Anda di halaman 1dari 10

Identitas

Judul : pedoman penulisan usulan penelitian, skripsi, dan tesis


Pengarang : Ir. Ia Made Wirartha, M.Si.
Penerbit : Andi Yogyakarta
ISBN :979-763-165-6
Tahun Terbit : Agustus 2005
Banyak halaman : 186

Daftar Isi
Kata pengantar
Daftar isi
Bab I Ini PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN USULAN PENELITIAN
1.1 Unsur-unsur usulan penelitian
1.2 Pengajuan usulan penelitian
1.3 Penilaian kelayakan usulan penelitian
1.3.1 materi isi ulasan penelitian
1.3.2 Teknik penulisan
1.3.3 Rujukan
Bab 2 BAGIAN-BAGIAN USULAN PENELITIAN
2.1 Bagian awal usulan penelitian
2.2 bagian Utama usulan penelitian
R 2.2.1 pendahuluan
2.2.2 tinjauan pustaka
2.2.3 landasan teori
2.2.4 kerangka pemikiran
2.2.5 hipotesis
2.2.6 metode penelitian
2.3 bagian akhir ulasan penelitian
2.3.1 daftar pustaka
2.3.2 lampiran
2.4 sistematika usulan penelitian

BAB 3 METODE PENULIS AN SKRIPSI DAN TESIS


3.1 Pengertian Skripsi dan Tesis
3.2 Bagian-bagian Skripsi
3.2.1 Bagian Awal Skripsi
3.2.2 Bagian Utama Skripsi
3.2.3 Bagian Akhir Skripsi
3.3 Skripsi Bagi Mahasiswa
3.3.1 Kendala penulisan Skripsi
3.3.2 Apa Yang Perlu Dipersiapkan
BAB 4 ATURAN-ATURAN KHUSUS PENULIS SKRIPSI
4.1 Kertas dan Huruf
4.2 Penomoran Halaman
4.3 Spasi
4.4 Alinea
4.5 Catatan Kaki
4.6 Bilang dan Satuan
4.7 Nama Latin, Kata Bahasa Asing dan Daerah
4.8 Tanda Baca
4.9 Penulisan Judul Bab
4.10 Cara penulisan Sumber dalam Teks
4.11 Tabel
4.12 Gambar
Daftar Pustaka

BAB I PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN USULAN PENELITIAN


1.1 unsur-unsur usulan penelitian
Unsur-unsur berikut adalah:
1. Judul penelitian
2. Penegasan masalah
3. Latar belakang penelitian
4. Tinjauan kepustakaan
5. Hipotesis atau pertanyaan penelitian
6. Tujuan atau manfaat penelitian
7. Metode penelitian
8. Daftar Pustaka
1.2 pengajuan Usulan Penelitian
Usulan penelitian yang dikembangkan secara tepat merupakan starting point (titik awal) mahasiswa
untuk dapat meneruskan kegiatan penelitian. Oleh sebab itu, dalam usulan penelitian perlu ada hal-hal
pokok yang seharusnya dicantumkan pada usulan penelitian tersebut. Usulan penelitian merupakan
rambu-rambu atau sekaligus penentu bagi mahasiswa untuk mengerjakan penelitian secara terencana
dan sistematis.
1.3 penilaian Kelayakan Usulan Penelitian
1.3.1 Materi Isi Usulan Penelitian
Materi usulan penelitian terdiri atas beberapa bagian , antar lain :
1. Latar belakang
2. Perumusan masalah
3. Tujuan penulisan
4. Analisis
5. Rencana isi
6. Daftar Pustaka
1.3.2 Teknik Penulisan
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penyajian teknik penulisan usulan penelitian adalah
sebagai berikut:
1. Penyusun harus menghindari penggunaan bahasa lisan (bahasa sehari-hari) sehingga
penulisan Proposal didasarkan pada bahasa tulisan formal
2. Penyusun harus mematuhi tatabahasa dan tatatulis dalam bahasa Indonesia dengan baik
sebab pembaca mengeggapnya telah memahami aturan yang berlaku
3. Penyusun usulan penelitian hendaknya mengemukakan gagasannya dengan singkat,
ringkas , jelas dan konsisten dalam logika.
4. Jangan membiasakan menulis pengertian secara kabur . Ungkapan kqnlah dalam gagasan
yang lancar dan tidak berbelit-belit
5. Jangan membuat tujuan terlalu banyak, satu saja sudah cukup
6. Penulis hendaklah menggunakan pendekatan deduktif dalam menyampaikan gagasan
1.3.3 Rujukan
Penyusunan rujukan harus memperhatikan hal-hal berikut
1. Kumpulkan sumber-sumber yang relevan dengan judul ulasan penelitian
2. Dokumen tasikan berbagai pendapat yang relevan tersebut dalam suatu kartu (arsip) yang
dirancang untuk penulisan ulasan penelitian
3. Seleksi lah Bagian-bagian yang penting dalam kumpulan materi usulan penelitian tersebut
4. Buatlah daftar buo yang dipilih dalam prosedur ketiga diatas.

BAB II BAGIAN-BAGIAN USULAN PENELITIAN


2.1 Bagian awal Awal Usulan Penelitian
Bagian awal usulan penelitian mencakup judul dan halaman persetujuan. Halaman judul
memuat judul , maksud usulan penelitian, lambang universitas ( contoh: Universitas Udayana)
, nama mahasiswa dan Nomor Induk Mahasiswa (NIM), nama instansi dan waktu (tahun)
pengajuan usulan penelitian, halaman Judul harus dicetak pada halaman baru dan dihitung
sebagai halaman pertama untuk bagian awal usulan penelitian.
2.2 Bagian Utama Usulan Penelitian
2.2.1 pendahuluan
Pendahuluan memuat gambar an secara singkat dan jelas tentang penelitian yang akan
dilakukan. Pendahuluan memuat suatu gambaran yang jelas dan latar belakang mengapa
penelitian itu dilaksanakan.
A. Latar Belakang Masalah Penelitian
Dalam uraian latar belakang masalah , peneliti mengekspresikan secara sistematis
gejala dan peristiwa yang tersinyalir menimbulkan permasalahan untuk diteliti.
B. Perumusan Masalah Penelitian
Perumusan masalah Penelitian berisi uraian yang merupakan abstrak dari latar
Belakang masalah penelitian dan rumusan masalah dalam bentuk dalam bentuk
kalimat pertanyaan , baik masalah mayor maupun masalah minor
Ciri-ciri rumusan masalah yang baik adalah :
1. Ringkas, jelas dan sederhana
2. Memungkinkan untuk dijawab atau di uji secara ilmiah
3. Dalam bentuk kalimat pertanyaan
4. Menjelaskan hubungan antara dua variabel atau lebih.
C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian merupakan bentuk lain hasil perumusan masalah penelitian
selain judul penelitian.
Sejalan rumusan permasalahan nya maka tujuan penelitian dapat terdiri atas:
1. Tujuan Umum: yakni tujuan penelitian yang berupaya menjawab
masalah pokok (masalah mayor)
2. Tujuan Khusus : yakni tujuan-tujuan penelitian yang secara spesifik
akan menjawab masalah-masalah khusus (masalah minor)
D. Keaslian penelitian
Penelitian yang akan dilakukan hendaknya asli , dalam artian bahwa masalah
yang dipilih belum pernah diteliti oleh peneliti sebelumnya. Keaslian penelitian
dikemukakan dengan menunjukkan bahwa masalah yang diteliti belum pernah
dipecahkan Oleh peneliti terlebih dahulu. Atau jika penelitian tersebut sudah
pernah dilakukan , nyatakan dengan tegas perbedaan nya.
E. Manfaat Penelitian
F. Ruang Lingkup Penelitian
Menjelaskan pembatasan penelitian dalam aspek metodologi penelitian, variabel
yang dipergunakan dan keadaan yang tidak menjadi cakupan penelitian.

2.2.2 Tinjauan Pustaka


Tinjauan pustaka berisi teori-teori yang biasanya diperoleh dari buku-
buku teks atau dr laporan hasil penelitian sebelumnya yg diperoleh dari
buletin, jurnal, skripsi, tesis, disertai dan bentuk laporan lainnya.
2.2.3 Landasan Teori
Landasan teori, dijabarkan dari tinjauan pustaka dan disusun sendiri oleh
mahasiswa sebagai tuntunan untuk memecahkan masalah penelitian dan
merumuskan hipotesis. Landasan teori dapat berbentuk uraian kualitatif,
model matematis atau persamaan-persamaan yang langsung berkaitan
dengan bidang ilmu yang diteliti.

2.2.4 Kerangka Pemikiran


Kerangka pemikiran dibuat berupa skema sederhana yang
menggambarkan secara singkat proses pemecahan masalah yang
dikemukakan dalam penelitian.

2.2.5 Hipotesis
Hipotesis dirumuskan berdasarkan landasan teori atau tinjauan pustaka
(jika landasan teori tidak ada). Hipotesis berbentuk pernyataan singkat
yang disimpulkan (disarankan) dari landasan teori atau tinjauan pustaka
dan merupakan dugaan atau pendapat sementara terhadap masalah yang
dihadapi. Kebenaran nya akan dibuktikan dalam penelitian.

2.2.6 Metode Penelitian


A. Penentuan lokasi Penelitian
Untuk bisa memberikan alasan yang lebih tepat dan jelas, hendaknya
sicalon peneliti (mahasiswa) mengenali dengan baik daerah atau lokasi
yang nantinya dipilih sebagai daerah atau lokasi penelitian.
B. Data Penelitian
Subbab data penelitian menguraikan jenis data yang dikumpulkan ,
sumber data penelitian, instrumen penelitian dan metode pengumpulan
data.
C. Variabel dan Pengukuran Variabel
Variabel
Variabel adalah konsep yang diberi dari satu nilai. Konsep adalah
abstraksi mengenai suatu fenomena yang dirumuskan atas dasar
generalisasi dari sejumlah karakteristik kejadian keadaan kelompok
atau individu kelompok.
Pengukuran Variabel
Pengukuran variabel bebas adalah pemberian angka-angka secara
nominal terhadap perangkat sosial, individu dan atau kelompok sesuai
aturan dan menetapkan koperasi diantara keduanya secara simbolik.
Pengukuran variabel dapat juga didefinisikan sebagai pemberian angka
dan korelasi simbolik angka-angka dengan perangkat nominal sosial
pada individu dan atau kelompok.

D. Penentuan Populasi , sampel, Responden, Teknik Pengambilan


sampel.
Populasi, sampel, responden
Populasi didefinisikan sebagai himpunan (yang lengkap atau sempurna)
dari semua unit penelitian yang mungkin. Sampel didefinisikan sebagai
himpunan unit penelitian yang memberikan keterangan atau data yang
diperlukan oleh suatu studi.
Teknik Pengambilan Sampel

E. Metode Analisis Data


Metode analisis data mencakup uraian tentang model dan cara
menganalisis data.
F. Batasan Konsep, Variabel dan Istilah
Misalnya mengandung tiga istilah atau konsep yang perlu dibatasi pengertian nya
, yaitu 1) tingkat pendidikan, 2) petani, 3) kecepatan mengadopsi inovasi
pertanian
G. Waktu dan jadwal Penelitian
Jadwal kegiatan penelitian menunjukkan:
1. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian
2. Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian masing-masing
tahap yang menyebutkan bulan dan tahun nya.
3. Perincian kegiatan masing-masing tahap.

2.3 Bagian Akhir Usulan Penelitian


2.3.1 Daftar Pustaka
2.3.2 Lampiran
2.4 Sistematika Usulan Penelitian

BAB III

METODE PENULISAN SKRIPSI DAN TESIS

A. Pengertian Skripsi dan Tesis

Skripsi adalah karya tulis ilmiah seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program S1. Skripsi
tersebut adalah bukti kemampuan akademik mahasiswa bersangkutan dalam penelitian
dengan topik sesuai bidang studinya. Skripsi disusun dan pertahankan untuk mencapai gelar
sarjana strata satu. Biasanya, skripsi menjadi salah satu syarat kelulusan.
Penulisan skripsi mempunyai tujuan memberi pengalaman belajar kepada mahasiswa dalam
menyelesaikan masalah secara ilmiah dengan cara melakukan penelitian sendiri,
menganalisis dan menarik kesimpulan, serta menyususnya menjadi bentuk karya tulis ilmiah.
Tesis adalah karya tulis ilmiah resmi sebagai tugas akhir mahasiswa yang menyelesaikan
program studi S2. Tesis tersebut merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam
penelitian pengembangan ilmu pada salah satu disiplin ilmu. Tesis disusun dan di
pertahankan untuk memperoleh gelar magister/master. Tesis memikiki karakteristik sebagai
berikut:

a. Berfokus pada Kajian mengenai salah satu isu sentral yang tercakup dalam salah satu
disiplin ilmu, sesuai disiplin ilmu yang di tekuni.

b. Merupakan pengujian empirik terhadap posisi teoritik tertentu dalam disiplin ilmu yang
dipelajari walaupun tidak harus menemukan suatu penemuan baru.

c. Menggunakan data primer (data yang dikumpulkan dari lapangan untuk penelitian
lapangan atau data yang langsung didapatkan dari responden untuk penelitian sosial
ekonomi) sebagai data utama.

d. Di tulis Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

sistematika penulisan skripsi dan tesis secara prinsip tidak ada bedanya. Hanya saja isi
tesis lebih mendalam di bandingkan skripsi.

B. Bagian-Bagian Skripsi

sama halnya dengan usulan penelitian, skripsi juga terdiri atas tiga bagian. Yaitu bagian awal,
awal bagian utama dan bagian akhir, tetapi isinya lebih luas dari pada usulan penelitian.
Bagian-bagian skripsi dijelaskan sebagai berikut :

1. Bagian Awal Skripsi

 Halaman sampul depan


 Halaman Judul

 Halaman Persyaratan

 Abstrak

 Ringkasan

 Halaman persetujuan

 Riwayat hidup

 Kata pengantar

 Daftar isi (daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran)

2. Bagian-bagian Utama Skripsi

 Pendahuluan

 Tinjauan pustaka

 Landasan Teori, kerangka pemikiran dan hipotesis

 Metode penelitian

 Gambaran umum daerah penelitian

 Hasil penelitian dan pembahasan

 Kesimpulan dan saran

3. Bagian akhir skripsi

 Daftar Pustaka

 Lampiran

C. Skripsi Bagi Mahasiswa

1. Kendala penulisan skripsi

Beberapa momok bagi mahasiswa dalam mengerjakan skripsi sebagai berikut :

a) Kesulitan mencari literatur pendukung.

b) Tidak terbiasa menulis.

c) Masalah dana

d) Kurang terbiasa dengan sistem kerja terjadwal dan pengaturan waktu yang sangat
ketat.
e) Sulit mengembangkan komunikasi dengan pembimbing secara konstruktif.

2. Apa yang perlu di persiapkan?

Beberapa-berapa hal yang perlu di persiapkan dalam menulis skripsi:

a) Membiasakan diri melakukan sesuatu dengan serius adalah hal yang dapat
mendukung kelancaran dalam penelitian skripsi.

b) Berkujung ke pepustakaan secara rutin.

c) Melatih diri untuk memerhatikan Masalah-masalah yang berkaitan dengan bidang


yang sedang di kerjakan.

d) Meningkatkan keterampilan dan kegiatan menulis karya tulis ilmiah.

e) Memanfaatkan sebaik-baiknya buku-buku metodologi penelitian yang relevan


dengan bidang ilmu yang di tekuni.

f) Penguasaan yang memadai terhadap bahasa Indonesia akan sangat membantu


memperlancar penulisan skripsi.

g) Melibatkan diri dalam berbagai kegiatan ilmiah.

h) Perlu hadir dalam kegiatan seminar proposal atau seminar lainnya.

i) Meyakinkan diri mampu menyusun skripsi dalam waktu satu semester.

BAB IV

ATURAN-ATURAN KHUSUS DALAM PENULISAN SKRIPSI DAN TESIS

A. Kerta dan Huruf

Naskah asli skripsi dan tesis memakai kertas HVS 70 great dan salinannya berupa fotokopi.
Ukuran kertas adalah kuarto (21 cm x 28 cm). Naskah asli boleh di ketik berhuruf pika (satu
inci memuat 10 huruf) dengan pita mesin ketik masih baru dan tidak dianjurkan
Menggunakan pita kombinasi (hitam-merah). Pengetikan dengan komputer hendaknya
menggunakan jenis huruf roman ukuran 10 atau times new roman ukuran 13.

B. Penomoran Halaman
Semua halaman dalam skripsi di beri nomor. Mulai dari sampul sampai daftar lampiran,
nomor halaman menggunakan nomor halaman kecil. Nomor halaman ditulis dibagian
tengah, 3cm dari bawah. Nomor halaman dimulai dari bab pendahuluan sampai lampiran
terakhir dan menggunakan angka Arab.

C. Spasi

Naskah skripsi dan tesis diketik 1,5 spasi (1½ spasi), kecuali hal-hal yang khusus pada satu
muka halaman, dengan batas-batas : 4 cm dari pinggir Kiri, 3 cm dari kanan, atas dan bawah.
Huruf pinggir kanan diusahakan lurus. Akan tetapi, batas antarkata dalam kalimat tidak lebih
dari empat ketuk. Judul tabel gambar atau grafik lampiran keterangan tabel, keterangan
gambar atau grafik, catatan kaki dan daftar pustaka di ketik satu spasi.

D. Alinea

Setiap alinea dalam naskah skripsi dan tesis harus membawa satu pokok pikiran. Awal satu
alinea, dimulai sembilan ketukan ke dalam dari marjin kiri. Alinea di ketik tiga spasi di bawah
judul. Kata yang mengikuti tanda baca koma, tanda baca titik ganda, dan tanda baca titik
koma, di ketik dua ketuk sesudahnya.

E. Catatan Kaki

Catatan kaki (footnote) di pakai untuk memberikan keterangan yang di kemukakan pada teks
dan tabel. Catatan kaki di pakai untuk menujukkan sumber yang tidak di publikasikan secara
resmi. Misalnya Hasil wawancara saat observasi

F. Bilangan dan Satuan

Penggunaan bilangan atau lambang pada awal suatu kalimat hendaknya dihidari. Seandainya
dimulai dengan suatu bilangan atau lambang maka bilangan atau lambang tersebut harus
dieja (contoh: bilangan lima, persen, senti meter, kilogram, derajat celcius). Satuan ditulis
dengan singkatan tanpa tanda titik di belakangnya dm, m, km² ,ha, kg, cm, dan sebagainya.
Persen biasanya tidak ditulis dengan lambang (%) Melainkan dieja (persen). Persen yang
mengikuti suatu bilangan ditulis dengan lambang (%).

G. Nama Latin, Kata bahasa asing, dan daerah

Istilah latin, asing dan daerah dicetak miring atau di beri garis bawah jik diketik dengan mesin
ketik.

H. Tanda Baca

Tanda baca titik, selain di pakai untuk mengakhiri suatu kalimat juga dupergunakan di
belakang singkatan tertentu. Singkatan yang terdiri atas huruf kapital di tulis tanpa titik di
belakangnya. Tanda baca titik dua di pakai untuk mengutip kutipan panjang dan menyebut
Beberapa hal dalam sutu rangkaian. Tanda titik koma untuk memisahkan kalimat-kakimat
yang kompleks. Tanda baca koma di pakai di antara unsur-unsur di suatu perincian atau
pembilangan.

I. Penulisan Judul Bab

Judul bab ditempatkan di tengah-tengah bagian atas halaman baru dengan huruf kapital
tanpa diakhiri tanda baca titik. Di depan judul bab di cantumkan angka romawi besar yang
menyatakan nomor bab tersebut. Judul bab di pisahkan tiga spasi dari kalimat pertama teks
berikutnya.

J. Cara Penulisan Sumber Pustaka dalam Teks

cara penulisan sumber pustaka di dalam teks dengan sistem nama-tahun harus sesuai
dengan cara penulisan di dalam daftar pustaka. Sistem nama-tahun di mulai dengan
menuliskan nama penulis yang diikuti oleh tahun tebit pustaka yang bersangkutan. Jika nama
pengarangterdiri atas lebih dari satu kata maka yang di tulis suku kata terakhir.

K. Tabel

Tabel di tempatkan di dalam teks tiga spasi di bawah dan di atas teks. Nomor tabel yang di
perlukan dalam teks ditulis dengan nomor Arab.

L. Gambar

Gambar meliputi bagan, grafik, peta dan foto. Setiap gambar harus di cantumkan lengkap
dengan nomor dan judul gambar. Gambar di tempatkan tiga spasi di bawah dan diatas teks.
Judul gambar yang di dahului oleh nomor gambar dimulai sama dengan alinea baru,
diletakkan simetris dua spasi di belakang bawah gambar tanpa diakhiri tanda baca titik.
Syarat untuk menulis judul gambar sama dengan judul tabel.