Anda di halaman 1dari 2

Pada tahun 2017, Direktorat Pembinaan SMP dan Pusat Penilaian Pendidikan

bekerjasama melakukan survei nasional yang disebut Asesmen Kompetensi Siswa


Indonesia (AKSI). Mengambil sampel di dua provinsi yaitu DKI dan DIY dengan target
sasaran siswa kelas 8 SMP. Hasilnya senada dengan hasil studi internasional. 3 dari 5
siswa masih pada level kemampuan melakukan pengetahuan rutin. Perlu perbaikan yang
bersifat komprehensif dan berkelanjutan, salah satunya adalah dengan melakukan
penilaian formatif yang berkualitas, mampu mendiagnosa kelemahan siswa, sekaligus
memberikan umpan balik perbaikan pada pembelajaran. Kenyataan di lapangan
menunjukkan masih ada pekerjaan rumah dalam meningkatkan capaian mutu
pendidikan. Rendahnya mutu pendidikan ini dapat terlihat dari berbagai indikator mikro,
seperti : hasil studi Trends in

Prioritas.co.id.Lampung Barat – Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar


(K3S SD) Menggandeng Penerbit Erlangga Perwakilan Lampung Barat,
menyelenggarakan seminar pendidikan penilaian kurikulum 2013, di Aula SD
Negeri 2 Way mengaku, Rabu, (6/2/2019).

Acara yang di hadiri Oleh Pemateri Dr. Eko Setiawan. M.pd pakar kurikulum
dari Bandung, Darlin Ketua K3S SD Kabupaten Lampung Barat, Tri Arnado
Perwakilan dari Penerbit Erlangga, serta guru kelas 1, guru kelas 4
Kecamatan Sukau dan Kecamatan Balik Bukit.

Seminar pendidikan untuk para guru tersebut dibuka oleh Ketua K3S SD
Kabupaten Lampung Darlin dalam sambutannya Kami berterima kasih sekali
kepada Penerbit Erlangga yang telah berkenan memberikan semacam
workshop atau kegiatan terkait dengan penilaian K-13 kepada guru yang ada
di Kabupaten Lampung Barat,” ungkapnya.

Adanya seminar ini, sambungnya, tentu sangat berguna bagi para peserta
demi meningkatankan kompetensi dan keahlian guru dalam mengajar
terutama dalam penerapan K-13 khususnya guru dan kepala sekolah.

Pak darlin mengapresiasi seminar ini, karna Penerbit Erlangga tidak hanya
melalui bisnis saja, Tapi selalu mensuport, memberikan bukti serta
membantu guna peningkatan kemajuan pengabdian kepada pendidikan.
Untuk mengejar ketertinggalan maka kegiatan seminar ini sangat berguna,
sehingga guru tidak kebingungan lagi dalam memberikan penilaian hasil
belajar siswa,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Penerbit Erlangga Kabupaten Lampung


Barat Tri Arnado, mengungkapkan, bahwa pelaksanaan seminar ini untuk
mensosialisasikan terkait kurikulum 2013, karena guru-guru masih kesulitan
dalam memberikan penilaian karena ada beberapa revisi di kurikulum 2013.