Anda di halaman 1dari 2

RSUD

dr.ZAINAL PENCABUTAN KEWENANGAN KLINIS


UMAR SIDIKI TENAGA KESEHATAN LAINNYA

No.Dokumen No.Revisi Halaman


SPO/RSUD- 1/2
ZUS/KEP/….
Tanggal Ditetapkan :
Terbit Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
Dr. SRI FENTY N. SAGAF, K.Kes
NIP. 19710915 200604 2 002
1. Kewenangan Kerja Kllinis (clinical privilege) adalah
kewenangan untuk melakukan tindakan medis terentu dalam
lingkungan RSUD dr.Zainal Umar Sidiki berdasarkan surat
penugasan kerja yang diberikan oleh Direktur RSUD
PENGERTIAN
dr.Zainal Umar Sidiki.
2. Pencabutan Rincian Kewenangan Kerja Klinis adalah tidak
diberikannya kerja klinis tertentu yang tertuang dalam rincian
kewenangan kerja klinis dan surat penugasan kerja klinis.
1. Untuk mellindungi keselamatan pasien dengan memastikan
bahwa tenaga kesehatan profesional lainnya yang akan
melakukan tindakan medis di RSUD dr.Zainal Umar Sidiki
berkompeten.
2. Untuk mendapatkan dan memastikan tenaga professional
TUJUAN kesehatan lainnya bekerja dengan professional dan
akuntabel bagi pelayanan RSUD dr.Zainal Umar Sidiki.
3. Terjaganya reputasi rumah sakit dan kredibelitas pada
tenaga kesehatan professional lainnya di hadapan pasien
dan pihak lain yang berkaitan.
RSUD
dr.ZAINAL PENCABUTAN KEWENANGAN KLINIS
UMAR SIDIKI TENAGA KESEHATAN LAINNYA

No.Dokumen No.Revisi Halaman


2/2
1. Surat Keputusan Direktur Nomor 81 Tahun 2018 tentang
Pembentukan Komite Tenaga Kesehatan Lainnya.
KEBIJAKAN 2. Surat Keputusan Direktur Nomor 82 Tahun 2018 tentang
Panduan Kredensial, Re-Kredensial dan Pemberian
Kewenangan Klinis Tenaga Kesehatan Lainnyaa.
1. Ka. Sub Mutu Profesi Tenaga Kesehatan Profesional
PROSEDUR lainnya setiap bulannya melakukan evaluasi terhadap kerja
klinis staf di unit penunjang medis;
2. Ka. Sub Mutu Profesi Tenaga Kesehatan Profesional
lainnya berkoordinasi dengan koordinator unit kerja
penunjang medis untuk mencatat setiap ada insiden
kesalahan, pengulangan dalam kerja klinis yang dilakukan
oleh tenaga professional kesehatan lainnya;
3. Ka. Sub Mutu Profesi melaporkan kepada ketua komite
Tenaga Kesehatan Profesional lainnya;
4. Ketua Komite Profesi Tenaga Kesehatan Profesional lainnya
berkoordinasi dengan sub kredensial dan mitra bestari
mengenai laporan dari sub mutu profesi;
5. Hasil dari koordinasi tersebut dijadikan acuan apakah
tenaga Kesehatan Profesional lainnya akan dicabut rincian
kewenangan kerja klinisnya atau akan dilakukan Re-
Kredensial.
 Direktur
UNIT TERKAIT  Komite Tenaga kesehatan lainnya.
 Seksi keperawatan dan penunjang medis

Anda mungkin juga menyukai