Anda di halaman 1dari 4

1. a). Apa yang dimaksud pelampung system A ?

b). Bagaimana bentuk , warna , tanda puncak , pelampung system A ?

jawab:
a).Pelampung sistem A adalah Gabungan sistim Cardinal dan Lateral ( Merah
disisi lambung kiri ). Aturan ini cocok dipakai di Eropa, Afrika, Australia,dan
beberapa perairan di Asia termasuk Indonesia.
b). SISI KIRI
Warna : merah
Bentuk pelampung : tumpul atau batang
Tanda puncak (jika ada) : gunting tunggal
Suar (jika dilengkapi) :
Warna : merah
Irama : sembarang
SISI KANAN
Warna : hijau
Bentuk pelampung : runcing atau batang
Tanda puncak (jika ada) : kerucut tunggal puncak ke atas
Suar (jika dilengkapi) :
Warna : hijau
Irama : sembarang
Nomor kanan : ganjil
Kiri : genap

2. a). Apakah Variasi itu?


b).Tergantung dari apa besar nilai Variasi tersebut ?
c). Dimana nilai Variasi dapat diperoleh ?

Jawab:
a). Variasi adalah sudut yang dibentuk antara utara sejati (US) dan utara magnet
(UM).
b). Besar nilai Variasi tergantung pada :
-TEMPATNYA DIBUMI
- TAHUN (WAKTU)
c).Nilai Variasi dapat diperoleh didalam:
-PETA LAUT
- PETA VARIASI

3. a). Apa saja benda-benda pembantu navigasi?


b). Jelaskan bentuk, nomor, tanda puncak, sifat, serta warna suar untuk
pelampung
kiri dan kanan sistim “B”
c).Dimana ditempatkan pelampung sistim kardinal ? Jelaskan cara
mengenali
sistim kardinal tersebut !

Jawab :
a). Benda benda pembantu navigasi misalnya : Bouy , Lampu Suar , peta laut ,
pulau- pulau , dll
b). SISI KIRI
Warna : hijau
Bentuk pelampung : runcing atau batang
Tanda puncak (jika ada) : kerucut tunggal puncak ke atas
Suar (jika dilengkapi) :
Warna : hijau
Irama : sembarang
Nomor kanan : ganjil
Kiri : genap
SISI KANAN
Warna : merah
Bentuk pelampung : tumpul atau batang
Tanda puncak (jika ada) : gunting tunggal
Suar (jika dilengkapi) :
Warna : merah
Irama : sembarang
c). Sistim Cardinal ditempatkan di daerah-dearah yang .
Cara mengenali sistem cardinal adalah dengan melihat tanda puncak nya
- Cardinal utara dua kerucut hitam bersusun tegak menghadap ke atas
- Cardinal timur dua kerucut hitam bersusun tegak dengan alasnya saling
berhadapan
- Cardinal selatan dua kerucut hitam bersusun tegak menghadap kebawah
- Cardinal barat dua kerucut hitam bersusun tegak dengan puncaknya saling
berhadapan

4. Apa maksud dari:


a). Haluan
b). Haluan Pedoman
c). Haluan magnet
d). Haluan sejati
e). Haluan Gyro

Jawab:
a). Haluan adalah sudut yang dibentuk utara dengan arah lunas kapal
b). Haluan pedoan ialah sudut antara UP dengan garis haluan kapal, dihitung
dari utara ke kanan.
c). Haluan Magnet (Hm) ialah sudut antara UM dengan garis haluan kapal,
dihitung dari utara ke kanan
d). Haluan Gyro adalah sudut yang dibentuk antara utra gyro dengan garis
haluan kapal

5. Pada daftar suar indonesia kolom 9 terdapat keterangan sbb: Cerlang


0,5 detik, gelap 2 detik, cerlang 0,5 detik, gelap 2 detik, cerlang 0,5 detik,
gelap 9,5 detik. Kelihatan dari 139,5ᵒ melalui Selatan Barat, utara timur
sampai 94,5ᵒ . tentukan :
a) Priode ?
b) Gambarkan sektor nampak suar tersebut !

Jawab:
a). Priode suar tersebut adalah 0,5 dtk + 2 dtk + 0,5 dtk +2 dtk + 0,5 dtk + 9,5
dtk = 15 detik
b). gambar sektor nampak nya :

6. Hitung lah HP yang harus dikemudikan jika :


NO HS VARIASI DEVIASI
a. 005ᵒ 2ᵒ T 6ᵒ T
b. 320ᵒ -5ᵒ +3ᵒ
c. 357ᵒ -4ᵒ -7ᵒ
Jawab :

HP
=HS – (V+D)
=005ᵒ - (2ᵒ + 6ᵒ)
= 359ᵒ
=HS – (V + D)
=320ᵒ - (-5ᵒ + 3)
=322ᵒ
=HS – (V + D)
=357ᵒ - (-4 + (-7))
=357ᵒ + 11ᵒ
=008ᵒ

7. Pada jam 10.00 wib kapal anda membaring menara KK sebesar 45ᵒ
(sejati) setengah jam kemudian baringan menara KK= 350ᵒ (sejati).
Selama itu ada arus Selatan dengan kekuatan 3 KNOT Haluan Sejati kapal
anda 080ᵒ kecepatan rata-rata 12 KNOT . lukislah posisi kapal anda pada
baringan terakhir !
Jawab:
Diketahui :
Bar I pukul 10.00 wib = 045ᵒ (sejati)
Bar II pukul 10.30 wib = 350ᵒ (sejati)
Arus = 3 KNOT selatan
Haluan kapal = 080ᵒ (sejati)
Kecepatan kapal = 12 KNOT
Maka jarak baringan I ke baringan II = 12 KNOT X 0,5 jam = 6 KNOT
GAMBAR

http://aanpelaut.blogspot.com/2016/06/contoh-soal-ilmu-pelayaran-
datar.html