Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

PENULISAN TEKS ARTIKEL ILMIAH

Nama kelompok:
FERNANDEZ DANISH KHAN (5183121011)

DANIYEL LINGGA (5183121032)

RINDIANI (51811210003)

AGUNG VINEL PUTRA S.DEPARI (5181121009)

DOSEN PENGAMPU:

WAHYU WIJI ASTUTI S.Pd.,M.A.

PENDIDIKAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN


2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya kepada kita semua sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
tentang “Artikel Ilmiah” ini dengan baik.
Makalah ini diperoleh dari sumber-sumber yang berkaitan dengan artikel ilmiah dari
media internet yang berkaitan dengan artikel ilmiah tersebut, tak lupa kami ucapkan terima
kasih kepada dosen pengajar mata kuliah Bahasa Indonesia atas bimbingan dalam penulisan
makalah ini. Juga kepada rekan-rekan mahasiswa khususnya teman satu kelompok yang telah
mendukung sehingga dapat diselesaikannya makalah ini.
Kami mengharapkan dengan membaca makalah ini dapat memberi manfaat bagi kita
semua, dalam hal ini dapat menambah wawasan kita mengenai bagaimana perilaku konflik
dan stress yang terjadi dalam organisasi.
Memang makalah ini masih jauh dari kata sempurna, maka penulis mengharapkan
kritik dan saran dari pembaca agar bisa menjadi bahan koreksi diri penulis untuk menjadi
yang lebih baik dikemudian hari.

Medan , 4 november 2019


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...................................................................................... i
DAFTAR ISI.................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................... 3
A. Latar Belakang............................................................................................3
B. Rumusan Masalah........................................................................................4
C. Tujuan........................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN................................................................................. 5
A. Pengertian Artikel Ilmiah............................................................................. 5
B. Jenis-Jenis Artikel Ilmiah............................................................................. 6
1. Artikel Ilmiah Penelitian........................................................................... 6
2. Artikel Ilmiah Non Penelitian................................................................... 6
C. Sistematika Artikel Ilmiah............................................................................ 7
1. Sistematika Artikel Ilmiah Penelitian....................................................... 7
2. Sistematika Artikel Ilmiah Non Penelitian............................................. 10
BAB III PENUTUP.......................................................................................12
A. Kesimpulan................................................................................................ 12
B. Saran........................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................... 13
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kegiatan penelitian ilmiah dibangun atas dasar kepercayaan .Para ilmuwan percaya bahwa
hasil penelitian yang dilaporkan oleh peneliti lainnya adalah benar. masyarakat percaya
bahwa hasil-hasil penelitian menampilkan kejujuran pada ilmuwan dalam upaya untuk
menjelaskan dunia dan permasalahannya secara cermat dan tanpa prasangka .Kepercayaan ini
akan terus berlanjut hanya jika masyarakat ilmiah juga mencurahkan perhatiannya untuk
menunjukkan dan meneruskan nilai-nilai tersebut yang dihubungkan dengan perilaku etika
ilmiah
Perkembangan ilmu pengetahuan terjadi melalui kreativitas dan skeptisisme, keterbukaan
pada kontribusi ilmu baru, serta kegigihan dalam mempertanyakan kontribusi yang diberikan
dan konsensus keilmuan yang berlaku. Perkembangan teknologi tentunya juga mempengaruhi
perkembangan ilmu pengetahuan secara berarti.
Keberhasilan suatu penelitian tidak hanya merupakan keberhasilan individu peneliti, tetapi
juga merupakan keberhasilan komunitas ilmiah. Hal ini karena keberhasilan suatu penelitian
dilandasi oleh obeservasi dan gagasan baru peneliti, yang juga memanfaatkan hasil-hasil
peneliti sebelumnya.
Praktek ilmiah merupakan kegiatan yang melibatkan banyak hal. Peneliti mengumpulkan
dan menganalisis data, mengembangkan hipotesis, mengulangi dan mengembangkan hasil
penelitian sebelumnya, mengkomunikasikan hasil penelitian pada peneliti lainnya, mengulas
dan mengkritik hasil penelitian peneliti lainnya, melatih dan membimbing mahasiswa dan
peneliti muda, serta mengikatkan diri pada kehidupan komunitas ilmiah.

Masuknya hasil penelitian yang merupakan pengetahuan individu ke dalam lingkup


pengetahuan ilmiah, terjadi setelah hasil penelitian dipresentasikan atau dikomunikasikan
dengan cara tertentu sehingga dapat dinilai kebenarannya. Melalui cara ini, gagasan individu
dinilai dan digunakan secara kolektif sehingga secara bertahap akan menjadi pengetahuan
ilmiah.
Cara yang efektif dan dijadikan standar dalam mempresentasikan dan
mengkomunikasikan hasil penelitian adalah dengan cara ditulis dalam bentuk artikel ilmiah,
dan dipublikasikan pada majalah / jurnal ilmiah yang di-review.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari artikel ilmiah?
2. Apa saja jenis-jenis artikel ilmiah?
3. Bagaimana sistematika artikel ilmiah?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian artikel ilmiah.
2. Untuk mengetahui jenis-jenis artikel ilmiah.
3. Untuk mengetahui sistematika artikel ilmiah.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian artikel ilmiah


Suatu tulisan merupakan suatu usaha untuk mengkomunikasikan informasi, opini atau
perasaan ,dan biasanya juga menampilkan argumen tentang topik tertentu . Salah satu jenis
tulisan tersebut adalah tulisan ilmiah.
Istilah tulisan ilmiah, tulisan akademis, dan tulisan penelitian seringkali memiliki
makna yang sama walaupun berbeda dalam bentuk fisik dan peruntukannya. Universitas
Wisconsin membagi tulisan ilmiah menjadi: tulisan sastra, artikel penelitian, artikel ilmiah,
laporan laboratorium, dan tulisan disertasi.
Artikel ilmiah adalah bentuk tulisan yang memaparkan hasil penelitian yang telah
dilakukan. Dapat dikatakan bahwa artikel jenis ini merupakan bentuk ringkasan laporan
penelitian yang dikemas dalam struktur yang lebih ramping. Pada dasarnya artikel jenis ini
dapat dibagi ke dalam dua kategori, yakni (1) artikel yang memuat kajian hasil penelusuran
pustaka, dan (2) artikel yang berisikan ringkasan hasil penelitian yang memang dilakukan
oleh penulis secara langsung.
Peran artikel ilmiah sangat tergantung dari peruntukannya, yaitu untuk melaporkan,
mengartikan atau untuk menganalisis sumber-sumber yang dimiliki. Namun seringkali ketiga
hal tersebut tidak dapat dipisahkan. Secara lebih spesifik, suatu artikel ilmiah harus memiliki
ciri-ciri berikut:
1. Merupakan sintesa temuan-temuan tentang suatu topik dan pendapat penulis.
2. Merupakan pekerjaan yang memperlihatkan keaslian penulis.
3. Merupakan pengakuan / pernyataan / jawaban terhadap semua sumber yang digunakan.
4. Memperlihatkan bahwa penulis merupakan bagian dari suatu komunitas akademis.

Sehingga secara formal, pengertian artikel ilmiah adalah tulisan yang unik dan terintegrasi
dari fakta yang ada diluar penulis dan pengetian personal yang dihasilkan dari pemikiran
penulisnya.
Berdasarkan hal-hal di atas, maka suatu artikel tidak dapat dikategorikan artikel ilmiah
jika:
1. Hanya merupakan ringkasan suatu artikel atau buku.
2. Gagasan orang lain yang diulang tanpa adanya kritik.
3. Kumpulan cuplikan
4. Opini personal yang belum terbukti
5. Menyalin atau menerima gagasan pekerjaan orang lain tanpa menyatakan sumbernya.
Dengan demikian, suatu artikel ilmiah adalah sebuah karya ilmiah yang dikhususkan
untuk diterbitkan di jurnal ilmiah yang uraiannya bersifat sistematis, empiris, bisa dibuktikan
kebenarannya, objektif, rasional dengan menggunakan metode pemelitian yang telah
ditetapkan sebelumnya.

B. Jenis Artikel Ilmiah


Apapun bentuk fisik dan peruntukannya, tulisan ilmiah/artikel ilmiah dapat
dikelompokkan menjadi dua jenis utama, yaitu:
1. Artikel Imiah Penelitian
Artikel penelitian adalah karya tulis ilmiah yg dirancang untuk dimuat dlm jurnal atau
buku kumpulan artikel yg ditulis dg tata cara ilmiah dan mengikuti pedoman atau konvensi
ilmiah yang telah disepakati atau ditetapkan. ciri-ciri sebagai berikut.
a. Memuat hal-hal penting saja yang meliputi hasil penelitian, pembahasan hasil penelitian, dan
kesimpulan penelitian. Sementara materi pendukung lainnya di buat seringkas mungkin.
b. Sistematika penulisannya.
Dalam artikel ilmiah memuat Judul, Nama Penulis, Abstrak, Pendahuluan, Metode penelitian,
Hasil, Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, & Daftar Pustaka.

c. Prosedur penulisan.
Ada tiga kemungkinan prosedur penulisan artikel hasil penelitian.
1) Artikel hasil penelitian ditulis sebelum laporan penelitian secara lengkap dibuat. Tujuannya
untuk menjaring masukan-masukan dari pembaca sebelum peneliti menyelesaikan tulisan
lengkapnya. Masukan itu diharapkan meningkatkan kualitas hasil temuan penelitiannya.
2) Artikel hasil untuk jurnal ditulis setelah laporan teknis resmi selesai disusun. Prosedur kedua
ini berlaku karena pada umumnya menulis laporan penelitian teknis resmi merupakan
kewajiban, sedangkan penulisan artikelnya hanya bersifat anjuran.
3) Artikel penelitian yang diterbitkan di jurnal merupakan satu-satunya tulisan yang dibuat oleh
peneliti. Alternatif ketiga ini biasanya dilakukan oleh peneliti yang mendanai penelitiannya
sendiri. Bagi penelitian swadana, artikel hasil penelitian dalam jurnal merupakan forum
komunikasi yang paling efektif dan efisien

2. Artikel Ilmiah Non Penelitian


Artikel Ilmiah non penelitian atau konseptual adalah artikel ilmiah yang ditulis dari
hasil pemikiran atas suatu permasalahan. Adapun upaya untuk menghasilkan artikel jenis ini,
penulis terlebih dahulu mengkaji sumber-sumber yang relevan dengan permasalahannya, baik
yang sejalan maupun yang bertentangan dengan apa yang dipikirkannya.
Sejalan dengan pengertian tersebut, Suyitno memaparkan bahwa artikel ilmiah
nonpenelitian merupakan artikel yang mengacu pada semua jenis artikel yang bukan laporan
hasil penelitian. Cakupan telaah artikel ini antara lain, konsep, teori, prinsip, pengembangan
model, pemaparan fakta/fenomena, dan penilaian produk. Adapun penyajiannya dalam jurnal
ilmiah bergantung pada topik serta isi artikelnya.

Bagian paling vital dari artikel konseptual adalah pendapat atau pendirian penulis
tentang hal yang dibahas. Pendirian penulis dikembangkan dari analisis terhadap pikiran-
pikiran orang lain mengenai masalah yang sama yang telah dipublikasikan sebelumnya, dan
pikiran baru penulis tentang hal yang dikaji, jika memang ada. Jadi, artikel konseptual bukan
sekedar kolase atau tempelan cuplikan dari sejumlah artikel, apalagi pemindahan tulisan dari
sejumlah sumber, tetapi lebih menekankan hasil pemikiran analitis dan kritis penulisnya.

Dari paparan di atas, maka dapat diperoleh informasi adanya dua jenis artikel ilmiah,
yakni artikel hasil penelitian dan artikel non penelitian/konseptual. Perbedaan antara kedua
artikel tersebut ialah pada hal yang mendasari penelitian serta penekanan penalaran penulis.
Setelah paparan tentang jenis artikel ilmiah dapat kita pahami secara komprehensif, maka
selanjutnya yang perlu kita perhatikan ialah tentang sistematika cara penyusunan artikel
ilmiah penelitian dan non penelitian.

C. Sistematika Artikel Ilmiah


Struktur suatu tulisan ilmiah akan dipengaruhi oleh bentuk fisik, peruntukan, serta jenis
tulisan ilmiahnya. Namun demikian, secara garis besar suatu tulisan ilmiah akan terdiri dari :
judul dan abstrak; isi yang terdiri dari pengantar, metoda, hasil, diskusi atau analisis,
kesimpulan; serta daftar pustaka. Khusus untuk tulisan ilmiah yang akan dipublikasikan
pada prosiding atau jurnal tertentu, tentunya perlu mengikuti ketentuan penulisan dari
penerbitnya.
1. Sistematika Artikel Ilmiah Peneltian
a. Judul Artikel Ilmiah.
Judul dibuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Judul artikel yang baik
bersifat ringkas, informatif dan deskriptif, terdiri dari sejumlah kata yang seminimal
mungkin, tepat menggambarkan isi tulisan yang mengandung konsep atau hubungan antar
konsep; tepat

dalam memilih dan menentukan urutan kata. Judul disusun tidak terlalu spesifik. Penggunaan
singkatan atau formula kimia sebaiknya dihindari. Judul ditulis dengan huruf besar, istilah
bahasa asing ditulis dengan huruf miring .
b. Nama dan Alamat Penulis
Nama diri penulis ditulis tanpa mencantumkan gelar dan penulisan nama dari satu
artikel ke artikel lainnya harus tetap/konsisten, hal ini penting untuk pengindeksan nama
pengarang. Keterangan tentang program yang ditempuh, alamat penulis dan/atau e-mail yang
dicantumkan harus jelas, dan diletakkan pada catatan kaki di halaman judul dengan ukuran
huruf yang lebih kecil dari ukuran huruf pada isi teks.
Contoh:
DUNIA SIMBOLIK PENGEMIS KOTA BANDUNG
THE SYMBOLIC WORLD OF BEGGARS IN BANDUNG
Engkus Kuswamo
Universitas Padjadjaran
Program Doktor Ilmu Komunikasi
e-mail: koeskw@unpad.ac.id

c. Abstrak dan Kata Kunci (Abstract and Keywords)


Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak merupakan sari
tulisan yang meliputi latar belakang penelitian secara ringkas, tujuan, teori, bahan dan metode
yang digunakan, hasil temuan serta simpulan. Rincian perlakuan tidak perlu dicantumkan,
kecuali jika memang merupakan tujuan utama penelitian.
Abstrak bersifat konsisten dengan isi artikel dan self explanatory, artinya mengandung
alasan mengapa penelitian dilakukan ,dan tidak merujuk kepada grafik, tabel atau acuan
pustaka. Abstrak ditulis dalamjarak 1 spasi dengan jumlah kata tidak

lebih dari 150 kata yang dilengkapi dengan 3 – 5 kata kunci, yaitu istilah-istilah yang
mewakili ide-ide atau konsep-konsep dasar yang dibahas dalam artikel.

d. Pendahuluan (Introduction)
Dalam pendahuluan dikemukakan suatu permasalahan/konsep/hasil penelitian
sebelumnya secara jelas dan ringkas sebagai dasar dilakukannya penelitian yang akan ditulis
sebagai artikel ilmiah. Pustaka yang dirujuk hanya yang benar-benar penting dan relevan
dengan permasalahan untuk men”justifikasi” dilakukannya penelitian, atau untuk mendasari
hipotesis. Pendahuluan juga harus menjelaskan mengapa topik penelitian dipilih dan
dianggap penting, dan diakhiri dengan menyatakan tujuan penelitian tersebut.

e. Metode (Methods)
Alur pelaksanaan penelitian harus ditulis dengan rinci dan jelas sehingga peneliti lain
dapat melakukan penelitian yang sama .Spesifikasi bahan-bahan harus rinci agar orang lain
mendapat informasi tentang cara memperoleh bahan tersebut. Jika metode yang digunakan
telah diketahui sebelumnya, maka acuan pustakanya harus dicantumkan. Jika penelitian
terdiri dari beberapa eksperimen, maka metode untuk masing-masing eksperimen harus
dijelaskan.

f. Hasil dan Pembahasan (Results and Discussion)


Hasil penelitian dalam bentuk data merupakan bagian yang disajikan untuk
menginformasikan hasil temuan dari penelitian yang telah dilakukan. Ilustrasi hasil penelitian
dapat menggunakan grafik/tabel/gambar. Tabel dan grafik harus dapat dipahami dan diberi
keterangan secukupnya. Hasil yang dikemukakan hanyalah temuan yang bermakna dan
relevan dengan tujuan penelitian.
Temuan di luar dugaan yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian harus mendapat
tempat untuk dibahas. Jika artikel melaporkan lebih dari satu eksperimen, maka tujuan setiap
penelitian harus dinyatakan secara tegas dalam teks, dan hasilnya harus dikaitkan satu sama
lain. .
Dalam Pembahasan dikemukakan keterkaitan antar hasil penelitian dengan teori,
perbandingan hasil penelitian dengan hasil penelitian lain yang sudah dipublikasikan.
Pemnbahasan menjelaskan pula implikasi temuan yang diperoleh bagi ilmu pengetahuan dan
pemanfaatannya.

g. Simpulan dan Saran (Conclusion and Suggestion)


Simpulan merupakan penegasan penulis mengenai hasil penelitian dan pembahasan.
Saran hendaknya didasari oleh hasil temuan penelitian, berimplikasi praktis, pengembangan
teori dan atau penelitian lanjutan.

h. Ucapan Terimakasih (Acknowledgement)


Ucapan terima kasih dibuat secara ringkas sebagai ungkapan rasa terima kasih penulis
kepada tim promotor/tim pembimbing, dan pihak –pihak yang telah membantu dalam
penelitian serta pemberi dana.

i. Daftar Pustaka (References)


Bahan rujukan (referensi) yang dimasukkan dalam daftar pustaka hanya yang benar-
benar disebutkan dalam naskah artikel. Penulisan daftar rujukan secara lengkap dilakukan
pada halaman baru. Agar penulisan daftar pustaka lengkap, maka daftar dibuat sebagai tahap
penulisan paling akhir. Naskah dibaca dari awal sampai akhir, lalu ditulis dalam daftar semua
referensi yang ada dalam naskah dan daftar tersebut digunakan untuk menyusun daftar
pustaka.
Gaya penulisan pada setiap jumal tidak sama (disebut: Gaya Selingkung), sehingga
harus dipelajari dengan seksama bagaimana gaya dari jumal yang akan dikirimi naskah
artikel. Konteks rujukan yang dicantumkan hanya yang benar-benar ada kaitannya dengan isi
penelitian. Perlu diminimalkan pencantuman referensi dari skripsi, tesis, disertasi, abstrak, in
press. Bahan rujukan berbahasa asing ditulis sesuai dengan aslinya. Penggunaan et at, dalam
bahan rujukan hanya digunakan jika jumlah penulis terdiri lebih dari 6 orang.
Penulisan daftar pustaka masing-masing bidang ilmu mengikuti pedoman yang dikeluarkan
oleh organisasi intemasional yang menerbitkan publikasi berkala. Dalam sistem penulisan
nama dipergunakan sistem penulisan nama penulis secara intemasional .Apabila nama
keluarga penulis tidak jelas, maka dituliskan nama penulis secara lengkap. Contoh Daftar
Pustaka sebagai berikut :
Pengarang tunggal:
Goldschmidt, W. 1992. The Human Career The Self in the Symbolic World. Cambridge:
Black Well

2. Sistematika Artikel Ilmiah Non Penelitian


Suatu artikel nonpenelitian berisi hal-hal yang sangat esensial; oleh karena itu biasanya
jumlah halaman yang disediakan tidak banyak antara (10-20 halaman). Unsur pokok yang
harus ada dalam artikel nonpenelitian dan sistematikanya adalah sebagai berikut:
a. Judul
b. Nama dan alamat penulis
c. Abstrak dan kata kunci
Dalam artikel nonpenelitian, abstrak berisi ringkasan dari isi artikel yang dituangkan
secara padat, bukan komentar atau pengantar dari penyunting atau redaksi. Abstrak
hendaknya ditulis dalam bahasa inggris yang baik susunannya. Terjemahan judul artikel
berbahasa indonesia dimuat pada baris pertama abstrak berbahasa inggris. Panjang abstrak
50-75 kata yang ditulis dalam satu paragraf. Abstrak diketik dengan spasi tunggal dengan
menggunakan format yang lebih sempit dari teks utama (margin kanan dan kiri menjorok
masuk 1,2 cm).
Kata kunci adalah kata pokok yang menggambarkan daerah masalah yang dibahas
dalam artikel atau istilah-istilah yang merupakan dasar pemikiran gagasan dalam karangan
asli, berupa kata tunggal atau gabungan kata. Jumlah kata kunci sekitar 3-5 buah.
d. Pendahuluan
Berbeda dengan isi pendahuluan didalam laporan hasil penelitian, bagian pendahuluan
dalam artikel non penelitian berisi uraian yang mengantarkan pembaca kepada topik utama
yang akan dibahas.
e. Bagian inti
Judul, judul bagian, dan isi bagian ini suatu artikel nonpenelitian sangat bervariasi,
tergantung pada topik yang dibahas. Hal yang perlu mendapat perhatian pada bagian ini
adalah pengorganisasian isinya.
f. Penutup
Istilah penutup digunakan sebagai judul bagian akhir dari suatu artikel nonpenelitian, jika
isinya hanya berupa catatan akhir atau yang

sejenisnya. Jika pada bagian akhir berisi kesimpulan hasil pembahasan pada bagian
sebelumnya, perlu dimasukkan judul bagian kesimpulan.
g. Daftar rujukan
Bahan pustaka yang dimasukkan dalam daftar rujukan harus disebutkan dalam batang
tubuh artikel. Daftar rujukan harus lengkap, mencakup semua bahan pustaka yang telah
disebutkan dalam batang tubuh artikel.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Suatu artikel ilmiah adalah suatu tulisan tentang topik tertentu, yang dilandasi oleh hasil
dan pemikiran peneliti sebelumnya, yang menyertakan hasil dan gagasan penulisnya,
sehingga menjadi hasil dan gagasan yang baru.
Artikel ilmiah terbagi 2 (Hamid, 2001) :
1. Artikel Ilmiah Penelitian
2. Artikel Ilmiah Non Penelitian
Sistematika Artikel Ilmiah Penlitian :
1. Judul Artikel Ilmiah
2. Nama dan Alamat Penulis
3. Abstrak dan Kata Kunci
4. Pendahuluan
5. Metode
6. Hasil dan Pembahasan
7. Simpulan dan Saran
8. Ucapan Terima Kasih
9. Daftar Pustaka
Sistematika Artikel Ilmiah Non Penelitian :
1. Judul Artikel Ilmiah
2. Nama dan Alamat Penulis
3. Abstrak dan Kata Kunci
4. Pendahuluan
5. Bagian Inti
6. Penutup
7. Daftar Rujukan

B. Saran
Semoga makalah ini dapat diterima dan bermanfaat bagi yang membaca. Dan dapat
menambah wawasan bagi pembaca.
DAFTAR PUSTAKA

CSEPP. (1995). On being a scientist : Responsible conduct in research, Second edition.


Washington: National Academy Press

Hamid, S. (2001). Writing a research paper. [Online].Tersedia:www.owl.english.purdue.edu.


[Diakses 8 Desember 2016].

Suyitno, Imam. (2011). Karya Tulis Ilmiah (KTI) Panduan, Teori, Perlatihan, dan Contoh.
Bandung: PT Refika Aditama

UNBC. (2001). What is a research paper?. [Online].


Tersedia:http://quarless.unbc.edu/%20lsc.%20rpwhatis.%20html. [Diakses 8Desember 2016].

Uvic. (1995). The Uvic Writer’s Guide. [Online].


Tersedia: http://www.clearcf.uvic.ca/%20writersguide/%20Pages/%20ResearchEssayType.ht
ml. [Diakses 8 Desember 2016].

UW. (1997). Writer’s Handbook : Academic


Writing,http://www/wisc.edu/%20writing/%20Handbook/AcademikWriting.html. [Diakses 8
Desember 2016].