Anda di halaman 1dari 20

DASAR-DASAR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Mengapa mempelajari Sistem Informasi dan Informasi Teknologi :

• SI & TI telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi

• TI termasuk SI berbasis Internet yang dapat membantu segala jenis bisnis meningkatkan efisiensi
dan efektivitas proses bisnis, pengambilan keputusan manajerial, dan kerjasama kelompok kerja,
hingga memperkuat posisi kompetitif dalam pasar yang cepat sekali berubah

• TI & SI berbasis internet digunakan mendukung tim pengembangan produk, proses dukungan
untuk pelanggan, transaksi e-commerce, atau dalam aktifitas bisnis lainnya.
APA YANG DIMAKSUD DENGAN SISTEM INFORMASI ?

• Rangkaian orang, prosedur, dan sumber daya yang mengumpulkan, mengubah, dan
menyebarkan informasi dalam suatu organisasi

• Sebuah sistem yang menerima sumber daya data sebagai input dan memprosesnya ke dalam
produk informasi sebagai outputnya

Contoh sistem informasi


Sinyal asap rokok untuk komunikasi Katalog kartu di perpustakaan

Buku agenda
Cash Register

Kerangka Kerja Sistem Informasi bagi para Profesional Bisnis

 Konsep dasar keperilakuan, teknis, bisnis danmanajerial termasuk mengenai berbagai


komponen dan peran sistemin formasi. Contohnya meliputi konsep sistem informasi dasar yang
berasaladari teori sistem umum, atau konsep keunggulan kompetitif yangdigunakan untuk
mengembangkan aplikasi bisnis teknologi informasidalam keunggulan kompetitif.
 Teknologi Informasi.Konsep-konsep utama, pengembangan, danberbagai isu manajemen
teknologi informasi—yaitu meliputi hardware,software, jaringan, manajemen data, dan banyak
teknologi berbasisInternet.
 Aplikasi Bisnis.Penggunaan utama dari sistem informasi untuk operasi,manajemen, dan
keunggulan kompetitif bisnis
 Proses Pengembangan. Bagaimana para praktisi bisnis dan pakar informasi merencanakan,
mengembangkan, dan mengimplementasikansistem informasi untuk memenuhi peluang
bisnis.
 Tantangan Manajemen.Tantangan untuk secara efektif dan etismengelola teknologi
informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan,dan globaldalam bisnis.
• Mendukung Operasi Bisnis .

Mulai dari akuntansi sampai dengan penelusuran pesanan pelanggan, sistim informasi
menyediakan dukungan bagi manajemen dalam operasi/kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika
tanggapan/respon yang cepat menjadi penting, maka kemampuan Sistim Informasi untuk dapat
mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi bisnis menjadi kritis/penting.

Contoh : Kebanyakan took ritel saat ini menggunakan system informasi berbasis computer untuk
membantu mereka mencatat pembelian pelanggan, menelusuri persediaan,membayar pegawai,
membeli barang dagangan baru, serta untuk mengevaluasi tren penjualan.Operasi took akan
terhenti jika tidak ada dukungan dari system informasi semacam ini.

• Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial.

Sistim informasi dapat mengkombinasikan informasi untuk membantu manager


menjalankan menjalankan bisnis dengan lebih baik, informasi yang sama dapat membantu para
manajer mengidentifikasikan kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan
sebelumnya. Sistem Informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang lebih
baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.

Contoh : Keputusan mengenai lini barang dagangan apa yang perlu ditambah atau dihentikan,
atau jenis investasi apa yang mereka butuhkan,biasanya dibuat setelah sebuah analisis diberikan
oleh system informasi berbasis computer. Hal ini tidak saja mendukung pengambilan keputusan
para manajer toko, pembeli dan lainnya, tetapi juga membantu mereka melihat berbagai cara
untuk mendapatkan kelebihan dari para peritel lainnyadalam persaingan untuk mendapatkan
pelanggan.
• Mendukung Keunggulan Strategis.

Sistim informasi yang dirancang untuk membantu pencapaian sasaran strategis perusahaan
dapat menciptakan keunggulan bersaing di pasar.

Contohnya : manajemen toko mungkin membuat keputusan untuk memasang kios dengan layar
sentuh dalam sebuah toko mereka, yang terhubung dengan situs Web e-commerce mereka untuk
belanja online. Hal ini mungkin dapat menarik pelanggan baru dan membangun loyalitas
pelanggan karena kemudahan belanja dan pembelian barang dagangan yang disediakanoleh
system informasi semacam ini. Jadi, system informasi strategis dapat membantu menyediakan
produk dan layanan yang memberikan sebuah perusahaan keunggulan komparatif atas para
pesaingnya.

TREND SISTEM INFORMASI


Apa Itu e-bisnis

e-business sebagai penggunaan teknologi internet hingga ke pekerjaan yang berkaitan dengan
internet dan pemberdayaan proses bisnis, e-commerce, dan kerjasama usaha dalam sebuah
perusahaan dan dengan para pelanggan, pemasok serta pihak-pihak yang berkepentingan
(stakeholder) lainnya. Internet dan jaringan yang seperti internet bisnis--- di dalam perusahaan
(Intranet) dan antara perusahaan dengan mitra dagangnya (Ekstranet)--- telah menjadi
infrastruktur teknologi informasi utama yang mendukung aplikasi e-business untuk :

1. Merekayasa ulang proses bisnis internal


2. Mengimplementasikan system e-commerce dengan para pelanggan dan pemasok mereka
3. Meningkatkan kerja sama perusahaan antaranggota tim bisnis dan kelompok kerja
Perusahaan yang melakukan e-business
Internet dan teknologi serta aplikasi yang terkait membuat perubahan drastis dalam cara orang
bekerja dan mengoperasikan bisnis , dan bagaimana teknologi informasi mendu-kung kegiatan
operasi bisnis dan aktivitas kerja para pemakai .

• Bisnis dengan cepat akan berubah menjadi perusahaan e-business.

– Internet dan jaringan serupa Internet didalam perusahaan (intranets), dan jaringan
antar peru-sahaan dan mitra dagangnya (extranets) akan menjadi infrastruktur
Teknologi Informasi yang utama dalam mendukung kegiatan operasi bisnis dari
sebagian besar perusahaan.

• Perusahaan e-business bersandar pada teknologi seperti diatas karena:

– Rekayasa kembali dan revitalisasi proses bisnis internal

– Menerapkan sistem perdagangan elektronik antara perusahaan dengan para


penyalur dan pelanggan mereka.

3. Meningkatkan kerja sama antara berbagai Tim bisnis dan kelompok kerja yang ada dalam
perusahaan .

• E-Business:

– Didefinisikan sebagai penggunaan Teknologi Internet kedalam jaringan kerja dan


pemberda-yaan proses bisnis, perdagangan secara elektronik, komunikasi dan kerja
sama/kolaborasi dalam perusahaan(internal) serta dengan pelanggannya, para
penyalurnya, dan stakeholders bisnis lainnya.
 Transaction Processing Systems
 Mencatat dan memproses data dari transaksi bisnis
 Contoh: pemprosesan penjualan dan persediaan serta sistem akuntansi
 Process Control Systems
 Mengawasi dan mengendalikan proses fisik
 Contoh: penyulingan minyak menggunakan sensor untuk memonitor proses kimia
 Enterprise Collaboration Systems
 Mendukung komunikasi dan kerjasama tim
 Contoh: e-mail, video conferencing
Dua cara untuk memproses transaksi

 Batch Processing:
 Data transaksi dikumpulkan pada periode tertentu dan diproses secara periodik
 Contoh: IPK dihitung setelah seluruh nilai terkumpul
 Online Processing:
 Data diproses segera setelah transaksi terjadi
 Contoh: transaksi melalui ATM, point-of-sale di toko ritel

Dukungan Sistem Manajemen

 Management Information Systems (MIS)


 Memberikan informasi dalam bentuk laporan dan display
 Contoh: Laporan analisa penjualan harian
 Decision Support Systems (DSS)
 Memberikan dukungan interaktif untuk proses pengambilan keputusan
 Contoh: penetapan harga produk, perkiraan tingkat laba dengan menggunakan program
spreadsheet untuk malakukan what-if-analysis
 Executive Information Systems (EIS)
 Memberikan informasi penting dari berbagai sumber internal dan eksternal untuk para
eksekutif dan manajer
 Contoh: sistem yang memudahkan akses untuk menganalisis kinerja pesaing
SISTEM INFORMASI LAINNYA

 Expert Systems
 Menyediakan saran pakar
 Contoh: penasehat aplikasi kredit, memonitor proses, dan sistem diagnostik
pemeliharaan
 Knowledge Management Systems
 Mendukung pembuatan, pengaturan, dan penyebaran pengetahuan bisnis dalam
perusahaan
 Contoh: Intranet mengakses praktek bisnis terbaik, strategi proposal penjualan, dan
sistem penyelesaian/pemecahan masalah pelanggan.
 Functional business systems
 Fokus pada aplikasi operasional dan manajerial dari fungsi bisnis
 Contoh: Sistim informasi yang mendukung aplikasi akuntansi, keuangan, pemasaran,
manajemen operasi, dan manajemen sumber daya manusia.
 Strategic information systems
 Membantu mendapatkan keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing
 Contoh: penelusuran pengiriman, sistem web e-commerce, perdagangan bursa/saham
secara online , mengikuti/menelusuri pengiriman barang, dan Sistem perdagangan secara
elekronik dengan memakai Web..
 Cross-functional information systems
 Sistem yang menggabungkan berbagai tipe SI
 Mendukung banyak fungsi bisnis perusahaan
TANTANGAN MANAJERIAL TEKNOLOGI INFORMASI

TANTANGAN BISNIS TI

 Kebutuhan atas kecepatan dan fleksibilitas pengembangan siklus produk,proses


manufaktur, dan siklus pengiriman
 Perekayasaan ulang dan integrase lintas fungsi proses bisnis dengan menggunakan
teknologi internet
 Integrase e-business dan e-commerce ke dalam strategi, proses, struktur, dan budaya
organisasi

PERKEMBANGAN BISNIS TI

 Penggunaan internet, intranet, ekstranet dan Web sebagai infrastruktur TI utama


 Difusi teknologi Web untuk para pegawai, pelanggan, dan pemasok yang bekerja dengan
internet
 Komputer berjaringan global, kerja sama dan system pendukung keputusan

TUJUAN BISNIS TI

 Memberi para pelanggan apa yang mereka inginka, kapan dan bagaimana mereka
menginginkan, dengan harga terendah
 Koordinasi pemanufakturan dan proses bisnis dengan para pemasaran dan pelanggan
 Kemitraan saluran pemasaran dengan para pemasok dan distributor

Mengukur keberhasilan suatu IT


 efisiensi

1. Meminimalkan biaya, waktu dan penggunaan sumber daya informasi

 efektivitas
1. Mendukung strategi bisnis

2. Aktifkan proses bisnis

3. Meningkatkan struktur dan budaya organisasi

4. Meningkatkan nilai pelanggan dan bisnis

Pengembangan Solusi IT

• Siklus Pengembangan Sistim informasi secara tradisional adalah berdasarkan langkah-


langkah pendekatan sistem(sistem approach) untuk memecahkan suatu masalah:

• Penyelidikan Sistem. Langkah ini dimulai dengan proses Perencanaan Sistim Informasi
yang formal, untuk membantu menyeleksi berbagai pilihan peluang yang ada. Secara
khusus hal ini berhubungan dengan biaya untuk pengembangan suatu Sistim Informasi,
langkah ini meliputi suatu Analisa Cost/Benefit sebagai bagian dari suatu studi kelayakan.

• Analisa Sistem. Langkah ini meliputi suatu rangkaian kegiatan analisa kebutuhan
informasi bagi pemakai (akhir), lingkungan organisasi, dan sistem yang sekarang
digunakan untuk menentukan kebutuhan fungsional pada sistem yang baru (akan
dirancang).
• Disain Sistim. Pada langkah ini dirancang spesifikasi perangkat keras, perangkat lunak,
orang-orang, dan sumber daya data bagi sistem tersebut. Menentukan/merumuskan
informasi yang di-harapkan akan dihasilkan oleh Sistem yang baru nanti.

• Implementasi Sistem. Pada langkah ini organisasi mengembangkan atau mengadakan


perangkat keras dan lunak yang diperlukan untuk mengimplementasikan sistem yang
dirancang tsb. Uji coba terhadap sistem dan pelatihan bagi orang-orang yang akan
mengoperasikan dan menggunakan sistem adalah juga bagian dari langkah ini. Akhirnya,
organisasi harus melakukan kegiatan konversi dari sistem lama kepada sistem yang baru.

• Pemeliharaan Sistem. Didalam langkah ini, manajemen melakukan suatu proses


peninjauan ulang (review) pasca implementasi, untuk memonitor, mengevaluasi, dan
melakukan modifikasi terhadap sistem yang baru tersebut jika memang dibutuhkan

Tantangan etika dalam aplikasi TI

Tanggung Jawab Etis


1. Apa yang menggunakan TI mungkin dianggap tidak benar atau merugikan orang lain atau masyarakat?

2. Apa gunanya bisnis yang tepat dari internet atau TI perusahaan sumber daya?

3. Bagaimana Anda bisa melindungi diri dari kejahatan komputer?

Peluang Karir di IT
1. Outsourcing pemrograman dasar ke India, Timur Tengah dan Asia-Pasifik

2. Kuat kesempatan kerja di daerah lain di IS

3. Kekurangan berkualitas personel IS

4. Pekerjaan jangka panjang prospek positif dan menarik

KARIR DALAM TEKNOLOGI INFORMASI


Fungsi Sistem Informasi mewakili

 Area fungsional utama dari bisnis yang penting dalam keberhasilan bisnis, seperti fungsi
akuntansi, keuangan, manaj. Operasional, pemasaran, dan manajemen sumber daya manusia

 Kontributor penting dalam efisiensi operasional, produktivitas, dan moral pegawai, serta
layanan dan kepuasan pelanggan

 Sumber utama informasi dan dukungan yang dibutuhkan untuk menyebarluaskan


pengambilan keputusan yang efektif oleh manajer dan praktisi bisnis

 Bahan yang sangat penting dalam mengembangkan produk dan jasa yang kompentitif, yang
memberikan organisasi kelebihan strategis dalam pasar global

 Peluang karier yang dinamis, memuaskan, serta menantang bagi jutaan pria dan wanita

 Komponen penting dari sumber daya, infrastruktur, dan kemampuan perusahaan bisnis yang
membentuk jaringan

Konsep Sistem Informasi

 Teknologi. Jaringan computer adalah system dari berbagai komponen pemrosesan informasi
yang menggunakan berbagai jenis Hardware, software, manajemen data dan teknologi
jaringan telekomunikasi
 Aplikasi. Apalikasi bisnis dan perdagangan elektronik melibatkan system informasi bisnis
yang saling berhubungan satu sama lain
 Pengembangan. Mengembangkan berbagai cara untuk menggunakan teknologi informasi
dalam bisnis meliputi pendesainan komponen-komponen dasar system informasi
 Manajemen. Mengelola teknologi informasi memiliki penekanan pada kualitas, nilai bisnis
yang strategis, dan keamanan system informasi organisasi
Apa itu Sistem ?
 Sistem adalah sekelompok elemen yang saling berhubungan atau berinteraksi hingga
membentuk suatu kesatuan
 Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai
tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi
yang teratur, sistem semacam ini sering juga disebut dengan istilah sistem dinamis

Sistem dinamis memiliki tiga komponen atau fungsi dasar yang


berinteraksi :
 Input melibatkan penangkapan dan perakitan berbagai elemen yang memasuki system untuk
diproses.Contohnya, bahan baku mentah, energy, data dan usaha menusia harus terjamin dan
diatur untuk pemrosesan
 Pemrosesan melibatkan proses transformasi yang mengubah input menjadi output. Contohnya
adalah proses manufaktur, proses bernafasnya manusia atau perhitungan matematika
 Output melibatkan perpindahan eleman yang telah diproduksi oleh proses transformasi ke
tujuan akhirnya. Contohnya, barang jadi, layanan oleh manusia, dan informasi manajemen
harus dipindahkan ke para pemakainya. Contoh output komputer seperti : laporan, jadwal,
anggaran, surat, dan korespondensi. Output tersebut dapat dicetak, ditampilkan di layar
monitor, dan dapat berupa suara yang dihasilkan oleh speaker.

Sistem Cybernatic adalah sistem yang mengawasi dan mengatur dirinya sendiri atau sistem yang
memiliki komponen umpan balik dan pengendaliaan.

 Umpan balik adalah data mengenai kinerja system. Contohnya data mengenai kinerja penjualan
adalah umpan balik bagi manajer penjualan
 Pengendalian melibatkan pengawasan dan pengevaluasian umpan balik untuk menetapkan
apakah system bergerak menuju pencapaian tujuan atau tidak.Contohnya, seorang manajer
penjualan menjalankan pengendalian ketika menugaskan kembali seorang tenaga penjualan ke
wilayah penjualan yang baru, setelah mengevaluasi umpan balik mengenai kinerja penjualan
mereka.
KOMPONEN SISTEM INFORMASI

SUMBER DAYA SISTEM INFORMASI


Sumber daya sistem informasi terdiri dari (O’Brien, 2003, p11-14) :
1. Orang : orang dibutuhkan untuk mengoperasikan sistem informasi. Yang termasuk orang disini
adalah end user dan IS specialist.
2. Hardware : meliputi perangkat fisik dan material yang digunakan dalam mengolah informasi,
seperti CPU, storage, perangkat input atau output, terminal untuk interaksi, dan media komunikasi
data.
3. Software : meliputi perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya), perangkat lunak
aplikasi (aplikasi akuntansi), prosedur (prosedur memasukkan data, prosedur koreksi kesalahan, dll)
4. Data : data merupakan suatu sumber daya yang harus dikelola secara efektif untuk menghasilkan
keuntungan ke semua end user di organisasi. Data dapat berbentuk angka, gabungan dari huruf dan
angka, dan karakteristik lain yang menjelaskan transaksi bisnis dan event atau entitas lainnya.
5. Jaringan : teknologi dan jaringan telekomunikasi seperti internet, intranet, dan ekstranet telah
menjadi penting dalam keberhasilan suatu sistem informasi berbasis komputer. Jaringan
telekomunikasi terdiri dari komputer, processor komunikasi, dan perangkat lainnya yang terhubung
oleh media komunikasi dan dikendalikan oleh software komunikasi. Sumber daya komunikasi
meliputi : media komunikasi (coaxial cable, microwave, fiber optic, dll) dan layanan jaringan
(modem, network operating sistem, internet browser packages, dll)

Sumber daya manusia

Para Pakar – Sistem analis, pembuat software, operator sistem

Pemakai akhir – orang-orang lainnya yang menggunakan sistem informas

Sumber Daya Hardware

Mesin – komputer, monitor video, disk drive dll

Media – floppy disk, disk optical, cd dll

Sumber daya software

Program – program sistem operasi, program spreadsheet, dll

Prosedur – prosedur entri data, prosedur pendistribusian, dll

Sumber daya data

Deskripsi produk, catatan pelanggan, file kepegawaian, database persediaan

Sumber daya jaringan

Media komunikasi, pemroses komunikasi, software untuk akses dan pengendalian jaringani

Produk Informasi

Laporan manajemen dan dokumen bisnis yang menggunakan tampilan teks serta grafik, respon audio
dan formulir kertas
DATA VS INFORMASI

 Data adalah hasil pengamatan atau fakta yang masih mentah, yang secara khas menggambarkan
gejala phisik atau suatu transaksi bisnis.
 Lebih rincinya, data adalah pengukuran obyektif dari attribute (karakteristik) dari
entitas (manusia,tempat,barang dan kejadian)
 Informasi adalah data yang telah diubah menjadi konteks yang berarti dan berguna bagi para
pemakai akhir tertentu.
 Bentuk yang agregat, telah dimanipulasi, dan diatur
 Isinya dianalisis dan dievaluasi
 Ditempatkan dalam konteks yang tepat untuk pemakainya

AKTIVITAS SISTEM INFORMASI


 Input.Memindai secara optikal barang-barang dengan pengenal yang menggunakan kode
garis
 Pemrosesan. Menghitung pembayaran karyawan,pajak dan potongan gaji lainnya
 Output. Menghasilkan laporan dan tampilan mengenai kinerja penjualan
 Penyimpanan. Memelihara catatan mengenai pelanggan, karyawan, dan produk
 Pengendalian. Menghasilkan sinyal yang dapat didengar untuk menunjukkan entri yang
tepat atas data penjualan
 Sebagai professional bisnis harus mampu mengenali komponen dasar system informasi dan
mempu mengidentifikasi…
 Sumber daya manusia,hardware,software,data,dan jaringan yang digunakan
 Jenis produk informasi yang dihasilkan
 Cara melakukan aktivitas input,output,penyimpanan dan pengendalian