Anda di halaman 1dari 25

MAKALAH

SEJARAH ARSITEKTUR BARAT


ARSITEKTUR MODERN I

“MODERN II”

Disusun Oleh :

REYDHO FAHRIZAL (142018015)

DOSEN : RENY KARTIKA SARY, ST. MT

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG


FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDY ARSITEKTUR

Jl. Jendral Ahmad Yani 13 Ulu Palembang 30263

Telp. (0711) 513022, Fax. (0711) 513078


HALAMAN JUDUL

ARSITEKTUR ABAD PERTENGAHAN


(Modern II)

Makalah ini disusun dalam rangka menyelesaikan

Mata Kuliah Sejarah Arsitektur Barat

Semester III.

Disusun oleh:

REYDHO FAHRIZAL

(142018015)
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas
berkat dan rahmat-Nya lah saya dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Sejarah
Arsitektur Barat, semester III dengan materi “Modern II” tepat pada waktunya.

Penyusunan tugas ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak yang telah
meluangkan waktunya, oleh karena itu melalui kesempatan ini saya menyampaikan
ucapan terima kasih kepada:

1. Ibu RENY KARTIKA SARY, ST. MT selaku Dosen Koordinator


mata kuliah Sejarah Arsitektur Barat Kelas A yang telah
memberikan beberapa materi sebagai penunjang tugas Arsitektur
Barat.

Serta pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu. Saya menyadari
sepenuhnya bahwa materi yang saya sajikan masih memerlukan pengembangan
lebih lanjut. Oleh karena itu saran dan kritik dari para pembaca sangat saya
harapkan agar nantinya dapat diperoleh hasil yang lebih maksimal. Akhir kata,
dengan segala kerendahan hati semoga materi yang saya sajikan dapat bermanfaat
bagi semua pihak, terimakasih.

Palembang, November 2019


1. Latar Belakang

Perkembangan dunia pada masa itu (1900-1940an) masih terkait akibat dari
industrialisasi. Sehingga muncul berbagai macam reaksi di bidang arsitektur. Munculnya
mesin-mesin yang dapat membuat bahan bangunan dengan cara cepat dan juga sudah mencapai
standard yang ditentukan membuat kalangan arsitek mencoba dan mencari hal-hal baru dalam
hal desain. Begitu pesatnya kemajuan dalam bidang teknologi yang membuat manusia
cenderung untuk sesuatu yang ekonomis, mudah dan bagus adalah faktor utama terciptanya
arsitektur modern. Hal ini membuat munculnya banyak aliran arsitektur pada masa itu.
Khususnya aliran-aliran yang terjadi antara 1900-1940 yang menjadi pertimbangan banyak
arsitek di masa itu.

Aliran-aliran arsitektur berkembang di beberapa Negara barat. Pada saat itu juga
bersamaan dengan terjadinya perang dunia satu dan ikut mempengaruhi perkembangan
arsitektur modern. Akibatnya banyak aliran-aliran arsitektur modern yang memiliki unsur yang
berbau politis. Selain itu gagasan-gagasan para tokoh arsitek serta karyanya memberikan
peranan penting kepada berkembangnya suatu aliran arsitektur. Gagasan-gagasan tersebut di
tuangkan secara nyata ke dalam bidang arsitektur. Yang kemudian berkembang hingga ke
Negara-negara lain.

Setiap aliran mempunyai ciri khas dan konsep masing-masing. konsep-konsep yang
terkandung dalam aliran ini kemudian di kembangkan oleh para arsitek-arsitek yang saat itu
sedang mencari suatu bentuk kharakter yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Beberapa
bangunan hasil dari pada pemikiran tersebut menjadi pelopor ataupun perhatian dalam dunia
arsitektur. Sebagian masyarakat menanggapi baik akan aliran tersebut. Namun sebagian
masyarakat ada juga yang melakukan penolakan terhadap aliran tersebut. Oleh karena itu
kaidah-kaidah yang baik dan bersikap positif dalam aliran arsitektur dapat menjadi suatu
pembelajaran yang baik di masa yang akan datang, sehingga pemikiran-pemikiran tentang
suatu gagasan arsitektur menjadi dapat diterima oleh semua pihak.
A. CUBISM

Kubisme adalah suatu aliran dalam seni


rupa yang bertitik tolak dari penyederhanaan
bentuk-bentuk alam secara geometris
(berkotak kotak).

Arsitektur aliran kubisme terinspirasi dari


seni lukis yang muncul dan mulai berkembang
pada tahun 1910 - 1914 di Paris. Aliran
kubisme muncul karena rasa bosan terhadap
aliran-aliran klasik yang penuh dengan
ornamen.

Dalam karya seni kubisme, benda dipecahkan, dianalisis, dan diatur kembali dalam
bentuk abstrak daripada menampilkan objek dari satu sudut pandang, seniman
menampilkan subjek dari berbagai sudut pandang untuk menjelaskan subjek dalam konteks
yang lebih besar. Kadang permukaan bersilangan dalam sudut acak, sehingga menghapus
kedalaman lukisan yang jelas. Latar dan objek menembus satu sama lain untuk membentuk
ruang ambigu dangkal yang menjadi salah satu karakteristik khusus dari kubisme.

B. LATAR BELAKANG SEJARAH

Sebelum masuk dalam pengaruh arsitektur


Kubisme adalah sebuah gerakan seni avant-garde abad ke-
20 yang dirintis oleh Pablo Picasso dan Georges Braque.
Gerakan seni ini membuat revolusi
dalam lukisan dan pahatan Eropa, dan menginspirasi
gerakan sejenis dalam musik dan sastra. Cabang kubisme,
yaitu:

 Kubisme Analitis, adalah gerakan seni radikal dan


berpengaruh yang muncul antara 1907 dan 1911 di
Perancis.
 Kubisme Sintetis, gerakan ini menyebar dan masih ada sampai sekitar tahun 1919,
ketika gerakan Surealisme mulai dikenal masyarakat.

Sejarawan seni Inggris, Douglas Cooper

menjelaskaan tiga fase Kubisme dalam bukunya,

The Cubist Epoch, yaitu:

 Menurut Cooper ada yang namanya "Kubisme Awal" (1906-1908) ketika gerakan
ini mulai dikembangkan di studio Picasso dan Braque;
 fase kedua disebut "Kubisme Tinggi" (1909-1914) ketika Juan Gris muncul sebagai
seniman berpengaruh; dan,
 akhirnya "Kubisme Akhir" (1914-1921) sebagai fase terakhir Kubisme sebagai
gerakan avant-garde radikal.

secara singkat Cubism adalah gerakan paling revolusioner dalam seni rupa, yang
berkembang mula-mula di Perancis antara tahun 1907-1920-an. Cubism berasal dari seni
lukis yang tidak hanya membuat bentuk dan warna dalam dimensi ruang tetapi juga dimensi
waktu, menyajikan lukisan tidak hanya dari satu sudut pandang yang lazimnya dalam
lukisan tradisional, tetapi dalam berbagai sisi, termasuk sisi yang seharusnya tidak terlihat
dalam lukisan.Cubism tidak sepenuhnya abstrak. Prinsip dari aliran Cubism menonjolkan
aspek ruang atau tiga dimensi dan waktu, dimana hal itu tidak terdapat dalam aliran klasik-
tradisional.

Aliran Cubism tidak langsung diterima begitu saja oleh kalangan masyarakat pencinta
seni. Timbul pro dan kontra terhadap kemunculan aliran cubism. Kelahiran cubism terjadi
pada masa Revolusi Industri, dalam tahun 1910-an, ditandai dengan kejadian bersejarah
yaitu penggunaan mesin pertama kali untuk pemotongan hewan di Chicago. Pengikut
aliran cubism adalah orang-orang yang anti kehidupan borjuis atau kelas menengah yang
juga pendukung industrialisasi dan sistem perdagangan baru.

C. CIRI KARAKTERISTIK

Aliran cubisme sangat dekat kaitannya dengan seni lukis. Karena aliran seni lukis pada
saat itu mengalami gerakan revolusioner., berdampak pada semua bidang. Termasuk di
dalam bidang arsitektur. Dikatakan bahwa arsitektur bukan lagi seperti selubung. Oleh
karena itu terjadi perubahan elemen-elemen utama yang di terapkan pada aliran cubism.
Perubahan tersebut adalah. Pada Aliran tradisional-klasik penggunaan material bahan
menjadi aspek utama dalam pembentukan struktur, yang kemudian di susul dengan ruang,
dan pencahayaan. Sedangkan pada aliran Cubisme, ruang adalah sebagai aspek utama yang
bersifat dominan, yang kemudian di susul dengan pencahyaan dan bahan material.

Aliran cubisme memiliki prinsip – prinsip dasar, yaitu menonjolkan aspek ruang atau
tiga dimensi dan waktu. Prinsip-prinsip dasar ini menjadi acuan dalam karya arsitektur bagi
kalangan arsitektur yang menganutnya. Adapun penerapan yang dipakai dalam karya
arsitektur adalah :

- Ruang dalam dan Ruang luar terlihat menyatu

- Ruang- ruang dapat saling berhubungan antara yang satu dengan yang lain

- Keterbukaan ruangan di maksudkan untuk pemasukkan cahaya pada ruang tersebut

- Kesatuan antara ruang-ruang menimbulkan kesamaan waktu yang menimbulkan


kesinambungan.

- Terlihat memiliki kesamaan di semua sisi.

D. KEUNGGULAN DARI ALIRAN CUBISM

Aliran cubism mempengaruhi bidang arsitektur dalam elemen utama pendukung


arsitektur yaitu material, ruang dan pencahayaan. Dalam arsitektur klasik, material adalah
hal utama yang memberikan kekuatan dalam konstruksi. Ruang terletak dibalik dinding
tebal di mana cahaya masuk hanya sedikit. Namun sejak aliran cubism muncul, arsitektur
bukan lagi selubung, tetapi ruang menjadi aspek paling dominan.

Aliran Cubism termasuk dalam aliran arsitektur modern awal Fungsionalisme atau
rasionalisme. Elemen bangunan mengutamakan pada fungsi yang pada akhirnya dapat
menimbulkan keindahan tanpa adanya hiasan atau dekorasi satupun. Aliran cubism
memanfaatkan teknologi beton bertulang yang bentuk dan ukuran- ukurannya standar
dengan sistem module. Sistem ini menjadikan suatu bangunan dibangun dalam waktu yang
cepat dan memungkinkan dibangun dalam jumlah yang banyak. Elemen- elemen bangunan
dibuat dan dicor di pabrik yang selanjutnya perakitan dapat dilakukan di lapangan secara
langsung serta memerlukan waktu yang singkat. Bagian-bagian dari bangunan seperti
pondasi, kolom, tiang, tangga dan lain-lain dibuat di pabrik, kemudian dipasang dan
disambung menjadi bangunan dalam jumlah sesuai kebutuhan.

E. ARSITEK DAN KARYA-KARYANYA


1. Le Corbusier

Lahir : 6 Oktober 1887, La Chaux-de-Fonds, Swiss


Meninggal : 27 Agustus 1965, Roquebrune-Cap- Martin,
Perancis
Pasangan : Yvonne Gallis (m. 1930–1957)
Pendidikan : La-Chaux-de-Fonds Art School
Penghargaan : Royal Gold Medal, AIA Gold Medal

Le Corbusier menjadi tokoh utama dari aliran cubisme, karena banyak karyanya
yang di perkenalkan kepada dunia menganut aliran cubism. Berbagai bangunan dari
mulai rumah sampai kepada bangunan yang bersifat public diperkenalkan dengan gaya
cubisme. Salah satu karyanya adalah ‘villa savoye”.

Data Bangunan

Nama Bangunan : Villa savoye

Arsitek : Le Corbusier, pieerre Andre Jeanneret

Lokasi : 82, rue de Villers poissy, France

Dibangun pada : 1929-1931


Gaya arsitektural : Internasional style

Fungsi bangunan : Rumah keluarga kecil (rumah akhir pekan )

Sistem struktur : struktur beton bertulang koteks alam

Iklim : sedang

Latar belakang bangunan

Villa Savoye ( French


pronunciation : [ savwa ] ) adalah
sebuah villa modernis di Poissy , di
pinggiran kota Paris , Perancis. Ini
dirancang oleh arsitek Swiss Le
Corbusier dan sepupunya , Pierre
Jeanneret , dan dibangun antara
tahun 1928 dan 1931 dengan
menggunakan beton bertulang .

Yang merupakan Sebuah manifesto dari Le Corbusier yaitu” lima poin ”


arsitektur baru , salah satunya villa merupakan perwakilan dari basis arsitektur modern
, dan merupakan salah satu contoh yang paling mudah dikenali dan terkenal dari gaya
internasional .

Villa Savoye dianggap salah satu karya paling simbolik dari le corbusier karena
di dalamnya sepenuhnya diterapkan nya "lima poin untuk arsitektur baru": pilotis, atap
taman, rencana bebas, jendela strip dan fasad gratis . Tapi tidak hanya itu, ia telah
menjadi poster arsitektur modern dan 1965 telah diklasifikasikan sebagai monumen
bersejarah.

Rumah itu awalnya dibangun sebagai negara mundur pada perintah dari
keluarga Savoye . Selama Perang Dunia II keluarga Savoye dikirim ke kamp-kamp
konsentrasi Nazi yang mengambil alih rumah dan menggunakannya untuk
penyimpanan . Setelah itu dibeli dan diteruskan menjadi milik negara Perancis pada
tahun 1958 , dan setelah bertahan setelah menghadapi beberapa rencana pembongkaran
, bangunan itu ditetapkan sebagai monumen sejarah resmi Perancis pada tahun 1965.
Pelaksanaan renovasinya dilakukkan pada tahun 1985-1997 , dan di bawah asuhan dari
Pusat des monumen Nationaux , dan sampai sekarang villa tersebut terbuka untuk
pengunjung sepanjang tahun.

Konsep Design bangunan

Desain fitur dari Villa Savoye termasuk:

• modulor design - hasil penelitian dari Corbu ke matematika, arsitektur (emas bagian),
dan manusia proporsi

• "pilotis" - rumah yang dibangkitkan ke jangkungan terpisah dari bumi, dan untuk
menggunakan tanah efisien. Ini juga menyarankan klasisisme dimodernisasi.

• tidak ada sejarah hiasan

• abstrak desain mirip patung

• warna - putih murni di luar, warna dengan asosiasi dari kebaruan, kemurnian,
kesederhanaan, dan kesehatan (LeCorbusier sebelumnya menulis buku berjudul, Ketika
Cathedrals adalah Putih), pesawat yang halus dan warna yang hidup di daerah
pedalaman

• rencana interior yang sangat terbuka

• dinamis, non-tradisional transisi antara lantai – tangga spiral dan ramp atau lereng

• dibangun- di perabot

• pita jendela (echoing arsitektur industri, tetapi juga terbuka dan memberikan cahaya)

• taman atap, dengan kedua plantings dan arsitektur (mirip patung) bentuk

• integral garasi (yang melengkung dari lantai dasar rumah didasarkan pada turning
radius yang Citroen 1927)

Villa Savoye adalah demonstrasi yang indah dari Le Corbusier's' yaitu


berdasarkan lima poin dari arsitektur yang baru ', yang dia dikembangkan pada tahun
1927, yang memanfaatkan peluang baru dari kekuatan beton, yaitu:
 The pilotis (kolom pendukung): ‘Rumah di pilotis! Rumah adalah tegas
diarahkan ke dalam tanah - yang gelap dan kadang lokasi lembab. Beton
bertulang memberikan kami pilotis. Rumah adalah di udara, jauh dari tanah:
taman berjalan di bawah rumah...’

 Atap taman: ‘... kebun juga lebih dari rumah, di atap ... Beton bertulang
adalah cara baru untuk membuat struktur atap yang dipersatukan. Beton
bertulang memperluas sangat nyata. Ekspansi menjadikan pekerjaan retak
kadang-kadang penyusutan mendadak. Alih-alih mencoba untuk
mengosongkan air hujan dengan cepat, sebaliknya berusaha untuk menjaga
kelembaban konstan pada konkrit dari sebuah teras dan dengan itu bahkan suhu
pada beton bertulang. Tertentu perlindungan mengukur: pasir ditutup dengan
tebal papan beton, dengan besar sambungan sendi ; sambungan ini ditumbuh
dengan rumput.’

 Rencana bebas: ‘Sampai sekarang: load-bearing dinding; dari tanah


mereka dilapiskan keatasnya, membentuk lantai dasar dan atas cerita, sampai
ke bagian atap. Tata letak adalah seorang budak yang mendukung dinding.
Beton bertulang di rumah menyediakan rencana gratis! Lantai yang tidak lagi
dilapiskan keatasnya oleh partisi tembok. Mereka bebas'.

 Jendela horizontal: ‘Jendela adalah salah satu fitur penting dari rumah..
Membawa kemajuan kemerdekaan. Beton bertulang memberikan revolusi
dalam sejarah jendela. Jendela dapat dijalankan dari satu ujung dari depan
rumah ke yang lain. ‘

 Pemandangan yang bebas: ‘Kolom menetapkan kembali dari tampak


depan, di dalam rumah. Lantai melanjutkan topangan. Tampak depan yang tidak
ada apa-apa lagi tetapi cahaya kulit dari penyekat dinding atau jendela.
Pemandangan yang bebas'.
Secara singkat dapat disimpulkan konsep dari villa soveye berdasarkan
dari “five points” le corbusier yaitu:

Bangunan di atas kolom

perancangan taman diatas atap. Menjadi ikon perancangan arsitektur modern di


dunia.Bangunan dirancang dikelilingi pohon, sehingga bangunan menjadi vocal point
bagi area tersebut
jendela bukaan ke arah horisontal,

perancangan denah secara bebas,

perancangan tampak secara bebas,


karya Le Corbusier lainnya

Unité d'Habitation Chandigarh, India

Setelah Perang Dunia Kedua berakhir, ia ‘mempersempit’ idenya dengan membangun


perumahan per “unités" (blok perumahan dari Radiant City). Salah satu keberhasilan dari ide
ini adalah Unité d'Habitation di Marseille. Meski begitu, idenya mengenai Radiant City tetap
terejawantahkan dengan skala besar lewat bangunan Union Territory Chandigarh di India.
Bangunan itu menjadi bangunan pertama bagi ibukota provinsi Punjab dan Haryana di India
yang didesain olehnya serta menjadikan kota itu menjadi kota pertama yang terbangun secara
terencana di India. Le Corbusier banyak berkontribusi dalam membangun gedung-gedung
administratif dan pemerintahan di Chandigarh. Ia bersama beberapa arsitek (termasuk Pierre
Jeanneret, sepupu Le Corbusier) juga mendesain layout dari kota Chandigarh.
2. Richard Neutra, Lovell House (1927-1929)

Lahir : 8 April 1892, Wina, Austria


Meninggal : 16 April 1970, Wuppertal, Jerman
Pasangan : Dione Neutra (m. 1922–1970)
Pendidikan : Vienna University of Technology
Anak : Dion Neutra, Raymond Neutra, Frank
Lloyd Nuetra
Buku : Survival Through Design, Life and
Shape, lainnya
Penghargaan : AIA Gold Medal

Data Bangunan
Nama Bangunan : Lovell House
Arsitek : Richard Neutra
Lokasi :4616 Dundee Dr, Los
Angeles, CA 90027, Amerika Serikat
Dibangun pada : 1929
Gaya arsitektural : Internasional style
Fungsi bangunan : rumah tinggal

Konsep design bangunan

• 3 elemen utama dalam arsitektur: ruang, pencahayaan, dan material (bahan).


• Bedanya dengan arsitektur klasiktradisional Eropa: material adalah aspek utama
yang memberikan kekuatan dalam konstruksi. Ruang terletak pada didnding tebal,
cahaya masuk sangat sedikit
Gambar Denah Lovell House

Gambar Perspektif sketsa Lovell House

Gambar Lovell House


3. Gerrit Rietveld

Lahir : 24 Juni 1888, Utrecht, Belanda


Meninggal : 25 Juni 1964, Utrecht, Belanda
Periode : De Stijl
Struktur : Rietveld Schröder House, Van
Gogh Museum Rietveld Building
Orang tua : Elisabeth van der
Horst, Johannes Cornelis Rietveld

Data Bangunan

Nama Bangunan : Rumah Rietveld Schröder


Arsitek : Gerrit Rietveld
Lokasi : Utrecht,belanda

Dibangun pada : 1924

Gaya arsitektural : Internasional style

Fungsi bangunan : rumah tinggal

Latar belakang Bangunan

Rumah Rietveld Schröder (Belanda:Rietveld Schröderhuis) (juga dikenal sebagai


Gedung Schröder) di Utrecht dibangun pada tahun 1924 oleh Arsitek Belanda Gerrit
Rietveld Schröder untuk Nyonya Truus-Schrader dan ketiga anaknya. Dia ditugaskan untuk
merancang sebuah rumah yang dibangun tanpa dinding. Rietveld bekerja bersamaan
dengan Schröder-Schrader untuk membuat rumah tersebut.

Dia membuat Sketsa Desain sebaik mungkin. Dia membayangkan sebuah rumah
yang bebas dari pergaulan dan bisa membuat koneksi antara bagian dalam dan luar rumah.
Rumah ini salah satu contoh yang paling terkenal dari De Stijl-arsitektur dan bisa dibilang
satu-satunya bangunan sebenarnya dari De Stijl. Ibu Schröder sendiri tinggal di rumah ini
sampai kematiannya pada tahun 1985. Rumah itu diberikan oleh Bertus Mulder dan
sekarang adalah museum terbuka. Rumah Ini menjadi sebuah monumen pada tahun 1976,
dan terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2000.
Konsep design Bangunan

Di dalam rumah ini tidak ada penumpukan statis ruang, tapi sebuah zona,
dinamis terbuka. Lantai dasar masih dapat disebut tradisional; berkisar sekitar tangga
pusat adalah dapur dan tiga kamar tidur. Ruang tamu di lantai atas, menyatakan sebagai
sebuah loteng untuk memenuhi regulasi perapian dari otoritas perencanaan, sebenarnya
membentuk daerah terbuka yang luas kecuali toilet terpisah dan kamar mandi. Rietveld
ingin meninggalkan tingkat atas seperti itu. Nyonya Schröder, merasa bahwa sebagai
rumah, harus dapat digunakan pemiliknya dengan baik, terbuka dan dapat dibagi. Hal
ini dicapai dengan sistem geser dan berputar panel.

Konsep yang dibuat oleh Gerrit Rietveld berdasarkan kebutuhan penghuninya dan
mengolahnya agar dapat terasa cocok dan nyaman ditinggali.yaitu dengan mengolah
ruang di dalam design.

• Ruang keluarga (living room) bagian atas


dipisahkan oleh sistem panel geser (sliding
panels), tujuannya agar kebutuhan ruang
dapat dipergunakan sesuai fungsinya.

• Furniture tanam(built-in) dan bergerak


(movable) berkonsep geometrik dan abstrak. Warna
-warna yang diterapkan adalah warna primer, warna
hitam dan warna putih dan abu-abu.

• Salah satu karya Gerrit Rietveld yang terkenal di


antara bangunan ini adalah kursi merah dan biru
dengan kerangka kuning.
2. Arsitektur Futuristik

Arsitektur Futuristik atau futurisme dimulai pada awal abad ke 20 dengan bentuk
bangunan yang ditandai oleh anti -historicism dan garis panjang mendatar, kecepatan,
emosi dan urgensi yang artistik dan gaya ini dimulai pada Italia dan berlangsung pada tahun
1909 sampai 1944. Gaya ini dihidupkan oleh penyair itu Filippo Tommaso Marinetti, dan
dia bekerja pada tokoh arsitektur terkemuka seperti arsitek Antonio Sant'Elia dan seniman
Umberto Boccioni, Giacomo Balla, Fortunato Depero, Enrico Prampolini. pendukung
bangunan futuristik menyarankan kecepatan, teori pengaruh energi dan ekpresi yang kuat,
di dalam usahanya untuk membuat zaman arsitektur yang modern.

Setelah permulaannya, Futurism telah menjadi suatu kata [yang] lebih umum untuk
mengangkat kecenderungan yang luas dalam disain modern yang sangat ingin menciptakan
arsitektur dengan gaya masa depan ataupun sedikitnya gaya yang akan datang 10 tahun ke
masa depan. Futurism modern sebagian besar mulai dengan gaya desain pada mobil
ataupun kereta pada tahun 1950 di California. Futurism adalah bukanlah suatu gaya tetapi
suatu pendekatan terbuka ke arsitektur, dan telah ditafsirkan kembali oleh generasi arsitek
yang berbeda dari beberapa dekade, tetapi pada umumnya ditandai dengan membentuk
ketajaman, bentuk dinamis, kontras kuat dan penggunaan material yang berguna.
Futuristic mempunyai arti yang bersifat mengarah atau menuju masa depan.
• Citra futuristic pada bangunan berarti citra yang mengesankan bahwa bagunan itu
berorientasi ke masa depan atau citra bahwa bangunan itu selalu mengikuti
perkembangan jaman yang ditunjukkan melalui ekspresi bangunan.
• Fleksibilitas dan kapabilitas bangunan adalah salah satu aspek futuristic bangunan.

Fleksibilitas dan kapabilitas sendiri adalah kemampuan bangunan untuk melayani


dan mengikuti perkembangan tuntutandan persyaratan pada bangunan itu sendiri.
Sedangkan kemampuan untuk melayani dan mengikuti perkembangan jaman hanya bias
diwujudkan atau diimplementasikan dalam penapilan dan ungkapan fisik bangunan

Menurut Haines (1950) dan Chiara dkk (1980) criteria diatas adalah :
 Bangunan itu dapat mengikuti dan menampung tuntutan kegiatan yang senantiasa
berkembang
 Bangunan tersebut senantiasa dapat melayani perubahan perwadahan kegiatan,
disini perlu dipikirkan kelengkapan yang menunjang proses berlangsungnya
kegiatan
 Adanya kemungkinan penambahan ataupun perubahan pada bangunan tanpa
mengganggu bangunan yang ada dengan jalan perencanaan yang matang.

Futuristic sebagai core values atau nilai-nilai dasar BMW mengandung nilai-nilai
yaitu; dinamis, estetis dan inovatif terutama dari segi teknologi yang dipakai (dinamis,
canggih dan ramah lingkungan) dengan mengadopsi bentuk-bentuk bebas yang tidak terikat
oleh bentuk-bentuk tertentu. Dalam futuristic juga perlu dipikirkan mengenai estimasi atau
perkiraaan Pengenalan akan bangunan futuristic dapat dilakukan dengan pendekatan.
Pendekatan sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia.

Salah satu carauntuk memprediksi tentang arsitektur masa depan adalah dengan mengikuti
perkembangan arsitektur berteknologi tinggi yang berkembang setelah tahun 1960-an
dengan cirri-ciri :
 Kebenaran struktur
 Bentuk bebas cenderung ke bentuk yang berhubungan dengan alam.

Dari analisa contoh-contoh bangunan maka dapat disimpulkan:


 Proyeksi yang berupa hasil perhitungan menghasilkan sesuatu yang lebih baik.
 Pendekatan dengan penemuan hal-hal yang baru.
 Futuristic adalah lambing perubahan, dinamis dan menembus ruang tidak nampak.

Dalam ilmu arsitektur,teminologi arsitektur futuristic masih rancu atau belum


dapat digolongkan ke dalam criteria arsitektur modern, late modern maupun post modern.
Late modern iotu sendiri adalah mengambil ide dan bentuk dari modern movement, yang
ditampilkan secara ekstrim, berlebihan dan tidak natural. Imajinasi tentang teknologi
bangunan menggambarkan usaha untuk mencapai kesenangan dan keindahan semata,
sedangkan post modern menyelesaikan kemonotonan arsitektur modern dengan
menggabungkan unsure-unsur moder dengan lainnya sehingga bersifat ganda. Pedoman
Perencanaan Berdasarkan Ungkapan Futuristic.

Dengan melihat pengertian futuristic yang ada, maka diambil kesimpulan pedoman dalm
perencanaan berdasarkan ungkapan futuristic, yaitu :
3. Mempunyai konsep masa depan terutama sesuai dengan paradigma perkembangan
arsitektur.
4. Bentuk yang didapat bukan bentuk-bentuk tertentu saja, tetapi bentuk bebas yang
dekonstruksi.
5. Memanfaatkan kemajuan di era teknologi melalui struktur dan konstruksi
menggunakan strutur yang dekonstruksi.
6. Memakai bahan-bahan pre-fabrikasi dan bahan-bahan baru, seperti kaca baja
aluminium, dll
7. Memunculkan bentuk-bentuk baru dari arsitektur yang analog dengan musim,
maksudnya adalah bentuk yang tidak bisa diduga sebelumnya, dinamis sebagai
konsekuensi dari perubahan.
Contoh Bangunan Futuristic

Aqua Tower USA Chicago Spire, USA

Gedung yang memiliki 150 lantai ini berbentuk


Berada disebelah timur Lakeshore sangat unik mirip dengan pencil, dibangun oleh
Chicago Amerika Serikat, memiliki Garrett Kelleher, sampai saat ini sudah 800
tinggi 250 meter dari tanah orang menginden untuk bisa tinggal di
apartemen mewah ini.

 Arsitektur Rasionalisme
Dalam pandangan arsitektur modern (1910-1940-an), terjadi perubahan dalam
pola dan konsep keindahan arsitektur, di mana keindahan timbul semata-mata oleh adanya
fungsi dari elemen-elemen bangunan. Oleh karena itu aliran ini disebut sebagai
Arsitektur Fungsionalisme atau Rasionalisme (berdasarkan rasio/pemikiran yang logis).
Bangunan terbentuk oleh bagian-bagiannya apakah dinding, jendela, pintu, atap, dll tersusun
dalam komposisi dari unsure-unsur yang semuanya mempunyai fungsi.
arsitektur fungsionalisme atau rasionalisme (berdasarkanrasio/pemikiran yang logis).
Bangunan terbentuk oleh bagian-bagiannya apakah dinding, jendela, pintu, atap, dll tersusun
dalam komposisi dari unsur-unsur yang semuanya mempunyai fungsi

Arsitektur rasionalisme adalah suatu karya arsitektur yang


menerapkan konseprasionalisme (mendasarkan rasio atau pemikiran yang logis) kedalam
sebuah bangunan arsitektur baik secara fungsional,faktor kenyamanan, maupun estetika

Rationalism diartikan sebagai prinsip atau kebiasaan untuk menerima


penalaran sebagai kekuasaan tertinggi dalam hal mengemukakan pendapat. Rationalist
adalah orang yang menerima penalaran sebagai kekuasaan tertinggi. Dalam dunia arsitektur,
Rationalisme diartikan suatu paradigma dalam arsitektur yang didasarkan pada hal-hal yang
bersifat nalar. Atau dapat dikatakan sebagai suatu cara untuk mencetuskan ide-ide arsitektur
yang didasarkan pada pertimbangan yang masuk akal.

Paradigma Rasionalis tumbuh pada sekitar pertengahan abad XIX di Eropa,


Hal ini merupakan jawaban atas kondisi yang terjadi pada saat itu. Adapun penyebabnya
adalah (a) munculnya revolusi industri yang ditandai dengan munculnya teknologi
konstruksi. (b) meningkatnya kebutuhan rumah tinggal di kota karena pesatnya arus
urbanisasi dan (c) semakin meningkatnya bentuk-bentuk eklektis dalam karya arsitektur saat
itu, yang tidak sesuai dengan perkembangan teknologi.

Tokoh-tokoh Arsitek penganut Rasionalisme

Prinsip-prinsip rasionalisme dianut antara lain oleh tokoh-tokoh seperti : Walter


Gropius, Ludwig Meis van Der Rohe, dan LeCorbusier. Contoh-contoh bangunan yang
menjadi simbol dari paradigma rasionalis adalah Kampus Bauhaus karya Walter Gropius,
Apartemen LeUnite de Habitation di Mersailles dan rumah tinggal Villa Savoye, keduanya
karya LeCorbusier. Di Amerika diwakili oleh Crown Hall di Chicago dan Seargram di New
York karya Ludwig Meis van Der Rohe. Paradigma rasionalisme pada karya arsitektur
mempunyai ciri-ciri sebagai berikut (a) fungsi sebagai penentu bentuk dan ekspresi, (b)
struktur bangunan menjadi bagian dari estetika baru, (c) ornamen-ornamen yang tidak perlu
dihilangkan dan (d) prinsip perancangan menjadi universal yang mengakibatkan lahirnya
gaya internasional (International Style) dengan akibat aspek konteks terabaikan.

Semboyan-semboyan pada paradigma rasionalis

Paradigma rasionalis memunculkan semboyan-semboyan dari tokoh-tokoh


arsitektnya yang merupakan dasar falsafah bagi karya-karya mereka. Semboyan tersebut
antara lain : Form Follow Function. Semboyan ini dicetuskan oleh Louis Sullivan yang
mendefinisikan arsitektur analog dengan bentuk alam atau sebagai ekspresi suatu gaya hidup
batin dan logika struktur manusia. Bentuk merupakan turunan dari fungsi yang berarti
fungsilah yang menciptakan dan mengorganisir bentuk. Bagi Sullivan fungsi bukanlah suatu
program bangunan yang mati, melainkan kehendak hidup yang mendiami substansi, seperti
yang mendiami si seniman pencipta (Ven, 1967). Less is More. Merupakan semboyan yang
dicetuskan oleh Ludwig Meis van Der Rohe yang intinya adalah dalam bentuk yang paling
sederhana. Arsitektur berakar pada pertimbangan-pertimbangan estetika yang essensial,
namun arsitektur dapat menembus segala tingkatan derajat nilai samapai mencapai
lingkungan tertinggi eksistensi spiritual, kedalaman khasanah seni murni (Ven, 1967). Un
Machine d’habiter. Machine for Living, merupakan formula LeCorbusier yang artinya
rumah adalah mesin untuk bermukim. Aspek positif dari perumusan LeCorbusier itu ialah
kesadaran bahwa dalam dunia bangunanpun efisiensi, rendemen, ekonomi, harus dicapai
semaksimum mungkin seperti dalam perekayasaan setiap mesin (Mangunwijaya, 1988).

Paradigma Rasionalis pada berbagai zaman

Paradigma rasionalis tidak hanya terdapat pada zaman arsitektur modern, tetapi
menurut Mangunwijaya telah dapat kita lihat pada zaman Yunani maupun pada arsitektur
tradisional di berbagai tempat di dunia.
Ciri arsitektur rasionalisme :

 Penggunaan bahan-bahan baru dan struktur yangkelihatan (pada constructicism).


 Tutupan atap yang datar.
 Proses yang sederhana.
 Kaca-kaca besar dan menutupi permukaan internal ruangbangunan.
 Bentuk bangunan mengikuti fungsi

Ciri-ciri dari bangunan ini dapat kita lihat dari contoh di bawah ini. Bangunan ini
sangat memaksimalkan lahan konstruksi,dan strukturnya pun terlihat. Sama sekali tidak
menonjolkan unsur estetika dan tidan adanya penggunaan ornamen-ornamen maupun
hiasan, sehingga hanya terlihat suatu bangunan yang berbentuk balok. Penekanan pada
dimensi waktu dapat kita lihat dari jendela-jendela yang lebar, jarak antar kolom yang relatif
lebar tapi saling berhubungan secara berkesinambungan.

Contoh lainnya seperti, Maison La


Roche, La Samaritene, gereja Notre
Dame du Raincy dan Apartment
House yang terletak di Paris, AEG
High-Tension Plant yang teretak di
Berlin. Goldman & Salatsch
Building di Wina dan banyak
lainnya.
Daftar Pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Kubisme
https://www.academia.edu/8242137/Aliran_Kubisme_Arsitektur_Modern_Pertengahan
http://andreas-encyclopedia.blogspot.co.id/2014/10/arsitektur-modern-tipe-cubism.html
http://alucobondjakartaindonesia.blogspot.co.id/2014/03/aliran-kubisme-arsitektur-
modern.html
http://id.socialdesignmagazine.com/mag/blog/architettura/le-corbusier-ville-savoye/
http://christy-arch.blogspot.co.id/2011/02/villa-savoye.html
http://haidarrahmat.blogspot.co.id/2014/03/le-corbusier-arsitek-kenamaan-abad-20.html
Forty, Adrian. 2000. Words and Building: A Vocabulary of Modern Architecture. United
Kingdom: Thames & Hudson Ltd.

Ensiklopedia Indonesia, 1990

http://archiholic99danoes.blogspot.com/2011/05/arsitektur-bioklimatik.html

http://ozhuarch-2806.blogspot.com/?zx=7cc34cc6cf0d5f23

mb_bioclimatic_architecture.pdf (bahan ajar)

Dr. Ir. M. Syarif Hidayat M.Arch,“ARSITEKTUR TROPIS”-

Ganguly, Mondira. (2008). Whats is Organic in Architecture.

https://materiarsitektur.blogspot.co.id/2016/04/arsitektur-organik-dari-frank-lloyd.html

http://ozhuarch-2806.blogspot.com/?zx=7cc34cc6cf0d5f23