Anda di halaman 1dari 3

1. Kondisi Lingkungan Bisnis PT.

Latinusa Tbk
Penerapan Kebijakan Lingkungan Latinusa dijamin dengan sistem pengelolaan lingkungan
yang menyeluruh, disusun berdasarkan standar lingkungan internasional EN ISO 14001. Saat
ini kami tengah membangun fondasi pengelolaan lingkungan untuk meraih sertifikasi
tersebut. Perhatian lebih juga difokuskan kepada peningkatan sifat kompatibilitas terhadap
lingkungan dari materi-materi yang kami gunakan dalam produksi dan dalam mengadaptasi
produk kami terhadap kebutuhan lingkungan dari masyarakat. Salah satu pedoman penting
bagi Latinusa adalah bekerja sama dengan komunitas, lembaga riset, universitas dan
organisasi lainnya dalam menangani berbagai isu lingkungan hidup.
Perlindungan terhadap lingkungan merupakan tujuan utama dari kebijakan perusahaan.
Seluruh keputusan bisnis terlebih dahulu ditelaah untuk memperkirakan potensi dampak
terhadap lingkungan dan kami terus melindungi basis kehidupan alami.
Kami menggunakan peralatan dan metode produksi yang ramah lingkungan. Dalam seluruh
kegiatan operasinya Latinusa menjamin bahwa energi dan bahan baku digunakan secara bijak
dan dampak terhadap lingkungan diminimalkan. Limbah produksi sebisa mungkin dihindari
dan didaur ulang atau dibuang secara aman.

Kami bertanggung jawab penuh atas produk kami. Ketahanan dan kemampuan untuk didaur
ulang menjadikan produk Latinusa bersifat ramah lingkungan. Objektif utama dalam tahap
engineering dan kontrol adalah meminimalkan penggunaan energi.

Kami senantiasa mengeksplorasi jalur baru dan mengambil bagian dalam inisiatif bersama
dalam rangka pelestarian lingkungan. Para insinyur kami senantiasa menghadirkan ide dan
teknologi baru untuk mengurangi kontaminasi udara, air dan tanah, menghemat bahan baku
dan menggunakan sumber daya yang dapat diperbaharui. Latinusa bekerja sama dengan
penyelenggara sektor industri dan lembaga perlindungan lingkungan dalam meraih tujuan-
tujuannya yang bersifat peduli lingkungan.

Perlindungan terhadap lingkungan merupakan tugas semua pihak dan bergantung secara
mutlak terhadap usaha setiap individu. Hal ini memerlukan dukungan kepedulian lingkungan
dari seluruh pegawai pada setiap tingkatan.

2. Strategi Yang Dijalankan Oleh PT. Latinusa Tbk


merupakan industri penghasil tinplate dan satu-satunya produsen tinplate yang ada di
Indonesia. Sebagai agen produsen tinplate, perusahaan ini dapat menghasilkan tinplate hingga
mencapai 130.000 ton pertahun dan dapat dioptimalkan sampai dengan 150.000 MT.
Walaupun kebutuhan/konsumsi tinplate di Indonesia melebihi kapasitas terpasang yang
dimiliki PT. Latinusa, ternyata PT. Latinusa belum dapat memaksimalkan kapasitas terpasang
yang dimilikinya, dalam beberapa tahun terakhir utilisasinya hanya berkisar 50% - 60% dan
utilisasi tertinggi dicapai pada tahun 2002 yang mencapai 70,20%. Hal ini disebabkan karena
tinplate yang dihasilkannya harus bersaing dengan tinplate yang berasal dari impor yang
masuk pasar Indonesia hingga melebihi produksi tinplate yang dihasilkan PT. Latinusa setiap
tahunnya.
lndustri tinplate nasional yaitu PT Latinusa dalam mengantisipasi persaingan yang semakin
tajam agar mampu mempertahankan eksistensinya dan untuk mengantisipasi perubahan
perubahan yang terjadi dalam era perdagangan bebas, memerlukan suatu strategi pemasaran
yang sesuai. Untuk mengidentifikasi slrategi pemasaran yang tepat bagi perusahaan,
dilakukan deskriptif analisis dengan melihat kepada Iingkungan eksternal dan Iingkungan
internal industri tinplate nasional sehingga didapatkan suatu rumusan strategi pemasaran
melalui matriks SWOT.
Dalam pemilihan strategi pemasaran dari rumusan strategi tersebut, digunakan Analytical
Hierarchy Process (AHP) sebagai alat bantu dan dilakukan pula strategi pemasaran sasaran
melalui Segmentation, Targeting dan Positioning.
Dari hasil kajian, didapatkan strategi pemasaran yang dapat diterapkan pada perusahaan,
yaitu strategi mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan target konsumen tinplate
pada segmen general can dan food & beverage. Strategi tersebut kemudian
diimplemenlasikan dengan pendekatan bauran pemasaran yang memfokuskan pelayanan dan
kepuasan bagi pelanggan.

3. Faktor Yang Harus Dipertimbangkan Dalam Memilih Dan Menetapkan Strategi Suatu
Perusahaan
Pertimbangan Regulasi dan Kebijakan Pemerintah
Semua organisasi beroperasi dalam kelompok masyarakat yang lebih luas. Apa yang dapat
dan tidak dapat dilakukan dalam kebijakan strategi perusahaan selalu dibatasi oleh regulasi,
kebijakan dan peraturan pemerintah.
Kondisi Persaingan dan Daya Tarik Industri Secara Keseluruhan.
Kondisi persaingan dan dan daya tarik industri secara keseluruban merupakan faktor penentu
strategi yang besar. Strategi perusahaan harus disesuaikan dengan sifat dan kombinasi faktor-
faktor kompetisi – harga, kualitas produk, fitur kinerja, layanan, garansi, dan lain-lain.
Apabila kondisi persaingan meningkat secara signifikan, maka perusahaan harus
meresponnya dengan tindakan strategis untuk melindungi posisinya.

Peluang Pasar dan Ancaman Eksternal Perusahaan


Peluang bisnis dan perkembangan eksternal memberikan merupakan pengaruh dalam proses
penyusunan strategi. Strategi perusahaan harus dengan sengaja diarahkan untuk menangkap
peluang pertumbuhan yang terbaik. Strategi juga harus memberikan respon terhadap ancaman
eksternal demi stabilitas kinerja perusahaan di masa datang.

Kekuatan Sumber Daya Perusahaan, Kompetensi, dan Kemampuan Kompetitif


Salah satu pertimbangan internal penentu strategi yang terpenting adalah apakah perusahaan
memiliki sumber daya, kompetensi dan kemampuan yang dibutuhkan untuk melaksanakan
strategi dengan optimal. Faktor-faktor inilah yang memungkinkan perusahaan untuk
memperbesar penguasaan pasar, mendukung daya kompetitif perusahaan dalam arena pasar,
dan menjadi dasar strategi perusahaan.

Ambisi Pribadi, Filsafat Perusahaan, dan Kepercayaan Etis Manajer


Pilihan strategi biasanya juga dipengaruhi oleh ambisi dan visi pendiri/pemilik perusahaan.
Setiap business owner memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai bagaimana cara
bersaing, bagaimana memposisikan perusahaan, serta image apa yang ingin dibentuk.

Pengaruh Shared Values dan Company Culture dalam Strategi


Kultur perusahaan juga memiliki kemungkinan yang besar dalam menentukan tindakan
strategis perusahaan, terkadang bahkan mendominasi pilihan langkah strategis. Nilai, budaya
kerja dan keyakinan tertentu dapat terpatri dalam pemikiran dan tindakan top manajemen.
Hal ini pada giliran berikutnya akan ikut mempengaruhi pilihan strategi yang akan
dirumuskan.

Menguji Strategi Bisnis Terbaik


Kriteria apa yang digunakan untuk memilih strategi terbaik? Apa standar yang dapat
digunakan untuk menentukan apakah strategi berhasil atau tidak? Tiga pengujian dapat
digunakan untuk mengevaluasi pilihan strategi terbaik, yakni :
1. Goodness of Fit Test— Strategi yang baik harus benar-benar cocok terhadap kondisi
industri dan kompetisi, peluang dan ancaman pasar, dan aspek lain dari lingkungan eksternal
perusahaan. Pada sisi lain, ia juga harus selaras dengan kekuatan dan kelemahan sumber
daya, kompetensi, dan kemampuan kompetitif perusahaan .
2. Competitive Advantage Test— Strategi yang baik harus mampu menigkatkan daya saing
perusahaan.
3. Performance Test— Strategi yang baik harus mampu meningkatkan kinerja perusahaan.
Dua jenis peningkatan kinerja yang paling sering dikatakan mengenai kemampuan strategi
adalah : meningkatkan profitabilitas serta meningkatkan kekuatan kompetitif perusahaan dan
posisi pasar dalam jangka panjang.