Anda di halaman 1dari 5

1. JFET pada gambar 2.5 (a) memiliki VGS(off) = -4V dan IDSS = 12 mA.

Tentukan nilai minimum


dari tegangan VDD yang dapat menempatkan FET pada daerah arus konstan, jika RD = 560 Ω dan
VGS = 0 !

Penyelesaian :
Karena VGS(off) = -4 V, maka VP = 4V, yang merupakan juga nilai minimum dari VDS agar FET
bekerja memiliki arus yang konstan.
Dengan VGS = 0, maka arus konstannya adalah IDSS = 12 mA.
Tegangan yang ada pada RD akan sama dengan
i. VRD = (12mA)(560Ω) = 6,7 V
Dengan demikian tegangan VDD harus sama dengan
ii. VDD = VDS + VRD = 4V + 6,7V = 10,7 V
Nilai tegangan ini adalah nilai minimum VDD untuk membuat VDS = VP dan menempatkan FET
pada daerah arus konstan.
2. Lembaran data untuk JFET N-Channel MPF3821 menunjukkan nilai maksimum dari IGSS = -0,1nA
pada 250C untuk VGS = -30V dan nilai maksimum dari IGSS = -100nA pada 1500C untuk VGS = -
30V. Tentukan resistansi input minimum pada 250C !

Penyelesaian :

3. Sebuah JFET 2n5457 memiliki spesifikasi sebagai berikut : IDSS(min) = 1 mA, IDSS(maks) = 5 mA,
VGS(off)(min) = -0,5V dan VGS(off)(maks) = -6V. Tentukan resistansi untuk pembiasan sendiri
bagi JFET ini !

Penyelesaian :

Nilai-nilai resistansi yang mungkin untuk JFET ini adalah


4. Pilihan yang bagus adalah 820 Ω yaitu nilai standar resistansi yang ada di antara kedua nilai
ekstrim tersebut. Untuk membuktikannya, gambarkan resistansi ini pada kurva
transkonduktansi sehingga diperoleh titik Q minimum dan maksimum. Dari gambar tersebut
terlihat jelas bahwa resistansi 820 Ω adalah pilihan yang tepat, baik pada saat titik Q minimum
maupun maksimum.

Gambar 2.9. Kurva Transkonduktansi dengan titik Q minimum dan maksimum

5. Apa yang dimaksud dengan tegangan pinch-off (VP) dan VGS(OFF) ?


Jawab: Tegangan Pinch-off adalah Tegangan pada saat arus berhenti bertambah (titik B).
sedangkan tegangan VGS(OFF) adalah Tegangan VGS yang menyebabkan arus drain menjadi nol.
6. Apa yang dimaksud dengan IDSS ? Apa perbedaan ID dengan IDSS ?
Jawab: adalah arus drain maksimum dengan kondisi VGS = 0 Volt dan VDS = │Vp│. Sedangkan ID
adalah besar arus drain mengalir, kalau IDSS adalah jumlah arus drain maksimum
7. Apa yang disebut dengan transkonduktasi pada JFET ? Jelaskan !
Jawab: adalah kurva yang menunjukkan perbandingan antara arus drain (ID) dengan tegangan
gate-source (VGS).
8. Mengapa tegangan gate-source N-JFET harus selalu negatif atau nol ? Jelaskan !
Jawab: Karena Semakin negatif tegangan gate arus drain akan semakin berkurang, sehingga
suatu saat akan tercapai harga tegangan dimana arus drain menjadi nol. Jika gate dan source
dihubung singkat, maka akan diperoleh arus drain maksimum. Ingat jika VGS=0 lapisan deplesi
kiri dan kanan pada posisi yang hampir membuka. Perhatikan contoh kurva drain pada gambar
berikut, yang menunjukkan karakteristik arus drain ID dan tegangan drain-source VDS. Terlihat
arus drain ID tetap (konstan) setelah VDS melewati suatu besar tegangan tertentu yang
disebut Vp. Pada keadaan ini (VGS=0) celah lapisan deplesi hampir bersingungan dan sedikit
membuka. Arus ID bisa konstan karena celah deplesi yang sempit itu mencegah aliran arus
ID yang lebih besar. Perumpamaannya sama seperti selang air plastik yang ditekan dengan jari,
air yang mengalir juga tidak bisa lebih banyak lagi.

9. Ada berapa jenis rangkaian pembiasan pada JFET ? Sebutkan !


jawab: ada 3 yaitu: Pembiasan sendiri (Self Biasing), Bias Pembagi Tegangan, Bias Sumber Arus
10. Diketahui rangkaian JFET seperti gambar 2.3 dengan data IDSS = 10 mA dan Vp = -8 Volt,
tentukan:
a) VGSQ 23
b) IDQ
c) VDSQ

Gambar 2.3 Penguat FET bias tetap untuk contoh 2.1


Penyelesaian:
a) VGSQ = - VGG = -2 Volt
b) IDQ = IDSS(1 – VGS/Vp) 2
IDQ = 10 mA (1 - -2V/-8V)2
= 5,625 mA
c) VDSQ = VDD – ID.RD
= 16V – (5,625mA.2kΩ)
= 4,75 volt
Titik kerja JFET tersebut adalah:
VGSQ = - 2 Volt 24
IDQ = 5,625 mA
VDS = 4,75 Volt

11. Suatu rangkaian penguat JFET dengan self-bias seperti pada gambar 2.5. Diketahui data JFET
adalah sebagai berikut: IDSS = 8 mA dan Vp = - 6 Volt. Tentukan:
a) VGSQ
b) IDQ
c) VDSQ

Gambar 2.5 Rangkaian penguat JFET untuk contoh 2.2


Penyelesaian:
(a) Menentukan VGSQ dengan persamaan 2.5.
dengan menggunakan rumus ABC dapat diperoleh
VGS1 = - 2,587 Volt
Dan
VGS2 = - 13,9 Volt
Diantara dua harga VGS tersebut yang memenuhi syarat sebagai VGSQ adalah VGS1 = -
2,587 Volt karena terletak antara nilai 0 hingga Vp = - 6 Volt.
(b) Harga VGSQ = -2,587 Volt dimasukkan ke persamaan 2.6
diperoleh:

(c) Dengan persamaan 2.7 diperoleh harga VDS, yaitu:


VDS = VDD - ID (RD + RS)
VDS = 20 - (2,587m) (3,3K + 1K)
= 8,87 Volt