Anda di halaman 1dari 10

Bab 2 hal 60

3. Bagaimana nilai- nilai budaya mempengaruhi akuntansi? Apakah terdapat pengaruh yang bersifat
pararel antara factor- factor yang disebutkan dalam pertanyaan 1 dan factor budaya yang disebutkan di
sini?

Budaya berarti nilai- nilai dan perilaku yang dibagi oleh suatu masyarakat. Variabel budaya mendasari
pengaturan kelembagaan di suatu Negara ( seperti system hukum ). Empat dimensi niali akuntansi yang
mempengaruhi praktik pelaporan keuangan suatu Negara yaitu :
•Profesionalisme versus control wajib : preferensi terhadap pelaksanaan pertimbangan profesionalisme
individu dan regulasi sendiri kalangan professional dibandingkan terhadap kepatuhan dengan ketentuan
hukum yang telah ditentukan.
•Keseragaman versus fleksibilitas : preferensi terhadap keseragaman dan konsistensi dibandingkan
fleksibilitas dalam berekasi terhadap suatu kesadaran tertentu
•Konservatisme versus optimisme : preferensi terhadap ukuran- ukuran laba yang lebih konservatif
merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastian yang kuat, yang berasal dari perhatian
terhadap keamanan dan kebutuhan yang diperspsikan untuk mengadopsi pendekatan yang hati- hati untuk
menangani ketidakpastian peristiwa masa depan.
•Kerahasiaan versus transparansi : preferensi atas kerahasiaan dan pembatasan informasi usaha menurut
dasar kebutuhan untuk tahu dibandingkan kesediaan untuk mengungkapkan informasi kepada publik.

4. Apakah perbedaan nasional dalam praktik akuntansi dapat dijelaskan lebih baik oleh factor budaya atau
oleh factor ekonomi dan hukum? Mengapa ?

Karena perbedaan yang didasarkan pada system hukum relatif kurang jelas di Negara-Negara di mana
standar tidak ditegakkan. Bisa dikatakan demikian dikarenakan pembedaan yang didasarkan pada sistem
hukum relatif kurang jelas di beberapa negara yang tidak tegas pada peraturan hukumnya. Sedang faktor
budaya sudah jelas. Tiap negara pasti melikiki sikap budaya yang berbeda dalam melakukan praktik
akuntansinya. Begitu pula dalam faktor ekonomi. Negara berkembang tentu berbeda dalam sistem
penerapan praktik akuntansinya ktimbang dengan negara yang sudah maju.

8. Apakah perbedaan antara klasifikasi akuntansi berdasarkan pertimbangan dan empiris ?

Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dalam dua cara: Dengan pertimbangan dan secara
empiris. Klasifikasi dengan pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi dan pengalaman.
Klasifikasi secara empiris menggunakan metode statistic untuk mengumpulkan data prinsip dan praktek
akuntansi seluruh dunia.
Bab 3 hal 106

1. Bandingkan dan bedakan mekanisme untuk mengatur dan menguatkan laporan keuangan di lima
negara yang dibahas dalam bab ini.
2. Bandingkan dan bedakan fitur utama laporan keuangan dilima Negara yang dibahas pada bab ini:

Prancis

Fitur signifikan dalam laporan keuangan Prancis adalah persyarata untuk penulisan catatan kaki yang
ekstensif dan rinci, termasuk hal-hal berikut :

· Penjelasan pengukuran aturan yang digunakan (misalnya kebijakan akuntansi)

· Perlakuan akuntansi untuk barang dan mata uang asing.

· Laporan perubahan dalam asset tetap dan depresiasinya.

· Rincian provisi

· Rincian setiap revaluasi

· Laporan utang dan piutang menurut waktunya

· Daftar anak perusahaan dan pembagian saham

· Jumlah tanggungan pensiun dan kepentingan pengunduran diri lainya

· Rincian pengaruh pajak pada laporan keuangan

· Jumlah rata-rata karyawan yang diurutkan menurut kategorinya

· Analisis perputaran menurut aktivitas dan secara geografis


Jerman

· Menjelaskan tentang standard dan ukuran yang digunakan.

· Menjelaskan undang-undang yang mengatur standar dan aturan.

· Bagian catatan dalam laporan keuangan biasanya eksensif khususnya untuk perusahaan-perusahaan
besar dilihat dari : pengungkapan mencakup prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan, tingkatan dimana
pendapatan dipengaruhi potongan pajak, kewajiban pensiun yang tidak diakui, penjualan berdasarkan
produk dan pasar geografis, kewajiban bersyarat yang tidak diakui, dan jumlah pegawai rata-rata.

· Laporan manajemen menjelaskan posisi keuangan dan perkembangan bisnis selama tahun tersebut,
peristiwa penting setelah penyusunan neraca, perkembangan masa depan yang diharapkan, dan kegiatan
riset dan pengembangan.

Republik Ceko

· Catatan meliputi penjelasan kebijakan akuntansi dan informasi relevan lain untuk menilai laporan
keuangan, misalnya informasi pegawai, pendapatan setiap bagian dan kewajiban bersyarat.

· Catatan harus memasukan sebuah laporan arus kas.

· Laporan keuangan gabungandiwajibkan untuk kelompok-kelompok yang memenuhi sedikitnya dua dari
criteria berikut : (1) asset senilai CzK350 Juta, (2) pendapatan sebesar CzK700 juta, (3) 250 pegawai.

·Perlakuan goodwill dalam bisnis.

· Pengukuran akuntansi atas metode akuisisi atau pembelian yang digunakan untuk menghitung
kombinasi bisnis.

· Asset-aset berwujud dan tidak berwujud dinilai berdasarkan biaya dan dihapus pada umur ekonomis
yang diharapkan.

· Persediaan dinilai pada biaya rendah atau nilai bersih yang dapat dicapai dengan menggunakan metode
FIFO dan Rata-rata.

Belanda

·Catatan harus menjelaskan prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan dalam valuasi dan penentuan hasil,
dan pemikiran dibalik setiap perubahan akuntansi.

· Laporan arus kas dianjurkan untuk disertakan.

· Laporan direktur membahas posisi keuangan menurut tanggal neraca, dan kinerja selama masa keuangan
tersebut.

·Goodwill merupakan selisih antara biaya akuisisi dan nilai wajar dari asset dan utang yang diakuisisi.

· Transaksi mata uang asing sama dengan IFRS.

· Penyesuaian transaksi dibebankan kepada ekuitas pemegang saham.

· Persediaan dinyatakan dalam nilai rendah atau nilai bersih yang bias dicapai, denga biaya yang
ditentukan oleh FIFO, LIFO atau metode rata-rata.
· Semua asset yang tidak berwujud dianggap memiliki usia terbatas, biasanya tidak lebih dari 20 tahun.

· Provisi untuk pemeliharaan berkala dan pemeriksaan besar diizinkan.

Inggris

·Pembuatan neraca sebagai laporan wajib untuk perusahaan gabungan.

·Goodwill dihitung sebagai selisih antara harga pasar dari uang yang dibayarkan dan harga pasar dari
asset bersih yang diakuisisi berdasarkan metode akuisisi.

·Metode ekuitas digunakan untuk perusahaan-perusahaan rekanan dan perusahaan patungan berbentuk
perusahaan.

·Metode tingkat penutupan, selisih translasi dimasukan dalam ekuitas pemegang saha; dengan metode
temporal, selisih tersebut dimasukan akun laba dan rugi.

·Aset-aset bisa dihitung pada harga perolehan, biaya sekarang atau (seperti dilakukan oleh banyak
perusahaan) menggunakan gabungan keduanya. Jadi, revaluasi tanah dan bangunan diperbolehkan.

·Depresiasi dan amortisasi harus berhubungan dengan dasar perhitungan yang digunakan untuk asset-aset
yang mendasarinya.

· Persediaan (mengacu pada saham dihitung bersdasarkan nilai rendah atau nilai bersih yang dapat dicapai
berdasarkan FIFO dan Rata-rata.

·Biaya provisi pensiun dan kepentingan pengunduran diri lainya harus dihitung secara sistematis dan
rasional pada periode selama jasa pegawai ditunjukan.

·Pajak-pajak yang ditangguhkan dihitung dengan menggunakan metode hutang dengan dasar provisi
penuh untuk perbedaan berdasarkan waktu.

4. Apa fungsi dari undang-undang perpajakan pada praktek akuntansi keuangan tiap Negara dari lima
negara yang dibahas dalam bab ini.

Prancis
Undang-undang perpajakan penghasilan yang pertama dibuat pada tahun 1914, dengan demikian
menghubungkan perpajakan dan keharusan untuk menyimpan catatan akuntansi. Dasar utama untuk
regulasi akuntansi di Prancis adalah Undang-Undang Akuntansi 1983 dan Dekrit Akuntansi 1983, yang
menjadikan Plan Comptable General suatu kewajiban dalam perusahaan. Sehingga dapat dikatakan bahwa
fungsi pajak sebagai dasar pembuatan laporan keuangan dan catatan akuntansi. Dimana catatan
akuntansisecara hokum memberikan bukti dan verifikasi, sangat dianggap sebagai sumber informasi
untuk pengambilan keputusan. Undang-Undang perpajakan sangat mempengaruhi akuntansi di Prancis.
Pengeluaran bisa dikurangi untuk pajak hanya jika benar-benar dibukukan dan dituliskan dalam laporan
keuangan tahunan. Pada beban depresiasi menggunakan dasar pajak.

Jerman
Undang-undang perpajakan juga sangat menentukan akuntansi komersial. Perinsip penentuan menyatakan
bahwa penghasilan kena pajak ditentukan oleh apapun yang dibukukan dalam catatan keuangan sebuah
badan usaha. Ketentuan pajak yang ada hanya bias digunakan jika benar-benar dibukukan. Ini berarti,
diantara lain, bahwa setiap depresiasi khusus atau drastic yang digunakan untuk kepentingan pajak juga
harus dibukukan untuk tujuan laporan keuangan. Dominasi akuntansi pajak berarti tidak ada perbedaan
antara laporan keuangan yang disusun untuk tujuan pajak dan yang dipublikasikan dalam laporan
keuangan. Pada beban depresiasi menggunakan dasar pajak.

Republik Ceko
Di Ceko Undang-undang perdagangan lebih mendominasi. Akan tetapi, perlakuan pajak dalam EU
Directives diartikan berbeda dengan akun keuangan.

Belanda
Laporan keuangan dan akuntansi pajak merupakan 2 aktivitas terpisah. Akuntansinya dioerientasikan
kearah kewajaran penyajian. Pajak penghasilan yang ditangguhkan diakui berdasarkan konsep alokasi
yang komprehensip dan dihitung menurut metode kewajiban. Pajak tersebut bisa dihitung pada nilai
sekarang dan bisa didiskontokan. Akuntansi nilai lancar tidak digunakan untuk tujuan pajak. Sehingga
ketika nilai lancar digunakan untuk laporan keuangan muncul pperbedaan yang tetap alih – alih timbul
perbedaan sementara.

Inggris
Pajak – pajak yang ditangguhkan dihitung dengan metode hutang. Dengan dasar provisi penuh untuk
perbedaan berdasarkan waktu. Selisih pajak tangguhan jangka panjang. Dengan menggunakan nilai
sekarang yang didiskontokan.

5. Apakah perbedaan antara laporan keuangan perusahaan individual dan perusahaan gabungan? Mengapa
sebagian besar di Negara Eropa melarang IFRS dalam laporan keuangan perusahaan individual sementara
yang lainnya memperbolehkan atau membutuhkanya untuk tingkat perusahaan individual ?
Laporan Keuangan Gabungan diperlukan apabila salah satu perusahaan yang bergabung memiliki
kontrol terhadap perusahaan lain, dan sebaliknya laporan keuangan konsolidasi tidak diperlukan apabila
satu perusahaan tidak memiliki kontrol terhadap perusahaan lain. Artinya, jika tidak memiliki hak
kendali (control) yang lebih, maka mereka adalah badan usaha (entity) mandiri, artinya mereka masing-
masing akan membuat laporan keuangan yang sendiri-sendiri dan tidak mungkin untuk digabungkan,
ditambahkan atau yang sejenisnya. Jadi, tidak ada maksud untuk membuat sebuah laporan keuangan
konsolidasi.
IFRS dalam Negara Uni Eropa laporan keuanganya cenderung menghadap ke arah kewajaran
penyajian, setidaknya bagi laporan keuangan gabungan. Kecenderungan ini sangat benar dalam Uni
Eropa. Pada tahun 2002, Uni Eropa menyetujui sebuah aturan akuntansi yang mengharuskan semua
perusahaan Uni Eropa yang terdaftar dalam sebuah pasar resmi untuk mengikuti IFRS dalam laporan
keuangan gabungan mereka, dimulai pada tahun 2005. Negara-negara anggota dibebaskan untuk
memperluas persyaratanya bagi semua perusahaan, bukan hanya perusahaan yang terdaftar, termasuk
laporan keuangan pribadi. Penggabungan laporan keuangan bias diharapkan dimana IFRS diperlukan, tapi
perbedaanya ada ketika tidak ada penggabungan. Banyak perusahaan memilih untuk mengikuti
persyaratan setempat di perusahaan-perusahaan dimana IFRS digunakan. Sebagai contoh, perusahaan
tersebut bisa saja menganggap IFRS tidak sesuai atau terlalu rumit untuk kebutuhan mereka.
Bab 4 hal 167

4. Apa peran dari peraturan perpajakan dalam praktik akuntansi keuangan dari masing-masing lima
negara yang telah dibahas pada bab ini ?

Peran perpajakan dalam praktik akuntansi keuangan yaitu

5. Apakah perkembangan akuntansi membawa atau menghambat perkembangan ekonomi Negara ?


Tuliskan bukti yang mendukung jawaban anda dalam bab ini?

Pengaruh akuntansi membawa perkembangan perekonomian negara, buktinya banyak pakar di Meksiko
turut berkembang dalam “Akuntansi Amerika”, juga digunakan buku text dan sastra AS (baik yang
diterjemahkan dalam bahasa spanyol maupun asli berbahasa inggris) secara luas dalam pendidikan
akuntansi serta sebagai panduan dalam menyelesaikan permasalahan akuntansi.

Bab 5 hal 223

1. Jelaskan dengan singkat perbedaan antara patokan akuntansi dan pengungkapan akuntansi. Dari kedua
proses pelaporan tersebut, menurut anda yang manakah yang menyajikan kemampuan inovatif untuk 10
tahun kedepan? Mengapa?

 Perbedaan definisi patokan pengukuran akuntansi dengan pengungkapan akuntansi:


Patokan pengukuran akuntansi adalah pengukuran hanya sebatas informasi murni/ asli yang belum
diolah menjadi suatu informasi yang siap digunakan. Sedangkan definisi pengungkapan
akuntansi merupakan suatu standard dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh sumber-sumber
keuangan, sistem hukum, ikatan politik dan ekonomi, tingkat pembangunan ekonomi, tingkat pendidikan,
budaya dan pengaruh lainnya.
 Berdasarkan definisi proses pelaporan diatas yang menyajikan kemajuan inovatif yang besar selama
10 tahun mendatang adalah pengungkapan akuntansi. Meskipun praktik pegungkapan akuntansi sangat
berbeda-beda di setiap Negara, namun saat ini (sekarang) perlahan mulai timbul kemiripan (konvergensi)
pada setiap Negara dengan “secara sukarela mulai mengadopsi standar pelaporan keuangan internasioal
(IFRS) atau GAAP Amerika Serikat. Selain itu juga setiap Negara telah mematuhi ketentuan pasar bursa
efek dan badan regulator domestic dan luar negeri yang memberikan respon terhadap berbagai permintaan
informasi yang diajukan para investor dan analis”.

2. Mengapa perusahaan multinasional bertanggung jawab atas kelompok masyarakat tertentu daripada
kelompok investor tradisional?
Perusahaan MNC dianggap bertanggung jawab atas sekelompok masyarakat tertentu daripada investor
tradisional dikarenakan perusahaan multinasional pada umumnya pengungkapan akuntansinya didorong
oleh perbedaan dalam tata kelola perusahaan dan keuangan. Contoh di Amerika Serikat, inggris dan
Negara-negara Anglo Amerika lainnya, pasar ekuitas menyediakan kebanyakan pendanaan yang
dibutuhkan perusahaan sehingga menjadi sangat maju. Di pasar-pasar tersebut, kepemilikan cenderung
tersebar luas diantara banyak pemegang saham dan perlindungan terhadap investor sangat ditekankan.
Sedangkan dikebanyakan Negara-negara lain, keemilikan saham masih tetap sangat terkonsentrasi dan
bank secara tradisional menjadi sumber utama pembayaran perusahaan.
5. Apa perbedaan antara pengungkapan sukarela dan pengungkapan yang diperintahkan? Berikan 2
penjelasan untuk perbedaan praktik pengungkapan yang diperintahkan oleh manajer!

Perbedaan antara pengungkapan sukarela dan pengungkapan diperintahkan (wajib) :


Pengungkapan sukarela adalah pengungkapan yang dilakukan secara sukarela oleh perusahaan tanpa
diharuskan oleh lembaga yang berwenang. Pengungkapan sukarela yang dilakukan perusahaan yang satu
dengan yang lain akan berbeda. Hal ini dikarenakan belum adanya peraturan mengenai luas
pengungkapan sukarela. Sehingga perusahaan bebas memilih jenis informasi yang akan diungkapkan,
yang dipandang manajemen relevan dalam membantu mengambil keputusan.
 Investor di seluruh dunia menuntut informasi yang lebih detail dan lbih tepat waktu, tingkat
pengungkapan sukarela semakin meningkat, baik di Negara-negara dengan pasar yang sudah maju
maupun yang sdan berkembang.
 Dalam laporan terakhir Badan Standar Akuntansu keuangan (FASB) menjelaskan sebuah proyek
FASB mengenai pelaporan bisnis yang mendukung pandangan bahw perusahaan akan mendapatkan
manfaat pasar modal dengan meningkatkan pengungkapan sukarelanya.
 Manajer memiliki informasi mengenai kinerja perusahaan sat ini pada masa mendatang yang lebih
baik bila dibandingkan dengan pihak eksternal.
 Bukti-bukti kuat mnunjukkan bahwa manajer perusahaan sering memiliki dorongan kut untuk
menunda pengungkapan berita negative, mengelola laporan keuangan untuk lebih menunjukkan wajah
positif perusahaan dan menlai lebih kinerja dan prospek keuangan perusahaanya.

Pengungkapan yang diperintahkan adalah sejumlah aturan atau pengungkapan oleh perusahaan yang
melalui lembaga yang berwenang. Seperti aturan akuntansi dan pengungkapan, dan pengesahan oleh
pihak ketiga (seperti auditing) dapat memperbaiki berfungsinya pasar. Aturan akuntansi mencoba
mengurangi kemampuan manajer dalam mencatat transaksi-transaksi ekonomi dengan cara yang
mewakili kepentingan terbaik pemegang saham. Aturan pengungkapan menetapkan ketentuan-ketentuan
untuk memastikan bahwa para pemegang saham menerima informasi yang tepat waktu, lengkap, dan
akurat.
 Perlindungan terhadap pemegang saham atau investor berbeda dari satu Negara ke Negara lain.
 Pada umumnya bursa efek dan badan regulator pemerintah mengharuskan perusahaan asing yang
mencatatkan saham untuk memberikan informasi keuangan dan non keuangan yang sama dengan yang
diharuskan kepada perusahaan domestic.
 Investor yang memiliki informasi yang cukup untuk mengevaluasi kinerja dan prospek sebuah
perusahaan. Tempat yang terbukti atas hal ini adalah AS, yang standar pengungkapannya secara umum
dipandang paling ketat di dunia.
 Perlindungan pemengang saham di AS itu sangat ketat, sedangkan perlindungan pemegang saham di
negra-negara lain kurang mendapat perhatian. Contohnya cina melarang insider traiding (perdagangan
yang melibatkan klangan dalam) sedangkan penegakan hukum yang lemah membuat penegakan aturan
itu hampir tidak ada.

6. Apa yang dimaksud dengan pelaporan tiga baris bawah (triple Buttom-line reporting) dan mengapa
pelaporan ini menjadi trend yang makin berkembang dikalangan perusahaan multinasional yang besar?
Saat ini terdapat beberapa ketentuan apabila melakukan pelaporan jenis ini. Apakah pengaturan lebih
banyak diperlukan? Mengapa?
Pelaporan tiga baris bawah (triple buttom line reporting) adalah laporan ketahanan yang mengintegrasikan
kinerja ekonomi, social dan lingkungan.
Pelaporan tanggungjawab social semakin menjadi tren utama dikalangan perusahaan multinasional, hal
ini menunjukkan bahwa jumlah perusahaan yang menerbitkan laporan lingkungan hidup, social atau
ketahanan, selain laporan keuangan tahunan semakin bertambah
Ya, karena untuk menyeragamkan pelaporan di antar Negara satu dengan Negara lain dengan standar
IFRS.

Anda mungkin juga menyukai