Anda di halaman 1dari 43

MODUL RINGKAS

OPERATOR MOTOR GRADER

2015
KATA PENGANTAR

Laporan UNDP tentang : Human Development Index (HDI) tertuang dalam Human
Development Report, 2004, mencantumkan Indeks Pengembangan SDM Indonesia
pada urutan 111, satu tingkat di atas Vietnam urutan 112 dan jauh di bawah dari
Negara-negara ASEAN terutama Malaysia urutan 59, Singapura urutan 25, dan
Australia urutan 3, merupakan sebuah gambaran kondisi pengembangan SDM kita.

Bagi para pemerhati dan khususnya bagi yang terlibat langsung dalam pengembangan
Sumber Daya Manusia (SDM), kondisi tersebut merupakan tantangan sekaligus
sebagai modal untuk berpacu mengejar ketinggalan dan obsesi dalam meningkatkan
kemampuan SDM paling tidak setara dengan Negara tetangga ASEAN, terutama
menghadapi era globalisasi.

Untuk mengejar ketinggalan telah banyak daya upaya yang dilakukan termasuk
perangkat pengaturan melalui penetapan undang-undang antara lain :

 UU. No. 18 Tahun 1999, tentang: Jasa Konstruksi beserta peraturan


pelaksanaannya, mengamanatkan bahwa setiap tenaga: Perencana, Pelaksana, dan
Pengawas harus memiliki sertifikat, dengan pengertian sertifikat kompetensi keahlian
atau ketrampilan kerja. Untuk melaksanakan kegiatan sertifikasi berdasarkan
kompetensi diperlukan tersedianya “Bakuan Kompetensi” untuk semua tingkatan
kualifikasi dalam setiap klasifikasi di bidang Jasa Konstruksi.
 UU. No. 13 Tahun 2003, tentang : Ketenagakerjaan, mengamanatkan (Pasal 10 Ayat
(2)). Pelatihan kerja diselenggarakan berdasarkan program pelatihan yang mengacu
pada standard kompetensi kerja.
 UU. No. 20 Tahun 2003, tentang: Sistem Pendidikan Nasional, dan peraturan
pelaksanaannya, mengamanatkan Standar Nasional Pendidikan sebagai acuan
pengembangan KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi).
 UU. No. 7 Tahun 2004, tentang : Sumber Daya Air menetapkan pada Pasal 71 Ayat
1 dan 2 bahwa :
(1) Menteri yang membidangi sumber daya air dan menteri yang terkait dengan
bidang sumber daya air menetapkan standar pendidikan khusus dalam bidang
sumber daya air
(2) Penyelenggaraan pendidikan bidang sumber daya air dapat dilaksanakan, baik
oleh Pemerintah, pemerintah daerah maupun swasta sesuai dengan standar
pendidikan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Mengacu pada amanat undang-undang tersebut di atas, diimplementasikan kedalam


konsep Pengembangan Sistem Pelatihan Jasa Konstruksi, yang oleh Direktorat Bina
Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi, pelaksanaan programnya didahului dengan
mengembangkan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), KPBK
(Kurikulum Pelatihan Berbasis Kompetensi), dimana keduanya disusun melalui analisis
struktur kompetensi sektor/sub-sektor konstruksi sampai mendetail, kemudian
dituangkan dalam jabatan-jabatan kerja yang selanjutnya dimasukan ke dalam Katalog
Jabatan Kerja.

Modul Pelatihan adalah salah satu unsur paket pelatihan sangat penting karena
menyentuh langsung dan menentukan keberhasilan peningkatan kualitas SDM untuk
mencapai tingkat kompetensi yang ditetapkan, disusun dari hasil inventarisasi jabatan
kerja yang kemudian dikembangkan berdasarkan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja
Nasional Indonesia) dan KPBK (Kurikulum Pelatihan Berbasis Kompetensi) yang sudah
disepakati dalam suatu Konvensi Nasional, dimana modul-modulnya maupun materi uji
kompetensinya disusun oleh Tim Penyusun/tenaga professional dalam bidangnya
masing-masing, merupakan suatu produk yang akan dipergunakan untuk melatih, dan
meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja agar dapat mencapai tingkat
kompetensi yang dipersyaratkan dalam SKKNI, sehingga dapat menyentuh langsung
sasaran pembinaan dan peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi agar menjadi
kompeten dalam melaksanakan tugas pada jabatan kerjanya.

Dengan penuh harapan modul pelatihan mandiri ini dapat dimanfaatkan dengan baik,
sehingga cita-cita peningkatan kualitas SDM khususnya di bidang jasa konstruksi dapat
terwujud.

Jakarta, Desember 2015

Direktorat Bina Kompetensi dan


Produktivitas Konstruksi

DR. Ir. Masrianto, MT


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I Penerapan UUJK (Undang-Undang Jasa Konstruksi), K3 dan


Ketentuan Pengendalian Dampak Lingkungan............................... I-1
1.1 Umum ......................................................................................... I-1
1.2. Penerapan UUJK sesuai dengan posisi dan perannya............... I-2
1.3. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)...................................... I-3
1.4 Penggunaan Perlengkapan Keselamatan Kerja......................... I-9
1.5. Pemelliharaan dan pengoperasian dengan prosedur yang aman.. I - 11

BAB II Pelaksanaan Pemeliharaan Harian Motor Grader........................ II - 1


2.1 Umum…………………………………………………………….. II - 1
2.2 Pemeriksaan keliling (walk arround inpection)......................... II - 2
2.3 Pemeriksaan kondisi alat kendali............................................. II - 4
2.4 Pemeriksaan bahan bakar, pelumas, air pendingin dan batere.... II - 4
2.5 Pemeliharaan sebelum engine dihidupkan………………….... II - 5
2.6 Prosedur menghidupkan engine.............................................. II - 12
2.7 Pemeriksaan setelah engine hidup......................................... II - 14
2.8 Melakukan pengujian fungsi alat kendali……………………... II - 15
2.9 Melakukan pemeriksaan selama operasi…………………….. II - 17
2.10 Pemeliharaan Setelah Operasi……………………………….. II - 17

BAB III Teknik Aplikasi Pengoperasian Motor Grader................................ III - 1


3.1 Umum........................................................................................... III - 1
3.2 Meratakan Tanah (Leveling) ....................................................... III - I
3.3 Menghampar material (Spreading).............................................. III - 5
3.4 Membongkar tanah/material (Ripping)........................................ III - 8
3.5 Pembuatan Parit Jalan (Ditching)............................................... III - 10
3.6 Pembuatan Slope (Sloping/Bank Cutting).................................. III - 19

BAB IV Pembuatan Laporan Operasi dan K3.................................................. IV - 1


4.1 Pembuatan Laporan K 3............................................................... IV - 1
4.2 Laporan Harian Operasi................................................................ IV - 2
4.3 Penyampaian Laporan Operasi.................................................... IV - 3
4.4 Laporan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja............................... IV - 9
4.5 Petunjuk Pengisian....................................................................... IV - 10
DAFTAR PUSTAKA

1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970, tentang : Keselamatan Kerja


2. Undang-Undang No. 4 Tahun 1982, tentang : Lingkungan Hidup
3. Undang-Undang No. 3 Tahun 1992, tentang : Jaminan Sosial Tenaga Kerja
4. Undang-Undang No. 18 Tahun 1999, tentang : Jasa Konstruksi
5. Peraturan Pemerintah (PP) No. 14 Tahun 1993, tentang :Penyelenggaraan
Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
6. Keputusan Presiden No. 22 Tahun 1993, tentang : Penyakit Yang Timbul Karena
Hubungan Kerja.
7. Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan Umum
No.Kep.174/MEN/1986, No. 104/KPTS/1986, tentang: Keselamatan Kerja Pada
Tempat Kegiatan Konstruksi
8. PERMENAKER No. PER 05/MEN/1996, tentang: Sistem Manajemen Keselamatan
dan Kesehatan Kerja
9. Koentjaraningrat, Prof. DR., Budaya Mentalitiet dan Pembangunan, Gramedia,
1984
10. Salim, Emil, Prof. Dr. - Lingkungan Hidup dan Pembangunan
11. Carterpillar, Operation Manual Series G Motor Grader, Cartepillar.
12. Komatsu, Operation & Mantenance Manual GD 605 R-1, GD 655 R-1 Motor
Grader, Komatsu. Japan.
13. John Deere Dubuque Works, Operator’s Manual 770 B, 770 BH, 772 BH Motor
Grader, Deere & Company, Illinois, USA. 1993
14. Komatsu, Operation & Mantenance Manual GD 825 A-2 Motor Grader, Komatsu.
Japan.
15. Rochmanhadi, Ir, Kapasitas dan Produksi Alat-Alat Berat, Badan Penerbit
Pekerjaan Umum, 1983
16. John Deere, Dubuque Works, Operator’s Manual for 770 B, 770 BH and 772 BH,
Deere & Company, Illinois USA, 1993.
17. Komatsu, Operation & Maintenance Manual, Wheel Loader WA 120 – 3 CS, Serial
Number WA 120-10004 and up.
18. Pusat Pembinaan Peralatan, Departemen Pekerjaan Umum, - Petunjuk
Pengoperasian Motor Grader.
19. Pusat Pelatihan Jasa Konstruksi (Puslatjakons), Departemen Pekerjaan Umum,
Laporan Operasi, Pelatihan Mesin Penyemprot Aspal, 2001.
BAB IV
Teknik Aplikasi Pengoperasian Motor Grader
4.1 Umum
Aplikasi pengoperasian motor grader Kelas I pada dasarnya sama dengan
aplikasi pengoperasian motor grader Kelas II, dibedakan dalam hal produksi
mninimalnya, Kelas II 65 % sedangkan Kelas I minimalnya 85 % dari standar
produk. Disamping itu pada aplikasi kelas I ada tambahan aplikasi lain yaitu
pembuatan saluran jalan (ditching) dan pembuatan slope atau pemotongan tebing
(bank cutting).
4.1.1. Meratakan Tanah (Leveling)
Meratakan tanah dalam hal ini termasuk memperbaiki permukaan jalan
yang rusak atau tidak rata sehingga baik/rata kembali.

Pekerjaan ini dapat dilakukan pada sebelah kiri ataupun sebelah kanan
alat.

4.1.2. Meratakan tanah sebelah kanan (Right Hand Leveling)


1) Tempatkan Motor Grader
dengan tepat pada
pekerjaan levelling
2) Pengaturan sudut blade
a) Buka kunci centershift
b) Gunakan silinder
centershift untuk
memposisikan circle
sekitar 8 inch (20 cm) ke
kiri.
c) Posisi blade antara 40
s.d 60 derajat
3) Posisikan transmisi pada
gigi kecepatan 1 atau 2

4) Posisikan blade untuk


mendorong material keluar
ke sebelah kiri roda
belakang

5) Posisikan blade horizontal


pada ketebalan
pemotongan yang
diinginkan

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 1


6) Miringkan roda depan ke
kiri untuk melawan gaya
material ke samping (side
draft)

7) Condongkan blade ke posisi


terbaik untuk material yang
dikerjakan (mulai dari sisi
atas blade sedikit maju dari
cutting edge)

8) Dengan kondisi terbaik


kerjakan perataan material
dari satu sisi ke sisi yang
lain

9) Hamparkan material lepas


ke permukaan tanah
sampai rata

Biasanya untuk pemotongan tanah rata (flat blading).digunakan


dengan frame lurus kedepan

Untuk mengurangi beban samping (side draft) material pada blade yang
besar,maka lakukan artikulasi frame berlawanan dengan arah beban

4.1.3. Meratakan Tanah Sebelah Kiri (Left Hand Leveling)


Pada prinsipnya tidak berbeda dengan perataan tanah sebelah kanan
(right hand leveling), hanya penyetelannya kebalikan dari meratakan
sebelah kanan
1) Tempatkan Motor Grader
dengan tepat pada pekerjaan
levelling
2) Pengaturan sudut blade
a) Buka kunci centershift

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 2


b) Gunakan silinder
centershift untuk
memposisikan circle
sekitar 8 inch (20 cm) ke
kiri.
c) Posisi blade antara 40
s.d 60 derajat
3) Posisikan transmisi pada
gigi kecepatan 1 atau 2

4) Posisikan blade untuk


mendorong material keluar
ke sebelah kanan roda
belakang

5) Posisikan blade horizontal


pada ketebalan
pemotongan yang
diinginkan

6) Miringkan roda depan ke


kanan untuk melawan gaya
material ke samping (side
draft)

7) Condongkan blade ke posisi


terbaik untuk material yang
dikerjakan (mulai dari sisi
atas blade sedikit maju dari
cutting edge)

8) Dengan kondisi terbaik


kerjakan perataan material
dari satu sisi ke sisi yang
lain

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 3


9) Hamparkan material lepas
ke permukaan tanah
sampai rata

Biasanya untuk pemotongan tanah rata (flat blading).digunakan


dengan frame lurus kedepan

Untuk mengurangi beban samping (side draft) material pada blade


yang besar,maka lakukan artikulasi frame berlawanan dengan
arah beban

4.2. Menghampar Material (Spreading)


Pekerjaan menghampar material (tanah atau material yang lain) dapat
menghampar gundukan material yang dituang oleh alat angkut, misalnya
dumptruk, atau menghampar tanah buangan dari hasil pemotongan/pembuatan
parit.

4.2.1. Menghampar material gundukan (piles)


Untuk menghampar material gundukan (piles) dapat dilakukan dengan
teknik sebagai berikut : Samakan dgn yg diatas hanya beda hamparan

1) Tanpa artikulasi (lurus) geser


circle mendekati gundukan.
Setel blade hampir lurus kearah
gerakan maju alat (A) dan geser
ke samping mendekati gundukan.

2) Miringkan roda-roda depan sedikit


menjauh dari gundukan dan
miringkan (tilt) blade sedikit ke
depan.

3) Naikkan blade dengan tinggi yang


cukup diatas permukaan untuk
mendapatkan kedalaman yang
diinginkan.

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 4


Jumlah material yang dihampar
tiap lintasan (B) akan dibatasi oleh
tenaga dan traksi alat. Jangan
sampai terjadi roda selip.

4) Dengan Artikulasi
Dengan menggunakan artikulasi
(C) setel roda-roda depan ketepi
gundukan, dan posisikan roda-
roda penggerak dibelakang blade,
gundukan-gundukan material atau
tahi blade (wind rows) besar dapat
dengan mudah dihampar atau
dipindahkan (D) tanpa harus roda-
roda depan melewati material.

4.2.2. Menghampar tanah/material bukan pile


Dalam hal ini material yang dihampar tidak berbentuk gundukan tinggi
(pile) seperti material yang dituangkan oleh dumptruk, tapi lebih ke
material buangan pembuatan parit atau material windrows lainnya.

 Material hasil potongan parit yang dibuang dipinggir bahu jalan,


dihampar ke tengah dengan mendorongnya pakai blade yang
diserongkan.
 Kecepatan grader paling cocok adalah dengan gigi 2 atau 3.
 Hindari merubah arah yang tidak perlu, dikhawatirkan permukaan
yang baru diratakan akan dirusak oleh roda-roda belakang grader.
 Hati-hati bahwa material dihampar dengan suatu ketebalan tertentu

4.2.3. Mencampur material


Pada pembuatan jalan, kadang-kadang dipergunakan material campuran,
misalnya tanah dicampur dengan kapur, yang dihamparkan ke
permukaan badan jalan (sub grade) dengan tujuan untuk meningkatkan
kualitas material yang dipergunakan dalam pembuatan jalan tersebut.
Pencampuran material (miring) dengan grader adalah memungkinkan,
yaitu dengan menggunakan efek menggulung dari blade (rolling function).

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 5


 Tempatkan material-material yang akan dicampur di permukaan jalan
yang akan dilapis (grade) dalam gundukan-gundukan.
 Posisikan motor grader di belakang kedua gundukan yang akan
dicampur.
 Setel sudut potong blade agak besar (blade sedikit condong
kedepan) untuk mendapatkan pencampuran dan efek penggulungan
(rolling action) material yang lebih baik.
 Setel blade mendatar sedikit mungkin dengan permukaan tanah
(tidak memotong tanah), dan serongkan sedikit (berilah sedikit sudut
propolsi)
 Jalankan motor grader dengan kecepatan cukup (dengan gigi 3
sampai 5)
Catatan :

Gundukan material yang terlalu besar akan mengurangi efek rolling


(pencampuran).

4.2.4. Pembentukan permukaan jalan (Road Crowing)


Permukaan jalan perlu dibuat melengkung atau berbentuk punggung sapi
(road crowing) agar air hujan dapat segera mengalir ke bawah menuju
saluran jalan di kiri atau kanan jalan. Dengan demikian maka permukaan
jalan terbebas dari genangan air yang akan merusak permukaan jalan.

Pembentukan permukaan jalan seperti punggung sapi diatas, disebut


dengan Road Crowing.

Road Crowing ini dibuat ketika badan jalan telah selesai dibuat dan
pekerjaan sudah sampai pada tahap finishing, tinggal pembersihan
lapisan kerasnya.

Pembentukan permukaan jalan termaksud dilakukan dengan mendorong


dengan blade tanah galian saluran yang berada di bahu saluran ke dalam
(kearah tengah jalan), kemudian memotong lingkungan (crown) pada
sudut 00 (mendatar).

 Setel sudut blade (propolsi) antara 10-250 kearah tengah.

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 6


 Setel ketinggian blade diatas permukaan jalan pada posisi yang
aman sedemikian rupa sehingga terhindar dari material keras di
permukaan jalan seperti batu.
 Tanah yang tertinggal (menggunduk) di tengah (puncak crown)
kemudian diratakan (spread out) dengan blade lurus (straight blade)
pada kecepatan tinggi.
 Lakukan pembentukan permukaan jalan (road crowing) pada
kecepatan yang relatif tinggi.

4.3. Membongkar tanah/material (Ripping / Scarifying)


Untuk membongkar tanah dengan menggunakan ripper atau scarifier. Bila
melakukan ripping/scarifing, frame harus selalu lurus, tidak diartikulasikan.

Jumlah mata ripper (shank) tergantung dari kekerasan tanah/material yang


dibongkar.

 Sebelum membelok atau memutar,


angkatlah terlebih dulu untuk
menghindarkan kerusakan.

 Masukkan ripper ke dalam


tanah/material secara berangsur-angsur
(sedikit demi sedikit) sambil unit
dijalankan ke depan lurus, pada
kecepatan gigi 1 dan 2

 Gunakan tiga sampai lima shank untuk


material pada umumnya.

 Gunakan satu sampai tiga shank untuk


beberapa kondisi material (keras)

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 7


 Tetaplah ripper cukup dalam untuk
memanfaatkan sepenuhnya tenaga
engine, tanpa ban-ban selip.

 Pada daerah yang menurun, lakukan


ripping dengan arah menurun untuk
memanfaatkan berat alat.

 Meripping silang dilakukan hanya bila


diperlukan untuk suatu tujuan khusus

 Untuk scarifying (menggaru) di material


ringan, gunakan lima sampai tujuh
shank.

 Untuk membongkar permukaan yang


diaspal, gali dibawah permukaan
kemudian angkatlah ripper.

 Produksi ripping dihitung pada akhir


pekerjaan

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 8


4.4. Pembuat Parit Jalan (Ditching)
Salah satu fungsi motor grader adalah untuk membuat parit atau saluran jalan,
mencakup beberapa pekerjaan seperti penggalian parit, menghampar dan
meratakan material/tanah galian parit dibahu jalan sampai ke finishingnya.
Berikut ini cara-cara atau teknik-teknik pembuatan parit atau saluran beserta
pekerjaan-pekerjaan pendukungnya.
4.4.1. Pembuatan Saluran
Untuk membuat saluran disalah satu sisi jalan ini dilakukan melalui
beberapa tahap, mulai dari pengaturan/penyetelan pena pengunci center
shift, penyetelan blade, pemotongan tanah (beberapa tahap),
pembersihan ceceran tanah atau windrow, penghamparan tanah sisa
windrow di bahu jalan, pemotongan slope/tepi saluran bagian belakang,
sampai pekerjaan finishing.
a. Pembuatan saluran atau parit jalan sebelah kanan (right hand “V”
ditching)
Sebelum mulai dengan pekerjaan pemotongan tanah, perlu diset
dulu pena pengunci centershift. Harus selalu diingat bahwa bila akan
mencabut pena pengunci centershift, blade diturunkan sampai
ketanah terlebih dahulu.
1. Setel dan posisikan pena
pengunci centershift ke
lubang sebagai ditunjukkan
dalam gambar sebelah.

2. Setel blade dengan ujung


kanan blade lurus dengan
tepi ban depan kanan.

3. Naikkan silinder angkat kiri


ke posisi tinggi. Putar blade
dan serongkan untuk
memindahkan tanah di
bagian dalam roda-roda
belakang kiri.

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 9


4. Turunkan silinder untuk
menyetel ujung blade untuk
pemotongan tanah sesuai
dengan yang diinginkan.

5. Miringkan roda-roda depan


kekiri buat tanda lintasan

6. Tetaplah roda kanan depan


berada didasar saluran.
Lanjutkan pemotongan tanah
sampai kedalaman yang
diinginkan.

b. Pembuatan parit atau saluran jalan disebelah kiri (Left hand ditching)
Pertahankan kemiringan 3:1 untuk slope depan dan 1:2 untuk slope
belakang.

Gambar kemiringan slope 3 : 1

Posisi frame lurus


1. Setel pin lock centershift
seperti terlihat di gambar
sebelah

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 10


2. Setel blade dengan ujung kiri
blade lurus dengan tepi luar
dari roda depan kiri.

3. Naikkan silinder angkat


kanan ke posisi tinggi. Putar
dan serongkan blade untuk
memindahkan tanah
dibagian dalam roda-roda
kanan belakang.

4. Turunkan silinder angkat kiri


untuk menyetel ujung blade
untuk pemotongan sesuai
dengan kedalaman yang
diinginkan.

5. Miringkan roda-roda depan


ke kanan. Buat tanda
lintasan.

6. Biarkan roda kiri depan


berada di dasar saluran.
Lanjutkan penggalian sampai
ke kedalaman yang
diinginkan.

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 11


c. Pembuatan slope bagian belakang parit (ditch back sloping)
Turunkan ke tanah blade terlebih dulu sebelum mencabut pena
pengunci centershift (center shift lock pin)

1. Condongkan (tilb) blade ke


depan

2. Pindahkan pena ke posisi


paling atas dengan
menggunakan kedua kendali
angkat blade

3. Panjangkan silinder
centershift sesuai dengan
kebutuhan.

4. Putar circle ke kiri

5. Turunkan silinder angkat kiri,


sementara circle sedang
diputar

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 12


6. Setel tumit blade didepan
roda kanan belakang

7. Turunkan dilinder angkat


kanan untuk menyetel atau
mengatur sudut kemiringan
slope

8. Miringkan roda-roda depan


mendekat slope, untuk
pemotongan yang lebih
berat.

9. Miringkan roda-roda
menjauh dari slope, untuk
pemotongan yang lebih
ringan

d. Pembersihan (clean up) saluran sebelah kanan


Pastikan untuk menurunkan blade ke tanah sebelum mencabut pena
pengunci centershift.

1. Pindahkan pena pengunci


centershift ke posisi bawah

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 13


2. Setel ujung kanan blade
dibelakang ban depan kanan

3. Turunkan silinder angkat


kanan blade untuk menyetel
blade ke kedalaman saluran.

4. Setel silinder angkat kiri


untuk mengeluarkan tanah
disaluran antara roda-roda
tanding tanpa memotong.

5. Miringkan roda-roda depan


ke kiri

6. Laintasan selanjutnya bisa


diperlukan untuk
memindahkan tanah keatas
slope, dan diatas bahu jalan.

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 14


e. Membersihkan tanah dibagian kiri (left hand ditch clean up)
Pastikan blade diturunkan ke tanah sebelum mecabut pena
centershift

1. Pindahkan pena pengunci


centershift ke posisi seperti
terlihat

2. Setel blade agar ujung


kirinya berada dibelakang
ban depan kiri

3. Turunkan silinder angkat kiri


untuk menyetel blade ke
kedalaman saluran.

4. Setel silinder angkat kanan


untuk mengeluarkan tanah
diatas slope, tanpa
pemotongan

5. Miringkan roda-roda ke
kanan

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 15


6. Lintasan lini diperlukan
untuk membuang tanah
diatas slope, dan dibahu
jalan, hamparkan tanah dan
rapikan hamparan.

f. Membersihkan (clean up) bahu jalan kanan


Pastikan untuk menurunkan ke tanah blade (mold board) sebelum
mencabut pena pengunci centershift (centershift lock pin)

1. Pindahkan pena pengunci


centershift ke posisi
sebagaimana ditunjukkan
dalam gambar.

2. Setel blade sehingga ujung


kanannya lurus dengan tepi
luar dari ban kanan. Tanah
harus dikeluarkan diantara
roda-roda.

3. Turunkan silinder-silinder
angkat sehingga blade
menjadi horizontal pada
pemotongan kedalaman
yang diinginkan.

4. Miringkan roda-roda ke kiri

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 16


g. Membersihkan (clean up) bahu jalan kiri
Pastikan untuk menurunkan blade ketanah sebelum mencabut pena
pengunci centershift

1. Pindahkan pena pengunci


centershift ke posisi yang
sesuai (ditunjukkan
digambar)

Setel blade sehingga ujung


kirinya lurus dengan tepi luar
roda ban depan kiri. Tanah harus
dikeluarkan antara roda-roda

2. Turunkan kedua silinder


angkat sampai blade
mendatar/horizontal pada
kedalaman yang diinginkan

3. Miringkan roda-roda depan


kanan.

4.5. Pembuatan Slope (Sloping/Bank Cutting)


Untuk membuat slope atau melakukan pemotongan dinding tebing,lakukanlah
dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Dasar lintasan pemotongan tebing (road bed) harus rata (uniform)


Bila material yang dipotong keras,
miringkan lintasan jalan (road bed)
sedikit kearah tebing, untuk menahan
alat dari penggeseran dari tebing.

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 17


2. Condongkan blade ¾ dari posisi ke
depan penuh.
3. Pindahkan pena kunci center shift ke
posisi seperti gambar

4. Geser blade ke samping kanan

5. Putar sircle berlawanan arah jarum jam


(counter clock wise). Turunkan silinder
angkat kiri sementara circle berputar.

6. Turunkan silinder angkat kiri untuk


menempatkan tumit blade di dasar slope
dan lurus dengan (segaris) tengah roda
ban belakang.

7. Roda-roda ban belakang harus di


saluran V pada dasar slope

8. Turunkan silinder angkat kanan untuk


menyetel sudut bank slope yang
dikehendaki

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 18


9. Potonglah tebing secara bertahap
sesuai dengan kebutuhan

10. Untuk pemotongan yang lebih berat,


miringkan roda-roda depan mendekati
slope

11. Untuk pemotongan yang lebih ringan


miringkan roda-roda depan menjauh
slope

Buanglah selalu material/tanah dari slope keluar dari roda-roda belakang.


Prosedur sebagaimana diutarakan diatas, adalah untuk pemotongan slope
di sisi kanan.
Untuk pemotongan slope sisi kiri, setel blade pada posisi yang sebaliknya,
dan lakukan langkah-langkah yang sama

Distribusi beban tugas pekerjaan operator Motor Grader

Operator Motor Grader


No Tugas Pekerjaan
Kelas II Kelas I
1 K3  
2 Pemeliharaan harian  
3 Pengoperasian  
- Levelling  
- Spreading  
- Ripping  
- Ditching  
- Bank Cutting/Slope 

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 19


4.5.1. Tugas Teori dan Praktik
Kompetensi yang tercakup dalam unit kompetensi ini harus diujikan secara
konsisten pada seluruh elemen kompetensi dan dilaksanakan pada situasi
pekerjaan yang sebenarnya di tempat kerja atau secara simulasi dengan
kondisi seperti tempat kerja dengan menggunakan metode uji yang tepat
untuk mengungkap pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai
dengan tuntutan standar.
a. Tugas Teori/Tertulis
Tugas teori/tertulis dapat digunakan oleh penilai untuk
mengidentifikasi kesiapan Peserta dalam melaksanakan penilaian
unjuk kerja.
Perintah Tugas
 Jawablah soal di bawah ini pada lembar jawaban yang telah
disediakan;
 Seluruh buku-buku lembaran-lembaran tulisan
disimpan;
 Bacalah soal dengan teliti sebelum menulis jawaban.

1) Tugas Teori 1
Melakukan leveling dengan produksi minimal 85% dari standar produk
Kelas I.
Jawaban singkat
(1) Jelaskan cara memposisikan Motor Grader dengan tepat pada
tempat pekerjaan leveling dimulai?
(2) Jelaskan cara menyetel sudut blade dengan tepat sesuai
dengan beban pemotongan dan arah pembuangan?
(3) Jelaskan cara memilih gigi transmisi sesuai dengan beban
pemotongan?
(4) Jelaskan cara melakukan pemotongan dengan blade pada
kedalaman dan dengan kecepatan unit yang dipilih sesuai
dengan kondisi beban pemotongan tanah?
(5) Jelaskan cara mengarahkan tanah hasil pemotongan ke tempat
yang dituju?
(6) Jelaskan cara menghitung produksi leveling pada akhir
pekerjaan setiap hari sebagai bahan pembuatan laporan
operasi dan evaluasi produktivitas operator ?

2) Tugas Teori 2
Penghamparan material dengan produksi minimal 85% dari standar
produk
Jawaban Singkat
(1) Jelaskan cara memposisikan Motor Grader dengan tepat?
(2) Jelaskan cara menyetel sudut blade dan ketinggian blade
sesuai dengan arah dan ketebalan hamparan?

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 20


(3) Jelaskan cara mengatur kecepatan hamparan dengan memilih
gigi transmisi sesuai dengan kondisi beban hamparan?
(4) Jelaskan cara meratakan hamparan material dengan blade
pada ketebalan sesuai dengan yang ditentukan?
(5) Jelaskan cara menghitung produksi hamparan pada akhir
pekerjaan tiap hari sebagai bahan pembuatan laporan operasi
dan evaluasi produktivitas operator?

3) Tugas Teori 3
Melakukan ripping dengan produksi minimal 85% dari standar
produk
Jawaban Singkat
(1) Jelaskan cara menempatkan Motor Grader pada bagian atau
sisi jalan dengan posisi tepat pada pekerjaan ripping akan
dimulai?
(2) Jelaskan cara menyetel/mengatur kecepatan unit dengan
memilih gigi transmisi I atau II sesuai dengan kedalaman
penetrasi dan kekerasan material?
(3) Jelaskan cara melakukan ripping pada daerah miring
dengan arah menurun?
(4) Jelaskan cara melakukan steering tidak boleh pada saat
ripping?
(5) Jelaskan cara menghitung produksi ripping pada akhir
pekerjaan tiap hari sebagai bahan pembuatan laporan
operasi dan evaluasi produktivitas operator?

4) Tugas Teori 4
Membuat parit (ditching) dengan kualitas baik.
Jawaban singkat
(1) Jelaskan cara menempatkan Motor Grader pada posisi
pembuatan parit disalah satu sisi jalan secara tepat?
(2) Jelaskan cara menyetel blade pada posisi yang tepat untuk
ketentuan pemotongan tanah sesuai dengan ketentuan
penggalian parit disamping jalan?
(3) Jelaskan cara mengatur tingkat kecepatan dengan memilih gigi
transmisi sesuai dengan kondisi beban?
(4) Jelaskan cara memiringkan roda depan dengan benar sesuai
dengan besar dan arah gaya pemotongan tanah?
(5) Jelaskan cara menggali parit secara lurus menyusuri pinggir
jalan dengan ujung blade sesuai dengan penyetelan posisinya?
(6) Jelaskan cara melakukan finishing galian parit dengan
meratakan windrow yang terjadi karena galian parit?
(7) Jelaskan cara menyesuaikan bentuk dan kemiringan parit
dengan ketentuan?

5) Tugas Teori 5
Membuat slope (bank cutting) dengan kualitas baik.

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 21


Jawaban singkat
(1) Jelaskan cara meratakan landasan kerja Motor Grader?
(2) Jelaskan cara menempatkan motor grader pada posisi untuk
pemotongan tebing?
(3) Jelaskan cara mengatur blade pada posisi pemotongan tebing
sesuai dengan kemiringan yang ditentukan dan arah
pembuangan material?
(4) Jelaskan cara mengatur tingkat kecepatan dengan memilih gigi
transmisi sesuai dengan kondisi beban pemotongan?
(5) Jelaskan cara memotong tebing dengan blade sesuai dengan
posisinya, hasil pemotongan diarahkan sesuai dengan
kebutuhan?
(6) Jelaskan cara memiringkan roda depan sesuai dengan arah dan
besar beban potong?
(7) Jelaskan caramelakukan finishing dengan meratakan material
jatuhan yang terjadi karena sloping?
(8) Jelaskan cara menyesuaikan kemiringan dan kerataan slope
dengan ketentuan?

b. Lembar Pemeriksaan Kegiatan Tugas Teori


Apakah semua tugas teori “Pengoperasian Motor Grader sesuai
dengan aplikasi dan teknik operasi yang benar untuk jenis pekerjaan
konstruksi tertentu dengan produksi minimal 85% dari standar produk “
di laksanakan dengan benar dengan waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

…………………………
PESERTA ………………………………….
……….
…………………………
PENILAI ………………………………….
……….

Catatan Penilai :
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………

4.5.2. Tugas Unjuk Kerja


Penilaian unjuk kerja dapat dilakukan bila anda telah melaksanakan
tugas teori/tertulis dan hasil penilaiannya telah memberikan indikasi
bahwa anda dapat melanjutkan melaksanakan tugas unjuk kerja.
a. Ketentuan Umum
1) Standar Kinerja
Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 22
a) Dikerjakan sesuai dengan alokasi waktu yang telah
ditetapkan dan diselesaikan tepat waktu dengan
menyelesaikan seluruh tugas-tugas yang diberikan.
b) Toleransi kesalahan 5% dari hasil yang harus dicapai, dan
kesalahan yang terjadi bukan pada kegiatan kritis atau
sangat penting.
2) Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Keselamatan dan kesehatan kerja yang perlu mendapat
perhatian dan diterapkan selama pelaksanaan praktek kerja
dilakukan, yaitu:
a) Memastikan jam pelaksanaan praktek kerja dilakukan secara
proporsional dengan jam istirahat agar tidak menimbulkan
kelelahan sangat yang dapat mempengaruhi kesehatan dan
dapat menimbulkan kecelakaan kerja.
b) Terjaganya sikap kerja yang telah ditetapkan dalam melaksanakan
kegiatan sehingga dapat terhindar dari kesalahan yang berakibat
fatal yang disebabkan ketidakdisiplinan, ketidaktelitian, ketidaktaatan
terhadap azas, melanggar prosedur baku yang telah ditetetapkan.
c) Penggunaan peralatan untuk praktek harus sesuai dengan
pedoman dan petunjuk untuk masing-masing alat yang telah
ditetapkan.
3) Langkah kerja
a) Laksanakan instruksi kerja secara berurutan dan teratur.
b) Tuangkan hasil pelaksanaan instruksi dalam lembar tulisan yang
rapi dan tertata dengan baik.
c) Dapat menggunakan sumber-sumber atau referensi yang menjadi
dasar pelaksanaan kegiatan yang didasarkan pada instruksi tersebut
di atas.
d) Tuliskan seluruh kegiatan yang dilakukan berdasarkan prosedur
yang berlaku dan sebutkan sumber prosedur tersebut.
e) Rekapitulasi hasil seluruh kegiatan yang dilakukan dalam suatu
bentuk laporan secara berurutan.
f) Sampaikan rekapitulasi tersebut kepada instruktur berikut dengan
lampiran-lampirannya (catatan-catatan setiap pelaksanaan
kegiatan).

a. Lembar Kerja Unjuk Kerja untuk Tugas 1


1) Nama Tugas 1 : Melakukan leveling dengan
produksi minimal 85% dari standar
: produk Kelas II
2) Waktu penyelesaian tugas : …. menit
3) Tujuan Pelatihan
a) Mampu memposisikan Motor Grader dengan tepat pada tempat
pekerjaan leveling dimulai

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 23


b) Mampu menyetel sudut blade dengan tepat sesuai dengan beban
pemotongan dan arah pembuangan
c) Mampu memilih gigi transmisi sesuai dengan beban pemotongan
d) Mampu melakukan pemotongan tanah dengan blade pada
kedalaman dan dengan kecepatan unit yang dipilih sesuai
dengan kondisi beban pemotongan tanah
e) Mampu mengarahkan tanah hasil pemotongan ke tempat yang
dituju
f) Mampu menghitung produksi leveling pada akhir pekerjaan setiap
hari sebagai bahan pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator

4). Indikator Unjuk Kerja


a) Posisikan Motor Grader dengan tepat pada tempat pekerjaan
leveling dimulai
(1) Mampu memposisikan Motor Grader dengan tepat pada
tempat pekerjaan leveling dimulai
(2) Harus mampu memposisikan Motor Grader dengan tepat
pada tempat pekerjaan leveling dimulai
b) Penyetelan Sudut blade dengan tepat sesuai dengan beban
pemotongan dan arah pembuangan
(1) Mampu menyetel sudut blade dengan tepat sesuai dengan
beban pemotongan dan arah pembuangan
(2) Harus mampu menyetel sudut blade dengan tepat sesuai
dengan beban pemotongan dan arah pembuangan
c) Pemilihan gigi transmisi sesuai dengan beban pemotongan
(1) Mampu memilih gigi transmisi sesuai dengan beban
pemotongan
(2) Harus mampu memilih gigi transmisi sesuai dengan beban
pemotongan
d) Melakukan pemotongan tanah dengan blade pada kedalaman
dan dengan kecepatan unit yang dipilih sesuai dengan kondisi
beban pemotongan tanah
(1) Mampu melakukan pemotongan tanah dengan blade pada
kedalaman dan dengan kecepatan unit yang dipilih sesuai
dengan kondisi beban pemotongan tanah
(2) Harus mampu melakukan pemotongan tanah dengan blade
pada kedalaman dan dengan kecepatan unit yang dipilih
sesuai dengan kondisi beban pemotongan tanah
e) Pengarahan tanah hasil pemotongan ke tempat yang dituju
(1) Mampu mengarahkan tanah hasil pemotongan ke tempat
yang dituju
(2) Harus mampu mengarahkan tanah hasil pemotongan ke
tempat yang dituju

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 24


f) Penghitungan produksi leveling pada akhir pekerjaan setiap hari
sebagai bahan pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator
(1) Mampu menghitung produksi leveling pada akhir pekerjaan
setiap hari sebagai bahan pembuatan laporan operasi dan
evaluasi produktivitas operator
(2) Harus mampu menghitung produksi leveling pada akhir
pekerjaan setiap hari sebagai bahan pembuatan laporan
operasi dan evaluasi produktivitas operator

5). Daftar Cek Unjuk Kerja

DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN


NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
1. Melakukan leveling
dengan produksi
minimal 85% dari
standar produk Kelas I
1.1 Posisikan Motor Ketelitian dalam
Grader dengan tepat
pada tempat pekerjaan
leveling dimulai
1.2 Setel sudut blade Ketelitian dalam
dengan tepat sesuai
dengan beban
pemotongan dan arah
pembuangan
1.3 Pilih gigi transmisi Ketelitian dalam
sesuai dengan beban
pemotongan
1.4 Lakukan pemotongan Ketelitian dalam
tanah dengan blade
pada kedalaman dan
dengan kecepatan unit
yang dipilih sesuai
dengan kondisi beban
pemotongan tanah
1.5 Arahkan tanah hasil Ketelitian dalam
pemotongan ke tempat
Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 25
DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN
NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
yang dituju

1.6 Hitung produksi Ketelitian dalam


leveling pada akhir
pekerjaan setiap hari
sebagai bahan
pembuatan laporan
operasi dan evaluasi
produktivitas operator

Apakah semua instruksi kerja tugas praktek “Melakukan leveling dengan


produksi minimal 85% dari standar produk Kelas I” dilaksanakan dengan benar
dengan waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN


PESERTA ....................................... .............................

PENILAI ....................................... .............................

Catatan Penilai:
......................................................................................................................
.................................................................................................................

b. Lembar Kerja Unjuk Kerja untuk Tugas 2


1) Nama Tugas 2 : Penghamparan material dengan
produksi minimal 85% dari standar
produk
2) Waktu penyelesaian tugas : …. menit
3) Tujuan Pelatihan :
a) Mampu memposisikan Motor Grader tepat dibelakang gundukan
material lepas yang akan dihampar
b) Mampu menyetel Sudut blade dan ketinggian blade sesuai dengan
arah dan ketebalan hamparan
c) Mampu mengatur kecepatan hamparan dengan memilih gigi
transmisi sesuai dengan kondisi beban hamparan

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 26


d) Mampu meratakan hamparan material dengan blade pada
ketebalan sesuai dengan yang ditentukan
e) Mampu menghitung produksi hamparan pada akhir pekerjaan
tiap hari sebagai bahan pembuatan laporan operasi dan
evaluasi produktivitas operator

4). Indikator Unjuk Kerja


a) Posisikan Motor Grader tepat dibelakang gundukan material
lepas yang akan dihampar
(1) Mampu memposisikan Motor Grader tepat dibelakang
gundukan material lepas yang akan dihampar
(2) Harus mampu memposisikan Motor Grader tepat
dibelakang gundukan material lepas yang akan dihampar
b) Penyetelan sudut blade dan ketinggian blade sesuai dengan
arah dan ketebalan hamparan
(1) Mampu menyetel Sudut blade dan ketinggian blade sesuai
dengan arah dan ketebalan hamparan
(2) Harus mampu menyetel Sudut blade dan ketinggian blade
sesuai dengan arah dan ketebalan hamparan
c) Pangaturan kecepatan hamparan dengan memilih gigi transmisi
sesuai dengan kondisi beban hamparan
(1) Mampu mengatur kecepatan hamparan dengan memilih
gigi transmisi sesuai dengan kondisi beban hamparan
(2) Harus mampu mengatur kecepatan hamparan dengan
memilih gigi transmisi sesuai dengan kondisi beban
hamparan
d) Perataan hamparan material dengan blade pada ketebalan
sesuai dengan yang ditentukan
(1) Mampu meratakan hamparan material dengan blade pada
ketebalan sesuai dengan yang ditentukan
(2) Harus mampu meratakan hamparan material dengan blade
pada ketebalan sesuai dengan yang ditentukan
e) Penghitungan produksi hamparan pada akhir pekerjaan tiap
hari sebagai bahan pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator
(1) Mampu menghitung produksi hamparan pada akhir
pekerjaan tiap hari sebagai bahan pembuatan laporan
operasi dan evaluasi produktivitas operator
(2) Harus mampu menghitung produksi hamparan pada akhir
pekerjaan tiap hari sebagai bahan pembuatan laporan
operasi dan evaluasi produktivitas operator

5). Daftar Cek Unjuk Kerja

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 27


DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN
NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
2. Penghamparan
material dengan
produksi minimal
65% dari standar
produk
2.1 Posisikan Motor Ketelitian dalam
Grader tepat
dibelakang gundukan
material lepas yang
akan dihampar
2.2 Setel sudut blade dan Ketelitian dalam
ketinggian blade
sesuai dengan arah
dan ketebalan
hamparan
2.3 Atur kecepatan Ketelitian dalam
hamparan dengan
memilih gigi transmisi
sesuai dengan
kondisi beban
hamparan
2.4 Ratakan hamparan Ketelitian dalam
material dengan
blade pada ketebalan
sesuai dengan yang
ditentukan
2.5 Hitung produksi Ketelitian dalam
hamparan pada akhir
pekerjaan tiap hari
sebagai bahan
pembuatan laporan
operasi dan evaluasi
produktivitas operator

Apakah semua instruksi kerja tugas praktek “Penghamparan material dengan


produksi minimal 85% dari standar produk” dilaksanakan dengan benar dengan
waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 28


NAMA TANDA TANGAN
PESERTA ....................................... .............................

PENILAI ....................................... .............................

Catatan Penilai:
..........................................................................................................................
......................................................................................................................

c. Lembar Kerja Unjuk Kerja untuk Tugas 3


1) Nama Tugas 3 : Melakukan ripping dengan
produksi minimal 85% dari standar
produk
2) Waktu penyelesaian tugas : …. menit
3) Tujuan Pelatihan :
a) Mampu menempatkan Motor Grader pada bagian atau sisi jalan
dengan posisi tepat pada pekerjaan ripping akan dimulai
b) Mampu menyetel/mengatur kecepatan unit dengan memilih gigi
transmisi I atau II sesuai dengan kedalaman penetrasi dan
kekerasan material
c) Mampu melakukan Ripping pada daerah miring dengan arah
menurun
d) Mampu melakukan Steering tidak boleh pada saat ripping
e) Mampu menghitung produksi ripping pada akhir pekerjaan tiap
hari sebagai bahan pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator

4). Indikator Unjuk Kerja


a) Penempatan Motor Grader pada bagian atau sisi jalan dengan
posisi tepat pada pekerjaan ripping akan dimulai
(1) Mampu menempatkan Motor Grader pada bagian atau sisi
jalan dengan posisi tepat pada pekerjaan ripping akan dimulai
(2) Harus mampu Motor Grader pada bagian atau sisi jalan
dengan posisi tepat pada pekerjaan ripping akan dimulai
b) Penyetelan/pengaturan kecepatan unit dengan memilih gigi
transmisi I atau II sesuai dengan kedalaman penetrasi dan
kekerasan material
(1) Mampu menyetel/mengatur kecepatan unit dengan memilih
gigi transmisi I atau II sesuai dengan kedalaman penetrasi dan
kekerasan material
(2) Harus mampu menyetel/mengatur kecepatan unit dengan
memilih gigi transmisi I atau II sesuai dengan kedalaman
penetrasi dan kekerasan material

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 29


c) Melakukan Ripping pada daerah miring dengan arah menurun
(1) Mampu melakukan Ripping pada daerah miring dengan arah
menurun
(2) Harus mampu melakukan Ripping pada daerah miring dengan
arah menurun
d) Melakukan Steering tidak boleh pada saat ripping
(1) Mampu melakukan Steering tidak boleh pada saat ripping
(2) Harus mampu melakukan Steering tidak boleh pada saat
ripping
e) Penghitungan produksi ripping pada akhir pekerjaan tiap hari
sebagai bahan pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator
(1) Mampu menghitung produksi ripping pada akhir pekerjaan tiap
hari sebagai bahan pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator
(2) Harus mampu menghitung produksi ripping pada akhir
pekerjaan tiap hari sebagai bahan pembuatan laporan operasi
dan evaluasi produktivitas operator

5). Daftar Cek Unjuk Kerja

DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN


NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
3. Melakukan ripping
dengan produksi
minimal 65% dari
standar produk
3.1 Tempatkan Motor Ketelitian dalam
Grader pada bagian menempatkan Motor
atau sisi jalan Grader pada bagian atau
dengan posisi tepat sisi jalan dengan posisi
pada pekerjaan tepat pada pekerjaan
ripping akan dimulai ripping
3.2 Setel/atur kecepatan Ketelitian dalam
unit dengan memilih menyetel/mengatur
gigi transmisi I atau kecepatan unit dengan
II sesuai dengan memilih gigi transmisi I
kedalaman penetrasi atau II sesuai dengan
dan kekerasan kedalaman penetrasi dan
material kekerasan material
3.3 Lakukan Ripping Ketelitian dalam
pada daerah miring melakukan Ripping pada
dengan arah daerah miring dengan arah
menurun menurun
3.4 Lakukan Steering Ketelitian dalam
tidak boleh pada melakukan Steering tidak
saat ripping boleh pada saat ripping
3.5 Hitung produksi Ketelitian dalam
ripping pada akhir menghitung produksi
Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 30
DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN
NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
pekerjaan tiap hari ripping pada akhir
sebagai bahan pekerjaan tiap hari sebagai
pembuatan laporan bahan pembuatan laporan
operasi dan evaluasi operasi dan evaluasi
produktivitas produktivitas operator
operator

Apakah semua instruksi kerja tugas praktek “Melakukan ripping dengan


produksi minimal 85% dari standar produk” dilaksanakan dengan benar dengan
waktu yang telah ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN


PESERTA ....................................... .............................

PENILAI ....................................... .............................

Catatan Penilai:
......................................................................................................................
.................................................................................................................

d. Lembar Kerja Unjuk Kerja untuk Tugas 4


1) Nama Tugas 4 : Membuat parit (ditching) dengan
kualitas baik
2) Waktu penyelesaian tugas : …. menit
3) Tujuan Pelatihan :

a) Mampu menenpatkan Motor Grader pada posisi pembuatan parit


disalah satu sisi jalan secara tepat
b) Mampu menyetel blade pada posisi yang tepat untuk ketentuan
pemotongan tanah sesuai dengan ketentuan penggalian parit
disamping jalan
c) Mampu mengatur tingkat kecepatan dengan memilih gigi
transmisi sesuai dengan kondisi beban
d) Mampu memiringkan roda depan dengan benar sesuai dengan
besar dan arah gaya pemotongan tanah
e) Mampu menggali parit secara lurus menyusuri pinggir jalan
dengan ujung blade sesuai dengan penyetelan posisinya
Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 31
f) Mampu melakukan finishing galian parit dengan meratakan
windrow yang terjadi karena galian parit
g) Mampu menyesuaikan bentuk dan kemiringan parit dengan
ketentuan

4). Indikator Unjuk Kerja


a) Penempatan Motor Grader pada posisi pembuatan parit disalah
satu sisi jalan secara tepat
(1) Mampu menempatkan Motor Grader pada posisi pembuatan
parit disalah satu sisi jalan secara tepat
(2) Harus mampu menempatkan Motor Grader pada posisi
pembuatan parit disalah satu sisi jalan secara tepat
b) Penyetelan blade pada posisi yang tepat untuk ketentuan
pemotongan tanah sesuai dengan ketentuan penggalian parit
disamping jalan
(1) Mampu menyetel blade pada posisi yang tepat untuk
ketentuan pemotongan tanah sesuai dengan ketentuan
penggalian parit disamping jalan
(2) Harus mampu menyetel blade pada posisi yang tepat untuk
ketentuan pemotongan tanah sesuai dengan ketentuan
penggalian parit disamping jalan
c) Pengaturan tingkat kecepatan dengan memilih gigi transmisi
sesuai dengan kondisi beban
(1) Mampu mengatur tingkat kecepatan dengan memilih gigi
transmisi sesuai dengan kondisi beban
(2) Harus mampu mengatur tingkat kecepatan dengan memilih
gigi transmisi sesuai dengan kondisi beban
d) Pemiringan roda depan dengan benar sesuai dengan besar dan
arah gaya pemotongan tanah
(1) Mampu memiringkan roda depan dengan benar sesuai
dengan besar dan arah gaya pemotongan tanah
(2) Harus mampu memiringkan roda depan dengan benar
sesuai dengan besar dan arah gaya pemotongan tanah
e) Penggalian parit secara lurus menyusuri pinggir jalan dengan
ujung blade sesuai dengan penyetelan posisinya
(1) Mampu menggali parit secara lurus menyusuri pinggir jalan
dengan ujung blade sesuai dengan penyetelan posisinya
(2) Harus mampu menggali parit secara lurus menyusuri pinggir
jalan dengan ujung blade sesuai dengan penyetelan
posisinya
f) Melakukan finishing galian parit dengan meratakan windrow yang
terjadi karena galian parit
(1) Mampu melakukan finishing galian parit dengan meratakan
windrow yang terjadi karena galian parit
(2) Harus mampu melakukan finishing galian parit dengan
meratakan windrow yang terjadi karena galian parit
Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 32
g) Penyesuaian bentuk dan kemiringan parit dengan ketentuan
(1) Mampu menyesuaikan bentuk dan kemiringan parit dengan
ketentuan
(2) Harus mampu menyesuaikan bentuk dan kemiringan parit
dengan ketentuan

5). Daftar Cek Unjuk Kerja

DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN


NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
4. Pembuatan parit
(ditching) dengan
kualitas baik
4.1 Tempatkan Motor Ketelitian dalam
Grader pada posisi menempatkan Motor
pembuatancparit Grader pada posisi
disalah satu sisi jalan pembuatan parit disalah
secara tepat satu sisi jalan secara tepat
4.2 Setel blade pada Ketelitian dalam
posisi yang tepat menyeteel blade pada
untuk ketentuan posisi yang tepat untuk
pemotongan tanah ketentuan pemotongan
sesuai dengan tanah sesuai dengan
ketentuan penggalian ketentuan penggalian parit
parit disamping jalan disamping jalan
4.3 Atur tingkat Ketelitian dalam mengatur
kecepatan dengan tingkat kecepatan dengan
memilih gigi transmisi memilih gigi transmisi
sesuai dengan sesuai dengan kondisi
kondisi beban beban
4.4 Miringkan roda depan Ketelitian dalam
dengan benar sesuai memiringkan roda depan
dengan besar dan dengan benar sesuai
arah gaya dengan besar dan arah
pemotongan tanah gaya pemotongan tanah
4.5 Gali parit secara Ketelitian dalam menggali
lurus menyusuri parit secara lurus
pinggir jalan dengan menyusuri pinggir jalan
ujung blade sesuai dengan ujung blade
dengan penyetelan sesuai dengan penyetelan
posisinya posisinya
4.6 Lakukan finishing Ketelitian dalam
galian parit dengan melakukan finishing galian
meratakan windrow parit dengan meratakan
Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 33
DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN
NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
yang terjadi karena windrow yang terjadi
galian parit karena galian parit
4.7 Sesuaikan bentuk Ketelitian dalam
dan kemiringan parit menyesuaikan bentuk dan
dengan ketentuan kemiringan parit dengan
ketentuan

Apakah semua instruksi kerja tugas praktek “Pembuatan parit (ditching)


dengan kualitas baik’ dilaksanakan dengan benar dengan waktu yang telah
ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN


PESERTA ....................................... .............................

PENILAI ....................................... .............................

Catatan Penilai:
..........................................................................................................................
.....................................................................................................................

e. Lembar Kerja Unjuk Kerja untuk Tugas 5


1) Nama Tugas 5 : Membuat slope (bank cutting)
dengan kualitas baik
2) Waktu penyelesaian tugas : …. menit
3) Tujuan Pelatihan :

a) Mampu meratakan landasan kerja Motor Grader agar hasil


pemotongan slope tetap rata
b) Mampu menenpatkan Motor Grader pada posisi untuk
pemotongan tebing
c) Mampu mengatur Blade pada posisi pemotongan tebing sesuai
dengan kemiringan yang ditentukan dan arah pembuangan
material
d) Mampu mengatur tingkat kecepatan dengan memilih gigi
transmisi sesuai dengan kondisi beban pemotongan
e) Mampu memotong tebing dengan blade sesuai dengan posisinya,
hasil pemotongan diarahkan sesuai dengan kebutuhan

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 34


f) Mampu memiringkan roda depan sesuai dengan arah dan besar
beban potong
g) Mampu melakukan finishing dengan meratakan material jatuhan
yang terjadi karena sloping
h) Mampu menyesuaikan kemiringan dan kerataan slope dengan
ketentuan

4) Indikator Unjuk Kerja


a) Perataan landasan kerja Motor Grader agar hasil pemotongan
slope tetap rata
(1) Mampu meratakan landasan kerja Motor Grader agar hasil
pemotongan slope tetap rata
(2) Harus mampu meratakan landasan kerja Motor Grader agar
hasil pemotongan slope tetap rata
b) Penempatan Motor Grader pada posisi untuk pemotongan tebing
(1) Mampu menenpatkan Motor Grader pada posisi untuk
pemotongan tebing
(2) Harus mampu menenpatkan Motor Grader pada posisi untuk
pemotongan tebing
c) Pengaturan Blade pada posisi pemotongan tebing sesuai dengan
kemiringan yang ditentukan dan arah pembuangan material
(1) Mampu mengatur Blade pada posisi pemotongan tebing
sesuai dengan kemiringan yang ditentukan dan arah
pembuangan material
(2) Harus mampu mengatur Blade pada posisi pemotongan
tebing sesuai dengan kemiringan yang ditentukan dan arah
pembuangan material
d) Pengaturan tingkat kecepatan dengan memilih gigi transmisi
sesuai dengan kondisi beban pemotongan
(1) Mampu mengatur tingkat kecepatan dengan memilih gigi
transmisi sesuai dengan kondisi beban pemotongan
(2) Harus mampu mengatur tingkat kecepatan dengan memilih
gigi transmisi sesuai dengan kondisi beban pemotongan
e) Pemotongan tebing dengan blade sesuai dengan posisinya, hasil
pemotongan diarahkan sesuai dengan kebutuhan
(1) Mampu memotong tebing dengan blade sesuai dengan
posisinya, hasil pemotongan diarahkan sesuai dengan
kebutuhan
(2) Harus mampu memotong tebing dengan blade sesuai
dengan posisinya, hasil pemotongan diarahkan sesuai
dengan kebutuhan
f) Pemiringan Roda depan sesuai dengan arah dan besar beban
potong
(1) Mampu memiringkan roda depan sesuai dengan arah dan
besar beban potong

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 35


(2) Harus mampu memiringkan roda depan sesuai dengan arah
dan besar beban potong

g) Melakukan finishing dengan meratakan material jatuhan yang


terjadi karena sloping
(1) Mampu melakukan finishing dengan meratakan material
jatuhan yang terjadi karena sloping
(2) Harus mampu melakukan finishing dengan meratakan
material jatuhan yang terjadi karena sloping

h) Penyesuaian kemiringan dan kerataan slope dengan ketentuan


(1) Mampu menyesuaikan kemiringan dan kerataan slope
dengan ketentuan
(2) Harus mampu menyesuaikan kemiringan dan kerataan slope
dengan ketentuan

5). Daftar Cek Unjuk Kerja

DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN


NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
5. Pembuatan slope
(bank cutting)
dengan kualitas baik
5.1 Ratakan landasan Ketelitian dalam
kerja Motor Grader meratakan landasan kerja
agar hasil Motor Grader agar hasil
pemotongan slope pemotongan slope tetap
rata
5.2 Tempatkan Motor Ketelitian dalam
Grader pada posisi menempatkan Motor
untuk pemotongan Grader pada posisi untuk
tebing pemotongan tebing
5.3 Atur Blade pada Ketelitian dalam mengatur
posisi pemotongan blade pada posisi
tebing sesuai dengan pemotongan tebing sesuai
kemiringan yang dengan kemiringan yang
ditentukan dan arah ditentukan dan arah
pembuangan pembuangan material
material
5.4 Atur tingkat Ketelitian dalam mengatur
kecepatan dengan tingkat kecepatan dengan
memilih gigi memilih gigi transmisi
transmisi sesuai sesuai dengan kondisi
dengan kondisi beban pemotongan
beban pemotongan
5.5 Potong tebing Ketelitian dalam
Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 36
DAFTAR TUGAS/ PENCAPAIAN PENILAIAN
NO POIN YANG DICEK
INSTRUKSI KERJA YA TDK K BK
dengan blade sesuai memotong tebing dengan
dengan posisinya, blade sesuai dengan
hasil pemotongan posisinya, hasil
diarahkan sesuai pemotongan diarahkan
dengan kebutuhan sesuai dengan kebutuhan
5.6 Miringkan roda Ketelitian dalam
depan sesuai memiringkan roda depan
dengan arah dan sesuai dengan arah dan
besar beban potong besar beban potong
5.7 Lakukan finishing Ketelitian dalam
dengan meratakan melakukan finishing
material jatuhan dengan meratakan
yang terjadi karena material jatuhan yang
sloping terjadi karena sloping
5.8 Penyesuaian Ketelitian dalam
kemiringan dan menyesuaikan kemiringan
kerataan slope dan kerataan slope
dengan ketentuan dengan ketentuan

Apakah semua instruksi kerja tugas praktek “Pembuatan slope (bank cutting)
dengan kualitas baik’ dilaksanakan dengan benar dengan waktu yang telah
ditentukan?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN


PESERTA ....................................... .............................

PENILAI ....................................... .............................

Catatan Penilai:
..........................................................................................................................
.....................................................................................................................

Modul Ringkas Operator Motor Grader IV - 37