Anda di halaman 1dari 2

Sementara LED merupakan dokumen evaluasi yang disusun secara komprehensif

sebagai bagian dari pengembangan institusi, yang tidak hanya menggambarkan status
capaian masing-masing kriteria, tetapi juga memuat analisis atas ketercapaian atau
ketidaktercapaian suatu kriteria. "Kita dituntut menemukenali kekuatan yang dimiliki serta
aspek yang perlu mendapat perbaikan.
Pada bagian akhir dari LED, Perguruan Tinggi harus melakukan analisis dan menetapkan
program pengembangan institusi yang akan digunakan sebagai basis penilaian pada
siklus akreditasi berikutnya. Dengan demikian upaya peningkatan mutu secara
berkelanjutan dalam upaya membangun budaya mutu perguruan tinggi, dapat segera
terwujud". Tutup Herdi
Sembilan kriteria yang dinilai dalam APT 3.0 adalah (1). Visi, misi, tujuan dan sasaran;
(2). Tata pamong, tata kelola dan kerjasama; (3). Mahasiswa; (4). Sumber daya manusia;
(5). Keuangan, sarana dan prasarana; (6). Pendidikan; (7). Penelitian; (8). Pengabdian
kepada masyarakat; dan (9). Luara dan Capaian Tridharma.
Adapun tim APT UTU yang mengikuti kegiatan ini antara lain adalah Dr. Ishak Hasan,
M.Si, Dr. Mursyidin, MA; Herdi Susanto, MT; Nellis Mardhiah, M.Sc; Triyanto, MA;
Aduwina, S.Sos., M.Sc; Mirdha Fahlevi, M.Sc; Nabil Zurba, M.Si; Teungku Nih Farisi,
M.Kes; Herman Syahputra, M.Si; Husni Mubarak, SH dan Said Adla Fauzan, MP.
(Aduwina).

Plh. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat Slamet Susanto menyampaikan bahwa dalam
mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik diperlukan penguatan dua pilar akuntabilitas. “Upaya pemerintah
dalam membangun akuntabilitas dibangun melalui upaya-upaya yang terukur, yaitu melalui dua pilar
akuntabilitas. Pilar pertama adalah peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), dan
pilar yang kedua adalah peningkatan Kapabilitas Aparat pengawasan Intern Pemerintah,” jelas Slamet.
Berkaitan dengan hal tersebut, Ia menambahkan bahwa dalam membangun sistem pengendalian intern dan
pengawasan intern harus tetap diikuti dengan upaya pembinaan integritas dan moral pegawai. “Harus kita sadari
bersama bahwa meskipun akuntabilitas sudah dibangun melalui SPIP dan APIP, hal tersebut dapat dilemahkan
oleh adanya 3 hal: intervensi, pengabaian sistem, dan kolusi. Ketiga hal tersebut erat hubungannya dengan isu
integritas. Oleh karena itu, SPIP perlu terus dikembangkan melalui Penilaian Maturitas SPIP agar dapat
diidentifikasi kelemahannya agar dapat dirancang tindakan perbaikan berdasarkan area of improvement yang
dihasilkan (continuous improvement),” terangnya.
Selanjutnya, rangkaian acara dilanjutkan dengan pelaksanaan pretest bagi seluruh peserta dan paparan dari para
narasumber, yaitu Strategi Peningkatan Maturitas SPIP oleh Koordinator Pengawasan JFA Bidang APD Jun
Suwarno, Penilaian Level Maturitas SPIP oleh Fakhri Kardina (Auditor Madya), Penjelasan Teknis Pengujian
Bukti dan Keterkaitan Sub Unsur dalam Penilaian SPIP oleh Dola Indrayani Putri (Auditor Pertama), dan
Penilaian Maturitas SPIP dengan Aplikasi E-SPIP Versi 2 oleh Ruben Meyer Pandapotan (Auditor Pertama).
Penyelenggaraan workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi bagi Tim Asesor Maturitas SPIP di
seluruh Pemerintah Daerah di Wilayah Provinsi Sumatera Barat yang telah dibentuk, utamanya terkait dengan
peningkatan pemahaman atas penyelenggaraan SPIP, proses penilaian Maturitas SPIP, pemenuhan bukti dukung,
keterkaitan antar unsur dan subunsur dalam SPIP, sampai dengan teknis penilaian dengan menggunakan Aplikasi
E- SPIP versi 2.
Klub Rottweiler Indonesia wilayah Jaya mengundang para penggemar anjing trah Rottweiler untuk
menghadiri seminar mengenai trah Rottweiler yang diselenggarakan pada:
Hari / Tanggal: Sabtu / 14 Februari 2009.
Waktu: 18.00 ~ selesai
Tempat: Villa Cinere Mas Jakarta Selatan, Jl. Taman Mercurius No.6
Pembicara: Mr. Frank B. Broer (Belanda), yang akan menjuri di pameran KRI tanggal 15 Februari
2009.
Topik: Mengenalkan standarisasi rottweiler dan bagaimana sistem penilaian Rottweiler itu sendiri.
Biaya : Rp. 50.000.- /Orang.
Tempat pendaftaran: Sekretariat KRI-Jaya, UP: Sdr. Takayuki 0817-0033123.