Anda di halaman 1dari 5

NAMA : DIMAS PRASETYO

NIM : 5163122003
PRODI : PEND. TEKNIK OTOMOTIF 2016

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TYPE THINK PAIR


SHARE (TPS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MEMPERBAIKI
SISTEM STARTER DAN PENGISIAN KELAS XI JURUSAN
TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 2 LUBUK BASUNG
Febra Yulisman, Martias Martias, Wagino Wagino

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak terdapatnya prestasi belajar siswa yang
belum mencapai KKM pada mata pelajaran Memperbaiki Sistem Starter dan Pengisian kelas XI
Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 2 Lubuk Basung. Salah satu faktor yang mempengaruhi
rendahnya prestasi belajar siswa adalah proses pembelajaran yang tidak menarik dan cenderung
membosankan serta belum efektifnya model pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Jenis
penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Randomize Control Group Only
Design. Sampel penelitian yaitu kelas XI TO 1 sebagai kelas eksperimen menggunakan model
pembelajaran type think pair share (TPS) dan kelas XITO 3 sebagai kelas kontrol menggunakan
model pembelajaran konvensional. Data penelitian ini merupakan prestasi belajar siswa kelas
eksperimen dan kelas kontrol pada ranah kognitif yang diperoleh dari nilai tes akhir. Prestasi
belajar kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran type think pair share (TPS)
memperoleh nilai rata-rata 83 dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional nilai rata-
ratanya 78,12. Setelah dilakukan uji-t pada taraf nyata 0,05 diperoleh thitung sebesar 3,29
sedangkan ttabel sebesar 1,677. Hal ini berarti thitung> ttabel, maka hipotesis penelitian diterima,
sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar siswa mata pelajaran
Memperbaiki Sistem Starter dan Pengisian pada pokok bahasan Mengidentifikasi Sistem
Pengisian kelas XI Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 2 Lubuk Basung.

Kata Kunci : Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS), Memperbaiki Sistem Starter dan
Pengisian, Prestasi Belajar
ABSTRACT

This research is motivated by there are still many students achievement that have not reached
KKM in the subject of Fixing Starter System and Charging XI Class of Light Vehicle Technique
at SMK Negeri 2 Lubuk Basung. One of the factors that affect the low achievement of students is
the learning process is not interesting and tend to be boring and not effective learning model
applied by teachers. The type of this research is Quasi Experiment with Randomize Control
Group Design Only design. The research sample is class XI TO 1 as experimental class using
the model of Think Pair Share (TPS) and class XI TO 3 as control class using conventional
learning model. The data of this study is the learning achievement of the students of the
experimental class and the control class in the cognitive domain obtained from the final test
score. The learning achievement of the experimental class applying the Think Pair
Share (TPS) learning model obtained an average score of 83 and the control class with
conventional learning the average score of 78.12. After the t-test at the real level of 0.05
obtained t count of 3.29 while the ttabel of 1.677. This means thitung> ttable, then the research
hypothesis is accepted, so it can be concluded that there is improvement of student learning
achievement subjects Improving Starter System and Charging on the subject Identify Charging
System class XI Light Vehicle Engineering in SMK Negeri 2 Lubuk Basung.

Keywords: Think Pair Share (TPS) Learning Model, Fixing Starter System and charging,
Learning Achievement.
HUBUNGAN MINAT KEJURUAN DENGAN KESIAPAN
MEMASUKI DUNIA KERJA MAHASISWA TEKNIK OTOMOTIF
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Harmen Harmen, Hasan Maksum, Martias Martias

ABSTRAK

Penelitian ini membahas tentang hubungan minat kejuruan dengan kesiapan memasuki
dunia kerja, yang dilatar belakangi pada masalah minat kejuruan mahasiswa terhadap dirinya
sebagai seorang mahasiswa yang menyebabkan rendahnya kesiapan memasuki dunia kerja
mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan hubungan antara minat kejuruan
dengan kesiapan memasuki dunia kerja mahasiswa Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas
Negeri Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan korelasional. Populasi dalam
penelitian ini adalah mahasiswa Teknik Otomotif angkatan 2014 dan 2015 sebanyak 73 orang.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah stratified random sampling dengan
menggunakan rumus Taro Yamane untuk menentukan jumlah sampel, jumah sampel dalam
penelitian ini adalah 43 orang mahasiswa. Data minat kejuruan mahasiswa dan kesiapan memasuki
dunia kerja diperoleh melalui angket yang telah dinyatakan valid dan reliabelnya. Jenis analisis
data yang digunakan adalah rumus korelasi Product Moment. Hasil dari analisis data diperoleh
bahwa minat kejuruan mahasiswa Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang,
perlu ditingkatkan lagi agar kesiapan memasuki dunia kerja lebih baik, angka koefisien korelasi
yang didapat ( ) = 0,616 lebih besar dari ( ) = 0,301 dan angka keberartian koefisiensi korelasi dari
kedua variabel diperoleh ( ) = 6,36696 lebih besar dari ( ) = 2,01954 dengan taraf signifikan 5%.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa minat kejuruan memiliki
hubungan yang positif dan signifikan dengan kesiapan memasuki dunia kerja.

Kata Kunci: Minat Kejuruan, Kesiapan Memasuki Dunia Kerja

ABSTRACT

This study discusses the relationship of vocational interest with the readiness to enter the
world of work, which is based on the problem of student's vocational interest towards him as a
student causing low readiness to enter the student work world. The purpose of this study is to
reveal the relationship between vocational interest with the readiness to enter the working world
of students of Automotive Engineering Faculty of Engineering, State University of Padang. The
type of this research is descriptive and correlational research. Population in this research is
student of Automotive Engineering class of 2014 and 2015 as many as 73 people. The sampling
technique in this study was stratified random sampling using Taro Yamane formula to determine
the number of samples, the number of samples in this study were 43 students. Data of vocational
interest of students and readiness to enter the work world obtained through questionnaire that has
been declared valid and reliable. The type of data analysis used is Product Moment correlation
formula. The result of data analysis shows that the interest of vocational students of Automotive
Engineering Faculty of Engineering State University of Padang, need to be improved again so that
the readiness to enter the work world better, the correlation coefficient obtained (r_hitung) =
0.616 is greater than (r_tabel) = 0,301 and the significance value of correlation coefficient of both
variables obtained (t_count) = 6,36696 bigger than (t_tabel) = 2,01954 with significant level 5%.
Based on the results of this study, it can be concluded that vocational interests have a positive and
significant relationship with the readiness to enter the world of work.

Keywords: vocational interests, working readiness


Rumusan Masalah

1. Bagaimana tingkat kepuasan siswa terhadap sarana dan prasarana pada


pelajaran Body and Painting di SMK PIRI 1 Yogyakarta?

2. Bagaimana minat belajar siswa pada mata pelajaran Body and Painting di
SMK PIRI 1 Yogyakarta?

3. Bagaimana pengaruh tingkat kepuasan siswa terhadap sarana dan


prasarana pada prestasi belajar siswa pada pelajaran Body and Painting
di SMK PIRI 1 Yogyakarta?

4. Bagaimana pengaruh minat belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa


pada pelajaran Body and Painting di SMK PIRI 1 Yogyakarta

Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah pelaksanaan praktik industri di SMK Negeri 2 Medan?

2. Bagaimanakah tingkat kesiapan mental kerja siswa kelas XI Program Keahlian


Teknik dan Bisnis Sepeda Motor SMK di Negeri 2 Medan?

3. Apakah ada hubungan pelaksanaan praktik industri dengan kesiapan mental kerja
siswa kelas XI Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor di SMK
Negeri 2 Medan?