Anda di halaman 1dari 19

CRITICAL JOURNAL REVIEW

MK. EVALUASI HASIL BELAJAR


PRODI S1 PTE-FT

MK
Skor Nilai:

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA BERBASIS TIK PADA


PEMBELAJARAN DASAR LISTRIK ELEKTRONIKA
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
Mustofa Abi Hamid
2016

NAMA MAHASISWA : Wan Nur Diana Ningsih


NIM : 5173331034
DOSEN PENGAMPU :Dr. Sukarman Purba,ST,M.PD
MATA KULIAH : Evaluasi Hasil Belajar

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK - UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
Bulan September 2018
TEXT SUMMARY

Jurnal dengan judul “PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL


BELAJAR SISWA BERBASIS TIK PADA PEMBELAJARAN DASAR LISTRIK
ELEKTRONIKA” ini, memiliki kerangka konsep jurnal yang lengkap seperti tujuan
penelitian, metode, langkah-langkah, hasil penelitian dan pembahasannya. Selain
kerangkanya yang lengkap, topic yang dibahas pada jurnal tersebut dapat menjadi
acuan mahasiswa yang menjadi guru kedepannya dalam menghadapi penilaiain
evaluasi yang diterapkan di masing-masing sekolah.

Materi tersbut itu juga diterapkan kepada peserta didik dengan jurusan
elektronika SMK. Hal itu lebih spesifik untuk guru yang seperti apa yang tepat untuk
mengajar siswa tersebut.

i
Kata Pengantar

Pertama-tama Penulis mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha

Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya serta kesehatan kepada penulis

sehingga mampu menyelesaikan tagihan pembelajaran Critical Journal Review dengan

mata kuliah Evaluasi Hasil Belajar dengan pembahasan pokok “PENGEMBANGAN

INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA BERBASIS TIK PADA

PEMBELAJARAN DASAR LISTRIK ELEKTRONIKA.”

Critical Journal Review ini disusun dengan harapan dapat menambah

wawasan dan pengetahuan kita serta mampu memberi tanggapan serta kritikan

terhadap suatu pembahasan dengan sumber yang berbeda. Penulis menyadari bahwa

Critical Book Review yang disusun masih jauh dari kata kesempurnaan. Masih ada

terdapat kekurangan dalam menyusun dan menyampaikan materi yang sesuai dengan

judul topik. Karena itu Penulis sangat menantikan saran dan kritik dari pembaca yang

sifatnya membangun guna sempurna nya Critical Journal Review ini.

Akhir kata, Penulis berharap semoga Critical Journal Review ini dapat

memberikan wawasan dan pengetahuan bagi siapa saja yang memerlukannya dimasa

yang akan datang.

Medan,27 September 2018

Penulis

ii
DAFTAR ISI
Test Summary ......................................................................................................................... i

Kata Pengantar ...................................................................................................................... ii

Daftar Isi ................................................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1

1.1 Rasionalisasi Pentingnya CJR........................................................................................ 1

1.2 Tujuan Penulisan CJR ..................................................................................................... 2

1.3 Manfaat CJR ..................................................................................................................... 2

1.4 Identitas Artikel dan Jurnal yang direview ................................................................ 2

BAB II RINGKASAN ISI ..................................................................................................... 3

2.1 Pendahuluan .................................................................................................................... 3

2.2 Deskripsi Isi ..................................................................................................................... 4

BAB III PEMBAHASAN ...................................................................................................... 8

3.1 Pembahasan Isi Journal .................................................................................................. 8

3.2 Kelebihan dan Kelemahan isi Artikel Journal .......................................................... 12

BAB IV PENUTUP .............................................................................................................. 13

4.1 Kesimpulan .................................................................................................................... 13

4.2 Rekomendasi ................................................................................................................. 13

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................... 14

LAMPIRAN ......................................................................................................................... 15

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Pentingya Rasionalisasi Critical Journal Review


Critical Journal Review (CJR) merupakan suatu hal yang penting bagi

mahasiswa karena mempermudah dalam membahas inti hasil penelitian yang telah

ada. Terdapat beberapa hal penting sebelum kita mereview jurnal, seperti menemukan

jurnal yang sesuai dengan 1a na yang diangkat, membaca keseluruhan dari isi jurnal

dan mencoba untuk menuliskan kembali dengan bahasa sendiri pengertian dari jurnal

tersebut. Jurnal memiliki beberapa ciri-ciri, seperti dibatasi sesuai ketentuan yang

ditetapkan oleh organisasi penerorganisasi yang memuat jurnal ilmiah; memiliki judul

dan nama penulis serta alamat email 1a nasal organisasi penulis; terdapat abstract yang

berisi ringkasan dari isi jurnal, introduction, metodologi yang dipakai sebelumnya dan

metodologi yang diusulkan, implementasi, kesimpulan dan daftar pustaka.

Langkah penting dalam mereview sebuah jurnal, yaitu mengemukakan bagian

pendahuluan, mengemukakan bagian diskusi, mengemukakan bagian kesimpulan.

Hal-hal yang perlu ditampilkan dalam critical journal review, yaitu mengungkapkan

beberapa landasan teori yang digunakan oleh peneliti sebagai acuan dalam

penelitiannya dan tujuan apa yang ingin dicapai; mengungkapkan metode yang

digunakan, subjek penelitian, teknik pengumpulan data, alat pengumpul data, dan

analisis data yang digunakan; mengambil hasil dari penelitian yang telah dilakukan

dengan memberikan deskripsi secara singkat, jelas, dan padat; serta menyimpulkan isi

dari jurnal.

1
1.2 Tujuan Penulisan Critical Journal Review
1. Memahami dan menganalisis kelebihan dan kekurangan dari suatu jurnal.

2. Mempermudah dalam membahas inti hasil penelitian yang telah ada.

3. Mencari dan mengetahui informasi yang ada dalam suatu jurnal

1.3 Manfaat Critical Journal Review

1. Membantu semua kalangan dalam mengetahui inti dari hasil penelitian yang

terdapat dalam suatu jurnal.

2. Menjadi bahan evaluasi dalam pembuatan suatu jurnal di penerbitan berikutnya.

1.4 Identitas Artikel dan Journal yang direview

1. Judul Artikel : Pengembangan Insturmen Penilaian Hasil Belajar

Siswa Berbasis

TIK pada Pembelajaran Dasar Listrik Elektronika

2. Nama Journal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro

3. Edisi Terbit : Volume 1, Nomor 1 halaman 37-46

4. Pengarang Artikel : Mustofa Abi Hamid

5. Penerbit : Pendidikan Teknik Elektro, Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

6. Kota Terbit : Medan

7. Nomor ISSN : 2528-5696

8. Alamat Situs :file:///C:/Users/ACER/Downloads/Documents/822-1775-1-

PB.pdf

2
BAB II

RINGKASAN ISI JURNAL


2.1. Pendahuluan

Kegiatan penilaian siswa merupakan komponen penting dan integral di dalam

kegiatan belajar mengajar di sekolah. Untuk memperoleh informasi tentang pencapaian

hasil dari proses pembelajaran peserta didik sesuai dengan tujuan yang telah

ditetapkan, maka dibutuhkan penilaian hasil belajar. Menurut (Wahidmurni,

Mustikawan, & Ridho, 2010) fungsi penting bagi pendidik dalam mengevaluasi belajar

peserta didik adalah memberikan umpan balik kepada siswa dalam

mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi dari proses pembelajaran yang dilakukan.

(Miller, Linn, & Gronlund, 2012) mendefinisikan penilaian belajar siswa sebagai

berbagai prosedur untuk memperoleh informasi belajar siswa dan menentukan

keputusan berkaitan dengan kinerja atau hasil belajar siswa. Penilaian hasil belajar

siswa merupakan kegiatan guru yang berkaitan dengan pengambilan keputusan

tentang pencapaian kompetensi atau hasil belajar siswa selama mengikuti proses

pembelajaran.

Data penilaian siswa yang dikumpulkan guru melalui prosedur dan alat penilaian

yang sesuai dengan kompetensi yang harus dicapai oleh siswa atau indikator-indikator

yang telah ditentukan untuk dinilai. Alat penilaian hasil belajar dapat memanfaatkan

teknologi yang berkembang saat ini dimana penilaian hasil belajar siswa akan lebih

cepat menggunakan mesin (komputasi), menjangkau segala pekerjaan rutin

(otomatisasi), dan komunikasi dilakukan dari mana saja dan kapan saja.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki manfaat yang begitu luas

terhadap pencapaian tujuan pendidikan. Melalui TIK, guru dan siswa dapat

3
mengoptimalkan potensi pendidikan yang ada sehingga tujuan pendidikan yang telah

direncanakan bisa segera tercapai. TIK memberikan kontribusi positif terhadap

pembelajaran di sekolah dan supaya efektif diperlukan usaha sadar untuk saling

bekerja sama antara kepala sekolah, guru, orang tua, siswa serta seluruh komponen

pendukungnya termasuk infrastruktur sarana dan prasarana yang memadai.

2.2. Deskripsi Isi

1. Tujuan Penelitian

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk

instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK pada mata pelajaran Dasar Listrik

Elektronika (DLE) di jurusan Teknik Audio Video SMK Negeri 5 Padang.

2. Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif yaitu

dengan mendeskripsikan validitas dan praktikalitas instrumen penilaian hasil belajar

siswa berbasis TIK.

3. Metode

Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R

and D) dan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development,

Implementation and Evaluation). Jenis data yang diperoleh berupa data primer.

Tahap pertama yang dilakukan adalah analisis. Dalam tahap ini ada empat yang

dianalisis, yaitu analisis kebutuhan (needs assessment), analisis kurikulum, studi

literatur, dan analisis siswa. Analisis tersebut dijadikan landasan untuk

mengembangkan produk berupa instrumen penilaian siswa. Tahap kedua adalah tahap

4
perancangan (design) yang terdiri dari beberapa langkah yaitu penyusunan spesifikasi

produk, menulis instrumen soal tes dan menentukan skala instrumen, menelaah soal

dan menentukan pedoman penskoran, merancang bentuk awal (prototype) produk,

dan pengembangan produk instrumen hasil belajar siswa berbasis TIK berdasarkan

hasil rancangan prototype produk yang telah dibuat sebelumnya. Tahap ketiga adalah

pengembangan (development) yang berisikan validasi produk yang merupakan tahap

untuk menghasilkan produk pengembangan yang dilakukan melalui dua langkah,

yakni penilaian ahli (expert appraisal) yang diikuti dengan revisi produk, uji coba

pengembangan (developmental testing). Tahap keempat yaitu implementasi

(implementation) yang merupakan langkah nyata untuk menerapkan produk yang

telah dibuat. Tahap kelima yaitu evaluasi (evaluation) yang dilakukan untuk

mengevaluasi secara menyeluruh (komprehensif) terhadap produk instrumen penilaian

hasil belajar siswa berbasis TIK yang telah dihasilkan dan diimplementasikan.

4. Hasil Penelitian

Rata-rata nilai validitas isi/materi produk instrumen penilaian hasil belajar siswa

berbasis TIK adalah 91,25% dengan kategori sangat valid. Uji validitas desain produk

instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK dilakukan oleh dua validator

desain produk. Ratarata nilai validitas desain produk instrumen penilaian siswa

berbasis TIK sebesar 88,61% dengan kategori sangat valid.

Data uji praktikalitas produk instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis

TIK diperoleh dari tanggapan atau respon tiga guru dan 30 siswa terhadap kepraktisan

produkyang dikumpulkan menggunakan angket. Data hasil uji praktikalitas instrumen

penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK dari respon guru di atas menunjukkan total

nilai praktikalitas berdasarkan kualitas isi dan tujuan dan kualitas teknik. Rata-rata dari

nilai praktikalitas di atas menyatakan bahwa praktikalitas instrumen penilaian hasil

belajar siswa berbasis TIK dikategorikan sangat praktis dengan nilai rata-rata 85,70%.

5
Data hasil uji praktikalitas instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK

dari respon siswa di atas menunjukkan total nilai praktikalitas berdasarkan kualitas isi

dan tujuan, kualitas teknik, dan kemudahan pelaksanaan tes. Rata-rata dari nilai

praktikalitas di atas menyatakan bahwa praktikalitas instrumen penilaian hasil belajar

siswa berbasis TIK dikategorikan sangat praktis dengan nilai rata-rata 81%

Instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK ini merupakan alat evaluasi

yang dapat digunakan oleh guru untuk melakukan kegiatan penilaian hasil belajar

siswa pada ranah kognitif. Instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK

menggunakan Quiz Creator ini dapat menggantikan penilaian hasil belajar siswa

berupa tes secara konvensional yang menggunakan kertas dengan tes secara

komputerisasi sehingga dapat mengatasi kelemahan tes konvensional berbasis kertas.

Tes ini dilakukan setelah seluruh proses pembelajaran selesai. Soal-soal yang terdapat

pada instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK yang digunakan sudah

disesuaikan dengan materi pembelajaran yang diajarkan oleh guru pada saat proses

kegiatan belajar mengajar berlangsung sehingga instrumen penilaian ini

mampumengungkap kemampuan siswa yang sesungguhnya pada ranah kognitif.

Berdasarkan uji validasi yang telah dilakukan, didapatkan produk instrumen

penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK yang valid. Nilai validasi isi/materi secara

keseluruhan sebesar 89,72 dengan kategori sangat valid dan validasi desain sebesar

88,61%, sehingga dari segi isi atau konten materi produk dan desain sudah layak untuk

digunakan sebagai alat penilaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran DLE kelas X.

Berdasarkan uji praktikalitas yang telah dilakukan, dihasilkan presentase kepraktisan

produk berdasarkan respon guru sebesar 82,73% dengan kategori sangat praktis dan

presentase kepraktisan produk berdasarkan respon siswa sebesar 80,69% dengan

kategori praktis. Produk instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK yang telah

dikembangkan ini praktis untuk digunakan sebagai salah satu instrumen penilaian

hasil belajar siswa pada mata pelajaran DLE secara komputerisasi.


6
5. Kesimpulan dan Saran

Bentuk instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK pada pembelajaran

DLE yang dihasilkan adalah sebuah sistem penilaian hasil belajar siswa secara

komputerisasi menggunakan software Wondershare Quiz Creator. Penelitian

pengembangan ini menghasilkan instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK

pada pembelajaran DLE yang valid dan praktis sehingga dapat digunakan sebagai alat

evaluasi atau penilaian terhadap hasil belajar siswa yang akurat pada aspek kognitif.

Disarankan kepada guru untuk menerapkan produk instrumen penilaian hasil

belajar siswa berbasis TIK ini dalam setiap proses penilaian, seperti saat mid semester

maupun ujian semester dan ujian-ujian lainnya secara periodik. Siswa disarankan

menggunakan instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK pada saat ujian agar

dapat dijadikan sebagai sarana dalam membelajarkan sikap jujur dan sportif dalam

melakukan tes, selain itu juga dapat mengukur kompetensi dan kemampuan pribadi

yang sesungguhnya. Sekolah disarankan untuk meningkatkan fasilitas laboratorium

komputer dengan menambah unit komputer, memberikan pelatihan atau workshop

kepada guru mengenai pemanfaatan TIK untuk proses evaluasi danpembelajaran serta

mendukung untuk mengimplementasikan produk instrumen penilaian hasil belajar

siswa berbasis TIK ini sebagai alat evaluasi hasil belajar siswa atau sarana pelaksanaan

tes. Disarankan kepada peneliti lain agar mengembangkan produk instrumen penilaian

hasil belajar siswa berbasis TIK lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa,

serta mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat. Selain itu, disarankan

untuk mengembangkan pada pembelajaran lainnya dan menambah aspek yang dinilai

seperti aspek afektif dan psikomotor.

7
BAB III

PEMBAHASAN

3.3. Pembahasan Isi Journal

 Dari Segi Latar Belakang yang Dituliskan pada Jurnal

Dari jurnal yang dituliskan oleh Abi Mustofa Hamid, penilaian hasil belajar harus

memenuhi prinsip sebagaimana diungkapkan oleh (Anderson, 2003) yaitu (1)

bermakna (meaningfulness), siapa pun yang berkepentingan terhadap hasil penilaian

siswa dapat melihat makna di balik hasil penilaian yang telah dilakukan tersebut, (2)

transparansi atau keterbukaan (expicitness), setiap pihak yang membutuhkan informasi

hasil belajar siswa dapat mengetahui bagaimana guru melakukan kegiatan penilaian

belajar siswa dan hasil penilaiannya dan (3) adil (fairness), setiap siswa memperoleh

kesempatan yang sama di dalam sistem penilaian belajar yang dilakukan guru dan

sekolah. Adil bukan berarti setiap siswa memperoleh nilai yang sama tetapi

memperoleh nilai yang seharusnya diperoleh sesuai dengan kemampuan belajar

masing-masing siswa, serta memenuhi kriteria validitas (validity) dan reliabilitas

(reliability).

Sedangkan jurnal yang dituliskan oleh Herman Ari Martono, Suparmi, dan Nonoh

Siti Aminah menjelaskan bahwa instrument penilaian hasil belajar merupakan salah

satu alat ukur yang digunakan pendidik dalam melakukan kegiatan evaluasi proses

pembelajran maupun terhadap hasil belajar peserta didik (Suharsimi Arikunto, 2009).

Guru yang bertugas sebagai evaluator dalam melaksanakan evaluasi terhadap hasil

belajar dituntut melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap peserta didik, baik

dari segi pemahamannya terhadap materi atau bahan pelajaran yang telah diberikan

8
(aspek kognitif), maupun dari segi penghayatan (aspek afektif) dan pengalaman (aspek

psikomotor) (Sudijono A, 1996).

Menurut jurnal yang dituliskan oleh Hadijah, Santih Anggereni penilaian hasil

belajar dilakukan untuk mengukur hasil belajar yakni sejauh mana perubahan perilaku

yang diinginkan dalam tujuan pembelajaran telah dapat dicapai oleh para siswa. Dalam

mengukur hasil belajar, siswa didorong untuk menunjukkan penampilan maksimalnya.

Dari penampilan maksimal yang ditunjukkan dalam jawaban atas tes hasil belajar

dapat diketahui penguasaan siswa terhadap materi yang diajarkan dan dipelajari.

Berdasarkan ketiga pendapat di atas, dapat diartikan instrument penilaian belajar

adalah sebuauh kerangka atau panduan dalam menilai kemampuan peserta didik

dengan prinsip tertentu dengan tujuan agar pembelajaran yang diberikan dapat dicapai

oleh para peserta didik baik dari segi kognitif, afektif maupun psikomotorik.

 Dari Segi Metode yang digunakan pada Jurnal

Dari jurnal yang dituliskan oleh Abi Mustofa Hamid, metode pengembangan yang

digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. (Dick,

Carey, & Carey, 2006) menyatakan bahwa “ADDIE is an acronym referring to the major

processes: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation”.

Dari jurnal yang dituliskan oleh Herman Ari Martono, Suparmi, dan Nonoh Siti

Aminah, Model pengembangan perangkat pembelajaran yang disusun dalam

penelitian ini juga mengacu pada jenis pengembangan model ADDIE. Model ADDIE

merupakan model desain sistem pembelajaran yang memperlihatkan tahapan-tahapan

dasar desain sistem pembelajaran yang sederhana dan mudah dipelajari, serta sesuai

dengan karakteristik pendekatan saintifik Hal tersebut menjadi latar belakang peneliti

memilih model ADDIE.

9
Pada jurnal yang dituliskan oleh Hadijah, Santih Anggereni, Model Pengembangan

instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model 4-D. Prosedur

pengembangan instrumen tes hasil belajar kognitif menggunakan model 4-D yang

terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan

penyebaran (disseminate) sebagaimana dikemukan oleh Thiagarajan (Trianto. 2011:

189).

Dapat disimpulkan bahwa metode pengembangan yang digunakan sebagian besar

adalah mode ADDIE yaitu Analysis(Analisis), Design(Desain),

Develop(Pengembangan), Implement(Implementasi), dan Evaluate(Evaluasi). Hal ini

dikarenakan model tersebut menjelaskan tahapan-tahapan dalam instrument

pengembangan hasil belajar pada peserta didik sehingga dapat dijadikan metode yang

tepat dalam menilai kemampuan peserta didik.

 Hasil dan Penelitian yang didata dari Jurnal

Dari jurnal yang dituliskan oleh Abi Mustofa Hamid, Rata-rata nilai validitas

isi/materi produk instrumen penilaian hasil belajar siswa berbasis TIK adalah 91,25%

dengan kategori sangat valid. Uji validitas desain produk instrumen penilaian hasil

belajar siswa berbasis TIK dilakukan oleh dua validator desain produk. Ratarata nilai

validitas desain produk instrumen penilaian siswa berbasis TIK sebesar 88,61% dengan

kategori sangat valid.

Dari jurnal yang dituliskan oleh oleh Herman Ari Martono, Suparmi, dan Nonoh

Siti Aminah, Rencana pelaksanaan pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti

dalam penelitian ini telah memenuhi kriteria valid. Hal ini berdasarkan analisis data

kevalidan RPP yang mencapai skor rata-rata 3,90. Walaupun demikian masih

diperlukan perbaikan dan penyempurnaan lebih lanjut atau penyesuaian-penyesuaian

jika RPP akan diterapkan pada kondisi lain. LKS yang dikembangkan dalam penelitian
10
ini telah memenuhi kriteria valid. Hal ini di dasarkan pada hasil analisis data kevalidan

LKS mencapai skor 3,752. Berdasarkan hasil respon guru menunjukkan bahwa guru

tertarik pada pembelajaran pendekatan saintifik yang mencapai skor 3,39.

Sedangkan jurnal yang dituliskan oleh Hadijah, Santih Anggereni, instrumen tes

hasil belajar kognitif yang telah dikembangkan memenuhi kategori valid, karena aspek-

aspek dari instrumen yang dikembangkan menunjukan nilai rata-rata 3,88 yang berada

pada kategori sangat valid, berdasarkan kriterium yang ditentukan

sebelumnya.Sedangkan mengenai keefektifannya, uji coba yang telah dilakukan maka

kriteria kefektifan tercapai dengan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak

16 siswa dengan persentase sebesar 84 %. Kriteria keefektifan selanjutnya adalah respon

siswa, kriteria keefektifan terpenuhi jika 80 % siswa memberi respon positif terhadap

sejumlah aspek yang ditanyakan.

Dari hasil data di atas, dapat disimpulkan bahwa instrument penilaian padap

serta mencapai kondisi valid dengan nilai rata-rata 3,80. Sedangkan pada

keefektifannya, mencapai nilai rata-rata 3,55 dengan kondisi sangat efektif karena

respon siswa terhadap instrument tersebut juga emengaruhi data validitas tersebut.

 Rekomendasi Dari Jurnal yang direview

Dari ketiga jurnal di atas, dapat disimpulkan bahwa jurnal utama dan jurnal

pembanding yang pertama dapat dijadikan acuan dalam melaksanakan instrument

pengembangan hasil belajar pada peserta didik dikarenakan selain metode nya yang

dapat diterapkan dengan mudah, hasil yang diperoleh dari metode tersebut juga

mendapat pengaruh positif dalam proses penilaian hasil belajar. Sedangkan pada

jurnal pembanding kedua kurang cocok dijadikan acuan dikarenakan metode yang

diterapkannya, 4-D masih memiliki cakupan yang luas yang tidak dijelaskan satu

persatu mengenai metode tersebut.


11
3.2. Kelebihan dan Kekurangan isi Artikel Journal

Keunggulan Jurnal Utama :

 Adanya grafik pada hasil dan pembahasan pada penelitian tersebut dapat

memberikan kemudahan dalam memahami pembahasan hasil penelitian

tersebut

 Dari segi tata bahasa, kaliamat yang digunakan komunikatif dan tidak terlalu

formal sehingga pembaca dapat membaca dan memahami dengan lancar tanpa

harus terhambat oleh kata-kata yang jarang dipergunakan di zaman sekarang ini

 Metode yang digunakan pada penelitian tersebut juga dijelaskan tahap-tahap

dan bagaiamana cara pelaksanaannya dapat memberi gambaran yang mudah

dimengerti

 Dari segi identitas, lengkap disertai ISSN sebagai bukti bahwa jurnal tersebut

resmi diterima dan dapat dipercaya penelitian tersebut

Kelemahan Jurnal Utama :

 Pada pendahuluan, ada beberapa penjelasan yang tidak terkait dengan

penelitian tersebut seperti penjelasan mengenati mengenai mata pelajaran

tersebut

 Pada metode, dijelaskan jenis penelitian yang digunakan namun tidak didasari

latar belakang kenapa metode tersebut yang digunakan

 Pada hasil dan pembahasan penelitian, terdapat beberapa materi ataupun teori

yang dimasukkan sehingga hasl penelitian tersebut bercampur dengan materi

yang telah dijelaskan pada pendahuluan jurnal sebelumnya.

12
BAB

IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil adalah, kita sebagai reviewer dalam memilih

suatu jurnal untuk direview ada baiknya ditentukan tema terlebih dahulu untuk

mempermudahkan pencarian jurnal-jurnal pembanding lainnya. Selain itu, lihat

terlebih dahulu identitas pada jurnal yang akan mau direview seperti asal jurnal

tersebut, ISSSN, serta abstrak pada jurnal tersebut.

Selain itu, pada dalam penulisan Critical Journal Review tersebut pada awalnya

diringkas secara jelas jurnal utama tersebut. Selanjutnya masuk ke tahap pembahasan

penelitian, kesimpulan dan rekomendasi terhadap jurnal tersebut. Bandingkan dengan

jurnal-jurnal pembanding lainnya yang memiliki tema pembahasan yang sama untuk

mengetahui maksud dan isi pembahasan jurnal lainnya. Kemudian kita dapat menarik

kesimpulan dari jurnal tersebut.

4.2 Rekomendasi
Saran yang dapat saya berikan adalah, sebaiknya dalam penulisan Critical

Journal Review ini didasarkan dengan niat yang matang dan dalam kondisi yang sehat

untuk mencapai hasil yang maksimal. Selain itu, pilihlah jurnal yang mudah dipahami

dan sudah ditentukan sebelumnya.

13
DAFTAR PUSTAKA

Hadijah.Santih Anggereni.2016.Pengembangan Instrumen Tes Hasil Belajar Kognitif Mata

Pelajaran Fisika pada Pokok Bahasan Momentum dan Impuls SMA Kelas XI.Jurnal Pendidikan

Fisika,4,30-34

Hamid,Mustofa Abi.2016.Pengembangan Instrumen Hasil Belajar Siswa Berbasis TIK pada

Pembelajaran Dasar Listrik Elektronika.Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektr.1,37-46

Martono,Herman Ari.dkk.2016.Pengembangan Instrumen Hasil Belajar Fisika pada Kelas X

pada materi Hukum Newton dan Penerapannya Berdasarkan Kurikulum 2013.Jurnal

Inkuiri,5,155-159

14
LAMPIRAN

15