Anda di halaman 1dari 4

Seminar ilmiah

Dasar dasar Adiksi dan Penatalaksanaan


NAPZA terkini
KERANGKA ACUAN KERJA/ TERM OF REFERENCE

SEMINAR

DASAR-DASAR ADIKSI DAN PENATALAKSANAAN NAPZA TERKINI

2018

Kementrian Negara/lembaga : Kementrian Kesehatan RI

Unit eselon I/II : Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan RS


Ketergantungan obat Jakarta

Program : Pembinaan Pelayanan Kesehatan

Sasaran Program : Meningkatkan Akses Pelayanan Kesehatan Dasar dan


Pelayanan Rujukan Yang Berkualitas Bagi Masyarakat

Indikator Kinerja Program : Jumlah Pelaksanaan Seminar Kesehatan di Rumah Sakit


Ketergantungan Obat Jakarta

Kegiatan : Seminar Ilmiah

Sasaran : Meningkatnya Rujukan Manajemen dan Pelaksanaan


Tugas Teknis Lainnya Pada Program Pelayanan Kesehatan

Indikator Kinerja Kegiatan : Meningkatnya Pengetahuan Tenaga Kesehatan Tentang


Penatalaksanaan NAPZA dan Komplikasinya

Keluaran (output) : Layanan Operasional UPT BLU

Volume :1

Satuan Ukur : Paket Seminar


A. Latar Belakang

Perkembangan penyalahgunaan NAPZA akhir – akhir ini semakin meningkat dari tahun ke
tahun terus meningkat,. Korban Penyalahgunaan NAPZA terus meningkat, ini dapat kita lihat
dari meningkatnya jumlah penangkapan oleh aparat penegak hukum atas bandar dan pengedar
narkotika, zat adiktif dan psikotropika lainnya. Penggunaan zat – zat terlarang
tersebut dilarang, karena bila dipergunakania memiliki sifat“ Toleransi, memberikan daya
khayal dan imajinasi, menghilangkan rasa sakit “artinya : apabila dipergunakan, pemakai akan
ketagihan dan mengulangi kembali dan berkelanjutan sehingga menjadi ketagihan yang
akhirnya ia akan ketergantungan yang dapat mengakibatkan sipengguna mengalami kerusakan
sistim syaraf pusat yang berdampak pada sipengguna turunnya tingkat kesehatan tubuh,
hilangnya harga diri dan norma kehidupan sipengguna, hilangnya kepedulian terhadap diri
sendiri yang mengakibatkan hilangnya masa depan.

B. Gambaran Umum singkat


NAPZA adalah NAPZA adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif
lainnya, meliputi zat alami atau sintetis yang bila dikonsumsi menimbulkan perubahan
fungsi fisik dan psikis, serta menimbulkan ketergantungan . NAPZA adalah zat yang
memengaruhi struktur atau fungsi beberapa bagian tubuh orang yang mengonsumsinya.
Manfaat maupun risiko penggunaan NAPZA bergantung pada seberapa banyak, seberapa
sering, cara menggunakannya, dan bersamaan dengan obat atau NAPZA lain yang
dikonsumsi.

C. Penerima Manfaat/ Peserta


Peserta berjumlah 50 Orang yang terdiri dari tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitan
pelayanan di jakarta

D. Strategi Pencapaian Keluaran


a. Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Tanggal : 28 Juni 2018
Waktu : 08.00-16.00
Tempat : ruang Konfrensi lantai 2 RSKO
b. Tahapan Kegiatan
 Menyusun kegiatan Seminar
 Pelaksanaan kegiatan Seminar
 Koordinasi dengan tim pelaksana kegiatan Seminar
c. Tim Pelaksana Kegiatan
1. Drg. Imelda Kusumaningrum
2. Nur Aini