Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN TOJO UNA UNA

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS TETE
KODE PUSK : 7209040101 Alamat Tete A. Kec. Amp Tete Kode Pos 94684  0821 9009 4156
EMAIL : puskesmastete19@gmail.com/puskesmas.tete@yahoo.com FB : Puskesmas Tete WA:08219009 4156

Nomor Responden : Tanggal :


Petunjuk Pengisian :
 Identitas responden akan dirahasiakan oleh peneliti
 Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan sejujur-jujurnya

I. IDENTITAS RESPONDEN
1. Umur :

2. Jenis Kelamin :
3. Alamat :

4. Pekerjaan :

1. Petani 4. PNS 7. Ibu Rumah Tangga


2. Buruh Tani 5. TNI / POLRI 8. Swasta
3. pedagang 6. Peternak 9. Lain-lainnya

5. Pendidikan Terakhir

1. Tidak Sekolah 5. SLTP


2. Tidak Tamat SD 6. DI – D3
3. Tamat SD 7. Sarjana
4. SLTP
6. Agama
1. Islam
2. Kristen
3. Budha
4. Hindu

Silakan memberi tanda (X) pada jawaban yang dianggap paling benar

A. PROGRAM KIA
1. Untuk meningkatkan hasil capaian program SDIDTK balita, kegiatan yang sebaiknya
dilakukan adalah :
a. Mendatangi balita yang akan dilakukan SDIDTK
b. Mengundang balita yang akan dilakukan SDIDTK
c. Melaksanakan SDIDTK bersamaan saat pelaksanaan posyandu
2. Agar dapat memantau jumlah ibu hamil, ibu bersalin dan bayi, kegiatan yang
sebaliknya dilakukan adalah
a. Mendatangi ibu hamil yang ada di wilayah sambil menempelkan stiker P4K
b. Mengumpulkan informasi dari kepala dusun
c. Mengumpulkan informasi dari RT
3. Agar ibu hamil resiko tinggi dapat terpantau keadaan kesehatannya sebaiknya
dilakukan
a. Kunjungan rumah / PHN oleh petugas kesehatan
b. Memberi tahu kepala dusun
c. Memberi tahu RT/RW
4. Untuk mengetahui penyebab kematian bayi, balita, ibu hamil dan ibu bersalin,
sebaiknya dilakukan kegiatan
a. Dibiarkan saja
b. Kader melaporkan kepada petugas kesehatan
c. Petugas kesehatan melakukan kunjungan / CV sesuai laporan dari kader
5. Agar kader kesehatan dapat memahami kegiatan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)
serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, sebaiknya dilakukan
a. Jalan bersama
b. Senam massal
c. Refreshing kader kesehatan
6. Agar ibu hamil dapat mengetahui kondisi kesehatannya sendiri, perawatan dan
tanda bahaya yang mungkin terjadi, senam ibu hamil, gizi ibu saat hamil, mitos-
mitos seputar kehamilan, sebaiknya dilakukan kegiatan
a. Penyuluhan
b. Kelas ibu hamil
c. Menjelaskan dari rumah ke rumah ibu hamil
7. Kegiatan yang seharusnya dilakukan agar ibu hamil, ibu balita serta semua orang
yang memiliki perhatian terhadap masalah kesehatan ibu, bayi dan balita dapat
saling berkomunikasi dan bertukar pengalaman adalah
a. Arisan
b. Dasa Wisma
c. Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu)
8. Agar jumlah PUS dan WUS diketahui dan terdata, kegiatan yang sebaiknya
dilakukan adalah
a. Pendataan PUS dan WUS
b. PKK
c. Dasa Wisma

B. PROGRAM GIZI
1. Agar balita yang tidak datang ke posyandu saat penimbangan tetap dapat terpantau
kondisi kesehatannya, sebaiknya dilakukan kegiatan
a. Penimbangan ulang
b. Diminta datang pada posyandu bulan berikutnya
c. Sweeping balita yang tidak datang ke posyandu oleh kader
2. Untuk mengetahui seberapa banyak keluarga yang telah sadar gizi, sebaiknya
dilakukan kegiatan
a. Pemantauan KADARZI (Keluarga Sadar Gizi)
b. Pendataan rumah
c. Pemantauan balita
3. Peredaran garam beryodium di wilayah kecamatan Ampana Tete sebaiknya
dipantau melalui kegiatan :
a. Pendataan pasar
b. Pemantauan Garam Beryodium
c. Pemantauan warung
4. Agar distribusi vitamin A balita pada bulan Februari dan Agustus tepat sasaran,
sebaiknya dilakukan kegiatan
a. Pemantauan distribusi vitamin A
b. Pendataan balita
c. Pemantauan balita usia 6-59 bulan
5. Untuk mengetahui status gizi seluruh balita di wilayah kecamatan Ampana Tete,
sebaiknya dilakukan kegiatan
a. Pemantauan balita
b. Pemantauan Status Gizi Balita
c. Pendataan penimbangan
6. Balita dengan status gizi buruk / BGM serta ibu hamil dengan KEK sebaiknya diberi
bantuan berupa :
a. PMT pemulihan 90 hari
b. Penyuluhan kesehatan
c. Pakaian dan obat
7. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi balita, gizi ibu hamil,
pentingnya datang ke posyandu, sebaiknya dilakukan kegiatan
a. Penyuluhan
b. Konsultasi
c. Tanya jawab
8. Agar ibu balita memperoleh informasi secara visual tentang bagaimana
mempersiapkan makanan yang sehat bagi anaknya, sebaiknya dilakukan kegiatan
a. PMT penyuluhan
b. Tanya jawab
c. Konsultasi
9. Untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kader tentang kegiatan di
posyandu dan administrasinya serta untuk mendapatkan dukungan dari lintas
sektor, sebaiknya dilakukan kegiatan
a. Refreshing kader bagi kelompok PKK, RW, TP PKK, Himpaudi, poskesdes
b. Outbond
c. Jalan-jalan

C. PROGRAM KESLING
1. Untuk meningkatkan cakupan pembinaan sanitasi pada institusi pendidikan,
perkantoran, dan kesehatan, maka program yang dilaksanakan oleh puskesmas :
a. Pemantauan institusi pendidikan, perkantoran, dan kesehatan secara rutin dan
terjadwal
b. Pembentukan kader jumantik siswa sekolah
c. Pemantauan kesling pada institusi oleh kader
d. Pemantauan jentik pada institusi oleh kader
2. Untuk meningkatkan pembinaan terhadap Tempat Pengelolaan
Makanan/Minuman (TPM) di wilayah kecamatan Ampana Tete, maka program yang
dilaksanakan oleh Puskesmas :
a. Pemantauan rutin TPM oleh petugas
b. Penyuluhan dan pembinaan pengelola kantin sekolah
c. Pengambilan sampel makanan jajanan untuk pemeriksaan laboratorium
d. Pemantauan peredaran makanan jelang hari Hari Raya
3. Untuk meningkatkan kegiatan pemantauan rumah di masyarakat, program yang
dilaksanakan Puskesmas :
a. Pelatihan kader pemantauan rumah di posyandu
b. Pemantauan rumah oleh kader di wilayah masing-masing
c. Penyuluhan rumah sehat
d. Laporan hasil pemantauan rumah secara mandiri oleh kader
4. Untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengendalian DBD melalui
kegiatan PSN-PJB, maka kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas :
a. Pemantauan jentik oleh kader kesehatan di dusun dan institusi
b. Pembentukan jumantik cilik di dusun
c. Penyuluhan tentang pengendalian penyakit DBD melalui kegiatan PSN-PJB di
posyandu maupun dusun berdasarkan permintaan
d. Pembentukan jumantik siswa di sekolah
5. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam bidang kesehatan lingkungan
program yang diadakan oleh Puskesmas :
a. Penyuluhan kesehatan lingkungan
b. Pembinaan air di posyandu
c. Survey sarana sanitasi oleh kader
d. Pelatihan kader kesehatan lingkungan
6. Untuk mengetahui gambaran/kondisi kualitas air di wilayah kecamatan Ampana
Tete, program yang dilaksanakan oleh Puskesmas :
a. Pengambilan sampel air untuk tindak lanjut kasus
b. Penyuluhan kesehatan air
c. Pembinaan pengelola air
d. Pelayanan pengambilan sampel air
7. Kegiatan yang berkaitan dengan SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM)
yang sebaiknya diadakan di wilayah kecamatan Ampana Tete
a. Refreshing STBM
b. Pelatihan CTPS di sekolah
c. Pelatihan CTPS di dusun/posyandu
d. Verifikasi pasca deklarasi STBM

D. PROGRAM P2M
1. Agar masyarakat mengetahui cara pengendalian penyebaran penyakit menular
(DBD, TBC, dll) perlu diadakan kegiatan :
a. Penyuluhan penyakit menular
b. Kerja Bakti
c. Minum obat teratur
d. Konsultasi dengan dokter
2. Untuk memastikan kejadian penyakit menular di masyarakat dan membantu
petugas kesehatan melakukan tindak lanjut, dilaksanakan kegiatan :
a. Pelatihan kader
b. Penyelidikan Epidemiologi (petugas mengunjungi penderita dan memeriksa
lingkungan sekitar)
c. PHBS
d. Lapor pak lurah
3. Guna membantu kader dan masyarakat memantau warga dengan sakit tertentu
diperlukan kegiatan :
a. Kartu kontrol
b. Satgas Pemantau Penyakit
c. PHN (Perawatan Kesehatan Masyarakat oleh Petugas)
d. Pertemuan Kader
4. Untuk meningkatkan capaian imunisasi lengkap, perlu dilakukan :
a. Pendataan imunisasi lengkap oleh kader
b. Imunisasi di posyandu
c. Koordinasi kader
5. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang imunisasi, dilakukan
kegiatan :
a. Penyuluhan P2M
b. Penyuluhan tentang imunisasi
c. Penyuluhan tentang PHBS
d. Penyuluhan tentang KIA
E. PROGRAM PROMKES
1. Untuk mengaktifkan kembali Desa Siaga Sehat Jiwa, diperlukan kegiatan :
a. Arisan
b. Jalan-jalan
c. Pelatihan kader Desa Siaga Sehat Jiwa
d. Penyuluhan kespro
2. Untuk mengurangi angka kejadian pernikahan dini akibat kehamilan tidak
diinginkan, perlu dilaksanakan kegiatan :
a. Penyuluhan jiwa
b. Penyuluhan PHBS
c. Penyuluhan kesehatan reproduksi
d. Penyuluhan napza
3. Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ber-PHBS perlu dilaksanakan :
a. Sosialisasi PHBS dan pemantauan PHBS
b. Sosialisasi bahaya rokok
c. Pelatihan ASI Eksklusif
d. Pemilahan sampah

Silakan memberikan masukan/harapan bapak dan ibu :


…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………