Anda di halaman 1dari 1

TEORI PERMINTAAN UANG KEYNES DAN JUB

Keynes berpendapat bahwa masyarakat memegang uang untuk memenuhi tiga keinginan
atau tujuan, yaitu transaksi, berjaga-jaga, dan spekulasi.

1. Tujuan transaksi. Memegang uang untuk tujuan transaksi merupakan tujuan yang
telah lama disadari. Di dalam perekonomian yang sudah sangat modern dan tingkat
spesialisasinya sangat tinggi uang adalah sangat diperlukan. Tingkat spesialisasinya
tinggi hanya mungkin terjadi apabila pemilik uang dapat dengan mudah
menggunakannya untuk membeli barang-barang yang diinginkan.
2. Tujuan berjaga-jaga. Uang juga diperlukan untuk menghadapi masalah-masalah
yang timbul di masa yang akan datang. Setiap orang tidak dapat menduga akan
kejadian-kejadian yang mungkin berlaku di masa yang akan datang.
3. Tujuan spekulasi. Masyarakat memegang uang untuk tujuan spekulasi selalu akan
membuat pilihan di antara memegang uang atau menggunakan uang itu untuk
membeli surat-surat berharga seperti surat pinjaman, saham perusahaan, dan
sebagainya. Pilihan memiliki surat-surat berharga yang tepat dapat memberikan
pertambahan pendapatan.

Kebijakan Pelonggaran Jumlah Uang Beredar (JUB)

Bank Indonesia sebagai Otoritas Moneter melakukan langkah-langkah


kebijaksanaan pengetatan dan pelonggaran JUB. Perkembangan JUB dapat diamati dalam
table 1.2 berikut:

Tabel 1.2

Perkembangan Jumlah Uang Beredar dalam Arti Sempit (M1)

Periode 1997-2001 (dalam Milyar)

Tahun M1 Perubahan
Uang Kartal Uang Giral M1 (%)
1997 28424 49919
1998 41394 59803
1999 58353 66280
2000 72371 89815
2001 76300 101431
TOTAL
Rata-rata

Xenaneira Shodrokova/01021381823101