Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 3 Lhokseumawe


Mata Pelajaran : Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang, dan
Manufaktur
Kelas / Semester : XII / I
Program Keahlian : Akuntansi dan Keuangan
Materi Pokok : 1. Mencatat transaksi penerimaan kas dari pelunasan
piutang dagang kedalam buku jurnal khusus
2. Mencatat transaksi penerimaan kas dari penjualan
tunai dan transaksi lainnya kedalam buku jurnal
khusus
Alokasi Waktu : 8 x 45 Menit (4 Jp)
Pertemuan Ke : 1 dan 2

A. Kompetensi Inti ( KI )
KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
Akuntansi dan Keuangan Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potsi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja,
warga masyarakat nasional, regional dan internasional.
KI 4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang Akuntansi dan
Keuangan Lembaga.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan
menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif
dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

B. Kompetensi Dasar ( KD )
3.21 Menerapkan pencatatan transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang, penjualan
tunai, dan penerimaan lainnya ke dalam buku jurnal khusus.
4.21 Melakukan pencatatan transaksi penerimaan kas dari Pelunasan Piutang Dagang, Penjualan
tunai, dan penerimaan lainnya ke dalam buku jurnal khusus.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


Pertemuan 1
3.21.1 Menguraikan jurnal penerimaan kas dengan benar
3.21.2 Menguraikan transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang dengan benar
3.21.3 Menggambarkan format buku jurnal khusus penerimaan kas dengan tepat
3.21.4 Mengidentifikasi mekanisme pencatatan penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang ke
dalam buku jurnal khusus dengan benar
4.21.1 Melakukan pencatatan transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang kedalam buku jurnal
khusus dengan benar, tepat dan teliti.
Pertemuan 2
3.21.5 Membedakan penjualan tunai dan penerimaan kas lainnya dengan benar
3.21.6 Mengidentifikasi mekanisme pencatatan penjualan tunai dan penerimaan lainnya ke dalam buku
jurnal khusus dengan benar
4.21.2 Melakukan pencatatan transaksi penerimaan kas dari penjualan tunai, dan penerimaan lainya
kedalam buku jurnal khusus dengan benar, tepat dan teliti.

D. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 1
Pada akhir tahap pembelajaran diharapkan :
a. Melalui diskusi dan tanya jawab peserta didik mampu menguraikan jurnal penerimaan kas dengan
benar dan penuh percaya diri
b. Melalui diskusi dan tanya jawab peserta didik mampu menguraikan transaksi penerimaan kas dari
pelunasan piutang dagang dengan benar dan penuh percaya diri
c. Melalui diskusi dan tanya jawab peserta didik mampu menggambarkan format buku jurnal khusus
dengan tepat
d. Melalui diskusi dan tanya jawab peserta didik mampu mengidentifikasi mekanisme pencatatan
penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang ke dalam buku jurnal khusus dengan benar dan
penuh percaya diri
e. Melalui pemberian contoh dan penugasan peserta didik mampu melakukan pencatatan transaksi
penerimaan kas dari pelunasan piutang kedalam buku jurnal khusus dengan benar, tepat dan teliti.
Pertemuan 2
Pada akhir tahap pembelajaran diharapkan :
a. Melalui diskusi dan tanya jawab peserta didik mampu membedakan penjualan tunai dan penerimaan
kas lainnya dengan benar dan penuh percaya diri
b. Melalui diskusi dan tanya jawab peserta didik mampu mengidentifikasi mekanisme pecatatan
penjualan tunai dan penerimaan lainnya ke dalam buku jurnal khusus dengan benar
c. Melalui pemberian contoh dan penugasan peserta didik mampu melakukan pencatatan transaksi
penerimaan kas dari penjualan tunai, dan penerimaan lainya kedalam buku jurnal khusus dengan
benar, tepat dan teliti.

E. Materi Pembelajaran
Pertemuan 1
1. Pengertian jurnal penerimaan kas
2. Transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang
3. Format buku jurnal khusus penerimaan kas
4. Pencatatan transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang ke dalam buku jurnal khusus
Pertemuan 2
1. Perbedaan penjualan tunai dengan penerimaan kas lainnya
2. Pencatatan transaksi penerimaan kas dari penjualan tunai, dan penerimaan lainnya kedalam buku
jurnal khusus.

F. Pendekatan, Model dan Metode :


Pendekatan : Scientific Approach
Model : Problem Based Learning
Metode : Diskusi, Tanya Jawab, penugasan, pemberian contoh

G. Media dan Alat Pembelajaran


Media pembelajaran :
a. Tayangan Materi (Power Point), microsoft excell
b. Format Buku jurnal Khusus Penerimaan Kas

Alat Pembelajaran :
a. LCD
b. Laptop

H. KegiatanPembelajaran
Pertemuan 1 (4 JP)
Kegiatan Pembelajaran
A. Pendahuluan (15 Menit)
 Guru mempersiapkann siswa secara fisik maupun psikis agar siap mengikuti pembelajaran
dengan cara mengajak siswa berdoa
Kegiatan Pembelajaran
 Guru mengecek kehadiran siswa
 Guru menumbuhkan motivasi siswa dalam pembelajaran dengan cara meminta siswa
untuk menanyakan kesulitan mengenai materi sebelumnya dan meminta siswa yang lain
untuk menanggapinya.
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik atau memberikan scaffolding
untuk menyelesaikan masalah tersebut, apabila tidak ada peserta didik yang memberikan
jawaban yang benar.
 Menyampaikan kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi serta tujuan
pembelajaran, manfaat dalam kehidupan nyata, teknik penilaian dalam proses
pembelajaran

Fase I (Orientasi Peserta didik pada masalah)


B. Kegiatan Inti ( Menit)
Mengamati
 Siswa mengamati dan membaca tayangan materi tentang pengertian jurnal penerimaan
kas, transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang.
 Siswa membaca buku, artikel mengenai transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang
dagang
 Siswa mengamati dan membaca tayangan materi tentang pencatatan transaksi
penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang kedalam buku jurnal khusus
 Guru menampilkan studi kasus 1 yang tertera pada lembar kerja siswa, melalui media
pembelajaran power point.
 Guru meminta peserta didik mengamati (membaca) dan memahami studi kasus secara
individu dan mengajukan pertanyaan terkait hal-hal yang belum dipahami terhadap studi
kasus yang disajikan.
 Jika ada peserta didik yang mengalami kesulitan, maka guru mempersilakan peserta didik
lain untuk memberikan tanggapan, namun guru tetap memberikan scaffolding jika
dibutuhkan.
 Guru meminta peseta didik untuk menuliskan informasi yang terdapat dari studi kasus
tersebut secara teliti dengan menggunakan bahasa sendiri.
Fase II (Mengorganisasikan peserta didik belajar)
Elaborasi
 Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok heterogen yang terdiri dari 5-6 siswa
 Guru menyediakan hand out sebagai bahan belajar siswa serta guru membagikan Lembar
keja siswa yang berisikan studi kasus dan langkah-langkah pemecahan masalah serta
meminta siswa berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah
 Guru berkeliling mencermati peserta didik berdiskusi, jika ada siswa yang mengalami
kesulitan maka diberikan kesempatan untuk bertanya tentang hal-hal yang belum
dipahaminya.
 Siswa berdiskusi untuk mengklarifikasi tentang pencatatan transaksi penerimaan kas dari
pelunasan piutang dagang kedalam buku jurnal khusus serta contoh pencatatannya.
 Meminta peserta didik untuk bekerja sama menghimpun berbagai materi tentang
pencatatan transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang kedalam buku jurnal
khusus di dalam kelompoknya masing-masing.
Fase III (Membimbing Penyelidikan Individu dan kelompok)
Mengeksplorasi
 Setiap kelompok mengumpulkan data dan informasi tentang pencatatan transaksi
Kegiatan Pembelajaran
penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang kedalam buku jurnal khusus
 Dengan menggunakan materi yang telah disampaikan oleh guru serta dari berbagai
sumber literasi yang relevan dengan materi pembelajaran siswa mencatat semua informasi
yang diperoleh bersama dengan anggota kelompoknya, sehingga peserta didik mampu
memecahkan permasalahan yang disajikan dalam LKS.
Fase IV ( Mengembangkan dan menyajikan hasil )
Asosiasi/Konfirmasi
 Selama proses diskusi siswa diberikan kesempatan untuk berpendapat, memberi
masukan, tanya jawab serta saling mendukung untuk menalar dan merumuskan jawaban
terhadap masalah.
 Masing-masing kelompok menyampaikan/menyajikan hasil diskusi mereka tentang
pencatatan transaksi penerimaan kas dari pelunasan piutang dagang kedalam buku jurnal
khusus secara rapi, rinci dan sistematis.
Fase V (Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah)
 Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk menyajikan hasil diskusi kedepan kelas
dengan secara runtun, sistematis dan hemat waktu menggunakan media pembelajaran yang
ada.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik dari kelompok lain untuk memberikan
penjelasan tambahan ataupun menanggapi penjelasan dari kelompok penyaji.
 Guru melibatkan peserta didik utnuk mengevaluasi jawaban dari kelompok penyaji serta
masukan dari kelompok lainnya dan membuat kesepakatan bila jawaban yang disampaikan
sudah benar atau masih dianggap kurang tepat.
 Setelah semua kelompok telah mempresentasikan, maka guru mengumpulkan semua hasil
diskusi untuk dijadikan sebagai hasil belajar.
C. Penutup (15 Menit)
 Guru memberikan penguatan terhadap materi tentang pencatatan transaksi penerimaan kas
dari pelunasan piutang dagang kedalam buku jurnal khusus
 Guru dan siswa membuat kesimpulan dari proses pembelajaran
 Guru melaksanakan evaluasi untuk menguji pemahaman siswa.
 Guru menyampaikan rancangan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Pertemuan 2 (4 JP)
Kegiatan Pembelajaran
A. Pendahuluan (15 Menit)
 Guru mempersiapkann siswa secara fisik maupun psikis agar siap mengikuti pembelajaran
dengan cara mengajak siswa berdoa
 Guru mengecek kehadiran siswa
 Guru menumbuhkan motivasi siswa dalam pembelajaran dengan cara meminta siswa
untuk menanyakan kesulitan mengenai materi sebelumnya dan meminta siswa yang lain
untuk menanggapinya.
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik atau memberikan scaffolding
untuk menyelesaikan masalah tersebut, apabila tidak ada peserta didik yang memberikan
jawaban yang benar.
 Menyampaikan kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi serta tujuan
pembelajaran, manfaat dalam kehidupan nyata, teknik penilaian dalam proses
pembelajaran
Fase I (Orientasi Peserta didik pada masalah)
Kegiatan Pembelajaran
B. Kegiatan Inti (150 Menit)
Mengamati
 Siswa mengamati dan membaca tayangan materi tentang perbedaan penjualan tunai
dengan penerimaan kas lainnya
 Siswa membaca buku, artikel mengenai pencatatan transaksi penjualan tunai dengan
penerimaan kas lainnya kedalam buku jurnal khusus
 Siswa mengamati dan membaca tayangan materi tentang pencatatan transaksi penjualan
tunai dengan penerimaan kas lainnya kedalam buku jurnal khusus.
 Guru mengajukan studi kasus 2 yang tertera pada lembar kerja siswa, melalui media
pembelajaran power point.
 Guru meminta peserta didik mengamati (membaca) dan memahami masalah secara
individu dan mengajukan hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang disajikan.
 Jika ada peserta didik yang mengalami masalah, maka guru mempersilakan peserta didik
lain untuk memberikan tanggapan, namun guru tetap memberikan scaffolding jika
dibutuhkan.
 Guru meminta peseta didik untuk menuliskan informasi yang terdapat dari masalah
tersebut secara teliti dengan menggunakan bahasa sendiri.
Fase II (Mengorganisasikan peserta didik belajar)
Elaborasi
 Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok heterogen yang terdiri dari 5-6 siswa
 Guru menyediakan handout sebagai bahan belajar siswa serta guru membagikan Lembar
keja siswa yang berisikan masalah dan langkah-langkah pemecahan masalah serta
meminta siswa berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah
 Guru berkeliling mencermati peserta didik berdiskusi, jika ada siswa yang mengalami
kesulitan maka diberikan kesempatan untuk bertanya tentang hal-hal yang belum
dipahaminya.
 Siswa berdiskusi untuk mengklarifikasi tentang pencatatan transaksi penerimaan kas dari
penjualan tunai dan penerimaan lainnya kedalam buku jurnal khusus.
 Meminta peserta didik untuk bekerja sama menghimpun berbagai materi tentang
pencatatan transaksi penerimaan kas dari penjualan tunai dan transaksi lainnya kedalam
buku jurnal khusus di dalam kelompoknya masing-masing.
Fase III (Membimbing Penyelidikan Individu dan kelompok)
Mengeksplorasi
 Setiap kelompok mengumpulkan data dan informasi tentang pencatatan transaksi
penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan lainnya kedalam buku jurnal khusus
 Dengan menggunakan materi yang telah disampaikan oleh guru serta dari berbagai
sumber literasi yang relevan dengan materi pembelajaran siswa mencatat semua informasi
yang diperoleh bersama dengan anggota kelompoknya, sehingga peserta didik mampu
memecahkan permasalahan yang disajikan dalam LKS.
Fase IV ( Mengembangkan dan menyajikan hasil )
Asosiasi/Konfirmasi
 Selama proses diskusi siswa diebrikan kesempatan untuk berpendapat, memberi
masukan, tanya jawab serta saling mendukung untuk menalar dan merumuskan jawaban
terhadap masalah.
 Masing-masing kelompok menyampaikan/menyajikan hasil diskusi mereka tentang
pencatatan transaksi penerimaan kas dari penjualan tunai dan transaksi lainnya kedalam
buku jurnal khusus secara rapi, rinci dan sistematis.
Kegiatan Pembelajaran
Fase V (Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah)
 Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk menyajikan hasil diskusi kedepan kelas
dengan secara runtun, sistematis dan hemat waktu menggunakan media pembelajaran yang
ada.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik dari kelompok lain untuk memberikan
penjelasan tambahan ataupun menanggapi penjelasan dari kepompok penyaji.
 Guru melibatkan peserta didik utnuk mengevaluasi jawaban dari kelompok penyaji serta
masukan dari kelompok lainnya dan membuat kesepakatan bila jawaban yang disampaikan
sudah benar atau masih dianggap kurang tepat.
 Setelah semua kelompok telah mempresentasikan, maka guru mengumpulkan semua hasil
diskusi untuk dijadikan sebagai hasil belajar.
C. Penutup (15 Menit)
 Guru memberikan penguatan terhadap materi tentang pencatatan transaksi penerimaan kas
dari penjualan tunai dan transaksi lainnya kedalam buku jurnal khusus
 Guru dan siswa membuat kesimpulan dari proses pembelajaran
 Guru melaksanakan evaluasi untuk menguji pemahaman siswa.
 Guru menyampaikan rancangan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

I. Sumber Pembelajaran
Sumber Belajar :
 Astuti Sari Dewi. 2018. Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur.Surakarta
: CV Media Tama
 Lembar kerja peserta didik (LKPD)
 Buku Teks Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur kelas XII kurikulum
2013
 Bahan Ajar (Hand Out)
 Internet
https://dosenakuntansi.com/pengertian-jurnal-penerimaan-kas
https://www.akuntansilengkap.com › Akuntansi › Jurnal Penerimaan

J. Penilaian Proses dan Hasil Belajar


1.Prosedur Penilaian
o Aspek Kognitif, dengan menggunakan alat ukur Tes.
o Aspek afektif, alat ukurnya lembar observasi dan jurnal
o Aspek Psikomotor =

2. Alat Penilaian
a. Teknik : Non test dan Test
b. Bentuk :
 Penilaian pengatahuan : Tes tertulis Pilihan Ganda dan Uraian (soal terlampir)
 Penilaian keterampilan :
 Diskusi
 Studi Kasus mencatat jurnal penerimaan kas pada perusahaan
manufaktur
Penilaian sikap :
Jurnal
Nama Peserta Catatan Tanda Tangan
Hari/Tanggal Butir Sikap Tindak Lanjut
Didik Perilaku Siswa

Obervasi Sikap
Instrumen dan Rubrik Penilaian Sikap
Nama
Komunikatif Kerjasama Kreatif Kritis
No Peserta didik/ Nilai Akhir
Kelompok 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
4.
5.
n

Indikator Penilaian Sikap:


Komunikatif
a. Berkomunikasi secara efektif dan efisien
b. Menyampaikan pesan dengan baik
c. Penggunaan bahasa yang secara sosial dapat diterima dan memadai
d. Berkomunikasi yang tidak menyinggung perasaan orang lain
Kerja sama
a. Membantu teman lain yang mengalami kesulitan
b. Memberikan kontribusi pemikiran
c. Mengajak teman lain untuk melakukan tugas secara bersama
d. Berbagi bersama dalam menangani permasalahan
Kreatif
a. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
b. Berwawasan masa depan dan penuh imajinasi
c. Mampu memproduksi gagasan-gagasan baru
d. Mampu menemukan masalah dan mampu memecahkannya.
Kritis
a. Menanyakan dan menjawab pertanyaan
b. Mencari cara-cara yang dapat dipakai untuk mengatasi masalah-masalah
c. Berusaha mendapatkan informasi sebanyak mungkin dari sumber lain
d. Berpikir terbuka, yaitu berbicara secara kongkret.

Kategori nilai sikap:


Sangat baik : Apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik : Apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup : Apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang : Apabila memperoleh nilai akhir 1
K. Rencana Tindak Lanjut hasil penilaian (Remedial dan atau pengayaan)
Program Remedial :
Remedial Tes diberikan kepada siswa yang mendapatkan nilai di bawah 75 (untuk pengetahuan dan
keterampilan), dengan catatan jumlah siswa yang remedialnya sebanyak maksimal 30% dari jumlah
seluruh siswa di kelas.
Dan jika jumlah siswa yang remedial mencapai 50% maka diadakan remedial teaching terlebih dahulu,
lalu dilanjutkan remedial tes

Program Pengayaan :
Program pengayaan diberikan/ditawarkan kepada siswa yang mendapatkan nilai diatas 75 sebagai
bentuk pendalaman terhadap materi yang diberikan

REMIDIAL/PENGAYAAN
Target
Nama Kompetensi Indikator Bentuk Nilai
Dasar Materi Ketuntasan
No Peserta Pencapaian Remidial/
Pembelajaran Belajar
Didik Kompetensi pengayaan Remidi/
3 4 Awal
Pengayaan

Mengetahui, Lhokseumawe,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Irwan S.Pd, M.Si Nilawati, S.ST


Nip. 19701231 199801 1 003 -