Anda di halaman 1dari 14

SOAL DAN JAWABAN

KIMIA DASAR II
BAB 9 “ IKATAN KIMIA I : IKATAN KOVALEN”
NAMA : MISYE G. SUMAMPOW (18 506 010)

Lambang Titik Lewis


Pertanyaan Ulangan
9.1 Apa yang dimaksud dengan lambang titik Lewis? Pada unsur-unsur mana saja lambang titik
Lewis dapat berlaku?
Jawab : Struktur Lewis (juga dikenal sebagai diagram titik Lewis, rumus titik Lewis, struktur
titik Lewis, dan struktur titik elektron) adalah diagram yang menunjukkan ikatan antara atom-atom
suatu molekul dengan pasangan elektron sunyi yang mungkin ada dalam molekul. Struktur Lewis
dapat digambar untuk setiap molekul berikatan kovalen, serta senyawa koordinasi. Struktur Lewis
dinamai menurut Gilbert N. Lewis, yang memperkenalkan dalam artikel 1916-nya The Atom and the
Molecule. Struktur Lewis memperluas konsep diagram titik elektron dengan menambahkan garis di
antara atom untuk mewakili pasangan bersama dalam ikatan kimia. Dan unsur-unsur yang dapat
berlaku lambang titik Lewis adalah C (karbon), N (nitrogen), O (oksigen), H (hidrogen).

9.2 Gunakan anggota kedua dari tiap golongan 1A – 7A, untuk menunjukkan bahwa jumlah
elektron valensi dari suatu unsur sama dengan nomor golongannya.
Jawab :
9.3 Tanpa mengacu pada Gambar 9.1, tulislah lambang titik Lewis untuk atom-atom unsur
berikut: (a) Be, (b) K, (c) Ca, (d) Ga, (e) O, (f) Br, (g) N, (h) I, (i) As, (j) F.

Jawab :
9.5 Tulislah lambing titik Lewis untuk atom-atom dan ion-ion berikut: (a) I, (b) I-, (c) S, (d) S2-,
(e) P, (f) P3-, (g) Na, (h) Na+, (i) Mg, (j) Mg2+, (k) Al, (l) Al3+, (m) Pb, (n) Pb2+.

Jawab :
Ikatan Kovalen
Pertanyaan Ulangan
9.6 Apakah sumbangan Lewis terhadap pemahaman mengenai ikatan kovalen?
Jawab : Gilbert Newton Lewis adalah seorang kimiawan fisik Amerika yang dikenal karena
penemuan ikatan kovalen dan konsepnya mengenai pasangan elektron (Struktur dot Lewis) dan
kontribusi lain untuk teori ikatan valensi telah membentuk teori ikatan kimia modern. Lewis berhasil
memberikan kontribusi terhadap termodinamika, fotokimia, dan pemisahan isotop, dan juga dikenal
karena konsep tentang asam dan basa.

9.7 Definisikan istilah-istilah berikut: pasangan elektron bebas, struktur Lewis, aturan octet,
panjang ikatan.
Jawab : Pasangan elektron bebas atau PEB adalah elektron yang berasal dari satu atom yang tidak
digunakan untuk berikatan dengan unsur lain. Struktur Lewis (juga dikenal sebagai diagram titik
Lewis, rumus titik Lewis, struktur titik Lewis, dan struktur titik elektron) adalah diagram yang
menunjukkan ikatan antara atom-atom suatu molekul dengan pasangan elektron sunyi yang mungkin
ada dalam molekul. Kaidah oktet (aturan oktet) adalah suatu kaidah sederhana dalam kimia yang
menyatakan bahwa atom-atom cenderung bergabung bersama sedemikiannya tiap-tiap atom memiliki
delapan elektron dalam kelopak valensinya, membuat konfigurasi elektron atom tersebut sama
dengan konfigurasi elektron pada gas mulia. Dalam geometri molekul, panjang ikatan atau jarak
ikatan adalah jarak rata-rata antara inti dua atom yang terikat dalam molekul. Hal ini adalah salah satu
sifat yang dapat dipindahkan dari ikatan antara atom dari jenis tetap, yang relatif independen dari
molekul tersebut.

9.8 Apakah perbedaan antara lambang titik Lewis dengan struktur Lewis?
Jawab : Lambang lewis adalah lambang atom disertai elektro valensinya, dimana elektron dalam
lambang lewis dinyataka dalam titik atau angka. Sedangkan Struktur Lewis (juga dikenal sebagai
diagram titik Lewis, rumus titik Lewis, struktur titik Lewis, dan struktur titik elektron) adalah
diagram yang menunjukkan ikatan antara atom-atom suatu molekul dengan pasangan elektron sunyi
yang mungkin ada dalam molekul.

9.9 Berapa banyak pasangan elektron bebas pada atom-atom yang digarisbawahi dalam senyawa
berikut? HBr, H2S, CH4.
Jawab : Br = 7
S =6
C =4
9.10 Jelaskan perbedaan antara ikatan tunggal, ikatan rangkap dua, dan ikatan rangkap tiga
dalam suatu molekul dan berikan contoh untuk masing-masing jenis ikatan tersebut.
Jawaab : Ikatan Kovalen Tunggal adalah suatu ikatan yang terbentuk dari penggunaan bersama
sepasang elektron. Masing-masing atom memberikan kontribusi satu elektron untuk digunakan secara
bersama. Contoh ikatan kovalen tunggal adalah ikatan antara atom H dan atom Cl membentuk
senyawa HCL. Ikatan Kovalen Rangkap Dua terjadi pada dua atom yang berikatan kovalen dengan
menggunakan bersama dua elektron valensi dalam satu paket ikatan. Contoh ikatan kovalen rangkap
dua adalah ikatan pada molekul gas oksigen O2 dan gas karbon dioksida CO2. Ikatan Kovalen
Rangkap Tiga terjadi pada dua atom yang berikatan kovalen dengan menggunakan bersama tiga
elektron valensi dalam satu paket ikatan. Contoh ikatan kovalen rangkap tiga adalah ikatan pada
molekul N2.

Keelektronegatifan dan Jenis Ikatan


Pertanyaan Ulangan
9.11 Definisikan keelektronegatifan, dan terangkan perbedaan antara keelektronegatifan dan
afinitas elektron. Uraikan secara umum bagaimana keelektronegatifan unsur-unsur berubah
sesuai posisinya dalam tabel periodik.
Jawab : Elektronegativitas (keelektronegatifan), yaitu kekuatan (kemampuan) suatu atom untuk
menarik pasangan elektron yang berikatan. Keelektronegatifan adalah kecendrugan atom untuk
berikatan, sedangkan afinitas elektron adalah kemampuan suatu atom untuk menarik 1 elektron dari
atom lain untuk berikatan atau kecendrungan membentuk ion negatif. Semakin besar nilai
elektronegativitas, semakin besar pula kekuatan atom untuk menarik pasangan elektron pada ikatan.
Dalam tabel periodik, pada satu periode, elektronegativitas akan naik dari kiri ke kanan. Sebaliknya,
dalam satu golongan, akan turun dari atas ke bawah.

9.12 Apa yang dimaksud dengan ikatan kovalen polar? Sebutkan dua senyawa yang mengandung
satu atau lebih ikatan kovalen polar.

Jawab : Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang terbentuk ketika elektron sekutu di antara
atom tidak benar-benar dipakai bersama. Hal ini terjadi ketika satu atom mempunyai
elektronegativitas yang lebih tinggi daripada atom yang lainnya. Atom yang mempunyai
elektronegativitas yang tinggi mempunyai tarikan elektron yang lebih kuat. Akibatnya elektron
sekutu akan lebih dekat ke atom yang mempunyai elektronegativitas tinggi. : alkohol, HCl, PCl3,
H2O, N2O5

Soal-soal
9.13 Urutkan ikatan berikut berdasarkan kenaikan sifat ioniknya: ikatan antara litium dan fluorin
dalam LiF, ikatan antara kalium dan oksigen dalam K2O, ikatan antar nitrogen dalam N2,
ikatan antara belerang dan oksigen dalam SO2, ikatan antara klorin dan fluorin dalam ClF3.
9.14 Susunlah ikatan berikut berdasarkan kenaikan sifat ionic: karbon dan hydrogen, fluorin dan
hydrogen, bromin dan hydrogen, natrium dan klorin, kalium dan fluorin, litium dan klorin.
Jawab : C-H < Br-H < F-H < Li-Cl < Na-Cl < K-F.
9.15 Empat atom ditandai secara acak D, E, F, dan G. keelektronegatifan keempat atom tersebut
adalah D = 3,8, E = 3,3, F = 2,8, dan G = 1,3. Jika atom-atom dari unsur di atas membentuk
molekul DE, DG, EG, dan DF, urutkan molekul-molekul ini berdasarkan kenaikan sifat
ikatan kovalen.
9.16 Urutkan ikatan berikut berdasarkan kenaikan sifat ionic: cesium dan fluorin, klorin dan
klorin, bromin dan klorin, silicon dan karbon.
Jawab : Cl-Cl < Br-Cl < Si-C < Cs-F.
9.17 kelompokkan ikatan berikut ke dalam ikatan ionic, kovalen polar, atau kovalen, dan berikan
alasannya: (a) ikatan CC dalam H3CCH3, (b) ikatan KI dalam KI, (c) ikatan NB dalam
H3NBCl3, (d) ikatan ClO dalam ClO2.
9.18 Kelompokkan ikatan berikut ke dalam ikatan ionic, kovalen polar, atau kovalen, dan
berikan alasannya : (a) ikatan SiSi dalam Cl3SiSiCl3, (b) ikatan SiCl dalam Cl3SiSiCl3, (c)
ikatan CaF dalam CaF2, (d) ikatan NH dalam NH3.
Jawab : (a) Kovalen, (b) Kovalen Polar, (c) Ionik, (d) Kovalen Polar.
Struktur Lewis dan Aturan Oktet
Pertanyaan Ulangan
9.19 Ringkaslah hal-hal penting dalam aturan oktet Lewis. Jelaskan mengapa aturan octet
berlaku terutama pada unsur-unsur periode kedua.
Jawab : - Kaidah oktet (aturan oktet) adalah suatu kaidah sederhana dalam kimia yang
menyatakan bahwa atom-atom cenderung bergabung bersama sedemikiannya tiap-tiap atom
memiliki delapan elektron dalam kelopak valensinya, membuat konfigurasi elektron atom tersebut
sama dengan konfigurasi elektron pada gas mulia. Kaidah ini dapat diterapkan pada unsur-unsur
golongan utama, utamanya karbon, nitrogen, oksigen, dan halogen. Kaidah ini juga dapat diterapkan
pada unsur logam seperti natrium dan magnesium. Secara sederhana, molekul ataupun ion cenderung
menjadi stabil apabila kelopak elektron terluarnya mengandung delapan elektron. Kaidah ini pertama
kali dikemukakan oleh W. Kossel dan G.N. Lewis.
- Karena Periode kedua mengandung unsur-unsur litium, berilium, boron, karbon, nitrogen, oksigen,
fluor, dan neon. Situasi ini dapat dijelaskan dengan teori modern struktur atom. Dalam penjelasan
mekanika kuantum tentang struktur atom, periode ini terkait dengan pengisian orbital 2s dan 2p.
Unsur-unsur periode 2 mematuhi kaidah oktet yang artinya mereka memerlukan delapan elektron
untuk melengkapi kulit valensinya. Jumlah elektron maksimum yang dapat ditampung unsur-unsur
ini adalah sepuluh, dua dalam orbital 1s, dua dalam orbital 2s dan enam dalam orbital 2p. Seluruh
unsur dalam periode ini dapat membentuk molekul diatomik kecuali berilium dan neon.

9.20 Jelaskna konsep muatan formal. Apakah muatan formal dalam molekul menggambarkan
pemisahan muatan yang sesungguhnya?
Jawab : Muatan formal (atau disebut juga muatan resmi) adalah suatu perhitungan yang dapat
digunakan pada struktur Lewis untuk menentukan muatan dari atom–atom yang membentuk suatu
ikatan ionik maupun ikatan kovalen. Muatan formal merupakan jumlah elektron valensi dalam atom
bebasnya dikurangi dengan jumlah elektron yang dimiliki oleh atom tersebut dalam sruktur
Lewisnya. Ya.
Soal-soal
9.21 Tulislah struktur Lewis untuk molekul berikut: (a) ICl, (b) PH3, (c) P4 (setiap P terikat pada
ketiga atom P lainnya), (d) H2S, (e) N2H4, (f) HClO3, (g) COBr2 (C terikat pada atom O dan
atom Br).
9.22 Tulislah struktur Lewis untuk ion-ion berikut: 𝑂22− , (b) 𝐶22− , (c) NO+, (d) 𝑁𝐻4+ . Berikan
muatan formalnya.

Jawab :
9.23 Struktur Lewis berikut tidak benar. Jelaskan bagian mana yang salah dari masing-masing
struktur tersebut dan tulislah struktur yang benar. (Posisi relative atom-atom ditunjukkan
dengan benar).
9.24 Kerangka struktur asam asetat dalam struktur berikut adalah benar, tetapi beberapa
ikatannya salah. (a) identifikasilah ikatan yang salah dan jelaskan mengapa demikian. (b)
Tulislah struktur Lewis yang benar untuk asam asetat.
Jawab : (a) Tidak satupun atom O yang memiliki oktet sempurna; satu atom H membentuk
ikatan rangkap.

(b)
Resonansi
Pertanyaan Ulangan
9.25 Definisikan panjang ikatan, resonansi, dan struktur resonansi.
Jawab : Dalam geometri molekul, panjang ikatan atau jarak ikatan adalah jarak rata-rata antara
inti dua atom yang terikat dalam molekul. Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda
karena pengaruh getaran benda lain. Struktur resonansi adalah salah satu dari dua atau lebih
struktur Lewis untuk satu molekul yang tidak dapat dinyatakan secara tepat dengan hanya
menggunakan satu struktur Lewis.

9.26 Mungkinkah untuk “menjebak” struktur resonansi dari suatu senyawa untuk keperluan
penelitian? Jelaskan.
Jawaban:
9.27 Konsep resonansi kadang-kala dianalogikan dengan seekor bagal, yang merupakan
persilangan antara kuda dengan keledai. Bandingkan ekologi ini dengan analogi yang
digunakan dalam bab ini, yaitu gambaran tentang seekor badak yang merupakan hasil
persilangan antara griffin dan unicorn. Gambaran manakah yang lebih sesuai? Mengapa?
9.28 Uraikan aturan umum dalam menggambar struktur resonansi yang mungkin. Sebutkan dua
alasan lain memilih (b) pada Contoh 9.5.
Soal-soal
9.29 Tulislah struktur Lewis untuk spesi berikut, termasuk semua bentuk resonansinya, dan
berikan muatan formalnya: (a) 𝐻𝐶𝑂2− , (b) 𝐶𝐻2 𝑁𝑂2− . Posisi relative atom-atom adalah
sebagai berikut:
Jawaban:
9.30 Gambarlah ketiga struktur resonansi ion klorat, 𝐶𝑙𝑂3− . Berikan muatan formalnya.
Jawaban :

9.31 Gambarlah ketiga struktur resonansi untuk diazometana, 𝐶𝐻2 𝑁2 . Berikan muatan
formalnya. Kerangka struktur molekul ini adalah
9.32 Gambarlah kedua struktur resonansi untuk diazometana, CH2N2. Berikan muatan
formalnya. Kerangka struktur molekul ini adalah
Jawaban :

9.33 Gambarlah ketiga struktur resonansi yang mungkin untuk ion OCN-. Berikan muatan
formalnya.
9.34 Gambarlah ketiga struktur resonansi untuk molekul N2O dimana atom-atomnya tersusun
dengan urutan NNO. Cantumkan muatan formalnya.
Jawaban :
Pengecualian Aturan Oktet
Pertanyaan Ulang
9.35 Mengapa aturan octet tidak berlaku bagi banyak senyawa yang mengandung unsur periode
ketiga ke atas dalam tabel periodik?
9.36 Berikan tiga contoh senyawa yang tidak memenuhi aturan octet. Tulislah struktur Lewis
untuk masing-masing senyawa tersebut.
Jawaban:
9.37 Karena fluorin memiliki 7 elektron valensi (2𝑠 2 2𝑝5 ), secara prinsip fluorin dapat
membentuk 7 ikatan kovalen. Senyawa yang terbentuk mungkin 𝐹𝐻7 atau 𝐹𝐶𝑙7. Senyawa-
senyawa ini tidak pernah bisa dibuat. Kenapa?
9.38 Apakah yang dimaksud dengan ikatan kovalen koordinasi? Apakah ikatan tersebut berbeda
dengan ikatan kovalen yang normal?
Jawab : Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan kovalen yang terjadi dimana elektron dalam
pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom yang berikatan. Syarat
terjadinya ikatan ini adalah atom pusat harus memiliki PEB (Pasangan Elektron Bebas). Perbedaan
antara ikatan kovalen dengan ikatan kovalen koordinasi adalah terletak pada pasangan elektron.
Pada ikatan kovalen, elektron berasal dari masing-masing atom atau unsur yang kekurangan
elektron sehingga elektron digunakan secara bersama-sama untuk membentuk keadaan stabil.

Soal-soal
9.39 Molekul 𝐵𝐹3 memiliki octet yang tidak lengkap di sekitar atom B. gambarlah ketiga
struktur resonansi dari molekul ini di mana aturan octet dipenuhi baik oleh atom B maupun
atom F. Tunjukkan muatan formalnya.
Jawaban:
9.40 Dalam fasa uap, berilium klorida terdiri dari unit molekul 𝐵𝑒𝐶𝑙2 yang terpisah. Apakah
aturan octet untuk Be dipenuhi dalam senyawa ini? Jika tidak, dapatkah Anda membuat
struktur resonansi lain sehingga aturan octet dipenuhi untuk Be? Bagaimanakah
kemungkinan struktur ini?
Jawaban:

9.41 Dari unsur-unsur gas mulia, hanya Kr, Xe, dan Rn yang diketahui dapat membentuk
beberapa senyawa dengan O dan/atau F. tulislah struktur Lewis untuk molekul-molekul
berikut: (a) 𝑋𝑒𝐹2, (b) 𝑋𝑒𝐹4, (c) 𝑋𝑒𝐹6, (d) 𝑋𝑒𝑂𝐹4 , (c) 𝑋𝑒𝑂2 𝐹2 . Dalam setiap senyawa di atas,
Xe merupakan atom pusatnya.
9.42 Tulislah struktur Lewis untuk 𝑆𝑏𝐶𝑙5. Apakah aturan octet dipenuhi dalam molekul ini?
Jawaban:

9.43 Tulislah struktur Lewis untuk 𝑆𝑒𝐹4 dan 𝑆𝑒𝐹6 . Apakah aturan octet dipenuhi dalam molekul
ini
9.44 Tulislah struktur Lewis untuk reaksi

𝐴𝑙𝐶𝑙3 + 𝐶𝑙 − 𝐴𝑙𝐶𝑙4−

Ikatan apa yang terbentuk antara Al dan Cl dalam produk?


Jawaban :

Energi Ikatan
Pertanyaan Ulangan
9.45 Definisikan energi ikatan. Energi ikatan untuk molekul poliatomik merupakan nilai rata-
rata. Mengapa demikian?
9.46 Jelaskan mengapa energi ikatan suatu molekul biasanya didefinisikan berdasarkan reaksi
dalam fasa gas. Mengapa proses pemutusan ikatan selalu bersifat endotermik dan proses
pembentukan ikatan selalu bersifat eksotermik?
Soal-soal
9.47 Dari data berikut ini, hitunglah energi ikatan rata-rata untuk ikatan N H:
𝑁𝐻3 (g) 𝑁𝐻2 (g) + H (g) ∆𝐻 𝑜 = 435 kJ
𝑁𝐻2 (g) NH (g) + H (g) ∆𝐻 𝑜 = 381 kJ
NH (g) N (g) + H (g) ∆𝐻 𝑜 = 360 kJ
9.48 Untuk reaksi
O (g) + 𝑂2 (g) 𝑂3 (g) ∆𝐻 𝑜 = -107,2 kJ
Hitunglah energi ikatan rata-rata dalam 𝑂3.
Jawaban : 303.0 kJ/mol
9.49 Energi ikatan 𝐹2 (g) adalah 156,9 kJ/mol. Hitunglah ∆𝐻𝑓𝑜 untuk F (g).

Jawaban:
9.50 Untuk reaksi
2𝐶2 𝐻6 (g) + 7𝑂2 (g) 4𝐶𝑂2 (g) + 6𝐻2 𝑂 (g)
Perkirakan entalpi reaksi dari energi ikatan rata-rata pada Tabel 9.2, (b) hitunglah entalpi
reaksi dari nilai entalpi standar pembentukan (lihat lampiran 2) untuk molekul reaktan dan
produk, dan bandingkan nilainya dengan hasil perhitungan Anda pada bagian (a).
Jawaban: (a) -2759 kJ
(b) -2855 kJ
Soal Tambahan
9.51 Cocokkan tiap-tiap perubahan energi berikut dengan salah satu dari proses yang diberikan:
energi ionisasi, afinitas elektron, energi ikatan, entalpi pembentukan standar.
a. F (g) + 𝑒 − 𝐹−
b. 𝐹2 (g) 2F (g)
c. Na (g) 𝑁𝑎+ (g) + 𝑒 −
1
d. Na (s) + 2 𝐹2 (g) NaF (g)

9.52 Rumus molekul untuk senyawa fluoride dari unsur-unsur periode ketiga adalah NaF, 𝑀𝑔𝐹2 ,
𝐴𝑙𝐹3 , 𝑆𝑖𝐹4 , 𝑃𝐹5 , 𝑆𝐹6 , dan 𝐶𝑙𝐹3 . Kelompokkan senyawa-senyawa ini sebagai senyawa
kovalen atau ion.
Jawaban : Kovalen : SiF4 , PF5 , SF6 , CIF3
Ionik : NaF, MgF2 , AIF3
9.53 Gunakanlah nilai energi ionisasi (lihat Tabel 8.3) dan afinitas elektron (lihat Tabel 8.4)
untuk menghitung perubahan energi (dalam kj) untuk reaksi-reaksi berikut:
9.54 Jelaskan beberapa ciri dari senyawa ionic seperti KF yang membedakannya dari senyawa
kovalen seperti 𝐶𝑂2 .
Jawaban: KF adalah padatan; memiliki titik leleh tinggi, merupakan elektrolit.
CO2 adalah gas; merupakan senyawa molekul.

9.55 Tulislah struktur Lewis untuk 𝐵𝑟𝐹3, 𝐶𝑙𝐹5 , dan 𝐼𝐹7 . Identifikasilah struktur mana yang tidak
mematuhi aturan octet.
9.56 Tulislah 3 struktur resonansi yang mungkin dari ion azida 𝑁3− dimana atom-atom N-nya
tersusun sebagai NNN. Berikan muatan formalnya.

Jawaban :
9.57 Golongan amida memainkan peranan penting dalam penentuan struktur protein:
Gambarlah struktur resonansi lain dari golongan ini. Tunjukkan muatan formalnya.
9.58 Berikan contoh sebuah ion atau molekul yang mengandung atom Al dimana (a) aturan octet
dipatuhi, (b) memiliki octet yang diperluas, (c) memiliki octet tak lengkap.
Jawaban : a. AICI-4
b. AIF63-
c. AIC
9.60 Usaha untuk membuat spesi-spesi berikut agar stabil di bawah kondisi atmosfer gagal.
Sarankan alasan kegagalan ini.
𝐶𝐹2 𝐶𝐻5 𝐹𝐻2− 𝑃𝐼5
Jawaban : C mempunyai oktek tak lengkap dalam CF2 ; C mempunyai oktek yang
diperluas dalam CH3; F dan H hanya dapat membentuk ikatan tunggal; atom1 terlalu
besar untuk dikelilingi oleh atom P.
9.61 Gambarlah struktur resonansi yang masuk akal untuk ion yang mengandung sulfur berikut:
(a) 𝐻2 𝑆𝑂4− , (b) 𝑆𝑂42− , (c) 𝐻𝑆𝑂3− , (d) 𝑆𝑂32− .
9.62 Benar atau salah: (a) muatan formal menunjukkan pemisahan muatan sesungguhnya; (b)
𝑜
𝐻𝑟𝑒𝑎𝑘𝑠𝑖 dapat diperkirakan dari energi ikatan reaktan dan hasil; (c) semua unsur periode
kedua mematuhi aturan octet dalam senyawanya; (d) struktur resonansi suatu molekul dapat
dipisahkan dari struktur lainnya.
Jawaban : a. Salah
b. Benar
c. salah
d. salah
9.63 Aturan dalam menggambar struktur Lewis yang mungkin adalah bahwa atom pusat bersifat
kurang elektronegatif dibandingkan dengan atom sekitar. Jelaskan mengapa demikian.
9.64 Dengan menggunakan informasi berikut:
𝑜
C (s) C (g) 𝐻𝑟𝑒𝑎𝑘𝑠𝑖 = 716 Kj
𝑜
2𝐻2 (g) 4H (g) 𝐻𝑟𝑒𝑎𝑘𝑠𝑖 = 872,8 Kj
Dan fakta bahwa energi ikatan rata-rata C−H adalah 414 Kj/mol, perkirakan entalpi
pembentukan standar metana (𝐶𝐻4 ).
Jawaban : 67 kJ/Mol
9.65 Berdasarkan pertimbangan energi, manakah dari kedua reaksi berikut yang akan terjadi
lebih cepat?
9.66 Manakah dari molekul-molekul ini yang memiliki ikatan N−N lebih pendek? Jelaskan.
Jawaban : N2
9.68 Manakah dari molekul-molekul atau ion-ion berikut yang merupakan isoelektron: 𝑁𝐻4+ ,
𝐶6 𝐻6 , CO, 𝐶𝐻4 , 𝑁2 , 𝐵3 𝑁3 𝐻6 ?
Jawaban : NH4+ dan CH4; CO dan N2 ; B3N3H6 dan N6H6.
9.69 Spesi berikut telah terdeteksi dalam ruang antarbintang: (a) CH, (b) OH, (c) 𝐶2 , (d) HNC,
(e) HCO. Gambarlah struktur Lewis untuk spesi-spesi ini dan tunjukkan apakah spesi-spesi
tersebut bersifat diamagnetic atau paramagnetic.
9.70 Ion amida, 𝑁𝐻2− , merupakan basa Bronsted. Tulislah reaksi antara ion amida dan air
menggunakan struktur Lewis.

Jawaban :
9.71 Gambarlah struktur Lewis dari molekul-molekul organic berikut: (a) tetrafluoroetilena
(𝐶2 𝐹4 ), (b) propana (𝐶3 𝐻8 ), (c) butadiene (𝐶𝐻2 𝐶𝐻𝐶𝐻𝐶𝐻2), (d) propuna (𝐶𝐻3 𝐶𝐶𝐻), (e)
asam benzoate (𝐶6 𝐻5 𝐶𝑂𝑂𝐻),
9.72 Ion triiodide (𝐼3− ) dimana atom I tersusun sebagai III adalah stabil, tetapi tidak pernah ada
ion 𝐹3− . Jelaskan,
Jawaban : Tidak dapat membentuk oktet yang diperluas.
9.73 Bandingkan energi ikatan 𝐹2 dengan perubahan energi untuk proses berikut:
𝐹2 (g) 𝐹 + (g) + 𝐹 − (g)
Secara energetika, manakah yang lebih disukai untuk diionisasi 𝐹2 ?
9.74 Metil isosianat, 𝐶𝐻3 𝑁𝐶𝑂, digunakan dalam pembuatan pestisida tertentu. Pada Desember
1984, air bocor ke dalam tangka yang mengandung senyawa ini pada suatu pabrik kimia
menghasilkan awan beracun yang membunuh ribuan manusia di Bhopal, India. Gambarlah
struktur Lewis untuk senyawa ini, tunjukkan muatan formalnya.
Jawaban :
9.75 Molekul klorin nitrat (𝐶𝑙𝑂𝑁𝑂2) dipercaya terlibat dalam perusakan ozon di stratosfer
Antartika. Gambarlah struktur Lewis yang mungkin untuk molekul ini.
9.76 Beberapa struktur resonansi molekul 𝐶𝑂2 diberikan berikut ini. Jelaskan mengapa beberapa
di antara struktur berikut kurang berperan dalam menggambarkan ikatan pada molekul ini.
Jawaban : a. Penting
b. Penting
c. Tidak Penting
d. Tidak Penting
9.77 Gambarlah struktur Lewis untuk setiap molekul organic berikut dimana atom karbon
berikatan tunggal dengan atom karbon lainnya: 𝐶2 𝐻6 , 𝐶4 𝐻10 , 𝐶5 𝐻12 .
9.78 Gambarlah struktur Lewis untuk klorofluorokarbon (CFC) berikut, yang menyebabkan
penipisan lapisan ozon di stratosfer: 𝐶𝐹𝐶𝑙3, 𝐶𝐹2 𝐶𝑙2, 𝐶𝐻𝐹2 𝐶𝑙, 𝐶𝐹3 𝐶𝐻𝐹2 .

Jawaban:
9.79 Gambarlah struktur Lewis untuk molekul-molekul organic berikut, dimana terdapat satu
ikatan C=C pada masing-masing molekul dan atom-atom karbon sisanya berikatan C−C:
𝐶2 𝐻3 𝐹, 𝐶3 𝐻6 , 𝐶4 𝐻8 .
Jawaban:
9.80 Hitunglah ∆𝐻 𝑜 untuk reaksi:
𝐻2 (g) + 𝐼2 (g) 2HI (g)
Dengan menggunakan (a) Persamaan (9.1) dan (b) Persamaan (6.16), dengan ∆𝐻𝑓𝑜 𝐼2 (g)
adalah 61,0 kJ/mol.
Jawaban : a. -9,2 kJ
b. -9,2 kJ
9.81 Gambarlah struktur Lewis untuk molekul-molekul organic berikut: (a) methanol (𝐶𝐻3 𝑂𝐻);
(b) etanol (𝐶𝐻3 𝐶𝐻2 𝑂𝐻); (c) tetraetiltimbal [𝑃𝑏(𝐶𝐻2 𝐶𝐻3 )4 ], yang digunakan dalam bensin
“bertimbal”, (d) metilamina (𝐶𝐻3 𝑁𝐻2 ); (e) gas mustard (𝐶𝑙𝐶𝐻2 𝐶𝐻2 𝑆𝐶𝐻2 𝐶𝐻2 𝐶𝑙), suatu gas
beracun yang digunakan dalam Perang Dunia I; (f) urea [(𝑁𝐻2 )2 𝐶𝑂], sejenis pupuk; (g)
glisin (𝑁𝐻2 𝐶𝐻2 𝐶𝑂𝑂𝐻), suatu asam amino.
9.82 Tulislah struktur Lewis untuk keempat spesi isoelektron berikut: (a) CO, (b) 𝑁𝑂+ , (c) 𝐶𝑁 − ,
(d) 𝑁2 . Tunjukkan muatan formalnya.
Jawaban : a. -:C = O:+
b. -:N = O:+
C. -
:C = N:
d. :N = N:
9.83 Oksigen membentuk tiga jenis senyawa ionic dimana anionnya berupa oksida (𝑂2− ),
peroksida (𝑂22− ), dan superoksida (𝑂2− ). Gambarlah struktur Lewis untuk ion-ion ini.
9.84 Periksalah kebenaran pernyataan berikut: Semua senyawa yang mengandung atom gas
mulia tidak mematuhi aturan octet.
Jawaban : Benar
9.85 (a) Dari data berikut :
𝐹2 (g) 2F (g) 𝐻 𝑜 reaksi = 156,9 kJ
𝐹 − (g) F (g) + 𝑒 − 𝐻 𝑜 reaksi = 333 kJ
𝐹2− (g) 𝐹2 (g) + 𝑒 − 𝐻 𝑜 reaksi = 290 kJ
Hitunglah energi ikatan ionic 𝐹2− , (b) Jelaskan perbedaan antara energi ikatan 𝐹2 dan 𝐹2− .
9.86 Tulislah ketiga struktur resonansi untuk ion isosianat (𝐶𝑁𝑂− ). Urutkan struktur tersebut
berdasarkan ketepatannya.

Jawaban :
Nilai penting menurun dari kiri ke kanan.
9.87 Satu-satunya senyawa yang dikenal mengandung argon adalah HArF, yang dibuat pada
tahun 2000. Buatlah struktur Lewis senyawa tersebut.
Soal Khusus
9.88 Radikal hidroksil (OH) netral memainkan peranan penting dalam kimia atmosfer. Spesi ini
sangat reaktif dan memiliki kecenderungan untuk bergabung dengan atom H dari senyawa
lain, yang menyebabkan senyawa tersebut mengurai. Sehingga spesi ini seringkali disebut
sebagai radikal “deterjen” karena membantu membersihkan atmosfer.
(a) Tulislah struktur Lewis untuk radikal hidroksil.
(b) Lihat Tabel 9.2 dan jelaskan mengapa radikal hidroksil memiliki afinitas tinggi
terhadap atom H.
(c) Perkirakan perubahan entalpi untuk reaksi berikut:
OH (g) + 𝐶𝐻4 (g) 𝐶𝐻3 (g) + 𝐻2 𝑂 (g)
(d) Radikal hidroksil dihasilkan ketika sinar matahari menumbuk uap air. Hitunglah
panjang gelombang maksimum (dalam nanometer) yang diperlukan untuk
memutuskan satu ikatan O−H dalam 𝐻2 𝑂.
9.89 Etilena diklorida (𝐶2 𝐻4 𝐶𝑙2) digunakan untuk membuat vinil klorida (𝐶2 𝐻3 𝐶𝑙), yang
nantinya digunakan untuk membuat plastic poli (vinil klorida) (PVC), yang ditemukan pada
pipa, lantai, dan mainan.
a) Tulislah struktur Lewis etilena diklorida dan vinil klorid. Kelompokkan ikatannya
sebagai kovalen atau polar.
Jawaban:
b) Poli (vinil klorida) adalah polimer; yaitu molekul dengan massa molar sangat besar
(dalam orde ribuan sampai jutaan gram). Molekul ini dibentuk dengan
menggabungkan banyak molekul vinil klorida. Unit pengulangan dalam poli (vinil
klorida) adalah −𝐶𝐻3 − 𝐶𝐻𝐶𝑙 −. Gambarlah sebagian dari molekul yang
menunjukkan tiga unit pengulangan ini.
c) Hitunglah perubahan nilai entalpi jika 1,0 x 103 kg vinil klorida bereaksi membentuk
poli (vinil klorida). Komentari jawaban Anda dalam kaitannya dengan rancangan
industry untuk proses tersebut.

Anda mungkin juga menyukai