Anda di halaman 1dari 2

Apa dampak anemia pada remaja

perempuan?
Dampak dari anemia mungkin tidak dapat langsung terlihat, tetapi dapat
berlangsung lama dan mempengaruhi kehidupan remaja selanjutnya. Anemia
pada remaja perempuan dapat berdampak panjang untuk dirinya dan juga
untuk anak yang ia lahirkan kelak. Pastikan kebutuhan zat besi remaja
terpenuhi pada saat ini untuk mencapai pertumbuhan yang optimal.

Dampak dari anemia adalah:

 Terganggunya pertumbuhan dan perkembangan


 Kelelahan
 Meningkatkan kerentanan terhadap infeksi karena sistem kekebalan
tubuh yang menurun
 Menurunkan fungsi dan daya tahan tubuh
 Lebih rentan terhadap keracunan
 Terganggunya fungsi kognitif

Kekurangan zat besi atau anemia yang berlanjut sampai dewasa dan hingga
perempuan tersebut hamil, dapat menimbulkan risiko terhadap bayinya.
Remaja perempuan yang sudah hamil dan menderita anemia dapat
meningkatkan risiko kelahiran prematur dan melahirkan bayi dengan berat
badan rendah.

Oleh karena itu, remaja perempuan disarankan untuk mengonsumsi suplemen


zat besi sebelum hamil. Suplemen zat besi ini membantu memenuhi kebutuhan
zat besi yang makin tinggi saat kehamilan.

Bagaimana cara mencegah anemia?


Anemia dapat disebabkan oleh kebutuhan zat besi yang tidak terpenuhi. Oleh
karena itu, untuk mencegah anemia, Anda disarankan untuk memenuhi
kebutuhan zat besi Anda dengan cara makan makanan dengan gizi seimbang
setiap hari. Jadi, jika Anda sedang melakukan diet, sebaiknya tetap perhatikan
kebutuhan gizi Anda, ya.

Anda bisa memulainya dari sarapan yang mengandung makanan sumber zat
besi, seperti sereal yang difortifikasi besi, roti, atau sayuran berdaun hijau.
Penting bagi Anda untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayuran sebanyak 5
porsi per hari untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral Anda.
Lengkapi menu Anda dengan makanan sumber protein, seperti daging merah,
telur, kacang, yang juga kaya akan zat besi.

Anda juga disarankan untuk memakan makanan kaya vitamin C bersamaan


dengan makanan sumber zat besi agar tubuh dapat menyerap zat besi secara
optimal. Hindari konsumsi teh bersamaan dengan makanan yang mengandung
zat besi, karena kandungan tanin dalam teh dapat mengurangi kemampuan
tubuh untuk menyerap zat besi. Juga, dengan susu, karena susu juga dapat
mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Bagi Anda yang sedang persiapan untuk hamil, mungkin mengonsumsi


suplemen zat besi dibutuhkan untuk mencegah anemia saat kehamilan.
Sebaiknya segera tangani jika Anda mempunyai tanda-tanda anemia, seperti
lemah, letih, lesu, kulit pucat, dan lainnya. Anemia merupakan penyakit yang
mudah untuk diobati jika Anda segera memenuhi kebutuhan zat besi Anda.