Anda di halaman 1dari 4

ROLE PLAY KOMUNIKASI TERAPEUTIK ANAK

PADA TAHAP DIAGNOSA KEPERAWATAN DI PUSKESMAS

(KOMUNIKASI DALAM KEPERAWATAN II)

OLEH:
MUFEBRINA
1811311010

FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS ANDALAS
2019
ROLE PLAY KOMUNIKASI TERAPEUTIK ANAK

PADA TAHAP DIAGNOSA KEPERAWATAN DI PUSKESMAS

 Keterangan
1. Perawat : Mufebrina
2. Pasien : Bunga
3. Ibu Pasien : Ibu Ani

 Ilustrasi
Seorang anak bernama Bunga berumur 9 tahun datang bersama ibunya ke Puskemas
dengan keluhan sejak 3 hari yang lalu anaknya mengalami demam tinggi disertai batuk berdahak.
Ibu klien mengatakan bahwa anaknya sering mengatakan sakit tenggorokan saat menelan
sehingga mengalami sulit untuk makan dan hanya makan 1/3 porsi dari biasanya. Klien tampak
pucat dan lemas, mukosa bibir kering. Suhu tubuh pasien 38,5 C.

 PRA INTERAKSI
- Persiapan perawat :
1. Perawat mempersiapkan diri
2. Perawat melakukan cuci tangan
3. Perawat mempersiapkan data pasien
- Persiapan pasien

 ORIENTASI
1. SALAM
Perawat : Assalamualaikum bunga,
Pasien : Waalaikumsalam suster,
Perawat : Saya suster Ina kembali lagi menemui bunga sesuai janji kita tadi,
Pasien : Iya suster,
2. EVALUASI/VALIDASI
Perawat : Oke baik Bunga, Bagaimana keadaan bunga sekarang ?
Pasien : Karena sudah minum air putih tadi , jadi tenggorokan bunga agak lega sedikit
Perawat : benar bu ,anaknya sudah banyak minum ?
Keluarga : Iya suster , hehe

3. KONTRAK
a. Topic/kegiatan/tindakan

Perawat : Oke baik, jadi sekarang saya ingin membicarakan terkait dengan masalah
kesehatan yang dialami bunga sesuai dengan data yang telah saya dapatkan tadi,
Keluarga : Iya suster, jadi bagaimana keadaan anak saya sus , apakah anak saya ada
gangguan penyakit sus?
Perawat : Kita bicarakan setelah kontraknya ya bu ..
b. Lama kegiatan/tindakan
Perawat : Kira-kira 10-15 menit ya bu,
Keluarga : Baik suster
c. Tempat/posisi kegiatan/tindakan
Perawat : Baiklah bunga, bunga ingin posisinya gimana? Duduk atau berbaring?
Pasien : Duduk aja boleh sus
Perawat : Boleh bunga

 KERJA/TINDAKAN

Perawat :Nah begini bu, anak ibu mengalami Hipertermi berhubungan dengan Proses
infeksi virus ditandai dengan anak ibu sudah mengalami panas, lemas sejak 3 hari
yang lalu disertai batuk berdahak sehingga tampak lemas kening teraba
hangat,suhu suhu tubuh pasien 38,5 C
Keluarga : Selain itu apakah ada gangguan lain sus?
Perawat : Ada bu, gangguan Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
berhubungan dengan Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan ditandai
dengan dengan anak Ibu sering mengatakan sakit pada tenggorokannya saat
menelan serta mengalami panas dan batuk sehingga mengalami sulit untuk makan
dan hanya makan 1/3 porsi dibandingkan biasanya. Anak Ibu juga terlihat
kesulitan untuk menelan, terdapat peradangan pada tenggorokan keadaan lidah
pucat. mukosa bibir pucat dan kering
Keluarga : Hmmm, jadi seperti itu ya sus
Perawat : Jadi setelah saya bekonsultasi dengan dokter,Ibu harus menjaga anak Ibu dulu
sampai sembuh. Jangan biarkan anak Ibu bermain panas panasan ataupun jajan
sembarangan. Lihat dan Kontrol selalu makanan ataupun minum agar kondisi
tubuh anak Ibu tetap terjaga
Keluarga : Iya, baik suster
Perawat : Bunga, baik baik ya nurut sama mamanya. Jangan lupa minum air putih yang
banyak
Pasien : Iya, baik suster

 TERMINASI
a. EVALUASI

Perawat : Baiklah, bunga dan juga Ibu masih ingat kan pesan yang saya smpaikan tadi?

Pasien dan Keluarga : Iya suster,

b. KONTRAK

Perawat :Baiklah, Nanti saya akan kembali lagi untuk memberikan obat penurun panas
sesuai yang dikatakan oleh dokter bu

Keluarga : iya suster

Anda mungkin juga menyukai