberikan playanan mulai dari pukul 08 WIB s/d 11.00 WIB
dengan petugas 1 oraang bidan sebagai penanggung jawab.
20. Kegiatan Klinik PKPR
Pelayanan kesehatan Klinik PKPR ( Peduli Kesehatan Pada Remaja ) adalah
atau unit pelayanan yang memebrikan pengobatan dan penyuluhan kepada
remaja dengan adanya gangguan kesehatan. Pelayanan kesehatan Klinik
PKPR UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan jam pelayanan yang di
mulai pada pukul 08.00 s/d 12.00 WIB dengan jumlah kunjungan pasien rata-
rata perhari 5 s/d 10 orang per hari. dengan jumlah petugas 1 perawat. Limbah
yang dihasilkan pada kegiatan kegiatan klinik PKPR adalah limbah medis
padat dan limbah cair yang berasal dari, jarum suntik bekas, handscoon dan
limbah cair dalam mencuci tangan. Jenis pelayanan yang diberikan adalah :
c. Pengobatan
d. Konseling
21. Kegiatan Klinik Sanitasi
Klinik sanitasi adalah suatu upaya atau kegiatan yang mengintegrasikan pelayanan
kesehatan promotif, preventif, dan kuratif yang difokuskan pada penduduk yang
berisiko tinggi untuk mengatasi masalah penyakit berbasis lingkungan pemukiman yang
dilaksanakan oleh petugas puskesmas bersama masyarakat yang dapat dilaksanakan
secara pasif dan aktif di dalam dan di dalam gedung. Pelayanan kesehatan Klinik
Sanitasi UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan jam pelayanan yang di
mulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dengan jumlah kunjungan pasien rata-
rata perhari 10 s/d 20 orang per hari. dengan jumlah petugas 2 Sanitarian.
Jenis limbah yang dihasilkan limbah cair yang bersumber dari mencuci tangan
untuk mencegah kontaminasi infeksi nosokomial dan Jenis pelayanan yang
diberikan adalah konseling.
22. Kegiatan Apotik.
Pelayanan Apotik adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab
kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud
mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Jam
pelayanan yang diberiakn mulai pukul 08.00 WIB s/d 14.00 WIB dengan
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 31

jumlah pasien 40 s/d 60 paisen per hari. Limah yang dihasilkan pada kegiatan
apotiik adalah limah padat non medis dan libah cair yang bersumber dari
pembuangan kardus obat dan pencucian tangan petugas.
23. Kegiatan UGD 24 jam
Unit gawat darurat (UGD) adalah layanan yang disediakan untuk kebutuhan
pasien yang dalam kondisi gawat darurat dan harus segera dibawa ke rumah
sakit untuk mendapatkan penanganan darurat yang cepat. Sistem pelayanan
yang diberikan menggunakan sistem triage, dimana pelayanan diutamakan
bagi pasien dalam keadaan darurat (emergency) bukan berdasarkan antrian.
UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan pelayanan kepada pasien selama
24 jam dengan jumlah rata-rata kunjungan 15 s/d 20 pasien per hari. Limbah
yang dihasilkan pada kegiatan UGD adalah limbah padat medis dan limbah
cair yang bersumber dari pembuangan samph kasa, handscoon, jarum suntik,
botol obat dan limbah cair yang bersumber pembersih alat-alat, darah dan
mencuci tangan,
Selain tujuan umum adapun tujuan utama dari pelayan gawat
darurat yaitu :
a. Memberikan pelayanan komunikatif, cepat dan tepat selama 24 jam terus
menerus
b. Tercapainya suatu pelayanan kesehatan yang optimal, terarah dan terpadu
bagi setiap anggota masyarakat yang berada dalam keadaan gawat darurat
c. Mencegah kematian dan cacat pada pasien gawat darurat sehingga dapat
hidup dan berfungsi kembali dalam masyarakat sebagaimana mestinya.
d. Menerima dan merujuk pasien gawat darurat melalui sistem rujukan untuk
memperoleh penanganan yang lebih
24. Kegiatan Rawat Inap
Pelayanan rawat inap merupakan unit yang memberikan pelayanan dan
melakukan tindakana tindakan medis kedokteran dan asuhan keperatan kepada
pasien. UPT Puskesmas Tanjungsamak memberikan pelayanan rawat inap
dengan berbagai penyakit dan memberikan pelayanan 24 jam. dengan jumlah
UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 32

kunjungan pasien rata-rata perhari 35 pasien per hari. dengan jumlah petugas
15 perawat, dan 4 dokter umum secara bergantian sesuai dengan jadwal yang
telah ditetapkan. Adapun tindakan yang dilakukaan adalah tindakan medis dan
asuhan keperawatan. Limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rawat inap adalah
limbah medis, limbah cair dan limbah dosmetik, yang bersumber dari
pembuangan sampah kasa bekas, jarum sunti, botol infuse, botol obat,
pencucian alat, mencuci tangan dan limbah MCK.
25. Kegiatan persalinan
Ruang Bersalin merupakan wadah pelayanan masyarakat yang berperan
sebagai tempat kegiatan dan tindakan dibidang kesehatan khususnya
kebidanan. UPT Puskesmas tanjungsamak memberikan pelayanan persalinan
24 jam dengan julah kunjungan persalinan 1 s/d 2 pasien per hari, mempunyai
jumlah petugas 8 bidan dan 4 dokter umum. Limbah yang di hasilkan pada
limbah kegiatan proses persalinaan adalah limbah cair dan limbah padat yang
bersumber dari limbah darah, mencuci tangan, bekas kasa, jarum suntik, botol
infuse, botol obat bekas.
26. Kegiatan Laboratorium
Laboratorium adalah pelayanan kesehatan di puskesmas yang melaksanakan
pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari
manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi
kesehatan atau factor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan
masyarakat. Jam pelayanan mulai pukul 08.00 s/d 14.00 WIB dan on call jika
pasien membutuhkan pemeriksaan darurat, dengan jumlah petugas 1 orang.
Jenis pelayanan yang disediakan pada laboratorium UPT Puskesmas
Tanjungsamak adalah ; Kimia Klinik, Imunoserologi, Urine, dan
Mikrobiologi. Pada pelayanan kegiatan laboratorium adalah limbah medis
padat, limbah medis cair, dan limbah B3 yang bersumber dari pembuangan
regen, Rapit test, Betanol, dan pencucian alat.
Bahan-bahan yang digunakan dalam kegiatan laboratorium maupun

pelayanan medis disajikan pada tabel Tabel 3.8;


UPT PUSKESMAS TANJUNGSAMAK 33

Tabel 3.8
Bahan-bahan Kimia Yang Digunakan Pada Laboratorium dan Pelayanan

No Nama Bahan Bentuk


Padat Cair Gas
1 Stik HB V
2 Reagent Turk V
3 Reagent Widal V
4 Stik Dengue V
5 Stik Asam Urat V
6 Srik Gula V
7 Stik Kolestrol V
8 Sputum V
9 Rapit Test V
10 HCL V
11 Betanol V
Sumber : Puskesmas Tanjungsamak, 2018