Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN KUNJUNGAN RUMAH

PROMOSI KESEHATAN

No. Tempat Perilaku Kondisi Pengobatan Edukasi Kesehatan


Lingkungan
1. Rumah pertama  Tidak mandi Ada SAB Tidak ada Pemberian pemahaman
(4 penderita, 1 2x sehari (Pamsimas) kepada penderita
sembuh, 3  Tidur secara Ukuran rumah mengenai TIPS
masih sakit) bersama kecil (tidak Kesehatan sehingga
 Memakai memenuhi syarat mempercepat proses
handuk dengan jumlah penyembuhan dan
bersama anggota keluarga) mencegah penularan
 Satu anak kepada masyarakat
belum sekitar. Terkait Istirahat
diimunisasi cukup, makan makanan
(umur masuk bergizi, menjaga
9 bulan) kebersihan diri dan
2. Rumah kedua  Kuku kotor, Ada SAB Obat tradisional lingkungan serta tidak
(3 penderita tidak (Pamsimas) (Kunyit) memecah/menggaruk
cacar, masih memotong Ventilasi kurang, gelembung pada kulit
sakit) kuku sirkulasi udara agar tidak
 Tidak mandi tidak baik menghitam/membekas.
2x sehari Pencahayaan Menyarankan untuk
segera berobat ke
 Memakai kurang
puskesmas keliling
handuk
pada hari itu juga.
bersama
3. Rumah ketiga  Tidur bersama Ada SAB Obat tradisional
Index case (Ibu  Anak (Pamsimas) (Paria dan
Markina dan 4 diimunisasi Kunyit)
anak sebagai  Ibu markina
penderita, bersin dan
sembuh) batuk tidak
menutup
mulut
 Ibu markina
mengikuti
lomba volley
desa pada
tahap akhir
penyembuhan.
Hasil wawancara :

1. Status imunisasi masih rendah. Berdasarkan wawancara dengan petugas imunisasi, cakupan
imunisasi desa Tubo Tengah masih rendah (tidak disebutkan angka mengenai cakupan imunisasi
MR). Hal tersebut didukung oleh kepala Desa Tubo Tengah, Bapak Ansar S.Pd.I jika beberapa
sekolah (DDI, MA) dan pemegang kebijakan di desa menolak imunisasi karena isu kandungan
vaksin yang tidak halal.